26.7 C
Jakarta
Minggu, Juli 12, 2026
Beranda blog Halaman 303

Kepala BGN Pastikan, Dapur SPPG yang Sebabkan Keracunan akan di Evaluasi

0
Oplus_131072

Wartain.com || Badan Gizi Nasional (BGN) bakal memberikan kartu kuning kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyebabkan kasus keracunan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN, Dadan Hindayana menyatakan bahwa lembaganya telah melakukan investigasi dan analisis terhadap beberapa SPPG.

“Dan saya melihat ada SPPG yang akan kita berikan lampu kuning ya atau kartu kuning karena menyalahi prosedur yang lebih berat,” kata Dadan di Sentul International Convention Center (SICC) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Setelahnya, BGN bakal mengevaluasi SPPG yang mendapatkan penilaian tersebut. Jika terbukti, dia akan memberhentikan untuk sementara.

Dalam hal ini, BGN juga mulai mengevaluasi menu makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

“Jadi beberapa menu mungkin harus kita hindarkan supaya kejadian tidak terulang kembali. Dan saya kira kami akan membuat edaran supaya program makan bergizi bisa berjalan lebih aman,” tegas dia.

Sertifikasi untuk meningkatkan kualitas SPPG. Ia menjelaskan, tim tersebut akan melakukan penilaian dan pengelompokan SPPG berdasarkan kualitas, mulai dari kategori unggul dengan nilai A, sangat baik dengan nilai B, hingga baik dengan nilai C.

Selain itu, terdapat pula SPPG yang dinilai masih perlu pembinaan agar dapat terus melanjutkan kegiatannya. Dadan menambahkan, langkah BGN pada 2026 akan difokuskan pada peningkatan kualitas layanan serta penambahan edukasi kepada penerima manfaat.

Dengan demikian, penerima manfaat tidak hanya memperoleh intervensi pemenuhan gizi, tetapi juga edukasi mengenai pemilihan makanan sehat.

“Ya untuk yang kita berikan kartu kuning itu karena dia mengambil bahan baku jadi dari luar sehingga tidak terawasi cara masaknya. Dan kita akan berikan peringatan cukup keras hal tersebut,” jelas dia.

“Kemudian untuk beberapa SPPG sekarang kita akan umumkan beberapa menu yang harus dihindari terutama karena ketika menu itu dikonsumsi aman untuk kelompok kecil, ketika menjadi kelompok besar itu harus dengan quality control yang lebih saksama,” tambah dia.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Beasiswa Personal Pancawaluya: Kesetaraan Akses Pendidikan di Jawa Barat

0
Oplus_131072

Wartain.com || Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terus berkomitmen untuk meningkatkan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat, tanpa memandang latar belakang ekonomi. Salah satu program yang diinisiasi adalah Beasiswa Personal Pancawaluya, yang bertujuan untuk memastikan setiap siswa, baik dari sekolah negeri maupun swasta, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

Melalui program ini, Pemprov Jabar menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dengan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan demikian, bantuan dapat diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan, sehingga pendidikan tidak terhambat karena faktor ekonomi.

“Siswa sekolah negeri maupun swasta, haknya sama. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Jawa Barat memiliki akses pendidikan yang setara dan berkeadilan,” ujar perwakilan Pemprov Jabar, Rabu 04/02/2026.

Beasiswa Personal Pancawaluya ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Jabar untuk membangun masa depan Jawa Barat yang lebih cerah, dengan mengutamakan kesetaraan akses pendidikan bagi semua anak. Dengan dukungan dan komitmen yang kuat, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat.

Pemprov Jabar juga mengajak semua pihak untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat. Dengan kerja sama dan komitmen bersama, Jawa Barat dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam mewujudkan kesetaraan akses pendidikan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Keluarga Jadi Kunci Pencegahan Kanker, DPPKB Sukabumi Perkuat Edukasi Sejak Dini

0

Wartain.com || Peringatan Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap 4 Februari menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kanker sejak dini, dimulai dari lingkungan keluarga.

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk pola hidup sehat yang berkelanjutan.

