26.7 C
Jakarta
Jumat, Juli 3, 2026
Beranda blog Halaman 108

Hasil BRI Super League: Bhayangkara Lampung FC Ngamuk, Madura United Terkapar

0

Wartain.com – Bhayangkara Lampung FC sukses mengamankan poin penuh setelah berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan Madura United dengan skor meyakinkan 3-1 dalam lanjutan kompetisi BRI Super League. Bertanding di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, tim tuan rumah tampil sangat dominan sepanjang 90 menit pertandingan meskipun sempat tertinggal lebih dulu di awal babak pertama. Senin, 11 Mei 2026.

Madura United sebenarnya memulai laga dengan sangat mengejutkan lewat gol cepat Wehrmann saat pertandingan baru berjalan empat menit. Keunggulan tipis 1-0 untuk Laskar Sape Kerrab tersebut bertahan hingga turun minum, meski Bhayangkara Lampung FC terus menggempur pertahanan lawan. Namun, instruksi pelatih di ruang ganti tampaknya berbuah manis pada babak kedua, di mana tim berjuluk The Guardian ini mulai menemukan celah di lini belakang Madura United.

Kebangkitan tuan rumah dimulai pada menit ke-62 lewat aksi gemilang Ryo yang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh Bhayangkara Lampung FC; hanya berselang tiga menit kemudian, tepatnya di menit ke-65, Henry mencatatkan namanya di papan skor untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1. Gol penutup kemenangan dikunci oleh Moussa JR pada menit ke-86, sekaligus memastikan kemenangan dramatis bagi publik Lampung.

Secara statistik, Bhayangkara Lampung FC memang layak memenangkan pertandingan ini dengan penguasaan bola mencapai 59 persen berbanding 41 persen milik Madura United. Kreativitas serangan tuan rumah terlihat dari 11 peluang yang tercipta dan 34 kali sentuhan di dalam kotak penalti lawan. Sebaliknya, Madura United yang lebih banyak mengandalkan serangan balik hanya mampu mencatatkan 4 peluang sepanjang laga.

Akurasi operan yang mencapai 85 persen menjadi kunci bagi Bhayangkara dalam mengalirkan bola, tercatat ada 68 operan yang berhasil masuk ke area final third lawan. Pertahanan Madura United yang dipaksa bekerja keras terbukti dengan catatan 20 kali sapuan (clearances) dan 34 intersep, namun tekanan bertubi-tubi dari barisan depan Bhayangkara akhirnya membuat tembok pertahanan mereka runtuh di paruh kedua pertandingan.

Dengan hasil ini, Bhayangkara Lampung FC berhasil merangkak naik di klasemen sementara, sekaligus menunjukkan kapasitas mereka sebagai tim yang solid saat bermain di kandang. Bagi Madura United, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar, terutama koordinasi lini belakang yang rapuh di babak kedua meski sempat menunjukkan pertahanan kuat di awal laga dengan total 10 tekel sukses.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Bupati Sukabumi Dorong Pengembangan Rumah Sakit yang Lebih Lengkap dan Modern

0

Wartain.com – Bupati Sukabumi, Asep Japar menegaskan pentingnya peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, daerah ini harus memiliki rumah sakit yang lebih besar dan lengkap agar masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar kota untuk mendapatkan layanan medis yang memadai.

Hal tersebut disampaikan Asep Japar usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sekarwangi pada Senin (11/5/2026).

“Ke depan Kabupaten Sukabumi harus punya rumah sakit yang luas dan lengkap, baik fasilitas, alat kesehatan, maupun tenaga medisnya. Jangan sampai masyarakat harus pergi ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Asep.

Ia mengatakan, pemerintah daerah mulai merintis penguatan layanan kesehatan secara bertahap, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana, peralatan medis, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Asep juga meminta dukungan masyarakat agar upaya pengembangan sektor kesehatan tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi warga Kabupaten Sukabumi.

Dalam sidak tersebut, Asep meninjau sejumlah ruangan pelayanan, termasuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang saat itu dipenuhi pasien. Ia juga menyempatkan berdialog langsung dengan pasien dan keluarga pasien guna mengetahui kondisi pelayanan rumah sakit dari masyarakat secara langsung.

