Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, saat menghadiri penyerahan beasiswa di Yayasan Duraru Annasiha, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Jumat (29/8/2025) petang.
Acara yang dirangkai dengan peringatan HUT ke-80 RI ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terutama anak-anak penerima manfaat. Bobby menyebut, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sejumlah program strategis.
“Selain beasiswa pendidikan, Pemkot juga menyalurkan insentif bagi guru, RT dan RW, serta dana P2RW dengan total mencapai Rp30 miliar. Ini bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat,” ungkap Bobby.
Ia menjelaskan, pemerintah menargetkan minimal 5% perputaran fiskal daerah dialokasikan untuk penguatan layanan pendidikan dan kesehatan. Salah satunya diwujudkan melalui rencana rumah sakit gratis yang akan menyisihkan keuntungan untuk memperluas cakupan BPJS.
“Pendidikan adalah fondasi pembangunan. Kami ingin seluruh kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat agar kesejahteraan bisa tercapai secara merata,” katanya.
Selain fokus pada pendidikan, Bobby juga menyoroti isu kesehatan masyarakat, di antaranya penanganan stunting, penambahan fasilitas posyandu, hingga penyediaan gizi bagi ibu hamil dengan kondisi khusus.
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Rojab Asy’ari, yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi. “Kegiatan ini dikemas dalam suasana peringatan kemerdekaan, namun diisi dengan penyaluran santunan pendidikan. Sangat positif dan bermanfaat. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bobby menegaskan bahwa keberhasilan program pemerintah tak lepas dari partisipasi masyarakat. Ia juga mengajak warga mendukung gerakan wakaf produktif yang digagas Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, sebagai langkah strategis membangun kesejahteraan berkelanjutan.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
