Wartain.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Sukabumi pada Sabtu (9/8/2025) sore hingga malam menyebabkan banjir limpasan di Kampung Ciseureuh, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh. Air setinggi 60–100 cm merendam 18 rumah warga dan memaksa evakuasi tiga anak yang sempat terjebak banjir.
Petugas BPBD Kota Sukabumi yang menerima laporan pasca salat Isya langsung bergerak ke lokasi. Hasil pengecekan menunjukkan aliran Sungai Ciseureuh tersumbat tumpukan sampah rumah tangga dan batang pohon, sehingga air meluap ke permukiman.
“Begitu sampai, kami langsung lakukan evakuasi tiga anak yang terjebak. Alhamdulillah semuanya selamat. Selanjutnya, sampah kami angkut dan dilakukan penyurutan air bersama warga,” jelas Sama’an Holoman Lubis, anggota Satgas PB BPBD.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat, menyebut total 21 kepala keluarga terdampak, termasuk 8 balita dan 4 lansia. Ia menegaskan penyebab utama banjir adalah perilaku sebagian warga yang membuang sampah sembarangan ke sungai.
“Batang pohon dan limbah rumah tangga yang dibuang ke sungai membuat aliran tersumbat. Ini harus jadi pelajaran agar masyarakat tidak mengulangi kesalahan yang sama,” tegasnya.
Novian mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air. Menurutnya, kebiasaan buruk tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga membahayakan warga lain di hilir.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
