Wartain.com || Pasca selesainya arus balik dan libur panjang hari raya Idulfitri 1447 H/2026 M, kondisi lalu lintas di ruas Jalan Raya Sukabumi – Bogor, tepatnya mulai Exit Tol Parungkuda-Cibadak arah Sukabumi dan sekitarnya, pada Senin 30/03/2026 siang, terpantau lancar.
Berbeda dengan hari sebelumnya, Minggu 29/03/2026, arus lalin sempat mengalami kemacetan sampai berjam-jam. Bahkan di beberapa titik.mengalami stagnasi kendaraan yang melintas. Kendaraan tersebut didominasi oleh pemudik yang akan balik ke Jabodetabek dan wisatawan yang pulang setelah berlibur.
Salah seorang petugas Dishub Kabupaten Sukabumi, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, situasi lalu lintas sejauh ini berjalan normal meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan.
“Pasca arus balik pemudik dan wisatawan, hingga siang ini, kondisi kendaraan dari Exit Tol Parungkuda hingga Simpang Ratu Cibadak tetap mengalir lancar di kedua arah,” katanya kepada Wartain.com, ditengah kesibukannya mengatur arus lalin.
Saat ini, pihaknya mengaku tengah memantau pergerakan kendaraan di titik-titik strategis, guna mengantisipasi lonjakan kendaraan, khususnya bagi pemudik yang belum balik.
Tetap kami pantau, barangkali masih ada mudik yang belum balik, dengan alasan belum masuk kerja. Namun demikian, hingga saat ini situasi masih terkendali dan tidak terjadi kepadatan yang berarti,” ujarnya.
Pihak Dishub dan kepolisian telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi potensi kepadatan kendaraan, termasuk pengaturan lalu lintas dan rekayasa arus, jika diperlukan.
“Sebenarnya, prediksi kami itu hari kemarin (Minggu, 29/03/2026) menjadi puncak arus balik. Namun, Kami harus tetap berjaga, untuk mengantisipasi adanya lonjakan kendaraan bagi pemudik atau wisatawan yang masih berada di Sukabumi dan sekitarnya,” tandasnya.
“Hingga siang ini, arus lalu lintas dari Sukabumi ke Bogor maupun sebaliknya terpantau lancar dan terkendali. Iya, begitupun di Exit Tol Bocimi Parungkuda, tidak ada penumpukan kendaraan yang berarti,” pungkasnya.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
