26.7 C
Jakarta
Selasa, September 22, 2026
Beranda blog Halaman 1996

Kedapatan Bawa Sajam, Tiga Pemuda Diamankan Tim Patroli Polresta Sukabumi

0

Wartain.com, Kota Sukabumi || Tiga pemuda tanggung, RH (20 tahun), A (22 tahun) dan DS (20 tahun), diamankan Polisi, karena kedapatan membawa senjata tajam jenis cerulit, saat nongkrong bersama sejumlah temannya, di kawasan terminal Tipe A, Baros, Kota Sukabumi, Senin malam 26/06/2023.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kasat Reskrim, AKP Yanto Sudiarto menerangkan, jajarannya telah telah menerima 12 pemuda tanggung, yang diamankan tim Patroli Presisi Samapta Polres Sukabumi Kota, saat berpatroli di kawasan terminal Tipe A, Baros, Kota Sukabumi.

“Pada hari Senin malam, sekitar pukul 01 dini hari, Sat Reskrim menerima pelimpahan 12 orang, yang terdiri dari sembilan pemuda dan tiga perempuan, yang diamankan tim Patroli Samapta, di kawasan terminal Tipe A, Baros, Kota Sukabumi” terang Yanto kepada awak media, Rabu pagi, 28/06/2023.

“Dari kedua belas orang ini, kami menetapkan tiga orang, yang diduga terkait dengan kepemilikan senjata tajam jenis cerulit, yang dibawa saat nongkrong di kawasan terminal tersebut” sambungnya.

“Terhadap ketiga orang ini, kami menerapkan Pasal 2 Undang-Undang Darurat RI, Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara” ungkapnya.

Yanto memastikan, penanganan kasus membawa senjata tajam, yang tidak sesuai dengan peruntukannya tersebut, akan dilakukan secara profesional, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur Kepolisian.

“Tentunya, penanganan kasus ini, akan kami lakukan dengan profesional, sebagai wujud komitmen kami, untuk memberikan rasa aman maupun kenyamanan kepada masyarakat” tegas Yanto.

“Kami dari pihak Kepolisian, juga meminta dukungan dari seluruh masyarakat, untuk memberikan informasi, mengenai segala bentuk potensi gangguan kamtibmas, kepada kami secara langsung, maupun melalui layanan 110 dan Lapor Pak Polisi-SIAP MAS, di nomor 0811654110”, pungkasnya.

(Aab/Godam)

DR.Sundawan Salya hadiri Milad Yayasan Nurul Huda Karadenan ke 65, Kunci Utama Keberhasilan adalah Disiplin 

0

Wartain.Com, Sukabumi || Yayasan Nurul Huda Menaungi PESANTREN, PAUD, TPQ, TK, DTA, SMP, SMK, LPK Menggelar Milad ke-65 tahun sekaligus pelepasan santri/ siswa di lapangan utama Yayasan Nurul Huda Karadenan Desa Cimahi Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Rabu (28/06/2023)

Pelaksanaan milad tersebut dilaksanakan pada hari Minggu (25/06/2023), dihadiri Narasumber utama Staf Khusus Kepala Badan Intelijen Negara, Dr. Sundawan Salya, M.Si., Pengawas SMK Dinas Pendidikan Kab Sukabumi dan Ketua Yayasan KH U.Pakhrudin

M.Jihad S.Ag M.MPd Selaku Panitia Penyelenggara Sekaligus Sebagai Kepada SMP Islam Nurul Huda dalam kesempatan itu mengatakan bahwa penyelenggaraan Milad ini merupakan Agenda Tahunan, dan momentum untuk menjadikan Lembaga Pendidikan yang berkualitas berwawasan kebangsaan, terbuka secara global tetapi tetap memiliki jati diri sebagai lembaga Islam yang akan menyiapkan SDM unggul dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar

“Untuk bisa berkontribusi menyiapkan generasi masa depan yang berakhlak, berilmu, cinta tanah air, patriotisme yang tinggi, maka cara berpikir dan kerja pun harus inovatif,”ujarnya

Kami pun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu mensukseskan dalam milad Yayasan Nurul Huda,” Ucapnya

Sementara itu Ketua Yayasan KH U.Pakhrudin berpesan Kepada lulusan dari semua unit Agar jangan sampai melupakan Satu hal yaitu sholat lima waktu,karena semua berawal dari sholat, serta spirit dan fhilosofis Sifat nabi senantiasa jadi Acuan yaitu Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah

Paparan materi oleh Narasumber utama, Dr. Sundawan Salya, dengan materinya berjudul “ Pesantren, Pendidikan, dan nilai nilai Kebangsaan di era Milenial
Mengutip dari salah satu Perkataan Beliau kunci utama keberhasilan adalah sikap disiplin”.

