26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 11

DBA Gulirkan Sergap dan Kemitraan Benih di Purwasedar, Jamin Harga Gabah Petani Sukabumi

0
Oplus_131072

Wartain.com – Doa Bangsa Agribisnis (DBA) turun ke Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kamis (30/4/2026). Agendanya sosialisasi program Serap Gabah (Sergap) dan kemitraan padi konsumsi untuk jaga harga di tingkat petani sekaligus perkuat rantai pasok pangan.

Hadir langsung Dirut DBA yang juga Ketua DPC HKTI Kabupaten Sukabumi, Hikmat Taufik. Turut mendampingi Kades Purwasedar, BPP Ciracap, Gapoktan, dan pengusaha pertanian. Ini langkah DBA membangun ekosistem pertanian terintegrasi dari hulu ke hilir.

Hikmat menjelaskan, DBA terus mengembangkan hilirisasi lewat Rice Milling Unit (RMU). Agar operasional RMU stabil, serapan gabah dari petani harus optimal. Karena itu program Sergap dan kemitraan diperkuat secara terstruktur di lapangan.

Lewat Sergap, DBA hadir beri kepastian pasar dan stabilitas harga. Skema ini memastikan panen petani terserap berkelanjutan dengan harga terjaga. Petani tak lagi jadi korban fluktuasi harga yang kerap anjlok saat panen raya.

“DBA tidak hanya jadi offtaker. Kami ingin gerakkan sistem tata niaga yang lebih adil dan berpihak pada petani,” tegas Hikmat. Sergap dirancang memotong rantai tengkulak panjang yang selama ini menekan harga di petani.

Bersamaan Sergap, DBA kembangkan kemitraan penangkaran benih padi untuk program bantuan benih. Dari produksi benih, tanam, hingga serapan gabah, semua dalam satu sistem terhubung. Pola ini beri manfaat seimbang bagi petani dan perusahaan.

Di lapangan, DBA beri pendampingan teknis penuh. Mulai pola tanam tepat, penggunaan input efisien, sampai pengendalian hama penyakit. Tujuannya dongkrak produktivitas dan jaga kualitas gabah agar penuhi standar beras konsumsi pasar.

DBA juga buka akses benih unggul dan sarana produksi bagi petani mitra. Dukungan ini bentuk nyata peningkatan kapasitas petani. Tak sekadar beli gabah, tapi ikut naikkan kelas petani dari segi teknis dan manajemen usaha tani.

Komitmen jangka panjang dikunci lewat MoU. DBA sebagai offtaker jamin serap hasil panen petani mitra. Skema ini kasih kepastian usaha, perkuat kepercayaan, dan cegah petani jual ke tengkulak karena butuh uang cepat.

“Melalui kemitraan ini, petani dapat kepastian pasar, produktivitas naik, kualitas bagus, nilai jual meningkat. Sukabumi jadi target utama kemitraan kami,” ujar Hikmat.

DBA berharap sinergi Sergap dan kemitraan benih di Purwasedar jadi model pengembangan pertanian sehat, efisien, dan berkelanjutan. Jika berhasil, pola ini akan direplikasi ke desa lain agar petani Sukabumi naik kelas dan berdaya saing.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Pemerintah Kecamatan Margahayu Serukan Kolaborasi dan Kepedulian Lingkungan pada May Day 2026

0
Oplus_131072

Wartain.com – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional, Pemerintah Kecamatan Margahayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja yang telah menjadi penggerak utama pembangunan dan kemajuan daerah.

Camat Margahayu, Dr. Nur Hazanah, S.STP., M.Tr.I.P., M.A.B., menyampaikan bahwa momentum May Day tahun ini harus dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus membangun hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkeadilan demi terciptanya kesejahteraan bersama.

“Pekerja adalah pilar utama pembangunan. Karena itu, kolaborasi yang kuat antar semua elemen menjadi kunci untuk menciptakan kemajuan yang berkelanjutan,” ujar Dr. Nur Hazanah.

