26.7 C
Jakarta
Minggu, Februari 15, 2026

Latest Posts

SMK Pasim Plus Sukabumi Terima Ratusan Siswa Baru, Satu Orang dari Jepang

Wartain.com || Ditengah isu krisis siswa baru yang melanda sejumlah sekolah swasta, SMK Pasim Plus Kota Sukabumi justru mengalami peningkatan pendaftar di tahun 2024

Wati Purnaningrum selaku ketua Yayasan Pasim menyebut, peningkatan siswa baru yang mendaftar di tahun ini sangat pesat bila di banding tahun lalu yang masih terdampak Covid-19.

“Kalau tahun kemarin terakhir covid tuh, kalau dari sekarang kurang lebih 300 persen atau tiga kali lipat. Karena tahun kemarin 150 (siswa), sekarang 400-an,” kaya Wati saat ditemui pada Jumat (12/7/2024).

Domisili para siswa baru pun bervariatif mulai dari dalam Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, bahkan ada satu siswa yang berasal dari Jepang.

Tingginya angka siswa baru di SMK Pasim Plus Kota Sukabumi menurut Wati, tak lepas dari peran tim marketing di yayasan dan testimoni baik yang diberikan oleh alumni ke calon pendaftar.

“SMK Pasim kan sudah kurang lebih 14 tahun. Mereka pun istilahnya melihat kakak kelas dan alumninya, testimoni dari mereka bagus. Alhamdulillah mungkin karena mereka disini sekolahnya nyaman, mereka menshare kepada adik kelasnya bahwa di Pasim sekolahnya begini ya itukan dikembalikan lagi kepada siswa,” jelasnya.

SMK Pasim Plus Sukabumi Terima Ratusan Pendaftar, Satu Orang dari Jepang (foto : wartain.com/Azi)

Selain itu kecintaan Wati kepada dunia pendidikan menjadikan dirinya sangat serius untuk membina Yayasan Pasim menjadi lebih baik setiap tahunnya.

“Saya alhamdulillah sebagai pengurus yayasan, dan owner yayasan Pasim. Mengelola yayasan pasim ini betul-betul dengan sepenuh hati. Tidak menutup kemungkinan Pasim ada sisi komersialnya ada, Tapi itu semua dikembalikan lg untuk pembangunan Pasim,” ucap Wati.

Setiap tahunnya Yayasan Pasim berkomitmen untuk memberi beasiswa kepada siswanya sebagai upaya untuk berbagi dan pengabdian kepada masyarakat.

“Sebetulnya dari tahun ke tahun Pasim itu selalu mengeluarkan beasiswa, karna itu sudah kewajiban seorang Muslim. Karena kita juga disini dri awal memang sudah diniatkan 20 persen dari jumlah siswa baru,” tuturnya.

“Beasiswa itu sebenarnya bukan di gratiskan di Pasim. Tapi mereka itu di subsidi oleh yayasan dibayarkan sekolahnya ke SMK Pasim. Jadi yayasan mengeluarkan dana untuk membiayai mereka sekolah di Pasim,” tambahnya.

Wati menyebut jurusan Broadcasting dan Perfilman masih jadi jurusan yang paling diminati hingga saat ini. Kendati demikian Yayasan Pasim pun berencana ingin menambah jurusan lain yakni Perhotelan dan Pariwisata.***(RAF)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.