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, menyampaikan bahwa kebiasaan sehari-hari di rumah sangat menentukan kualitas kesehatan anggota keluarga.

Ia menekankan bahwa penerapan pola makan seimbang, aktivitas fisik yang cukup, serta kebiasaan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin merupakan langkah preventif yang efektif dalam menekan risiko kanker.

“Melalui peringatan Hari Kanker Sedunia ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga. Pencegahan harus dimulai dari rumah, karena keluarga adalah fondasi utama dalam membangun perilaku hidup sehat,” ungkapnya.

DPPKB Kabupaten Sukabumi terus mengintegrasikan program pembangunan keluarga dengan edukasi kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi dan pencegahan penyakit tidak menular seperti kanker.

Berbagai upaya dilakukan melalui kegiatan penyuluhan, pendampingan keluarga, hingga kampanye publik yang menjangkau berbagai kelompok usia dan lapisan masyarakat.

Lebih dari sekadar peringatan simbolis, momentum Hari Kanker Sedunia ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial dan empati terhadap para penyintas kanker.

Pemerintah daerah mendorong adanya kolaborasi antara tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat.

Dengan sinergi yang kuat dan partisipasi aktif masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis upaya pencegahan kanker dapat berjalan lebih efektif, dimulai dari keluarga sebagai benteng pertama perlindungan kesehatan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Kembalinya Araujo Kunci Barcelona Lolos ke Semifinal Copa del Rey

0

Wartain.com || Ronald Araujo, bek tangguh Barcelona, kembali menunjukkan performa puncak yang krusial membawa timnya melaju ke babak semifinal Copa del Rey. Setelah menggandaskan perlawanan Albecete pada Rabu (4/2/2026) dini hari.

Kebangkitan pemain asal Uruguay ini, setelah sempat dikabarkan mengalami masalah mental, akibat tekanan tinggi, tekanan mental memuncak, setelah performa buruknya dan kartu merah yang diterima pada saat kontra Chelsea di liga Champions.

Araujo, yang dikenal sebagai salah satu pilar pertahanan Barcelona, sempat melalui periode sulit dalam beberapa minggu terakhir. Penampilan yang inkonsisten, ditambah dengan beberapa kesalahan fatal di lapangan, memicu spekulasi mengenai kondisi mentalnya. Laporan internal menyebutkan, tekanan yang luar biasa dan ekspektasi tinggi sempat mengganggu fokus sang pemain.

Barcelona seperti biasa memainkan umpan-umpan pendek, dengan total 601 operan dan persentase akurasinya menyentuh angka 93% dengan penguasaan bola 72 berbanding 28% milik Albecete. Dimenit 39 Lamine Yamal mampu menyarangkan bola lewat umpan terukur dari Frankie De Jong babak pertama di tutup dengan keunggulan Barca 1-0.

Di babak kedua Barca, kembali kembali mengalami inisiatif menguasai permainan dan menit 58 Araujo mampu menanduk bola hasil sepak pojok yang di ambil Marcus Rashford 2-0 Barca menjauh. Namun Albecete tak menyerah di menit 87 Moreno mampu menceploskan bola memanfaatkan tendangan servis skor 2-1 bertahan sampai akhir.

Saat di wawancara di akhir laga, Araujo sangan senang karna iya menjadi penentu kemenangan timnya. “Saya senang tim ini bisa menang, dan saya mencetak gol. Saya berterimakasih kepada tuhan, rekan-rekan setim, manajer pihak klub dan semua orang yang sudah percaya kepada saya,” ujar Araujo.

Iya menambahkan “bisa bangkit dari situasi saya, itu butuh proses yang bertahap. Hari ini saya mengambil sebuah langkah yang mantap dan saya merasa sangat senang dan juga merasa kondisi saya semakin membaik,” pungkasnya.

Dengan Araujo yang kembali menemukan sentuhannya, Barcelona kini memiliki modal kuat untuk bersaing memperebutkan trofi Copa del Rey musim ini, sekaligus melanjutkan perjuangan mereka di kompetisi lainnya.