Berdasarkan hasil peninjauan, Asep menilai pelayanan di RSUD Sekarwangi berjalan cukup baik. Menurutnya, seluruh pasien yang datang masih dapat tertangani dengan maksimal oleh petugas medis.

“Tadi saya lihat langsung ke dalam, pasien yang masuk cukup banyak, hampir lebih dari 60 orang, dan alhamdulillah semuanya bisa tertangani,” katanya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Mayoritas Wilayah Sukabumi Terancam Kekeringan, Sektor Pertanian Jadi Perhatian

0

Wartain.com – Sebagian besar wilayah di Kabupaten Sukabumi diprediksi berpotensi mengalami kekeringan saat musim kemarau tahun ini. Pemerintah daerah pun mulai meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap dampak yang bisa mengganggu sektor pertanian dan ketersediaan air bersih masyarakat.

Bupati Sukabumi, Asep Japar mengatakan, hasil pemetaan menunjukkan hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi memiliki tingkat kerawanan terhadap kekeringan dengan kategori berbeda-beda.

“Dari 47 kecamatan, terdapat 27 kecamatan masuk kategori agak rawan, 16 kecamatan rawan, dan dua kecamatan sangat rawan kekeringan. Hanya dua kecamatan yang tergolong aman,” ujar Asep Japar, Senin (11/5/2026).

Ancaman musim kemarau tersebut sejalan dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami kemarau lebih awal, yakni mulai April hingga Mei. Sementara puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang.

Menurut Asep, dampak yang paling diantisipasi pemerintah daerah ialah krisis air bersih dan berkurangnya pasokan air untuk lahan pertanian. Karena itu, Pemkab Sukabumi mulai melakukan langkah antisipasi agar ketahanan pangan tetap terjaga.

Belum lama ini, Pemkab Sukabumi juga mengikuti rapat koordinasi nasional terkait kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dalam rangka mendukung program swasembada pangan di Kementerian Pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, mengaku tetap optimistis target produksi padi tahun 2026 dapat tercapai meskipun terdapat ancaman kekeringan.

Ia menyebut capaian luas tambah tanam (LTT) padi tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Januari 2026, realisasi LTT padi mencapai 18.352,6 hektare atau sekitar 111,2 persen dari target yang ditetapkan Kementerian Pertanian.

Selain itu, produksi padi juga mencapai 1.077.867 ton atau sekitar 119,82 persen dari target yang ditentukan. Sedangkan luas panen tercatat mencapai 185.661 hektare atau 114,36 persen dari target swasembada pangan.

“Masih ada potensi luas panen sekitar 5.485 hektare yang belum terlaporkan dengan estimasi produksi mencapai 27.425 ton,” kata Aep.

Menurutnya, peningkatan produksi tersebut didukung oleh bantuan sarana produksi pertanian, alat mesin pertanian (alsintan), hingga distribusi benih bantuan dari pemerintah pusat.

Tak hanya itu, hasil panen gabah petani juga telah diserap Perum Bulog guna menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung peningkatan pendapatan petani.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program swasembada pangan berkelanjutan tahun 2026. Target produksi padi berdasarkan RPJMD Kabupaten Sukabumi dan Renstra Provinsi Jawa Barat sekitar 876 ribu ton, sedangkan jagung sekitar 118 ribu ton,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Konvoi Kemenangan Persib di Sukabumi Berujung Mencekam, Seorang Pemuda Diduga Jadi Korban Pembacokan

0

Wartain.com – Perayaan kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta dengan skor 2-1 di kawasan Jalur Lingkar Selatan Sukabumi berubah ricuh pada Minggu malam (10/5/2026). Seorang pemuda dilaporkan menjadi korban dugaan pembacokan oleh orang tak dikenal di wilayah Cibolang, Kabupaten Sukabumi.

Korban yang diperkirakan berusia sekitar 17 hingga 20 tahun itu ditemukan dalam kondisi terluka parah di tengah ramainya iring-iringan konvoi suporter. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis.

Belum diketahui secara pasti apakah korban merupakan bagian dari rombongan konvoi suporter Persib atau warga yang berada di sekitar lokasi kejadian saat insiden terjadi.