“Saya yakin Yayasan ini dengan Pendidikanya bisa menjadi yang terdepan apabila semua komponen bahu membahu,saling bersinergi,disiplin dan saling bekerjasama,” Pungkasnya. (Rd.Ratu Dinar Nusantara)***

Perlu Tahu!!! Makna Qurban Dan Kemanusiaan 

0
Islam mengajarkan bahwa hewan harus diperlakukan dengan baik dan disembelih dengan cara yang humanis.  

Oleh : Ust. Zainuddin Lubis (penggiat kajian tafsir dan hadits) 

Wartain.com || Qurban pada saat Idul Adha, merupakan ajaran Islam yang tua. Qurban dilaksanakan sebagai bentuk pengorbanan, dan ibadah kepada Allah SWT. Ritual qurban ini dilakukan dengan menyembelih hewan tertentu, seperti domba, sapi, atau kambing, pada hari raya Idul Adha. Secara simbolis, qurban memiliki makna kemanusiaan yang dalam. Ritual ini mengajarkan kepada umat Muslim, tentang pentingnya sikap pengorbanan dan belas kasih terhadap sesama. Dalam qurban, hewan yang disembelih tidak hanya menjadi simbol pengorbanan bagi manusia kepada Allah, tetapi juga mengandung pesan, untuk memperhatikan kebutuhan orang lain.

Hari Raya Idul Adha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Qurban, adalah salah satu momen paling penting dalam agama Islam. Pada hari tersebut, umat Muslim di seluruh dunia merayakan pengorbanan Nabi Ibrahim AS, dan menghormati tradisi ibadah qurban.

Qurban adalah ibadah yang dilakukan dengan menyembelih hewan tertentu, seperti sapi, kambing, atau domba, sebagai penghormatan kepada Allah SWT. Ibadah qurban ini dilakukan sebagai tindakan ibadah yang menggambarkan kesediaan dan pengabdian seorang Muslim kepada Allah. Qurban juga mencerminkan kesadaran dan rasa syukur umat Muslim terhadap nikmat yang diberikan oleh Allah dalam kehidupan mereka. Sebagaimana firman dalam Q.S Al-Kautsar [108]: ayat 2; فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ

Artinya: “Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”

Ibadah qurban memiliki dasar hukum yang kuat dalam Islam. Hal ini didasarkan pada Al-Qur’an, di mana Allah, memerintahkan Nabi Ibrahim AS untuk mengurbankan putranya, Ismail AS, sebagai ujian kepatuhan dan pengabdian. Namun, sebagai pengganti yang diterima Allah, Nabi Ibrahim AS diberi domba untuk dikurbankan. Kisah ini mencerminkan kesetiaan Nabi Ibrahim AS kepada Allah dan menegaskan pentingnya qurban, sebagai ibadah yang dianjurkan dalam agama Islam. Allah berfirman :

Artinya: “Ketika anaknya sampai pada (umu sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar”.

Ayat ini mengisyaratkan bahwa, apa yang Nabi Ibrahim liha,t seakan-akan masih terlihat hingga saat penyampaian itu. Sedangkan penggunaan bentuk tersebut untuk kata “menyembelihmu”, untuk mengisyaratkan, bahwa perintah Allah yang dikandung mimpi ini, belum selesai dilaksanakan, tetapi hendaknya segera dilaksanakan. Karena itu pula jawaban sang anak kata kerja masa kini juga, untuk mengisyaratkan bahwa Nabi Ismail siap untuk melaksanakan perintah Allah yang sedang maupun yang akan ia terimanya.