Selain itu, semangat peringatan Hari Buruh juga diwarnai dengan gerakan peduli lingkungan melalui kegiatan “Eco Walker May Day 2026 Bandung Bedas”. Dalam kegiatan ini, masyarakat diajak untuk berpartisipasi aktif dalam aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan melalui kampanye “Bersih Sampah untuk Menuju Indonesia Asri”.

Pemerintah menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan industri sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja. Dengan mengusung semangat “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, diharapkan seluruh elemen dapat terus bersatu dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Peringatan Hari Buruh tahun ini tidak hanya menjadi refleksi atas peran penting pekerja, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M. Nabil/Biro Bandung)

DPRD Jabar: Berkas Pemekaran Sukabumi Utara Tuntas, Tinggal Tunggu Pencabutan Moratorium Pusat

0

Wartain.com – Komisi I DPRD Jawa Barat memastikan seluruh persyaratan administratif pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Sukabumi Utara telah diselesaikan. Saat ini, prosesnya tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat, khususnya terkait pencabutan moratorium pemekaran daerah.

Anggota Komisi I DPRD Jabar, Yusuf Ridwan, menyebut dokumen pengajuan sudah lengkap dan telah diajukan ke pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti.

“Secara administrasi, Kabupaten Sukabumi sudah sangat siap sejak lama. Sekarang tinggal dorongan ke pusat, terutama soal moratorium,” ujarny, Jumat (1/5/2026).

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang dinilai telah melakukan persiapan matang, termasuk menyiapkan skema dana cadangan sebagai penopang awal operasional daerah baru apabila pemekaran disetujui.

Menurutnya, DPRD Jawa Barat akan melanjutkan upaya dengan menjalin komunikasi bersama Komisi II DPR RI untuk memastikan kejelasan status moratorium yang hingga kini masih menjadi kendala utama.

“Semua aturan sudah terpenuhi. Tinggal menunggu apakah moratorium masih berlaku atau sudah dibuka kembali,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yusuf mengajak masyarakat untuk turut mengawal proses tersebut hingga ke tingkat pusat. Ia menilai dukungan publik memiliki peran penting dalam memperkuat dorongan politik agar pemekaran dapat segera terealisasi.

Ia menegaskan, pembentukan Kabupaten Sukabumi Utara menjadi kebutuhan mendesak, terutama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran sekalipun, pemekaran ini tetap menjadi langkah strategis demi efektivitas birokrasi dan pemerataan pembangunan,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Harga Emas Antam Melonjak di Hari Buruh, Nyaris Tembus Tembus Rp2,8 Juta per Gram

0

Wartain.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Jumat (1/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).

Berdasarkan data dari situs Logam Mulia, harga emas Antam hari ini mencapai Rp2.799.000 per gram, naik Rp30.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya.

Kenaikan juga terjadi pada harga buyback atau pembelian kembali, yang kini berada di level Rp2.589.000 per gram, meningkat Rp40.000. Dengan demikian, selisih antara harga jual dan buyback tercatat sebesar Rp210.000 per gram.

Adapun rincian harga emas batangan Antam berdasarkan pecahan adalah sebagai berikut:
0,5 gram: Rp1.449.500
1 gram: Rp2.799.000
2 gram: Rp5.538.000
3 gram: Rp8.282.000
5 gram: Rp13.770.000
10 gram: Rp27.485.000
25 gram: Rp68.587.000
50 gram: Rp137.095.000
100 gram: Rp274.112.000
250 gram: Rp685.015.000
500 gram: Rp1.369.820.000
1.000 gram: Rp2.739.600.000

Kenaikan harga ini mencerminkan tren penguatan emas di pasar, yang kerap menjadi instrumen investasi pilihan di tengah ketidakpastian ekonomi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Dugaan Penipuan Umrah Murah di Sukabumi, Soroti Peran Rekan Bisnis

0

Wartain.com – Kasus dugaan penipuan paket umrah murah yang terjadi di wilayah Baros, Kota Sukabumi, terus berlanjut dan kini telah memasuki tahap dua di kejaksaan. Kuasa hukum tersangka AM, Mochammad Ae Dunuraeni alias Daniel, memaparkan awal mula perkara yang menjerat kliennya.

