26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 10

Pemkab Berikan Beasiswa di Momentum Hardiknas, Bupati Sukabumi: Wujudkan SDM Unggul dan Berdayasaing 

0

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan sejumlah beasiswa kepada siswa berprestasi di momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu, 2 Mei 2026. Beasiswa tersebut diberikan langsung Pimpinan Kabupaten Sukabumi di saat Upacara Peringatan Hardiknas yang diselenggarakan di Lapang Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sejumlah siswa berprestasi yang mendapatkan beasiswa. Mereka merupakan siswa SD dan SMP yang hafal Alquran.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, pemberian beasiswa ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan Sumber daya Manusia (SDM). Baik dari pendidikan umum maupun keagamaan.

“Sesuai visi-misi, kami ingin meningkatkan SDM. Salah satunya dengan memberikan beasiswa di berbagai tingkatan,” ujarnya.

Menurut bupati, banyak beasiswa yang digelontorkan Pemerintah. Baik untuk pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

“Pemda memberikan banyak beasiswa, untuk hafiz Alquran ataupun yang lainnya. Termasuk beasiswa untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi,” ucapnya.

Bupati meyakini, peningkatan SDM dapat terwujud dengan terus menggenjot mutu pendidikan termasuk memberikan kemudahan akses pendidikan. Bagi putra-putri Kabupaten Sukabumi.

“Kami ingin membuka seluas-luasnya kesempatan agar putra-putri mendapatkan ilmu yang terbaik,” tegasnya.

Salah seorang penerima beasiswa, Azizah Noor Fitriani mengaku senang dan bangga bisa mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Apalagi beasiswa hafiz Alquran yang diterima, merupakan hasil seleksi yang diikutinya.

“Alhamdulillah senang (mendapatkan beasiswa). Apalagi prosesnya panjang untuk bisa mendapatkan beasiswa ini,” ungkapnya

Perempuan kelas IX SMPN 1Cikembar ini, berhasil mendapatkan beasiswa atas kegigihannya belajar di rumah selama beberapa tahun.

“Sudah lumayan lama belajar menghafal Alquran di pengajian di rumah. Insya Allah hafal lima juz,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

DP3A Kabupaten Sukabumi Gaungkan Pendidikan Ramah Anak pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026

0

Wartain.com — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, aman, dan ramah anak bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui unggahan resminya di media sosial, DP3A Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa pendidikan bukan sekadar soal angka dan nilai akademik, melainkan proses penting dalam membentuk karakter, keberanian, empati, serta menciptakan masa depan yang lebih adil.

DP3A menekankan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak, tanpa diskriminasi.

Selain itu, lingkungan pendidikan juga harus mampu memberikan rasa aman, baik di sekolah maupun di lingkungan sekitar.

“Komitmen kami adalah memastikan setiap anak—tanpa terkecuali—dapat belajar, tumbuh, dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman dan mendukung,” demikian pesan yang disampaikan.

Momentum Hardiknas ini juga menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang pendidikan yang bebas dari kekerasan, ramah anak, serta membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkembang.

DP3A berharap, melalui pendidikan yang setara dan berkualitas, akan lahir generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik. Sebagai penutup, disampaikan pula pesan inspiratif dalam bentuk pantun:

Ke Ciletuh melihat taman batu Sejenak mampir di Pantai Ciemas Mari tekun menuntut ilmu Anak terlindungi menuju Indonesia emas

Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan sistem pendidikan yang berkeadilan dan berorientasi pada perlindungan anak.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Porsadin ke-7 Nagrak Jadi Berkah, UMKM Lokal Panen Omzet di Desa Pawenang

0
Oplus_131072

Wartain.com  – Momen Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-7 Tingkat Kecamatan Nagrak dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menjajakan produk. Ratusan pengunjung padati venue di Desa Pawenang, Sabtu (2/5/2026).

Dibuka resmi oleh Camat Nagrak di Aula Balai Desa Pawenang, gelaran dua tahunan ini menyedot animo besar. Peserta, pembimbing, hingga pengantar tumpah ruah di area pertandingan dan perlombaan.

