26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 9

Tol Bocimi Seksi 3 Dikebut, DPR RI Targetkan Rampung Pertengahan 2026

0

Wartain.com – Pembangunan Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 yang menghubungkan Cibadak hingga Sukabumi Barat terus dipacu penyelesaiannya. Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, menargetkan proyek yang masuk dalam kategori strategis nasional ini dapat tuntas pada Juni 2026.

Legislator yang akrab disapa Hergun itu mengungkapkan, meski progres pembangunan menunjukkan percepatan, pemanfaatan jalur tol kemungkinan akan dilakukan secara bertahap. Ia memperkirakan tol sudah bisa difungsikan secara terbatas pada Juni hingga Juli 2026, sebelum akhirnya beroperasi penuh beberapa bulan setelahnya.

“Infonya bulan Juni selesai. Kemarin sudah ada uji coba, tetapi rasanya antara Juni–Juli ini memang harusnya selesai digunakan, meski belum sempurna. Maksimal Agustus–September sudah bisa dipakai sepenuhnya,” ujar Hergun, Sabtu (2/5/2026).

Ia menambahkan, apabila target tersebut tercapai, maka akses tol hingga wilayah Cibadak dipastikan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat pada momen libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Di sisi lain, pembangunan Seksi 4 yang akan menghubungkan Sukabumi Barat dengan Sukabumi Timur (Sukaraja) masih menghadapi tantangan, khususnya pada proses pembebasan lahan. Masa kerja panitia pengadaan tanah yang telah berakhir menjadi salah satu kendala, sehingga diperlukan perpanjangan untuk melanjutkan tahapan tersebut.

Hergun juga mengingatkan masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi untuk mulai bersiap menghadapi dampak positif dari hadirnya akses tol. Menurutnya, peningkatan konektivitas akan membuka peluang besar, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Mari kita bersiap menyambut kedatangan tamu. Bagi yang hobi memasak atau menyajikan hidangan, silakan buka usaha kuliner karena tamu pasti akan datang ke Sukabumi. Ini harus ditangkap sebagai peluang usaha baru bagi warga lokal,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Tanamkan Pendidikan Karakter, Pemkot Soroti Peran Seni dalam Resital “Respect Our Life” di Sukabumi

0

Wartain.com – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menghadiri resital siswa Sanggar Budaya Nusantara bertajuk drama musikal “Respect Our Life” yang digelar di Aula SMP Yuwati Bhakti Sukabumi, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi panggung ekspresi sekaligus ruang pembelajaran karakter bagi generasi muda melalui seni pertunjukan.

Dalam kesempatan itu, Bobby menekankan pentingnya peran seni dan budaya sebagai media pendidikan yang efektif, tidak hanya dalam mengasah kreativitas, tetapi juga membentuk kepribadian anak sejak dini. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai langkah nyata dalam membangun generasi yang berkarakter.

“Kota Sukabumi sebagai daerah yang heterogen memiliki potensi budaya yang besar untuk terus dikembangkan,” ucap Bobby.

Menurutnya, keberadaan Sanggar Budaya Nusantara memberikan kontribusi positif dalam menyalurkan minat dan bakat generasi muda, sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai budaya yang luhur di tengah tantangan modernisasi.

Bobby menilai tema “Respect Our Life” yang diangkat dalam pertunjukan memiliki pesan kuat yang relevan dengan kondisi saat ini. Di tengah derasnya arus teknologi dan globalisasi, generasi muda perlu diingatkan untuk tetap menghargai kehidupan dan menjunjung nilai kemanusiaan.

“Melalui pertunjukan drama musikal yang memadukan seni peran, musik, dan tari, berbagai nilai moral seperti cinta kasih, kejujuran, disiplin, kerja sama, serta rasa hormat dapat disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami. Hal ini menjadi bagian dari proses pendidikan karakter yang efektif bagi anak-anak,” lanjut Bobby.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan karakter melalui seni dan budaya.

“Pendidikan seni dan budaya diyakini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati, karakter, dan kecintaan terhadap budaya bangsa,” tegasnya.

Bobby juga memberikan dorongan kepada para siswa agar terus mengembangkan potensi diri dan menjadikan pengalaman tampil di panggung sebagai bekal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Ia juga mengapresiasi peran orang tua yang telah mendukung anak-anaknya dalam mengikuti kegiatan positif tersebut.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat pelestarian budaya semakin tumbuh, serta menjadikan Kota Sukabumi tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kaya akan nilai-nilai seni dan budaya yang luhur,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Pemkot Sukabumi Peringati May Day 2026, Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Hubungan Industrial Harmonis

0

Wartain.com – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Sukabumi berlangsung dalam suasana kebersamaan dengan mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” serta tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”.

