Wartain.com || Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat, P4MI Sukabumi, Kawan PMI Kabupaten Sukabumi, Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Sukabumi dan SBMI Riyadh membantu pengurusan pemulangan Jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Ciparay Jampang kulon, Kabupaten Sukabumi, yang meninggal dunia di Riyadh, Arab Saudi, Senin 19/02/2024.
Berdasarkan konfirmasi dari KBRI Riyadh, bahwa Pepen Supendi meninggal dunia pada tanggal 14/2/2024 di Riyadh, Arab Saudi akibat penyakit gula yang dideritanya.
Pihak keluarga tidak bisa melakukan penjemputan jenazah dan meminta BP2MI melalui SBMI Sukabumi agar difasilitasi pemulangan jenazah sampai ke tempat asal karena keterbatasan biaya.
Ketua SBMI Sukabumi sekaligus Anggota Kawan PMI Sukabumi Jejen Nurjanah menuturkan, pihaknya mendapat laporan dari Kepala Desa Ciparay bahwa salah satu warganya meninggal di Riyadh dan meminta bantuan SBMI untuk proses pemulangannya.
“Saya menerima telpon dari kepala desanya bahwa ada warganya yang meninggal jenazahnya ingin di pulangkan meminta bantuan SBMI mengarahkan untuk membuat pengaduan dan membuat dokumen persyaratan yang harus di lengkapi untuk di kirim ke KBRI,” tutur Jejen saat dihubungi Wartain.com, Rabu 21/2/2024.
“Alhamdulillah bapak Kepala Desa membantunya, dan langsung anaknya almarhum datang ke kantor SBMI Sukabumi dengan membawa bukti identitas almarhum dan dokumen yang di buatkan di desa, setelah membuat surat pengaduan dari pihak keluarga,” tambah Jejen.
Selanjutnya kata Jejen, SBMI membuat surat permohonan bantuan langsung dikirim ke BP2MI melalui P4MI serta ke KBRI Riyadh.
“Alhamdulillah direspon cepat dan kami pun terus berkoordinasi untuk update perkembangannya. setelah ada informasi jadwal pemulangan kami dari SBMI, kawan PMI menjemputnya ke bandara soetta. Alhamdulillah dengan bantuan dan kerjasama semua pihak tidak ada kesulitan jenazah bisa di bawa pulang dengan bantuan biaya dari BP2MI,BP3MI dan P4MI,” ucap Jejen.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Wartain.com, almarhum bekerja di Riyadh Arab Saudi sejak tahun 2010 secara prosedural.
Jenazah dipulangkan dari Riyadh, Arab Saudi pada tanggal 18 Februari 2024 dan tiba di Bandar Udara Soekarno Hatta, Banten pada tanggal 19 Februari 2024 Pukul 18.00 WIB.
BP3MI Banten membantu mengurus ketibaan jenazah dan ambulance di Bandara Soetta, lalu dari pihak keluarga jenazah beserta Kawan PMI Kabupaten Sukabumi, SBMI Sukabumi dan SBMI Riyadh menjemput jenazah ke bandara dan di dampingi oleh BP3MI Jawa Barat melalui P4MI Sukabumi hingga kediaman almarhum.
Jenazah tiba di lokasi kediaman di Desa Ciparay, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi pada tanggal 19/2/2024 sekira pukul 23.00 WIB.
BP3MI Jawa Barat melalui P4MI Sukabumi melakukan serah terima jenazah kepada pihak keluarga yang turut disaksikan oleh Kawan PMI Kabupaten Sukabumi, SBMI Sukabumi, serta warga setempat.
Tak hanya itu BP3MI Jawa Barat melalui P4MI Sukabumi pun turut memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Koordinator P4MI Sukabumi Riansa Manalu mengatakan sudah menjadi kewajiban pihaknya melindungi serta memfasilitasi segala hal yang berkaitan dengan PMI.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhum, semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan ikhlas. Kami dari P4MI Sukabumi, sebagai perwakilan pemerintah pusat yang ada di Jawa Barat, tugas kami adalah melakukan pelayanan terhadap PMI,” ucapnya.
“Almarhum ini sebagai PMI yang meninggal dunia di luar negeri, sehingga kami berkewajiban melakukan pengurusan dan pengantaran almarhum sampai ke tempat asalnya,” pungkas Riansa.***
Foto: Istimewa
Pewarta: Ruswandi
Editor: Raka A. Firmansyah