Keramaian itu langsung ditangkap pelaku UMKM sebagai peluang. Stand dadakan bermunculan di sekitar lokasi. Mereka menawarkan dagangan ke pengantar dan pengunjung yang menunggu santri bertanding.

Berdasarkan pantauan, produk yang dijual beragam. Mulai makanan siap saji, camilan kering, aneka minuman, buah segar, pakaian, hingga oleh-oleh khas seperti sayuran. Ada juga jasa sewa tikar untuk lesehan.

Salah satu pelaku UMKM, Selly Akmal Muharram (29), mengaku sudah dua hari buka stand setelah dapat info Porsadin digelar. Pedagang es jeruk dan soft drink yang biasa mangkal di Lapang Gumbira Jaya Pawenang itu kaget dagangannya laku keras.

“Sudah dua hari saya buka stand di sini. Lumayanlah dagangan saya bisa kejual banyak, nggak nyangka saya juga,” ungkap Selly.

Soal omzet, Selly menyebut ada lonjakan signifikan dibanding hari biasa. Dua hari Porsadin, pendapatannya tembus Rp500 ribu sampai Rp700 ribu. Ia optimistis hari penutupan bisa capai Rp800 ribu.

Porsadin ke-7 Nagrak Jadi Berkah, UMKM Lokal Panen Omzet di Desa Pawenang (foto: Aab)

“Alhamdulillah 500-700 ribu mah saya dapat. Apalagi hari ini, karena orang yang datangnya lebih banyak, mungkin sampai selesai acara bisa mencapai 800 ribuan. Biasanya palingan saya cuma dapat 150 ribuan,” ucap warga Kp. Cibodas, Desa Pawenang itu.

Cerita serupa datang dari Agus (47), pedagang aneka gorengan. Setiap hari ia biasa jualan di depan Bumi Pawenang Residence. Saat Porsadin, dagangannya ludes diserbu pengunjung yang datang sejak pagi.

“Bersyukur 1-2 hari banyak orang yang datang ke sini untuk mengikuti kegiatan. Ya, seperti yang dilihat, dagangan saya banyak yang beli,” kata Agus.

Agus berharap event besar rutin digelar di Pawenang. Tak hanya Porsadin, tapi juga kegiatan lain yang datangkan massa. Meski musiman, momen seperti ini jadi napas tambahan bagi pedagang kecil.

“Saya sih berharap, banyak kegiatan yang dilaksanakan di Pawenang, bukan hanya Porsadin saja, tapi event-event lainnya yang bisa mengundang banyak pengunjung untuk hadir,” harap warga Kp. Panyindangan ini.

Hingga siang, pengunjung terus memadati stand UMKM. Mereka beli makanan untuk dikonsumsi di tempat hingga jajanan dan oleh-oleh dibawa pulang. Porsadin tak hanya jadi ajang prestasi santri, tapi juga penggerak ekonomi warga.

Bagi pelaku UMKM Pawenang, Porsadin ke-7 membuktikan event keagamaan dan pendidikan bisa sejalan dengan geliat ekonomi lokal. Keramaian yang tercipta memberi dampak nyata ke dapur pedagang kecil.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

DPAC FKDT Nagrak Gelar Porsadin ke-7, Ajang Ukur Bakat Santri MDTA ke Tingkat Nasional

0
Oplus_131072

Wartain.com || Pekan Olahraga dan Seni Santri Madrasah Diniyah (Porsadin) ke-7 tingkat Kecamatan Nagrak di buka secara resmi oleh Camat Nagrak, bertempat di aula Bale Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi,  Sabtu, 02/05/2026.

Di mana, dalam kegiatan tersebut terdapat 13 jenis perlombaan yang terdiri dari 10 cabang seni dan keagamaan, serta 3 cabang olahraga. Piala dari perlombaan tersebut, akan diperebutkan oleh 315 peserta.