Menurut Daniel, kasus ini berawal saat AM bekerja sebagai muthowif atau pembimbing ibadah umrah di Madinah dan Mekkah. Dalam pekerjaannya, AM berkenalan dengan seorang perempuan berinisial A yang mengaku memiliki usaha travel umrah.

“Klien kami saat itu menjadi muthowif dan bertemu dengan Ibu A. Setelah kembali ke Indonesia, komunikasi berlanjut hingga yang bersangkutan menawarkan program umrah bersubsidi,” ujar Daniel, Jumat (1/5/2026).

Program tersebut menawarkan biaya umrah yang relatif murah, sekitar Rp7,5 juta per orang. Penawaran itu kemudian menarik minat masyarakat hingga terkumpul 27 calon jemaah.

Namun, realisasinya tidak berjalan sesuai rencana. Hanya sebagian kecil jemaah yang berhasil diberangkatkan, sementara lainnya gagal berangkat. Akibatnya, sekitar 10 orang melapor ke pihak kepolisian dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp135 juta.

Daniel menyebut, dari jumlah tersebut, sekitar enam jemaah telah diberangkatkan. Selain itu, terdapat pengembalian dana kepada tiga orang dengan total sekitar Rp40 juta, yang disebut sebagai bentuk itikad baik dari pihak terkait.

“Pengembalian sudah dilakukan kepada beberapa peserta dan ada bukti kwitansi. Ini menunjukkan adanya upaya tanggung jawab,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa dana yang dihimpun dari para jemaah sepenuhnya diserahkan kepada A sesuai kesepakatan awal. Bahkan, kata dia, perempuan tersebut telah dua kali menjalani pemeriksaan di Polsek Baros dan sempat melakukan pengembalian sebagian dana.

“Dana itu diserahkan kepada Ibu A, dan yang bersangkutan juga sudah diperiksa serta melakukan penyetoran, meski belum seluruhnya,” ungkap Daniel.

Lebih lanjut, ia menyebut pada awalnya para korban masih mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan, dengan harapan dana mereka dapat dikembalikan tanpa melalui proses hukum panjang.

Kini, seiring berjalannya proses hukum di kejaksaan, pihak kuasa hukum berharap penyelesaian melalui mekanisme restorative justice dapat menjadi jalan keluar, dengan fokus utama pada pengembalian kerugian korban.

“Sejak awal korban menginginkan uangnya kembali. Kami berharap ada ruang untuk penyelesaian secara restorative justice selama itu bisa mengembalikan kerugian mereka,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Ratusan Buruh dan Ojol Sukabumi Dikawal Polisi Menuju Aksi May Day di Monas

0

Wartain.com – Ratusan buruh dari wilayah Sukabumi mendapat pengawalan kepolisian saat bertolak menuju Jakarta untuk memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monas, Jumat (1/5/2026).

Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, yang turut melepas keberangkatan massa dari salah satu perusahaan di Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Para peserta diberangkatkan menggunakan dua bus, dengan pengawalan kendaraan patroli dari Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi Kota.

Tak hanya buruh, pengawalan juga diberikan kepada ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang menuju lokasi aksi. Mereka dikawal menggunakan dua unit kendaraan patroli motor (BM) Sat Lantas guna memastikan perjalanan berjalan aman dan tertib.

Sementara itu, di lokasi berbeda, jajaran Polsek Sukaraja turut melakukan pengamanan terhadap puluhan massa yang tergabung dalam Persaudaraan Petani Suryakencana Sukabumi (PPSS). Kelompok tersebut juga berangkat ke Jakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan May Day.

AKBP Sentot Kunto Wibowo menegaskan, pengawalan ini merupakan bagian dari pelayanan Polri dalam menjamin keamanan masyarakat, khususnya bagi mereka yang hendak menyampaikan aspirasi.

“Kami berkomitmen memastikan proses keberangkatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Seluruh peserta kami kawal agar dapat tiba di tujuan dengan selamat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengawalan ini bertujuan menjaga kondisi keamanan dan kelancaran lalu lintas tetap kondusif, baik di wilayah Sukabumi maupun sepanjang jalur menuju ibu kota.