Keberhasilan Araujo mengatasi tantangan mental dan fisik ini menjadi inspirasi, sekaligus bukti bahwa ketangguhan karakter adalah aset tak ternilai bagi seorang atlet profesional.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Operasi Perdamaian dan Kalkulasi Kekuasaan : Analisis Intelijen Rahasia atas Langkah Presiden Prabowo dalam Orbit Perdamaian Trump

0
Oplus_131072

Oleh: Kang Dzikri Nur/Pengamat Sosial Keagamaan

Klasifikasi Analisis: Strategic–Confidential (Non-Publik)

Wartain.com || Perdamaian dalam geopolitik modern bukanlah peristiwa moral, melainkan instrumen kekuasaan. Ia tidak lahir dari niat baik semata, tetapi dari perhitungan ancaman, kepentingan, dan peluang. Dalam kerangka ini, langkah Presiden Prabowo Subianto yang beririsan dengan inisiatif perdamaian Presiden Donald Trump harus dibaca sebagai operasi strategis intelijen tingkat tinggi, bukan gestur diplomatik biasa.

Presiden Trump membawa doktrin khas: peace by leverage. Perdamaian bukan hasil konsensus nilai, tetapi buah dari tekanan, transaksi, dan keseimbangan kepentingan. Setiap aktor yang masuk ke orbit ini tidak dinilai dari moralitasnya, melainkan dari nilai tawar strategis yang ia miliki. Indonesia, di bawah Prabowo, dinilai memenuhi tiga kriteria intelijen utama: stabilitas internal, legitimasi simbolik dunia Muslim, dan posisi geopolitik Indo-Pasifik yang krusial.

Dari sudut pandang intelijen Amerika, Indonesia bukan sekadar negara berkembang, melainkan buffer state global. Negara jangkar yang bila goyah, kawasan ikut runtuh. Dengan menggandeng Prabowo, Trump mengamankan satu kepentingan penting: menghadirkan wajah non-Barat yang kredibel dalam arsitektur perdamaian global. Ini menurunkan resistensi Global South dan meredam tuduhan bahwa perdamaian hanyalah alat hegemoni Barat.
Namun analisis intelijen tidak berhenti pada kepentingan AS. Pertanyaan kunci justru: apa kepentingan tersembunyi Indonesia?

Prabowo bukan aktor sipil normatif. Ia membaca dunia dengan logika ancaman, bukan retorika. Dalam kalkulasi internal, Indonesia menghadapi realitas pahit: dunia bergerak menuju fragmentasi kekuatan, perang proksi, dan instabilitas ekonomi global. Netralitas pasif—seperti era lama Gerakan Non-Blok—tidak lagi cukup untuk melindungi kepentingan nasional. Negara yang tidak hadir di meja perundingan akan menjadi objek keputusan, bukan subjek.
Dengan masuk ke orbit perdamaian Trump, Prabowo melakukan reposisi intelijen: dari reactive state menjadi agenda setter.

Indonesia mengirim sinyal ke semua kekuatan global bahwa ia siap menjadi mediator, bukan pion. Dalam bahasa intelijen, ini disebut strategic signaling—pesan senyap bahwa Indonesia memiliki kapasitas, jaringan, dan keberanian politik.
Dampak positif internasionalnya signifikan. Kehadiran Indonesia menurunkan eskalasi persepsi konflik antarblok. Ia berfungsi sebagai shock absorber geopolitik.

Negara-negara Asia Tenggara dan Global South membaca langkah ini sebagai peluang menahan polarisasi ekstrem. Indonesia naik kelas: dari kekuatan normatif menjadi power broker regional.
Namun setiap operasi strategis memiliki risiko laten. Dalam analisis kontraintelijen, terdapat potensi instrumentalisasi.

Perdamaian versi Trump berisiko menjadikan Indonesia sekadar legitimasi moral bagi kesepakatan transaksional yang tidak sepenuhnya adil. Jika garis merah tidak dijaga, Indonesia bisa terperangkap dalam narasi damai yang menguntungkan elite global, tetapi merugikan keadilan substantif.