Ibadah qurban memiliki makna dan simbolisme yang mendalam dalam Islam. Dalam melakukan qurban, umat Muslim menunjukkan ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan diri kepada Allah. Qurban juga mengingatkan kita tentang nilai-nilai seperti kesederhanaan, berbagi, dan kepedulian sosial. Selain itu, qurban mengajarkan kita tentang arti penting memberikan yang terbaik dari yang kita miliki, untuk kepentingan umat manusia, dan menghormati nilai-nilai kasih sayang dan belas kasihan. Ini sebagaimana dikatakan oleh Syekh Wahbah az-Zuhaili, dalam Kitab Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, Jilid III, halaman 595; والحكمة من تشريعها: هو شكر الله على نعمه المتعددة, وعلى بقاء الإنسان من عام لعام, ولتكفير السيئات عنه: إما بارتكاب المخالفة, أو نقص المأمورات, وللتوسعة على أسرة المضحي وغيرهم Artinya: “Hikmah disyariatkan kurban ialah sebagai upaya mensyukuri nikmat Allah atas limpahan banyaknya nikmat, dan juga untuk rasa syukur manusia karena masih dianugerahkan umur yang panjang sabn tahun, dan untuk melebur dosa dari orang yang berkurban, ada kalanya dosa tersebut karena melaksanakan larangan Allah atau lalai dalam melakukan ketaatan, serta bertujuan untuk melapangkan rezeki atas keluarga orang yang berkurban dan selainnya.

Selanjutnya ibadah qurban merupakan bentuk solidaritas sosial yang kuat terhadap sesama umat manusia. Saat seseorang melaksanakan qurban, mereka tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi, tetapi juga berbagi dengan mereka yang kurang beruntung. Hewan qurban yang disembelih akan dibagikan pada yang membutuhkan, termasuk fakir miskin, anak yatim, dan orang-orang yang terpinggirkan dalam masyarakat. Melalui tindakan ini, ibadah qurban memperkuat ikatan sosial antara sesama manusia dan membantu mengurangi kesenjangan sosial.

Selanjutnya, ibadah qurban mengajarkan nilai kebersamaan dan berbagi. Saat umat Muslim melaksanakan ibadah qurban, mereka melakukan tindakan tersebut bersama-sama sebagai komunitas. Ini menciptakan ikatan sosial yang erat dan memperkuat rasa persaudaraan antara sesama Muslim. Tidak hanya itu, melalui pembagian daging qurban kepada masyarakat yang membutuhkan, ibadah qurban juga mengajarkan pentingnya berbagi dan membantu mereka yang kurang beruntung. Hal ini mengingatkan kita untuk tidak egois dan memperhatikan kebutuhan orang lain di sekitar kita, sehingga mampu menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan adil.

Di sisi lain, pelbagai nilai empati dan perhatian, bukan saja pada manusia, tetapi juga hewan. Dalam Islam ditanamkan doktrin untuk menghormati hewan. Pasalnya, ada adab yang harus dijaga dan diamalkan. Saat kita mengikuti ibadah qurban, kita harus memahami bahwa hewan qurban tersebut adalah makhluk ciptaan Allah, yang juga memiliki hak-haknya. Islam mengajarkan bahwa hewan harus diperlakukan dengan baik dan disembelih dengan cara yang humanis.

Dalam tataran ini, melalui ibadah qurban, manusia belajar untuk memahami rasa sakit dan penderitaan makhluk lain, sehingga dapat merasakan kebutuhan dan kepedulian terhadap mereka. Ini mengembangkan sifat empati dalam diri kita dan mendorong kita untuk berperilaku dengan bijaksana terhadap lingkungan dan makhluk di sekitar kita. Simak hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang bersumber dari Abu Ya’la, Rasulullah bersabda; إِنَّ اللهَ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ، فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ، وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذِّبْحَ، وَلْيُحِدَّ أَحَدَكُمْ شَفْرَتَهُ وَلْيُرِحْ ذَبِيْحَتَهُ

Artinya: “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan berbuat ihsan atas segala sesuatu. Apabila kalian membunuh, maka bunuhlah dengan baik. Apabila kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan baik dan hendaklah salah seorang di antara kalian menajamkan pisaunya dan senangkanlah hewan yang akan disembelih”.