Ditemui wartain.com, Ketua DPAC FKDT Kecamatan Nagrak, Ustadz Ade Solihin, S.Pd.I mengatakan, Porsadin ke- 7 ini merupakan hal yang sangat bersejarah. Sebab dihadiri Camat Nagrak, Forkopimcam, para Kepala Desa dan seluruh unsur terkait.

“Ini hari yang sangat membahagiakan dan bersejarah. Camat dan Forkopimcam turut hadir. Ini bukti dukungan luar biasa dari pemerintah Kecamatan Nagrak untuk kegiatan yang digagas FKDT,” kata Ade Solihin.

Ade Solihin menambahkan, Porsadin tersebut merupakan ajang pencarian bakat di berbagai bidang keilmuan , baik sisi akademik maupun non akademik.

“Kegiatan ini merupakan ajang pencarian bakat untuk para siswa MDTA. Untuk melihat prestasi mereka baik secara akademik maupun non akademik. FKDT memfasilitasi mereka secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan sampai tingkat nasional,” tambahnya.

Abdullah menyebut, porsadin merupakan bentuk amaliah para siswa dalam meningkatkan prestasinya. Oleh karenanya event ini wajib diikuti oleh seluruh FKDT Kecamatan untuk mengirimkan utusannya di masing-masing mata lomba.

DPAC FKDT Nagrak Gelar Porsadin ke-7, Ajang Ukur Bakat Santri MDTA ke Tingkat Nasional (foto: Aab)

“Karena ini bentuk amaliah yang positif, sudah seharusnya setiap MDTA yang ada di desanya masing-masing untuk mengirimkan utusannya sesuai mata lomba yang ada. Sehingga, potensi serta talenta yang dimiliki siswa dapat terukur,” sebutnya.

Sementara itu, ketua pelaksana Porsadin ke-7 tingkat Kecamatan Nagrak, Ustadzah Cucum Neti Sumiati, S.Pd mengungkapkan, ajang tersebut merupakan sebagai tolok ukur ketercapaian kegiatan pembelajaran baik dari sisi akademik maupun non akademik santri

“Porsadin ini merupakan ajang  ketercapaian kurikulum dalam kegiatan belajar mengajar yang dapat terlihat. Sehingga, pada akhirnya setiap madrasah bisa mengevaluasi dalam mengukur keberhasilan pembelajaran,” ungkapnya

Ditegaskan Ustadzah Cucum , dari 13 mata lomba yang dipertandingkan pada Porsadin kali ini, secara berturut-turut dan berjenjang akan dilanjutkan sampai ke tingkat nasional.

“Hasil lomba hari ini akan dilanjutkan kembali ke tingkat kabupaten,  provinsi dan nasional sesuai dengan cabor dan mata lomba yang dipertandingkan. Mereka yang berhasil menjadi yang terbaik di cabangnya, akan kami kirim ke tingkat kabupaten,” jelasnya.

Ustadzah Cucum  berharap, kedepan kekompakan, support serta dukungan dari berbagai pihak semakin bertambah. Sehingga gelaran Porsadin lebih meningkat dan hasilnya lebih berkualitas.

“Semoga kebaikan yang sudah terlaksana ini, tidak terputus. Khususnya kepada Kepala Desa Pawenang yang telah banyak memberikan fasilitas baik tempat maupun pendanaannya.  Semoga ke depannya pun, lebih baik lagi,” pungkas ustadzah Cucum.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Hardiknas 2026: Anggota DPRD Fraksi PPP Dorong Penguatan Karakter dan Pemerataan Akses Digital

0
Oplus_131072

Wartain.com || Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei 2026, Anggota DPRD Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Apep Saepul Mahdan, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk merefleksikan kembali esensi pendidikan sebagai instrumen kemajuan bangsa.

Apep menekankan bahwa momentum Hardiknas tahun ini harus menjadi titik balik menuju sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berbasis karakter. Menurutnya, kemajuan teknologi harus berjalan selaras dengan penguatan nilai moralitas.