Selain itu, kedekatan dengan inisiatif Trump memicu kecurigaan blok Timur. Rusia dan China akan membaca langkah ini sebagai pergeseran orientasi. Meski Indonesia tidak berpihak, persepsi intelijen global seringkali lebih menentukan daripada niat sebenarnya. Kesalahan pengelolaan persepsi dapat mengganggu keseimbangan diplomasi bebas aktif yang selama ini dijaga.

Bagi kepentingan domestik Indonesia, keuntungan strategisnya nyata: akses intelijen meningkat, posisi tawar pertahanan menguat, dan kepercayaan investor tumbuh. Negara yang terlibat menjaga stabilitas global dipandang aman secara jangka panjang. Namun risiko politik internal juga muncul. Publik yang kritis dapat menilai perdamaian transaksional sebagai pengkhianatan nilai keadilan, jika komunikasi strategis negara lemah.

Kesimpulan intelijen menyatakan: langkah Presiden Prabowo adalah operasi berisiko tinggi dengan nilai strategis besar. Ini bukan langkah emosional, melainkan kalkulasi dingin seorang aktor yang memahami bahwa dunia dikendalikan oleh mereka yang berani hadir di pusat keputusan.

Kunci keberhasilannya satu: kendali narasi dan kedaulatan keputusan. Selama Indonesia tidak menjadi perpanjangan tangan kekuatan mana pun, selama garis merah nasional dijaga, langkah ini berpotensi menjadikan Indonesia bukan sekadar penyeru damai, tetapi arsitek senyap keseimbangan global.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Pemuda Patriot Nusantara dan BNN Bersatu Lawan Narkoba

0
Oplus_131072

Wartain.com || Organisasi Pemuda Patriot Nusantara (PPN) secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda. Peresmian kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Kerjasama (PKS) yang berlangsung di Jakarta pada Rabu, 4 Februari 2026

Penandatangan PKS oleh BNN dengan PEMUDA PATRIOT NUSANTARA adalah menjawab perintah Presiden Prabowo yang tertuang dalam Prinsip Asta Cita Indonesia.

PPN diharapkan menjadi mitra terdepan BNN dalam sosialisasi dikalangan kampus, organisasi kepemudaan, sekolah, pusat pelatihan kerja luar negeri hingga ke pelosok Desa di seluruh Indonesia.

Langkah ini juga diambil sebagai bentuk keprihatinan PPN terhadap ancaman narkoba yang kian menyasar usia produktif. Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk menjalankan program pencegahan berbasis komunitas dan edukasi masif di seluruh jaringan wilayah Pemuda Patriot Nusantara.

Poin Utama Kerja Sama:
Sosialisasi Terpadu: Penyelenggaraan edukasi bahaya narkoba secara berkala kepada anggota PPN dan masyarakat umum.

Pembentukan Relawan Anti-Narkoba: Kader PPN akan dilatih oleh BNN untuk menjadi agen perubahan (influencer) di lingkungan masing-masing.

Deteksi Dini: Dukungan penuh PPN dalam mengajak seluruh masyarakat untuk berani melapor ke BNN agar direhabilitasi dan PPN siap memberikan pendampingan.

“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat yang terdampak untuk berani lapor rehabilitasi di semua pelayanan BNN. Kami siap melakukan pendampingan” ujar Andi.

Andi juga menekankan bahwa kerjasama ini merupakan tindakan nyata dalam rangka War On Drugs For Humanity.

“Negara ini tidak butuh pemuda yang sekadar gagah-gagahan, tapi pemuda yang sehat secara mental dan bersih dari narkoba. Kerja sama dengan BNN adalah komitmen nyata kami dalam agenda war on the drugs,” ujar Ketua Pemuda Patriot Nusantara Andi Kurniawan SH MH.

Selain itu Andi juga mengungkapkan akan terus mengkampanyekan program Pemuda Bersinar (Berkualitas, Bersih, Berprestasi dan Anti Narkoba).

Sementara itu, pihak BNN yang diwakili Drs. Yuki Ruchimat, M.Si selaku Pelaksana Tugas Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI menyambut baik inisiatif ini. Mereka menyatakan bahwa sinergi dengan organisasi kepemudaan seperti Pemuda Patriot Nusantara sangat krusial, mengingat pendekatan peer-to-peer (antarpemuda) jauh lebih efektif dalam menyampaikan pesan pencegahan.