Ibadah qurban juga memiliki dimensi spiritual yang mendalam. Selain tujuan sosial dan humanisnya, ibadah qurban juga bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan ketakwaan. Ia mengingatkan kita tentang kewajiban kita untuk memberikan yang terbaik dari apa yang kita miliki sebagai ungkapan syukur atas nikmat-nikmat Allah yang melimpah. Dalam qurban, kita mengorbankan sesuatu yang berharga bagi kita sebagai bentuk pengabdian dan ketaatan kita pada Allah. Dengan melakukan ibadah qurban dengan niat yang tulus dan ikhlas, kita memperoleh pahala dan mendekatkan diri kepada Allah. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Nabi Saw dalam sabda; مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ، إِنَّهُ لَيَأْتِي يَوْمَ القِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلاَفِهَا، وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنَ الأَرْضِ، فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا

Artinya: “Tidak ada amalan yang dilakukan oleh manusia pada hari Nahr yang lebih dicintai oleh Allah selain daripada mengucurkan darah (hewan qurban). Sesungguhnya, ia (hewan qurban) akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kukunya”.***

Dikutip dari : nu.online.com

Foto : wartain com/Isop Mahardiana

Editor : Aab Abdul Malik

Polres Sukabumi Kota Gelar Ngariung Bareng Warga Dan Santunan, Sambut Hari Bhayangkara Ke-77

0
Polres Sukabumi Kota Gelar Ngariung Bareng Warga Dan Santunan, Sambut Hari Bhayangkara Ke-77

Wartain.com, Kota Sukabumi || Menjelang hari Bhayangkara ke-77, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo, didampingi sejumlah pejabat utama, mengunjungi Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Ikan) Sauyunan, di Kampung Kadulawang, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Selasa, 27/06/2023.

Selain meninjau aktifitas kelompok pembudidaya ikan, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka “Ngariung Sareng Kapolres” untuk menyerap informasi, mengenai situasi kamtibmas yang ada di lingkungan masyarakat.

“Hari ini kita bisa melaksanakan kegiatan silaturahmi, dalam rangka “Ngariung Sareng Kapolres”, kolaborasi bersama, menjalin silaturahmi untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, dengan mendengarkan masukan-masukan dari masyarakat, terkait permasalahan-permasalahan yang ada disini”, ujar Kapolres kepada awak media.

“Harapannya kegiatan ini bisa berjalan secara berkesinambungan, sehingga dapat terjalin silaturahmi, dan menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang pemilu maupun nanti selanjutnya”, sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Polres Sukabumi Kota bersama-sama Kodim 0607 Kota Sukabumi dan Instansi terkait lainnya, turut memberikan santunan kepada masyarakat kurang mampu, yang tinggal di sekitar Kampung Kadulawang, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

Pada kesempatan yang sama, Polres Sukabumi Kota bersama-sama Kodim 0607 Kota Sukabumi dan Instansi terkait lainnya, turut memberikan santunan kepada masyarakat kurang mampu,

“Pada hari ini juga, dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77, Polri yang presisi, juga persiapan Pemilu damai menuju Indonesia maju. Seksin itu, kita juga melaksanakan santunan kepada warga masyarakat di sekitar sini, yang dilakukan bersama-sama dengan TNI, dan seluruh Instansi terkait yang ada di Kecamatan dan Kelurahan Cipanengah ini”, pungkasnya.

Diketahui, program “Ngariung Sareng Kapolres”, merupakan salah satu program unggulan Kapolres Sukabumi Kota, yang rutin dilaksanakan oleh Polres Sukabumi Kota beserta seluruh Polsek Jajaran Polres Sukabumi Kota secara rutin di setiap minggunya.

Kegiatan bersama dengan masyarakat tersebut, seringkali dimanfaatkan untuk mensosialisasikan sejumlah program unggulan, maupun layanan Kepolisian, seperti Lapor Pak Polisi-SIAP MAS, yang merupakan sebuah layanan informasi yang disiapkan Polres Sukabumi Kota, untuk mempermudah masyarakat dalam menyampaikan informasi, saran hingga keluhan kepada pihak Kepolisian melalui aplikasi WhatsApp di nomor 0811654110 atau akun resmi media sosial Polres Sukabumi Kota, seperti Instagram, Facebook, Twitter. Tiktok dan Youtube.***

(Aab)

Bupati Sukabumi Pimpin Rapat Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2024

0
Bupati Sukabumi Pimpin Rapat Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2024

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami, didampingi Sekda Ade Suryaman, memimpin Rapat Pembahasan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2024. Rapat yang diikuti oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah tersebut, berlangsung di Pendopo Sukabumi, Selasa, 27/06/2023.