“Pendidikan bukan sekadar mencetak generasi yang mahir secara kognitif atau fasih teknologi, tetapi bagaimana membentuk insan yang memiliki akhlakul karimah. Di tengah arus disrupsi global, nilai spiritual dan etika adalah jangkar utama bagi generasi muda,” ujar Apep dalam pernyataan resminya, Sabtu (2/5/2026).

Selain persoalan karakter, Apep menyoroti urgensi pemerataan infrastruktur pendidikan. Ia mendorong pemerintah daerah untuk memastikan transformasi pendidikan digital menjangkau wilayah pelosok agar tidak terjadi ketimpangan kualitas antara kota dan desa.

“Akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak adalah hak konstitusional. Kita tidak ingin ada jurang pemisah antara siswa di pusat kota dengan mereka yang di desa,” tegasnya.

Politisi PPP tersebut memberikan apresiasi tinggi bagi guru dan tenaga kependidikan yang menjadi garda terdepan pendidikan bangsa. Ia pun menegaskan pentingnya menempatkan kesejahteraan guru sebagai agenda utama pemerintah ke depan.

“Kunci lahirnya Generasi Emas Indonesia ada pada guru yang sejahtera dan kompeten. Maka dari itu, memperjuangkan kompetensi serta kesejahteraan mereka harus menjadi salah satu prioritas paling utama,” tutur Apep.

Menutup pernyataannya, ia mengajak masyarakat kembali menghayati filosofi Ki Hajar Dewantara: Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.

“Mari jadikan setiap rumah sebagai sekolah dan setiap orang sebagai guru. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari bergerak bersama mewujudkan pendidikan yang memanusiakan manusia,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(FM)

Penyaluran Infaq Shodaqoh Keluarga Besar H. Djasa Pinara Gusti Jangkau 350 Penerima di Dua Kecamatan 

0

Wartain.com — Keluarga besar H. Djasa Pinara Gusti kembali menyalurkan infaq dan shodaqoh kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan ini menyasar anak yatim piatu, dhuafa, dan jompo di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Pada penyaluran kali ini, sebanyak 350 paket sembako dibagikan kepada warga di dua kecamatan, yakni Kecamatan Jampang Tengah dan Kecamatan Lengkong.

Adapun desa yang menerima bantuan meliputi Desa Bantaragung, Bojong Jengkol, dan Bantarpanjang di Kecamatan Jampang Tengah, serta Desa Neglasari dan Tegalega di Kecamatan Lengkong. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Jami Al-Muhtadin, Kampung Cimapag, Desa Bantaragung, pada Sabtu (2/4/2026).

Panitia pelaksana, Evah Nursaidah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya menyalurkan rezeki titipan Allah kepada yang berhak menerimanya.

“Alhamdulillah, penyaluran ini merupakan ikhtiar beliau secara pribadi dalam mengembalikan rezeki titipan dari Allah kepada yang berhak. Semoga apa yang disalurkan dapat tepat sasaran dan menjadi amal kebaikan bagi semuanya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini murni bersifat pribadi dari H. Djasa Pinara Gusti dan keluarga, serta tidak berkaitan dengan partai politik, yayasan, maupun instansi pemerintahan.

Program penyaluran infaq dan shodaqoh ini telah menjangkau sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Purabaya, Cikembar, Jampang Tengah, dan Lengkong, dengan cakupan minimal lima desa di setiap kecamatan.

Untuk penyaluran berikutnya, direncanakan akan dilaksanakan di Kecamatan lain, meskipun lokasi pastinya masih menunggu informasi lebih lanjut.

Hal ini dikarenakan saat ini H. Djasa Pinara Gusti tengah mempersiapkan perjalanan ke Australia untuk keperluan pengobatan anaknya.

“Semoga segala urusan beliau dilancarkan, dan ke depan kegiatan ini bisa terus berjalan, semakin luas jangkauannya, serta semakin tepat sasaran,” tambah Evah.