“Kami ucapan terimakasih kepada Pemuda Patriot Nusantara. Penandatanganan ini tidak boleh hanya diatas kertas, hanya seremoni. Harus ada tindak lanjut bersama kedepannya,” ujar Drs.Yuki.

Acara diakhiri dengan ikrar bersama seluruh anggota Pemuda Patriot Nusantara untuk menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

Pemda Sukabumi Perkuat Kolaborasi Pascabencana, PT GSI Salurkan Bantuan Huntap

0

Wartain.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong percepatan pemulihan pascabencana melalui sinergi dengan berbagai pihak. Salah satunya ditunjukkan dalam agenda penyerahan bantuan pembangunan hunian tetap (huntap) dari PT Glostar Indonesia (GSI) yang digelar secara simbolis di Pendopo Sukabumi, Selasa (3/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar didampingi Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, serta sejumlah kepala perangkat daerah. Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat dan tepat sasaran.

PT GSI menyerahkan bantuan senilai Rp175 juta yang diperuntukkan bagi pembangunan lima unit rumah layak huni bagi warga terdampak bencana. Bantuan ini menjadi bagian dari target pembangunan 166 unit hunian tetap yang tersebar di wilayah Palabuhanratu dan Gegerbitung.

Bupati Sukabumi menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kontribusi dunia usaha dalam mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi. Ia menilai, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.

“Bantuan ini tentu sangat berarti bagi warga terdampak. Kami mengucapkan terima kasih kepada PT GSI atas kepeduliannya. Semoga menjadi ladang amal dan membawa manfaat yang luas,” ujar Bupati.

Sementara itu, Sekda H. Ade Suryaman menegaskan bahwa keterlibatan sektor swasta merupakan elemen penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan hunian yang aman dan layak.

Pemerintah daerah, kata dia, akan terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat program penanganan pascabencana.

Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian, menjadi simbol nyata komitmen pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menghadirkan hunian yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Kasus Kekerasan Seksual terhadap Pelajar di Tegalbuleud, DP3A Tegaskan Proses Hukum Harus Berjalan

0

Wartain.com || Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menyatakan keprihatinan serius atas terungkapnya dugaan tindak kekerasan seksual yang menimpa seorang siswi berusia 16 tahun di Kecamatan Tegalbuleud.

Agus menyampaikan bahwa kasus tersebut kini telah ditangani aparat penegak hukum, dengan empat orang terduga pelaku sudah diamankan. Ia menegaskan, peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena menyangkut keselamatan dan masa depan anak.

“Kami sangat prihatin atas dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur ini. Saat ini proses hukum tengah berjalan dan empat terduga pelaku telah diamankan oleh pihak berwenang,” kata Agus saat dikonfirmasi, Rabu (4/1/2026).

Ia menilai, kekerasan seksual terhadap anak merupakan bentuk kejahatan berat yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga meninggalkan dampak psikologis jangka panjang bagi korban. Oleh karena itu, DP3A Kabupaten Sukabumi berkomitmen mengawal proses hukum agar berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Tidak boleh ada upaya penyelesaian di luar jalur hukum yang justru berpotensi mengabaikan hak-hak korban. Proses hukum harus berjalan tegas dan berpihak pada perlindungan anak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agus menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak. Ia mengajak pihak sekolah, keluarga, serta lingkungan sekitar untuk memperkuat upaya pencegahan, pengawasan, dan deteksi dini terhadap potensi kekerasan.

Menurutnya, korban juga harus mendapatkan pendampingan secara menyeluruh, baik dari sisi psikologis, sosial, maupun hukum, agar proses pemulihan dapat berlangsung optimal.

“Pemulihan korban menjadi prioritas. Anak harus merasa aman, terlindungi, dan didampingi agar mampu bangkit dari trauma,” ujarnya.

Agus juga mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap tanda-tanda kekerasan yang mungkin terjadi di lingkungan sekitar dan tidak ragu untuk melaporkannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menutup mata. Jika ada indikasi kekerasan terhadap anak, segera laporkan kepada pihak berwajib atau lembaga layanan perlindungan anak,” katanya.