Sebagaimana disampaikan oleh Sekda, rapat tersebut bertujuan, untuk memperoleh masukan dan saran, guna penyempurnaan konstruktif RKPD tahun 2024.

Bupati dalam arahannya menyatakan, penyusunan RKPD, harus menjaga kesinambungan, antara prioritas pembangunan, tujuan dan sasaran. Ia menegaskan, beberapa program unggulan, akan diselesaikan pada tahun ini, sehingga tahun 2024 tinggal melaksanakan program yang tersisa.

“Kita harus betul betul bisa menjawab persoalan – persoalan yang ada, sehingga bisa mewujudkan kebutuhan mayarakat”, ungkapnya.

Lanjut Bupati ,Pemda menghadapi banyak tantangan di tahun 2024 mendatang, antara lain Pemilu, Pilkada, dan potensi Inflasi, sehingga semua perangkat daerah, harus mampu berkolaborasi dengan sungguh-sungguh.

Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami, didampingi Sekda Ade Suryaman, memimpin Rapat Pembahasan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2024

“Kita semua, harus fokus melaksanakan tugas sebaik mungkin, diantaranya dapat mengentaskan kemiskinan, beberapa hal, diantaranya dapat dilakukan dengan reformasi sistem perlindungan sosial”, tambahnya.

Masih dikatakan Bupati, prioritas pembangunan di 2024 nanti, akan dikolaborasikan melalui program unggulan. Tentu saja yang diintegrasikan, ke dalam proyek strategis Kabupaten Sukabumi, seperti dokter masuk kampung, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas, pemberdayaan perempuan lewat perahu kertas, dan beberapa program lainnya.

Maka dari itu, perumusan prioritas pembangunan ini, disajikan dengan tetap menjaga keterkaitan, antara prioritas pembangunan daerah, dengan isu strategis, sasaran, strategi, arah kebijakan, program pembangunan daerah dan proyek prioritas daerah”, lanjutnya.

“Kunci keberhasilan pembangunan daerah adalah, koordinasi dan kolaborasi, dalam mempersatukan keseluruhan dari berbagai tantangan berat ini”, pungkas Bupati.***

(Tim)

Talkshow Radio Citra Lestari “Jaksa Menyapa” Bahas Tema Restorative Justice

0
Talkshow Radio Citra Lestari "Jaksa Menyapa" Bahas Tema Restorative Justice

Wartain.com, Sukabumi || Talkshow “Jaksa Menyapa” kembali mengudara di LPPL Citra Lestari Sukabumi, Selasa, 27/006/2023, kali ini mengusung tema” Eestorative Justice”, tema yang sangat menarik, dan menambah wawasan khususnya tentang hukum.

Seperti diketahui, Restorative Justice atau Keadilan Restoratif, saat ini mulai diadopsi, dan diterapkan oleh lembaga penegak hukum di Indonesia.

Program Talkshow RCL, berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Cibadak, dengan narasumber Dhiki Kurnia SH, selaku Kasubsi Penuntutan, Eksekusi, dan Eksaminasi, serta Mulkan Balya SH., Kasubsi EKPPS.

Dhiki Kurnia menjelaskan, Restorative Justice adalah, upaya untuk menyelesaikan suatu kasus pidana, melalui musyawarah, antara pelaku dan korban, sehingga penyelesaian nya tidak dilanjut di meja pengadilan.

“Memulihkan keadaan seperti sedia kala, jadi memulihkan kembali kerugian, atau apa yang hilang dari si korban”, ujarnya.

Dirinya menambahkan, Restorative Jutice ini, bisa atas dasar inisiatif si pelaku, dengan mengikuti syarat, sesuai landasan hukumnya, yaitu Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia No 15 Tahun 2020.

“Ketika inisiatif ini muncul, dan korban menyetujui, maka kita berusaha untuk mengajukan proses tersebut”, tambahnya.