Ia berharap kegiatan sosial ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk ibadah sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Perkuat Ukhuwah Alumni, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Masthuriyah Lantik Komisariat KALAM Sukabumi

0

Wartain.com – Pengurus Daerah Keluarga Alumni Al-Masthuriyah (KALAM) Sukabumi menggelar Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pelantikan pimpinan komisariat se-Kabupaten Sukabumi di Aula Yayasan Al-Masthuriyah, Tipar, Cisaat, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung lancar dan dihadiri ratusan alumni lintas generasi.

Pelantikan pimpinan komisariat dipimpin langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Al-Masthuriyah, Abdul Azis Masthuro, serta dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat KALAM, Ismail, bersama jajaran pengurus daerah.

Mengusung tema “Menggali Potensi Alumni untuk Menguatkan Ukhuwah dan Khidmah”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran alumni dalam berbagai sektor.

Ketua Pengurus Daerah KALAM Sukabumi, Muhamad Jihad, menyampaikan apresiasi kepada para pendiri, guru, dan seluruh alumni yang hadir. Ia menuturkan bahwa alumni Al-Masthuriyah telah tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

“Dari 47 kecamatan, seluruhnya terdapat alumni Al-Masthuriyah. Namun pada kesempatan ini, terdapat 19 pimpinan komisariat yang mengajukan untuk dilantik,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh alumni untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap almamater serta memperkuat kolaborasi lintas profesi. Menurutnya, sinergi antaralumni menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk kemaslahatan bersama.

Sementara itu, Abdul Azis Masthuro menekankan pentingnya kesiapan para pengurus dalam menjalankan amanah organisasi. Ia mengingatkan agar kepemimpinan dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.

“Pengurus harus amanah serta merujuk pada Al-Qur’an dan Hadis dalam menjalankan organisasi,” katanya.

Ia juga mengimbau para alumni untuk terus menjaga kecintaan terhadap almamater dan para pendiri, sebagai bagian dari upaya merawat nilai-nilai tradisi serta keberkahan yang telah diwariskan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan peran Keluarga Alumni Al-Masturiyah Sukabumi sebagai wadah silaturahmi dan kolaborasi, sekaligus mendorong kontribusi nyata alumni bagi masyarakat di berbagai bidang.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

Siti Ratna Maymunah Resmi Pimpin KALAM Cikembar, Penguatan Ukhuwah Jadi Fokus

0

Wartain.com – Momentum Halal Bihalal alumni Keluarga Alumni Al-Masthuriyah (KALAM) diwarnai dengan pelantikan pengurus komisariat se-Kabupaten Sukabumi yang berlangsung di Aula Yayasan Al-Masthuriyah, Tipar, Cisaat, Sabtu (2/5/2026). Dalam agenda tersebut, Siti Ratna Maymunah resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komisariat KALAM Kecamatan Cikembar.

Pelantikan ini merupakan bagian dari pengukuhan 19 pimpinan komisariat dari total 47 komisariat KALAM yang tersebar di Kabupaten Sukabumi. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Al-Masthuriyah, Abdul Azis Almasthuro, serta didampingi jajaran pengurus pusat dan daerah KALAM Sukabumi. Kegiatan tersebut juga disaksikan ratusan alumni lintas generasi yang turut memadati lokasi acara.

Sebelum membacakan naskah pengukuhan Abdul Azis Almasthuro menegaskan pentingnya kesiapan para pengurus yang baru dilantik dalam menjalankan amanah organisasi. Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan dalam organisasi alumni tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga moral dan spiritual.

“Setiap pengurus harus siap memimpin dengan penuh tanggung jawab, berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis sebagai landasan dalam menjalankan amanah,” ujarnya.

Siti Ratna Maymunah Resmi Pimpin KALAM Cikembar, Penguatan Ukhuwah Jadi Fokus (foto:DH)

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal ini mengusung tema “Menggali Potensi Alumni untuk Menguatkan Ukhuwah dan Khidmah”. Tema tersebut menjadi penegasan arah gerak organisasi dalam memperkuat solidaritas sekaligus mendorong kontribusi nyata alumni di tengah masyarakat.