Kegiatan ini digelar di Taman Rekreasi Selabintana, Sabtu (2/5/2026), dan dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana bersama unsur Forkopimda serta para pemangku kepentingan sektor ketenagakerjaan.

Bobby Maulana menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh pekerja di Kota Sukabumi. Ia menilai peringatan May Day bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

“Hubungan industrial yang harmonis menjadi fondasi utama dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif serta mendukung peningkatan kesejahteraan pekerja dan pertumbuhan industri di Kota Sukabumi,” ucap Bobby.

Menurutnya, hubungan industrial yang sehat dan harmonis menjadi kunci dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif. Kondisi tersebut dinilai mampu mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja sekaligus memperkuat pertumbuhan sektor industri di daerah.

Bobby juga menegaskan pentingnya menjadikan peringatan May Day sebagai titik awal dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing. Ia menekankan bahwa kolaborasi yang solid antar seluruh elemen ketenagakerjaan akan melahirkan hubungan industrial yang adil dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan kondusif guna mendukung peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta produktivitas dunia usaha,” lanjutnya.

Pemerintah Kota Sukabumi, lanjutnya, terus berkomitmen menciptakan hubungan industrial yang dinamis dan kondusif. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong investasi, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan produktivitas dunia usaha.

Di sisi lain, peningkatan kesejahteraan pekerja juga menjadi perhatian melalui penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta pembangunan ekosistem kerja yang lebih fleksibel dan sehat.

Menutup sambutannya, Bobby mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, pengusaha, maupun serikat pekerja, untuk bersama-sama menciptakan iklim ketenagakerjaan yang lebih baik dengan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, profesionalisme, dan keadilan.

“Kami berharap semangat “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama” dapat menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja di Kota Sukabumi,” tandasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Dinas Pertanian Sukabumi Peringati Hari Buruh 2026, Apresiasi Peran Pekerja dalam Pembangunan Daerah 

0

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026 dengan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendorong pembangunan daerah.

Melalui berbagai kanal informasi, termasuk media sosial resmi perangkat daerah, semangat peringatan Hari Buruh tahun ini diangkat dengan pesan kebersamaan dan penghargaan terhadap kerja keras para buruh.

Tema yang disampaikan menegaskan bahwa setiap upaya dan pengorbanan para pekerja merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kemajuan bersama.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, H. Aep Majmudin, S.E., M.M., dalam pesannya menyampaikan bahwa pekerja memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan sektor pembangunan, termasuk di bidang pertanian. Ia menekankan pentingnya perlindungan, kesejahteraan, serta penghargaan yang layak bagi para pekerja.

“Selamat memperingati Hari Buruh. Semoga para pekerja Indonesia senantiasa mendapatkan perlindungan, kesejahteraan, dan penghargaan atas kontribusinya dalam pembangunan nasional,” ujarnya.

Peringatan Hari Buruh 2026 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkeadilan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap semangat Hari Buruh tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik, aman, dan sejahtera bagi seluruh pekerja.

Dengan semangat kebersamaan, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus menghargai setiap kerja keras dan dedikasi para buruh sebagai pilar utama kemajuan daerah dan bangsa.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Renovasi Total Lapang Jaya Gumbira: Kades Aa Iing Targetkan Pawenang Jadi Sport Village Berstandar Nasional

0
Oplus_131072

Wartain.com – Renovasi total Lapangan Sepak Bola Jaya Gumbira Pawenang resmi dimulai. Langkah ini jadi bukti perhatian Pemdes Pawenang terhadap kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim, yang akrab disapa Aa Iing, menerangkan bahwa renovasi dilakukan untuk menghidupkan kembali gairah olahraga warga. Lapang Jaya Gumbira disebut saksi sejarah kemajuan Desa Pawenang.

“Saya harap dengan renovasi ini bisa menghidupkan kembali olahraga khususnya sepak bola, mengingat lapangan ini sendiri merupakan saksi sejarah terhadap kemajuan Desa Pawenang,” terang Aa Iing di sela-sela menghadiri acara Porsadin ke-7 tingkat Kecamatan Nagrak, Sabtu (2/5/2026).

Tak hanya olahraga, Aa Iing menyebut renovasi lapang sebagai strategi membangkitkan perekonomian masyarakat Pawenang. Desa ini dikenal sebagai pusat UMKM, pertanian, perdagangan, jasa, dan pariwisata.

Menurut Aa Iing, fasilitas olahraga yang integral akan jadi magnet pendatang. Keramaian itu diyakini berdampak langsung pada omzet UMKM. Karena itu, perbaikan infrastruktur lapang jadi prioritas awal.