Sementara itu, Mulkan Balya memaparkan, ketentuan atau syarat utama dari berlakunya Restorative Justice, dimana si tersangka baru melakukan pertama kali tindak pidana, ancaman tidak lebih dari 5 tahun dan kerugian tidak melebihi 2.500.000.

“ Restorative Justice ini tujuannya, untuk musyawarah, dan salah satu penyebab lainnya adalah, karena lapas sudah overload, sehingga membebani pemerintah”, ungkapnya.

Di Kabupaten Sukabumi sendiri, sudah pernah ada kasus yang di RJ, yaitu kasus kecelakaan lalu lintas, yang menyebabkan korban luka berat, dan pelaku memberikan ganti rugi hingga korban sembuh total.

Usai acara, Pranata Humas Diskominfo Kiki Avilian menyampaikan, program “Jaksa Menyapa” adalah salah satu program unggulan RCL,

“Masih ada talkshow lain, dengan mengahadirkan perangkat daerah, BUMD dan unsur lainnya, bukan saja berprinsip pada keterbukaan informasi, edukasi dan layanan publik, Radio Citra Lestari juga, menjadi media perangkat daerah, untuk menyampaikan Tupoksi, serta program kegiatannya, sebagai wujud good governance”, terangnya.

Kiki juga menambahkan, RCL bisa digunakan oleh masyarakat terkait pemberdayaan, UMKM, potensi wisata, seni budaya dan hal bermanfaat lainnya.

(Aab/Raika)

PT Tempo Inti Media Lakukan Kerjasama Dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi 

0
PT Tempo Inti Media Lakukan Kerjasama Dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi 

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, menandatangani Kesepakatan Bersama, dengan PT. Tempo Inti Media, tentang promosi dan publikasi pengembangan potensi daerah Kabupaten Sukabumi, bertempat di Pendopo Sukabumi, Selasa 27/07/2023.

Acara diawali, dengan penandatanganan kerjasama dari pihak I, oleh Bupati Sukabumi, dan Pihak Ke II oleh Hatman perwakilan PT. Tempo Inti Media.

Hatman Nugraha mengungkapkan, rasa terima kasihnya atas penerimaan kerjasama ini, dalam rangka mengangkat segala potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Dengan keindahan alam dan keragamannya, keinginan kita semua Kabupaten Sukabumi, bisa dikenal lagi, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Saya berharap kerjasama ini bisa berjalan dengan lancar”, ungkapnya.

Sementara itu Bupati Sukabumi menyampaikan, rasa syukur dengan kerjasama ini, mengingat sektor Pertanian, Perikanan dan Pariwisata di Kabupaten Sukabumi, sudah mendunia, karena adanya Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark ini, bisa dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat baik domestik maupun internasional.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, menandatangani Kesepakatan Bersama, dengan PT. Tempo Inti Media

Terlebih Peran Tempo dari segi media, bisa menjadi warna tersendiri, untuk membuka para investor datang dan berinvestasi di Kabupaten Sukabumi, sehingga setiap pembangunan akan terekspos luas lewat media Tempo.

Bupati berharap, dengan adanya kerjasama ini bisa saling menguntungkan, baik untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi, maupun untuk PT. Tempo Inti media itu sendiri.

“Saya harap, kerjasama ini dapat membawa dampak yang positif untuk kedua belah pihak, keduanya saling diuntungkan”, harap Bupati.

Pada acara tersebut juga, dilaksanakan serah terima cinderamata dari Bupati Sukabumi kepada PT. Tempo inti Media, begitupun sebaliknya, sebagai tanda kesepakatan telah tercapai.***

(Rd. Haraqi Siliwangi)

Kontingen Atlit POPDA XIII Jabar Tahun 2023 Dilepas Bupati Sukabumi

0
Kontingen Atlit POPDA XIII Jabar Tahun 2023 Dilepas Bupati Sukabumi

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, melepas Kontingen Kabupaten Sukabumi, untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIII Jawa Barat, Tahun 2023, Selasa, 27/06/2023, bertempat di Pendopo Sukabumi.