Sementara itu, Siti Ratna Maymunah, S.Pd dalam pernyataannya menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk mengemban kepercayaan yang diberikan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antaralumni, khususnya di wilayah Cikembar.

“Terima kasih atas kepercayaan ini. Semoga saya dapat berkontribusi bagi KALAM, khususnya di Kecamatan Cikembar. Mari kita bersama-sama menjaga silaturahmi dan menggali potensi alumni agar dapat dimaksimalkan untuk kemaslahatan bersama,” tuturnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran KALAM sebagai wadah konsolidasi alumni, sekaligus motor penggerak kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan di Kabupaten Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

Desa Pawenang Didaulat Jadi Tuan Rumah Porsadin ke-7 Tingkat Kecamatan, Camat Nagrak Buka Secara Resmi

0
Oplus_131072

Wartain.com – Desa Pawenang resmi didaulat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Antar Santri Madrasah Diniyah (Porsadin) ke-7 tingkat Kecamatan Nagrak. Pembukaan digelar meriah di aula Balai Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (2/5/2026).

Penunjukan Pawenang sebagai tuan rumah dinilai bersejarah. Pasalnya, dari tujuh kali gelaran Porsadin tingkat Kecamatan Nagrak, ini kali pertama Desa Pawenang dipercaya menyelenggarakan hajatan besar santri Madrasah Diniyyah tersebut.

Camat Nagrak Adang Sutianda, S.IP, hadir langsung membuka kegiatan. Turut hadir Forkopimcam Nagrak, para kepala desa se-Kecamatan Nagrak, tokoh agama, pengasuh madrasah, dan ratusan santri peserta lomba.

Sebanyak 315 santri dari 10 desa se-Kecamatan Nagrak ambil bagian. Mereka akan bertarung di 13 jenis perlombaan yang terdiri dari 10 cabang seni dan keagamaan serta 3 cabang olahraga memperebutkan piala bergilir.

Dalam sambutannya, Camat Adang mengapresiasi kesiapan Desa Pawenang sebagai tuan rumah. Menurutnya, Porsadin kali ini luar biasa karena mampu menghimpun potensi santri Madrasah Diniyyah dari seluruh penjuru Nagrak.

“Porsadin yang diisi 13 kegiatan ini luar biasa. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” ujar Adang. Ia menyebut Porsadin jadi cara efektif mendidik anak sekaligus membentuk karakter santri yang berkualitas dan berakhlak mulia.

“Target akhirnya adalah terwujudnya masyarakat Kecamatan Nagrak yang religius dan berakhlak mulia,” ucap Camat. Ia menegaskan kegiatan seperti ini harus terus digalakkan demi menyongsong Indonesia Emas 2045 yang menempatkan SDM sebagai kunci utama.

Desa Pawenang Didaulat Jadi Tuan Rumah Porsadin ke-7 Tingkat Kecamatan, Camat Nagrak Buka Secara Resmi (foto: Aab)

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena dengan adanya perlombaan, akan mengasah kemampuan anak-anak sesuai dengan bidangnya,” tegas Adang.

Sementara itu, Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim atau yang akrab disapa  Aa Iing, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Sebagai tuan rumah perdana, ia menyebut hari ini sebagai hari bersejarah bagi seluruh warga Desa Pawenang.

“Ini hari yang sangat membahagiakan dan bersejarah. Karena dari beberapa kali event Porsadin, Desa Pawenang baru pertama kali didaulat menjadi tuan rumah. Semoga kebaikan yang sudah terlaksana ini, tidak terputus. Semoga ke depannya pun, lebih baik lagi,” kata Aa Iing.

Aa Iing menegaskan, kepercayaan menjadi tuan rumah adalah kehormatan luar biasa. Momentum ini diyakini akan memberikan motivasi tersendiri untuk kemajuan Desa Pawenang, selaras dengan tagline “Desa Pawenang Mencrang”.