Humas RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Irfan Nugraha mengatakan, korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 23.00 WIB dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan sejumlah luka serius di tubuhnya.

“Korban datang sekitar pukul 11 malam dalam kondisi tidak sadar dan mengalami beberapa luka. Informasi awal, korban diduga dibacok oleh orang tidak dikenal di kawasan jalur saat konvoi berlangsung sekitar dua jam sebelumnya,” ujar Irfan, Senin (11/5/2026).

Setelah tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD), tim medis langsung melakukan penanganan intensif guna menyelamatkan korban dan menstabilkan kondisinya.

“Di IGD dilakukan tindakan resusitasi untuk memperbaiki kondisi vital pasien, kemudian dilakukan penjahitan luka. Selain itu dilakukan pemeriksaan laboratorium darah, rontgen dada dan kaki, hingga CT scan kepala,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, di antaranya kepala bagian belakang, bibir, leher, lutut kiri, serta jari tangan kanan.

“Korban juga mengalami luka berat berupa fraktur terbuka di bagian kepala,” ucap Irfan.

Meski sempat kritis, kondisi korban kini mulai menunjukkan perkembangan. Korban sudah sadar, namun masih merasakan nyeri akibat luka yang dideritanya dan masih menunggu tindakan operasi lanjutan.

“Saat ini pasien sudah sadar dan mengeluhkan nyeri di area luka. Untuk penanganan selanjutnya masih menunggu jadwal operasi,” jelasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait pelaku maupun motif di balik aksi dugaan pembacokan tersebut.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Empat Pelaku Pengeroyokan Maut di Sukaraja Ditangkap, Dua Masih Buron

0

Wartain.com – Empat pelaku pengeroyokan yang menyebabkan seorang pria berinisial RZ (30) meninggal dunia di wilayah Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, berhasil diamankan polisi. Sementara dua pelaku lainnya masih diburu petugas kepolisian.

Kapolsek Sukaraja Kompol Aguk Khusaeni mengungkapkan, tiga pelaku ditangkap tidak lama setelah peristiwa terjadi. Sedangkan satu pelaku lainnya datang menyerahkan diri beberapa hari kemudian.

“Empat pelaku yang saat ini sudah diamankan masing-masing berinisial MM, EE, MA, dan MN. Adapun dua pelaku lain berinisial AW dan MK masih dalam proses pencarian,” ujar Aguk, Senin (11/5/2026).

Menurut Aguk, kasus tersebut kini masih dalam tahap penyidikan intensif. Korban yang meninggal dunia juga telah menjalani proses autopsi di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi guna kepentingan penyelidikan.

“Keempat tersangka sudah ditahan di Rutan Polsek Sukaraja,” katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi pengeroyokan diduga dipicu persoalan dendam. Polisi menyebut setiap pelaku memiliki peran berbeda saat melakukan penganiayaan terhadap korban.

MM diduga memukul wajah korban menggunakan tangan kosong. Sementara EE melempar batu ke arah korban serta dua kali melayangkan pukulan.

Pelaku MA disebut melempar batu hingga mengenai bagian wajah korban. Ia juga sempat mengambil sebatang kayu dari tangan pelaku AW, meski tidak sempat digunakan untuk memukul korban.

Sedangkan MN diduga melempar batu ke arah wajah korban dan mengambil kayu sebelum akhirnya direbut pelaku lain. Polisi juga menyebut AW sempat hendak menghantam korban menggunakan balok kayu.

Sementara itu, MK diduga ikut melakukan pemukulan satu kali menggunakan tangan kosong ke bagian wajah korban.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, alat yang digunakan para pelaku, serta keterangan saksi dan hasil pemeriksaan para tersangka.

Para pelaku dijerat dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia sebagaimana diatur dalam Pasal 262 ayat 4 KUHP dan atau Pasal 466 ayat 3 KUHP dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Harga Kebutuhan Pokok di Kabupaten Sukabumi Relatif Stabil, Sejumlah Komoditas Mengalami Penurunan

0

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui hasil pemantauan rata-rata harga bahan kebutuhan pokok menunjukkan kondisi harga pangan di sejumlah pasar masih relatif stabil per tanggal 11 Mei 2026. Beberapa komoditas bahkan tercatat mengalami penurunan harga dibandingkan pemantauan sebelumnya.