Ketua Kontingen POPDA Kabupaten Sukabumi , Erwin Adam menyebutkan, POPDA merupakan ajang olah raga setiap 2 tahun sekali, diikuti oleh para pelajar di Jawa Barat, sedangkan pelaksanaan POPDA, dimulai dari tanggal 01 sd 10 Juli 2023, di Kota Bandung, Kab Bandung dan Kab Sumedang.

“Kabupaten Sukabumi, mengikuti 16 Cabang Olah Raga. Sementara itu untuk PEPAPERDA III, dilaksanakan dari 26 sd 28 Juni 2023, di Garut terdiri dari 2 pelatih, 1 official dan 6 Atlet, dengan jumlah kontingen 9 orang”, jelasnya.

Bupati Sukabumi, dalam sambutanya menyampaikan, pemberangkatan kontingen Kabupaten Sukabumi, merupakan momentum penting, dalam rangka mewujudkan konstribusi nyata, terhadap upaya pembinaan keolahragaan nasional, karena kegiatan ini, memberikan ruang dan kesempatan seluas luasnya, kepada generasi muda, khusunya pelajar yang berpotensi dibidang olahraga.

Bupati Sukabumi, dalam sambutanya menyampaikan, pemberangkatan kontingen Kabupaten Sukabumi, merupakan momentum penting

“POPDA ini, bisa menjadi sarana pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet yang potensial, serta memberikan kesempatan pada para atlet junior, untuk mengembangkan keahlian dan kemampuannya. Karena kegiatan ini, bertujuan untuk memberikan media, bimbingan dan dukungan, kepada para atlet muda dalam berprestasi”, ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap, agar seluruh atlet yang telah melalui seleksi ketat, dapat memperlihatkan kemampuan dan keahlian secara maksimal, dan bertanding sungguh-sungguh, untuk mencapai prestasi yang terbaik dalam kegiiatan POPDA Ke XIII dan PEPAPERDA III.

Pada acara tersebut, disematkan Jaket Kontingen Kabupaten Sukabumi, secara simbolis, kepada dua orang perwakilan atlet, oleh Bupati Sukabumi .

Hadir dalam acara pelepasan, Kadisbudpora, Plt. Kadisdik, Kadis Kominfosan, Ketua KONI Kabupaten Sukabumi beserta jajaran, dan tamu undangan lainnya.***

(Aab/Godam)

Sekda Ade Suryaman Pimpin Rakor Dan Evaluasi Persiapan KKS Kabupaten Sukabumi Tahun 2023

0
Sekda Ade Suryaman Pimpin Rakor Dan Evaluasi Persiapan KKS Kabupaten Sukabumi Tahun 2023

Wartain.com, Sukabumi || Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor), persiapan penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS), berlangsung di Pendopo Sukabumi, Selasa, 27/06/2023.

Ketua FSKSS, Hj. Yani Jatnika Marwan mengatakan, bahwa 13 kecamatan telah diadakan pembinaan, pada lokus penilaain, dalam rangka verifikasi KKS dari Provinsi Jabar tahun 2023.

“Mudah – mudahan kita bisa lolos dari 18 Kota/ Kabupaten se – Jawa Barat , tentunya kita bisa berkolaborasi dengan semua steakholder terkait, sehingga dengan kerja keras, apa yang kita harapkan bisa terwujud dan meraih Wistara ke 3”, ungkapnya.

Menurutnya, Kabupaten Sukabumi, akan terus berjuang untuk meraih “Swasti Saba Wistara” untuk ketiga kalinya.

“Kita semua harus meningkatkan komitmen bersama. Sebab, keinginan ini tidak akan berjalan tanpa dorongan semua pihak”, tambah Yani.

Sekda Ade Suryaman dalam arahannya, meminta semua pihak, untuk fokus dan harus benar benar solid, dalam menghasilkan nilai yang baik, pada penilaian KKS tahun 2023.

“Untuk itu, dalam Rakor ini, kita bisa memperbaiki kekurangan, karena itu, setiap perangkat daerah yang sudah turun ke lapangan, harus melaporkan hasil pantauannya”, kata Ade.

Akhirnya, sekda berharap, dengan kebersamaan dan kerja keras semua, apa yang ditargetkan bisa terwujud dan menghasilkan hasil yang terbaik.