“Kami ditunjuk menjadi tuan rumah Porsadin merupakan sebuah kehormatan yang luar biasa. Hal ini sangat selaras dengan tagline Desa Pawenang Mencrang,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemdes Pawenang menyiapkan uang pembinaan dengan total Rp5 juta bagi juara umum 1, 2, dan 3. Aa Iing berharap bonus ini memacu semangat santri untuk berprestasi hingga tingkat yang lebih tinggi.

“Semoga ini menjadi motivasi bagi peningkatan prestasi anak-anak di tingkat yang lebih tinggi lagi,” pungkas Aa Iing.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Prabowo Subianto Sang Fajar Shiddiq Indonesia Emas: Laksanakan Mandat Langit Wujudkan Pendidikan Berkualitas

0
Oplus_131072

Oleh : Anto Kusumayuda (Ketum PPJNA 98) dan Aam Abdul Salam (Sekjen PPJNA 98, Pembina Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih/Rumah Literasi Merah Putih, Presidium MD KAHMI Sukabumi dan Sekjen Komite Nasional Kedaulatan Energi)

Wartain.com – Di tengah kemelut geopolitik global yang kian tak menentu, Indonesia berdiri di bawah naungan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang didampingi oleh tangan dingin Sufmi Dasco Ahmad. Kepemimpinan ini bukan sekadar tentang kekuasaan administratif, melainkan sebuah perjalanan spiritual dan kultural yang mendalam.

Keduanya hadir sebagai jawaban atas kerinduan bangsa akan stabilitas dan kemajuan, khususnya dalam misi krusial menyelamatkan masa depan pendidikan demi menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Secara filosofis, pendidikan di era Prabowo dipandang sebagai “Cakra Manggilingan”—sebuah perputaran energi untuk membangkitkan kesadaran bangsa. Prabowo memahami bahwa tanpa pendidikan yang kuat, nasionalisme hanyalah jargon.

Oleh karena itu, fokus pada peningkatan gizi melalui program MBG dan kualitas belajar anak bangsa adalah bentuk nyata dari bela negara. Ini adalah upaya memanusiakan manusia Indonesia agar mampu tegak berdiri di kancah dunia, searah dengan cita-cita luhur para pendiri bangsa.

Namun, jalan menuju kemuliaan ini tak pernah sunyi dari ujian. Prabowo Subianto terus dihantam badai fitnah, serta serangan fisik maupun batin yang berupaya menjatuhkannya.

Dalam konteks budaya Nusantara, fenomena ini memperkuat narasi beliau sebagai sosok “Satria Piningit”. Ia adalah pemimpin yang telah selesai dengan dirinya sendiri, yang muncul dari kawah candradimuka ujian hidup yang maha dahsyat.

Serangan-serangan tersebut justru menjadi api yang memurnikan emas di dalam jiwanya, membuktikan bahwa beliau adalah pemimpin sejati yang tahan uji.

Secara spiritual, banyak yang meyakini bahwa kepemimpinan ini telah mengantongi “Mandat Langit”. Restu ini bukan datang dari ruang hampa, melainkan dari tawasul doa para aulia, para wali nusantara, dan getaran spirit para leluhur bangsa.

Membawa semangat “Nur Muhammad”—cahaya kebenaran dan keadilan—Prabowo hadir untuk menerangi kegelapan yang menyelimuti persoalan kebangsaan. Pendidikan yang diperjuangkan adalah cahaya (nur) yang akan memerdekakan rakyat dari kebodohan dan kemiskinan.

Kini, Prabowo Subianto dan Sufmi Dasco terus melangkah meski badai menerjang. Kekuatan mereka terletak pada sinergi antara ketegasan militer dan kecerdasan diplomasi politik.

Dengan doa tulus dari jutaan rakyat Indonesia yang menyertai setiap langkahnya, cahaya kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa Indonesia keluar dari jebakan global dan mengantarkan bangsa ini menjadi mercusuar peradaban dunia.

Selamat Hari Pendidikan Nasional “2 Mei 2026”. Bersama Presiden Prabowo kita wujudkan generasi muda berkualitas menuju Indonesia Emas !. ***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)