“Jika kita memiliki lapang atau pusat olahraga yang terintegrasi dan layak, maka akan jadi magnet untuk pendatang dari luar daerah. Harapannya UMKM bisa meraup untung dari adanya penggunaan lapang tersebut. Maka, kita mulai dengan perbaikan infrastruktur lapangan terlebih dahulu,” ucap Aa Iing.

Renovasi Total Lapang Jaya Gumbira: Kades Aa Iing Targetkan Pawenang Jadi Sport Village Berstandar Nasional (foto: Aab)

Renovasi Lapang Jaya Gumbira dirancang terintegrasi dan berstandar nasional. Proyek tersebut meliputi perbaikan lapangan sepak bola, pembangunan lapang voli, lapang futsal, jogging track, toilet, tribun VIP, dan tribun penonton.

Fasilitas penunjang lain juga akan dibangun, seperti: sentra UMKM, gedung BumDes, gedung KDMP, hingga area parkir. Semua dirancang agar lapang bisa dipakai masyarakat setiap waktu, bukan hanya saat event.

“Rencananya lapang ini akan berstandar nasional. Semua fasilitas akan dilengkapi sesuai dengan standar dan kebutuhan masyarakat. Jadi, setiap waktu bisa digunakan oleh siapapun khususnya masyarakat Desa Pawenang,” jelas Aa Iing.

Kades Pawenang menargetkan pengerjaan rampung tepat waktu agar segera berfungsi. Lapang kebanggaan warga ini diproyeksikan jadi pusat pertumbuhan olahraga sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Saya juga berharap pengerjaannya bisa selesai sesuai dengan rencana, agar dapat segera berfungsi dan menjadi pusat pertumbuhan olahraga dan ekonomi. Seiring banyaknya pengguna lapang, maka ke depan PAD Pawenang juga akan bertambah,” tegasnya.

Aa Iing optimistis, dengan fasilitas terintegrasi, Pawenang akan melahirkan banyak bibit atlet potensial. Masyarakat yang rajin olahraga diyakini lebih produktif dan berdampak positif pada kinerja pembangunan.

“Atlet muda potensial kami yakin banyak di Desa Pawenang, tugas kami untuk mengasah potensi itu sehingga bisa berprestasi di berbagai tingkatan. Artinya, masyarakat Desa Pawenang akan lebih produktif, olahraga rajin akan berdampak kepada performa kinerja, tentu berdampak baik pula untuk pembangunan. Sehingga ke depan Desa Pawenang Mencrang akan terwujud,” pungkas Aa Iing.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Dul)

Hardiknas 2026: DPRD Sukabumi Tegaskan Pendidikan Inklusif Kunci Masa Depan Mubarokah

0

Wartain.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 jadi momentum DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmen mendorong kualitas pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema tersebut jadi ajakan terbuka agar semua elemen terlibat aktif memajukan dunia pendidikan.

DPRD menyebut partisipasi semesta mencakup pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, hingga lingkungan sekitar. Pendidikan tidak bisa dibebankan pada sekolah saja, melainkan jadi tanggung jawab bersama.

Dalam pernyataannya, DPRD Kabupaten Sukabumi menekankan pendidikan bukan sekadar transfer ilmu. Lebih dari itu, pendidikan adalah fondasi utama membentuk karakter, memperkuat nilai moral, dan mencetak generasi unggul berdaya saing.

“Di balik setiap langkah kecil dalam dunia pendidikan, terdapat masa depan besar yang sedang dibentuk. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi semua pihak agar setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak,” tulis DPRD.

DPRD menyoroti masih adanya kesenjangan akses pendidikan, terutama di wilayah pelosok. Pemerataan guru, sarana prasarana, dan infrastruktur digital harus jadi prioritas agar tidak ada anak Sukabumi tertinggal.

Lebih jauh, DPRD mengajak masyarakat memperkuat peran masing-masing dalam ekosistem pendidikan. Orang tua sebagai madrasah pertama, guru sebagai teladan, dan pemerintah daerah sebagai fasilitator kebijakan yang berpihak.

Semangat itu sejalan dengan filosofi Ki Hajar Dewantara: _Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tutwuri Handayani_. Artinya, setiap individu punya peran penting membangun dan mendukung pendidikan.

DPRD juga mendorong penguatan pendidikan karakter di tengah derasnya arus digital. Kecakapan teknologi harus dibarengi akhlak mulia agar generasi muda tidak kehilangan arah di era disrupsi.