Pada acara tersebut, diadakan penandatanganan, Berita Acara serah terima dokumen Verifikasi KKS 2023 , oleh Sekda Sukabumi dan Ketua FSKSS Kabupaten Sukabumi, dan penyerahan secara simbolik, dokumen Verifikasi KKS 2023, dari Sekda Sukabumi kepada Ketua FSKSS Kabupaten Sukabumi.

Hadir pada acara tersebut, unsur Perangkat daerah terkait, Camat yang menjadi lokus penilaian KKS serta undangan lainnya.***

(Aab/Ruswandi)

“Cemilan Mamah Esih”, Tampilan Biasa Rasa Juara

0

Wartain.com, Sukabumi || Tidak semua orang memiliki jiwa enterpreneur, terkadang kewirausahaan ini datang, berasal dari turunan, pendidikan, pengalaman atau hanya sekedar iseng

Berbeda dengan anak muda yang satu ini, Indra Saputra (25) tahun, remaja yang berasal dari Kp. Legok Peuteuy RT 01 RW 04, Desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, memiliki talenta kewirausahaan yang cukup potensial.

Lahir dan dibesarkan dari keluarga petani, dan tepat berada dilingkungan pertanian, tentunya banyak sekali hasil sumberdaya alam, yang dapat diolah dan dimanfaatkan, sehingga hasil pertaniannya memiliki nilai jual yang tinggi.

Salah satu hasil produksi pertanian diwilayahnya adalah, singkong, talas dan pisang. Hal inilah yang membuat Indra berpikir keras, bagaimana caranya agar hasil pertanian tersebut memiliki nilai tambah dan menghasilkan rupiah lebih besar lagi.

Tahun 2020, menjadi rintisan awal Indra, untuk mengolah bahan baku yang ada dilingkungannya, menjadi sebuah cemilan, yaitu keripik singkong, talas dan pisang. Indra memulai usahanya, dengan mengolah bahan-bahan baku tadi, menjadi makanan ringan dengan berbagai varian rasa.

Dengan modal awal hanya satu juta saja, Indra mampu memproduksi sebanyak 100 pics perhari dari ketiga jenis produknya, dengan rata-rata pendapatan berkisar antara 300-500 ribu perhari, dan kalau dihitung pendapatan bersihnya bisa mencapai enam juta perbulan.

Indra berharap, usaha yang digelutinya tersebut, akan terus berkembang dan menjadi besar,

Untuk memasarkan produknya, Indra memilih dua segmen pasar yaitu ofline dan online. Area pemasarannya mencakup lokal dan regional, meliputi wilayah Kota/Kabupaten Sukabumi, bahkan sudah sampai ke daerah Subang.

Pada sesi wawancara dengan koresponden, Indra menuturkan, kendala dan tantangan yang dihadapi, dalam membesarkan usahanya adalah, pertama bahan baku untuk produksi, kedua pemasaran dan yang ketiga permodalan.

“Kendala produksi, ketika banyaknya permintaan, tapi bahan bakunya kurang, terpaksa harus mencari bahan baku kedaerah lain, sementara untuk pemasaran, sekarang sudah banyak pesaing-pesaing yang produknya sama, sedangkan untuk modal, saya belum bisa mengakses kredit perbankan, karena masih agak takut kalau berhubungan dengan bank”, ungkap Indra.

Indra berharap, usaha yang digelutinya tersebut, akan terus berkembang dan menjadi besar, walupun banyak tantangannya, dia yakin suatu hari nanti akan sukses dan bisa memilik beberapa cabang usaha didaerah yang lain.

“Harapan saya kedepannya, semoga saya semakin sukses, dan semakin banyak orang yg mengenal produk saya, bahkan saya bisa mempunyai cabang baru, sehingga bisa membuka lowongan pekerjaan baru, bagi yg membutuhkan”, pungkasnya.

Diakhir sesi, indra juga menyampaikan keinginannya, suatu hari nanti produknya bisa merambah ke mancanegara. Kepada pemerintah khususnya dinas terkait, Indra meminta petunjuk serta arahannya, terutama sekali dalam proses pengemasan produk (branding), supaya tampilannya lebih baik lagi.

Tagline produknya, “Tampilan Biasa, Rasa Juara”.

No kontak pesanan : 085863644595

(Aab/Isop)