26.7 C
Jakarta
Selasa, Juni 16, 2026

Latest Posts

Motor Honda Beat Raib di Nagrak, Pencuri Ditangkap Warga Usai Dikejar dari Cisarua

Wartain.com – Aksi pencurian motor kembali meresahkan warga Nagrak. Selasa siang, 16 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, pelaku menggondol Honda Beat Deluxe abu-abu milik Raisa di Kampung Babakan Jahe, Desa Cisarua. Korban saat itu sedang bertamu dan makan seblak bersama teman.

Raisa, warga Wangun, baru sadar setelah temannya mendengar suara janggal dari luar. Suara “cekrek” seperti kunci dipaksa memecah suasana. Saat dicek, motor korban sudah dibawa kabur pelaku.

Tanpa pikir panjang, Raisa berlari keluar dan mengejar. Sambil berteriak minta tolong, ia meminta bantuan pengendara lain yang melintas. Pengejaran berlangsung sampai ke area Babakan Jahe.

Upaya warga membuahkan hasil. Dua orang pelaku berhasil dihadang. Satu di antaranya berhasil kabur, sedangkan satu pelaku lain tertangkap di lokasi. Pelaku yang tertangkap berinisial D (42) tahun, asal Kampung Cibeber, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi.

Emosi warga yang sudah kesal dengan aksi curanmor langsung meluap. Pelaku D sempat dihajar massa hingga babak belur sebelum ketua RT dan warga lain melerai. Tindakan main hakim sendiri baru berhenti setelah polisi datang.

Dari pelaku, warga menemukan kunci letter T masih menempel di motor korban. Sepeda motor milik pelaku yang ditinggalkan di TKP juga diamankan sebagai barang bukti. Semua barang bukti sempat dititipkan ke ketua RT setempat.

Petugas Polsek Nagrak bergerak cepat setelah mendapat laporan. Pelaku D langsung dibawa ke Mapolsek Nagrak untuk diperiksa. Kondisinya saat diamankan sudah dalam keadaan luka akibat amukan warga.

Sementara itu, satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Polisi meminta keterangan saksi, termasuk warga bernama Pak Abra yang melihat langsung kejadian saat motor korban digondol.

Korban Raisa mengaku kejadian berlangsung cepat. Ia tidak menyangka motor yang diparkir sebentar saat bertamu bisa hilang. Tangisnya pecah saat diminta menceritakan kronologi kepada petugas.

Kasus ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada. Memarkir motor di luar rumah, walau hanya sebentar dan di lingkungan teman, tetap berisiko jika kunci masih menempel.

Polsek Nagrak mengimbau masyarakat mengunci stang ganda, menggunakan kunci tambahan, dan memarkir kendaraan di tempat yang terlihat. Kewaspadaan kecil dapat mencegah kerugian besar.

Penyidik kini fokus melengkapi berkas perkara untuk pelaku D dan memburu rekannya yang melarikan diri. Polisi berharap informasi dari warga dapat membantu mempercepat penangkapan pelaku kedua.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.