26.7 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026

Latest Posts

PMII Soroti 100 Hari Kepemimpinan Ayep–Bobby, Wakil Wali Kota Sukabumi Turun Langsung Temui Massa

Wartain.com || Aksi unjuk rasa digelar oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Sukabumi pada Rabu, 11 Juni 2025, di Plaza Balai Kota. Aksi ini menjadi sorotan publik karena secara langsung mengkritisi capaian 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki dan Bobby Maulana.

Sekitar 50 orang peserta aksi menyuarakan berbagai tuntutan yang dianggap belum terpenuhi, mulai dari janji layanan kesehatan gratis, pemerataan akses pendidikan, dugaan praktik nepotisme dalam birokrasi, hingga minimnya kebijakan pemberdayaan untuk perempuan dan anak.

Spanduk-spanduk berisi kritik terhadap kinerja 111 hari pemerintahan Ayep–Bobby tampak mewarnai aksi, mencerminkan kekecewaan mahasiswa atas apa yang mereka anggap sebagai lambannya realisasi janji kampanye.

Menanggapi unjuk rasa tersebut, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana turun langsung ke lokasi aksi untuk berdialog dengan mahasiswa. Dalam keterangan terpisah, Bobby menegaskan bahwa masa 100 hari pertama pemerintahan merupakan fase awal untuk membangun pondasi kebijakan, bukan indikator keberhasilan secara keseluruhan.

“Seratus hari pertama itu bukan akhir, tapi langkah awal. Kami tengah menyusun dan menjalankan berbagai program secara bertahap,” kata Bobby.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah program prioritas sudah mulai dilaksanakan, seperti pemberian insentif, beasiswa pendidikan, serta bantuan untuk pedagang kecil dan anak yatim.

Menurut Bobby, keterbatasan fiskal menjadi tantangan utama dalam percepatan pelaksanaan program. Pemerintah Kota Sukabumi, katanya, masih sangat bergantung pada dana transfer dari pusat dan provinsi.

“Dengan kondisi fiskal yang terbatas, kami berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), misalnya dengan melakukan penertiban reklame. Langkah ini terbukti memberi dampak signifikan terhadap kenaikan PAD,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya transparansi, Pemerintah Kota Sukabumi berencana membuka akses publik terhadap data realisasi peningkatan PAD hingga akhir Mei 2025. Bobby menyebut, data tersebut akan disampaikan melalui kanal komunikasi terbuka seperti podcast bersama Wali Kota.

“Kami ingin masyarakat tahu secara langsung progresnya, termasuk bagaimana PAD kami meningkat dan digunakan,” tutupnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.