Berdasarkan data rekapitulasi, harga beras medium berada di angka Rp13.358 per kilogram, sementara beras premium tercatat Rp14.336 per kilogram. Untuk komoditas gula pasir, harga rata-rata mencapai Rp18.042 per kilogram.

Pada sektor minyak goreng, minyak goreng curah tercatat sebesar Rp21.625 per kilogram dan mengalami penurunan sebesar Rp167. Sedangkan minyakita berada di harga Rp23.167 per liter dan terpantau stabil. Komoditas protein hewani juga menunjukkan kondisi harga yang cukup terkendali.

Daging sapi paha belakang berada di kisaran Rp145.500 per kilogram dengan penurunan Rp500. Daging ayam broiler tercatat Rp38.250 per kilogram atau turun Rp167, sementara telur ayam broiler berada di angka Rp29.000 per kilogram dan turun Rp83.

Untuk kebutuhan susu, susu Frisian Flag ukuran 370 gram dijual dengan harga rata-rata Rp12.750 per kaleng, sedangkan susu Dancow ukuran 400 gram berada di harga Rp44.686 per box dan mengalami penurunan Rp71.

Pemantauan harga bahan pokok ini dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap aman dan terkendali.

Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi potensi kenaikan harga menjelang hari besar maupun peningkatan permintaan pasar. Dengan kondisi harga yang relatif stabil, masyarakat diharapkan tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Truk Bermuatan Peralatan Perbaikan Jembatan Terjun ke Jurang di Cisarakan Palabuhanratu

0

Wartain.com – Kecelakaan truk yang terjun ke jurang di kawasan Tanjakan Cisarakan, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengungkap bahwa kendaraan tersebut membawa muatan peralatan untuk perbaikan jembatan.

Peristiwa kecelakaan tunggal itu terjadi di Jalan Raya Cisarakan, Kampung Cisarakan, Desa Buniwangi, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Truk diketahui melaju dari arah Buniwangi menuju Cisarakan sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.

Berdasarkan informasi kepolisian, kendaraan berupa truk ringan jenis Hino bernomor polisi B 9698 UVV diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintasi jalur menurun dan menikung.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Wangsit Edi Wibowo, mengatakan kendaraan tidak dapat dikendalikan hingga keluar jalur dan masuk ke jurang sedalam kurang lebih 50 meter.

“Laka tunggal terjadi saat kendaraan melintas di jalan menurun dan menikung. Diduga sistem pengereman tidak berfungsi dengan baik hingga kendaraan masuk ke jurang,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat kejadian kendaraan tengah mengangkut sejumlah peralatan yang digunakan untuk pekerjaan perbaikan jembatan.

Akibat insiden tersebut, pengemudi truk bernama Agung Nugroho (31), warga Kabupaten Serang, serta penumpangnya Teguh Imam Santoso (44), mengalami luka ringan.

“Pengemudi mengalami luka lecet pada tangan kiri, sedangkan penumpang mengalami memar di bagian pinggang dan leher,” kata Wangsit.

Petugas Satlantas Polres Sukabumi masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Sekda Sukabumi Tekankan Disiplin dan Soliditas ASN Saat Pimpin Apel Gabungan 

0

Wartain.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin apel pagi gabungan yang diikuti aparatur sipil negara (ASN) dari lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Setda Kabupaten Sukabumi itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan, meningkatkan koordinasi antarperangkat daerah, sekaligus membangun semangat kerja aparatur pemerintahan.

Dalam arahannya, Ade Suryaman menegaskan bahwa ASN memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh pegawai menjaga komitmen kerja, loyalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, kualitas pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan dan integritas seluruh aparatur di lingkungan pemerintah daerah.

“Melalui apel gabungan ini, saya berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antarpegawai sehingga pelaksanaan tugas pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan optimal,” ujarnya.