Dengan kolaborasi lintas sektor, DPRD optimistis target pendidikan bermutu untuk semua bisa tercapai. Sekolah aman, guru sejahtera, kurikulum relevan, dan peserta didik berkarakter jadi indikator utama.

Momentum Hardiknas 2026 diharapkan jadi pemantik gerakan bersama. Dari ruang kelas hingga ruang keluarga, semua bergerak agar tidak ada anak di Sukabumi yang kehilangan hak belajarnya.

DPRD Kabupaten Sukabumi yakin, dengan semangat kebersamaan, cita-cita melahirkan generasi cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia dapat terwujud demi Sukabumi yang lebih maju dan mubarokah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Kadisdik Sukabumi: Prestasi Tahfidz Cerminkan Keseimbangan Ilmu dan Akhlak

0

Wartain.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para siswa penghafal Al-Qur’an yang meraih penghargaan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026.

Menurutnya, capaian para siswa tahfidz menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai spiritual. Ia menegaskan bahwa kemampuan menghafal Al-Qur’an mencerminkan kedisiplinan, ketekunan, serta kekuatan moral yang patut dibanggakan.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa generasi muda kita mampu menyeimbangkan antara ilmu pengetahuan dan akhlak. Ini yang menjadi tujuan utama pendidikan,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Kadisdik menilai, penghargaan yang diberikan pemerintah daerah merupakan bentuk perhatian sekaligus motivasi agar para pelajar terus mengembangkan potensi diri secara menyeluruh. Ia juga berharap, keberhasilan para siswa tahfidz dapat menginspirasi pelajar lainnya untuk terus berprestasi dan memperkuat nilai keagamaan.

Lebih lanjut, Deden menegaskan komitmen Dinas Pendidikan dalam mendukung lahirnya generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berakhlak mulia.

Momentum Hardiknas 2026, kata dia, menjadi pengingat penting bahwa pembangunan pendidikan harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi serta memiliki landasan moral yang kokoh.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

All Babul Ulum Final! MDTA Babakan Panjang Sapu Bersih Emas Tenis Meja Porsadin Nagrak

0
Oplus_131072

Wartain.com – Empat atlet tenis meja MDTA Babul Ulum, Desa Babakan Panjang, tampil jadi kampiun di ajang Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah (Porsadin) ke-7 tingkat Kecamatan Nagrak. Partai final jadi milik Babul Ulum, yang digelar di Venue Tenis Meja MA Al-Qurthubiyyah Pawenang,  Sabtu (2/5/2026).

Keempat atlet tersebut adalah Nadira (kelas V) dan Ashalina (kelas III) untuk kategori putri. Sementara kategori putra diwakili Nathan (kelas V) dan Yusup (kelas V). Semuanya sukses tembus partai puncak.

Fenomena langka terjadi di babak final. Baik putra maupun putri, partai puncak mempertemukan sesama atlet MDTA Babul Ulum. All Babul Ulum Final jadi bukti dominasi madrasah ini di cabor tenis meja.

Di final putri, Nadira berhadapan dengan adik kelasnya, Ashalina. Keduanya merupakan atlet terbaik Babul Ulum yang melaju mulus usai kandaskan lawan-lawannya di babak sebelumnya.

Berbekal jam terbang dan keunggulan usia, Nadira akhirnya menang 3-1 atas Ashalina. Kemenangan ini antar Nadira jadi wakil Kecamatan Nagrak di Porsadin tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Jampangkulon, 26 Mei 2026 mendatang.

Dominasi serupa terjadi di sektor putra. Nathan dan Yusup saling berhadapan di final. Duel panas sesama rekan satu madrasah itu dimenangkan Nathan dengan skor telak 3-0 atas Yusup.

Dengan hasil ini, MDTA Babul Ulum sapu bersih medali emas dan perak tenis meja putra-putri Porsadin ke-7 Nagrak. Nadira dan Nathan berhak melaju ke tingkat kabupaten membawa nama Kecamatan Nagrak.

All Babul Ulum Final! MDTA Babakan Panjang Sapu Bersih Emas Tenis Meja Porsadin Nagrak (foto: Aab)

Manajer Tenis Meja MDTA Babul Ulum, Misbah alias Dodok, mengaku tak kaget dengan hasil ini. Sejak seleksi internal, keempat nama itu memang yang terbaik dan konsisten di setiap latihan.

“Dari hasil seleksi lokal di MDTA Babul Ulum memang keempat atlet inilah yang terbaik. Makanya kami punya keyakinan mereka akan tembus ke babak final,” ungkap Dodok usai pertandingan.

Dodok menyebut tim pelatih fokus beri dukungan moral agar anak-anak tampil lepas. Targetnya bukan sekadar juara kecamatan, tapi bisa bicara banyak di tingkat kabupaten mewakili Nagrak.

