Wartain.com – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Cisaat, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu 19 Agustus 2026 dini hari. Insiden antara sepeda motor Yamaha Nmax dan minibus Suzuki APV menewaskan satu orang pengendara.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Korban berinisial KA (19), pengendara Yamaha Nmax, meninggal dunia akibat luka serius setelah bertabrakan dengan Suzuki APV.
Korban sempat dievakuasi warga dan petugas ke RSUD R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi. Namun nyawa KA tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Indra Lesmana, menjelaskan kronologi awal kejadian. Yamaha Nmax bernopol F 510 S yang dikendarai KA melaju dari arah Kota Sukabumi menuju Cisaat.
“Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga dipacu dengan kecepatan yang cukup tinggi. Pengendara kemudian kehilangan kendali atas motornya hingga bergerak terlalu ke sisi kanan jalan,” ujar Ipda Indra.
Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju minibus Suzuki APV bernopol F 827 V yang dikemudikan HO (47). Minibus tersebut bergerak dari arah Cisaat menuju Kota Sukabumi.
“Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, sehingga terjadi tabrakan antara sepeda motor Yamaha Nmax dengan kendaraan Suzuki APV,” kata Ipda Indra saat memberikan keterangan.
Kerasnya benturan membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Pengendara Nmax terkapar di jalan dan mendapat pertolongan pertama di lokasi sebelum dibawa ambulans.
Namun kondisi korban yang kritis membuat nyawanya tidak dapat diselamatkan sebelum tiba di RSUD R. Syamsudin, SH.
Petugas Satlantas Polres Sukabumi Kota langsung melakukan olah TKP setelah kejadian. Barang bukti kendaraan diamankan, pendataan dilakukan, dan keterangan saksi dimintai untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Dari hasil penanganan awal, polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengendara Nmax kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya.
Berkaca dari tragedi ini, Ipda Indra mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara, terutama dini hari saat jalan lengang namun rawan kantuk.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Keselamatan harus menjadi yang utama dalam berkendara,” pungkas Ipda Indra.
Kasus kecelakaan ini menjadi pengingat agar pengendara memastikan kondisi tubuh prima, menjaga kecepatan sesuai aturan, dan tetap fokus demi keselamatan di jalan.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