Ia menegaskan, perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama antara negara dan masyarakat.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Sudah menjadi kewajiban kita semua untuk memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” tutup Agus.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Serap Aspirasi Warga Cibenda,  Ujang Abdurrohim Rochmi Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur 2027

0

Wartain.com || Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, H. Ujang Abdurrohim Rochmi yang akrab disapa Batman, melaksanakan kegiatan Reses Tahun 2026 di Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam, di antaranya Kapolsek Ciemas yang diwakili, Danramil yang diwakili, Kepala Desa Cibenda, BPD Desa Cibenda, para tokoh masyarakat, serta sekitar 70 orang warga Desa Cibenda.

Dalam sambutannya, H. Ujang Abdurrohim Rochmi (Batman) menyampaikan salam silaturahmi kepada seluruh warga Desa Cibenda dan menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan momen penting bagi anggota dewan untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.

Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong dan memperjuangkan aspirasi warga Desa Cibenda, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan dan perbaikan infrastruktur. Menurutnya, reses tahun 2026 ini memiliki peran strategis karena menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah pada tahun 2027.

“Reses tahun 2026 ini sangat penting karena menjadi pijakan utama untuk pembangunan kita di tahun 2027. Aspirasi masyarakat akan kami kawal dan perjuangkan,” ujar Batman, Rabu 04/02/2026.

Lebih lanjut, Batman juga menyampaikan komitmennya untuk menggelontorkan anggaran sebesar Rp 4 miliar guna menyelesaikan perbaikan ruas jalan kabupaten yang berada di wilayah Desa Cibenda, sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat.

Dalam sambutan penutupnya, Batman mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong.

“Mari kita saling mendoakan, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan dimudahkan dalam segala urusan,” tutupnya.

Kegiatan reses berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari warga, yang berharap aspirasi yang disampaikan dapat direalisasikan demi kemajuan Desa Cibenda.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Opik)

Reses Masa Sidang I Tahun 2026, Junajah Jajah Nurdiansyah Serap Aspirasi Warga Cibodas

0

Wartain.com || Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi resmi memulai kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun Anggaran 2026.

Agenda yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 6 Februari 2026 ini, dilaksanakan secara serentak oleh seluruh anggota dewan di masing-masing daerah pemilihan (Dapil).

Junajah Jajah Nurdiansyah selaku Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDIP mengawali rangkaian resesnya di Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, pada Rabu (4/2/2026) bertempat di Yayasan Annur Cibodas.

Kegiatan reses tersebut, di hadiri oleh Kepala Desa Cibodas, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, pemuda, dan puluhan warga setempat yang ingin menyampaikan langsung aspirasinya.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa reses merupakan instrumen penting bagi wakil rakyat untuk turun langsung mendengarkan keluhan, harapan, dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

“Setiap sudut Kabupaten Sukabumi memiliki cerita dan kebutuhan yang berbeda. Melalui reses ini, kami ingin memastikan bahwa kebijakan pembangunan yang diambil nantinya benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Junajah di hadapan konstituen.

Selain menampung aspirasi, reses ini juga menjadi ajang edukasi mengenai regulasi kewenangan pembangunan. Junajah menjelaskan bahwa tidak semua usulan warga dapat langsung dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi karena adanya pembagian kewenangan secara administratif.

Salah satu poin yang disoroti adalah pembangunan Jalan Lingkungan (Jaling) yang kini statusnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.

“Masyarakat perlu memahami bahwa ada beberapa sektor, seperti ruas jalan tertentu, yang kewenangannya berada di tingkat provinsi. Namun demikian, hal ini tidak menyurutkan komitmen kami. Aspirasi tersebut tetap kami catat untuk kemudian dikoordinasikan dan didorong melalui jalur delegasi ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Seluruh hasil serap aspirasi dari masa reses ini nantinya akan dihimpun dalam laporan resmi untuk disampaikan dalam Sidang Paripurna, sebagai bahan penyusunan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Sukabumi untuk tahun mendatang.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Fikri)