“Kami berupaya memberikan dukungan moral agar mereka juga bisa tampil untuk memberikan yang terbaik bagi MDTA Babul Ulum serta mewakili Kecamatan Nagrak untuk mentas di tingkat Kabupaten,” tambahnya.

Ia bersyukur Babul Ulum punya bibit atlet muda potensial. Keberhasilan ini jadi bukti pembinaan olahraga di madrasah diniyah mampu lahirkan prestasi. Tak hanya mengaji, santri juga bisa berprestasi di olahraga.

“Kami sangat bersyukur, baik atlet putra maupun putri akhirnya bisa tembus ke tingkat Kabupaten. Semoga di tingkat kabupaten nanti, atlet kami bisa meraih prestasi yang serupa dan bisa tembus ke tingkat provinsi, bahkan tingkat nasional,” pungkas Dodok.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

MTQ ke 47 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi, 04-07 Mei 2026 di Ponpes Terpadu Darussyfa Yaspida Kab.Sukabumi

0

MTQ ke 47 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi, 04-07 Mei 2026 di Ponpes Terpadu Darussyfa Yaspida Kab.Sukabumi

Hardiknas 2026: Pendidikan Berkualitas Jadi Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

0
Oplus_131072

Oleh: Dadang Sahroni/Warek I UMN Sukabumi, Presidium MD KAHMI Sukabumi 

Wartain.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 jadi momentum refleksi besar. Dua dekade menuju Indonesia Emas 2045, pendidikan berkualitas disebut kunci utama wujudkan visi negara maju, berdaulat, dan sejahtera.

Tahun 2045 Indonesia genap 100 tahun merdeka. Bonus demografi mencapai puncaknya. Lebih dari 70% penduduk usia produktif. Tanpa SDM unggul, bonus bisa jadi bencana demografi. Di sinilah peran pendidikan tak tergantikan.

Tema besar Hardiknas 2026, “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”, menegaskan semangat kolaborasi. Pemerintah, guru, orang tua, dunia usaha, dan masyarakat harus satu barisan. Pendidikan bukan tugas sekolah saja, tapi ekosistem.

Merdeka Belajar yang digagas Kemendikbudristek selama 5 tahun terakhir mulai tunjukkan hasil. Kurikulum fleksibel, Asesmen Nasional, Guru Penggerak, hingga digitalisasi sekolah mendorong transformasi. Tapi pekerjaan rumah masih panjang.

Tantangan pertama: pemerataan akses dan kualitas. Data 2025 menunjukkan kesenjangan infrastruktur digital kota-desa masih 38%. Banyak sekolah 3T belum tersentuh internet stabil, listrik, bahkan guru kompeten. Ini harus dikebut sebelum 2045.

Tantangan kedua: penguatan karakter. Di era AI dan disrupsi informasi, kecakapan kognitif saja tak cukup. Akhlak, integritas, gotong royong, dan nasionalisme jadi benteng. Pendidikan harus memanusiakan manusia, bukan sekadar cetak tenaga kerja.

Tantangan ketiga: link and match dengan dunia industri. Menuju 2045, Indonesia butuh 17 juta talenta digital, green jobs, insinyur, perawat, hingga wirausaha. SMK, vokasi, dan kampus wajib adaptif pada kebutuhan pasar kerja masa depan.

Kesejahteraan dan kompetensi guru jadi prasyarat mutlak. Tanpa guru sejahtera dan terus belajar, mustahil lahir Generasi Emas. Sertifikasi, pelatihan berkelanjutan, dan perlindungan profesi harus jadi prioritas APBN dan APBD.

Peran keluarga juga krusial. Rumah adalah sekolah pertama. Orang tua jadi guru utama pembentukan karakter. Filosofi Ki Hajar Dewantara _Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani_ relevan untuk semua elemen.

Menuju Indonesia Emas 2045, investasi pendidikan tak boleh setengah hati. Anggaran 20% APBN harus tepat sasaran: bukan untuk gedung mewah, tapi untuk kualitas pembelajaran, beasiswa, riset, dan inovasi.

Hardiknas 2026 mengingatkan: 20 tahun lagi bukan waktu lama. Jika hari ini kita gagal siapkan generasi pembelajar, adaptif, dan berkarakter, maka mimpi Indonesia Emas hanya jadi slogan. Saatnya bergerak bersama, mulai dari ruang kelas hingga ruang keluarga.

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari jadikan pendidikan sebagai jalan kemuliaan bangsa. Karena dari ruang kelas hari ini, ditentukan wajah Indonesia 2045.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)