Sekda juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas antarinstansi demi mendukung berbagai program pembangunan daerah. Ia meminta ASN tetap profesional, responsif, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Selain menjadi sarana evaluasi dan koordinasi, apel pagi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan ASN Pemkab Sukabumi agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal dan berkualitas.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

MTA Jadi Penguat Moral ASN, Sekda Sukabumi Ajak Aparatur Tingkatkan Integritas Pelayanan 

0

Wartain.com — Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan Majelis Ta’lim Aparatur (MTA) sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual bagi aparatur sipil negara (ASN), Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Setda Palabuhanratu itu diikuti ASN dari lingkungan Setda, BPKAD, dan Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, bersama Sekretaris Umum MUI Kabupaten Sukabumi, KH. Ujang Hamdun atau yang akrab dikenal sebagai Kiai Uha, yang memberikan tausiyah keagamaan kepada para peserta.

Dalam penyampaiannya, Kiai Uha menegaskan bahwa tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan administratif, tetapi juga harus dibarengi dengan nilai-nilai keikhlasan dan ibadah.

Menurutnya, ASN memiliki peran penting sebagai pelayan masyarakat sehingga harus mampu menjaga amanah jabatan dengan baik serta menunjukkan sikap yang mencerminkan keteladanan.

“Pekerjaan yang dilakukan dengan niat ibadah dan rasa tanggung jawab akan membawa manfaat besar, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat yang dilayani,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengajak para ASN untuk memperkuat kebersamaan dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menyampaikan bahwa kegiatan Majelis Ta’lim Aparatur menjadi salah satu agenda rutin pemerintah daerah dalam membangun karakter aparatur yang profesional dan berakhlak.

Ia menilai pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, karena ASN dituntut tidak hanya memiliki kompetensi kerja, tetapi juga moral dan etika yang baik.

“Melalui kegiatan ini diharapkan aparatur pemerintahan mampu menjaga keseimbangan antara kemampuan profesional dan pembinaan keimanan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh kekhusyukan. Para peserta tampak mengikuti tausiyah dengan antusias sebagai bentuk refleksi dan penguatan nilai disiplin, kejujuran, serta tanggung jawab dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Sekda Ade Suryaman Sambut Baik Aspirasi Komunitas Driver Online Palabuhanratu    

0

Bisnisnews.net – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman menerima audiensi komunitas driver online Palabuhanratu di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (11/5/2026). Dalam pertemuan itu, para pengemudi ojek online meminta dukungan lebih besar dari pemerintah daerah terhadap perkembangan transportasi berbasis aplikasi di wilayah Palabuhanratu.

Ketua Driver Online Palabuhanratu, Aris Apriyadi, mengatakan para pengemudi berharap Pemkab Sukabumi dapat membantu memperluas penggunaan aplikasi transportasi online di masyarakat.

“Kami ingin ada atensi lebih dari Pemda Sukabumi, terutama untuk ojol terkait akses memperkenalkan aplikasi kepada masyarakat Palabuhanratu,” kata Aris.

Ia menyebut sejumlah aplikasi yang saat ini beroperasi di Palabuhanratu di antaranya Grab, Gojek, Maxim, dan Shopee Food. Menurutnya, dukungan pemerintah diperlukan agar keberadaan transportasi online dapat berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM.

“Tanggapan pemerintah cukup baik dan mendukung, memfasilitasi juga. Mudah-mudahan ke depannya dunia ojek online dan UMKM ikut membaik dan terangkat,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, komunitas driver online juga menyinggung surat edaran Gubernur Jawa Barat terkait larangan pelajar membawa kendaraan bermotor ke sekolah.

Aris menilai kebijakan itu penting untuk meningkatkan keselamatan pelajar di jalan raya.

“Kami berharap adik-adik pelajar tetap aman dan sehat dengan tidak terlalu menggunakan kendaraan bermotor,” ucapnya.

Aris berharap ke depan ada kerja sama yang lebih erat antara pemerintah daerah, perusahaan aplikator, dan komunitas driver online untuk mendukung perkembangan transportasi digital di Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman menyambut baik aspirasi yang disampaikan komunitas driver online. Menurutnya, pemerintah daerah akan menindaklanjuti sejumlah masukan yang disampaikan dalam audiensi tersebut.

H Ade memastikan Pemkab Sukabumi akan memperkuat tindak lanjut surat edaran gubernur terkait larangan pelajar membawa kendaraan bermotor ke sekolah.

“Kita akan tegaskan kembali edaran gubernur melalui Dinas Pendidikan agar lebih lanjut melayangkan surat edaran ke setiap sekolah,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)