Kapolres pun mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban selama perjalanan serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Secara keseluruhan, proses pengawalan berlangsung lancar dan kondusif hingga rombongan diberangkatkan menuju Jakarta.*** (RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Rapat Bamus DPRD Sukabumi: Susun Jadwal Kerja Mei-Juni 2026, Libatkan Pemda Lintas Sektor

0
Oplus_131072

Wartain.com – DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Kerja Badan Musyawarah untuk menyusun jadwal kegiatan dewan periode Mei hingga Juni 2026. Rapat digelar Kamis, 30 April 2026, di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali. Seluruh anggota Bamus hadir membahas kalender kerja dua bulan ke depan agar lebih terarah dan selaras dengan program Pemkab Sukabumi.

Budi Azhar menegaskan, Bamus punya peran strategis menentukan ritme kerja DPRD. “Jadwal yang rapi membuat fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan berjalan optimal. Tidak tumpang tindih, tidak dadakan,” ujarnya.

Rapat Bamus kali ini terbilang lengkap. DPRD mengundang mitra kerja dari eksekutif, mulai dari Asda III, Bapperida, BPKAD, Bagian Tapem Setda, Bagian Hukum Setda, Bagian Prokompim Setda, hingga Sespri Bupati.

Kehadiran lintas perangkat daerah itu bukan tanpa alasan. DPRD ingin menyinergikan agenda dewan dengan program prioritas Pemkab. Mulai dari pembahasan raperda, rapat banggar, hearing komisi, hingga kunjungan kerja dan reses.

Sinergi penting agar pembahasan APBD Perubahan 2026 nanti tak molor. Begitu juga dengan raperda inisiatif dan raperda usulan bupati yang sudah masuk Program Pembentukan Perda. Semua butuh slot waktu yang jelas.

Budi Azhar menyebut, Mei-Juni jadi bulan krusial. Selain agenda rutin, ada persiapan pembahasan LKPj Bupati 2025, evaluasi triwulan II, dan penyerapan aspirasi reses II tahun 2026. Tanpa jadwal matang, kinerja dewan bisa tersendat.

Hasil rapat Bamus akan ditetapkan jadi keputusan pimpinan DPRD. Jadwal itu mengikat alat kelengkapan dewan: komisi, banggar, banmus, banperda, dan BK. Tujuannya satu, kerja dewan lebih terukur dan akuntabel.

Melalui penyusunan jadwal yang partisipatif ini, DPRD berharap fungsi checks and balances berjalan efektif. Eksekutif dan legislatif satu frekuensi mengawal target pembangunan Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.

Rapat Bamus ditutup dengan catatan: semua jadwal bersifat dinamis. Jika ada agenda mendesak dari pusat atau kondisi darurat daerah, Bamus siap merevisi lewat rapat lanjutan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Pantai Al-Istiqomah Palabuhanratu Jadi Primadona Liburan di Hari Buruh

0

Wartain.com || Momen libur Hari Buruh Internasional atau May Day yang dimanfaatkan ribuan wisatawan untuk memadati objek wisata Pantai Al-Istiqomah, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Jum’at 1 Mei 2026.

Pantai yang dikenal karena keberadaan Masjid Besar Al-Istiqomah di areanya ini menjadi salah satu titik primadona bagi pengunjung lokal maupun luar daerah. Kondisi pantai yang bersih serta karakteristik ombak yang relatif tenang menjadi daya tarik utama bagi keluarga yang ingin berenang dan bersantai.

“Pantainya sangat terawat dan pemandangannya menarik. Yang paling penting, fasilitasnya lengkap. Ada masjid besar untuk salat, toiletnya bersih, dan banyak bale-bale untuk istirahat,” ujar Virda, salah seorang wisatawan asal Cianjur saat ditemui di lokasi.

Virda menambahkan bahwa akses kuliner di area ini sangat terjangkau bagi kantong wisatawan. Di sepanjang bibir pantai, berjejer warung yang menjajakan mulai dari bakso, aneka minuman es, hingga jajanan ringan yang memanjakan lidah.

Selain fasilitas penunjang yang lengkap, letak Pantai Al-Istiqomah juga dinilai sangat strategis. Bagi wisatawan luar daerah yang ingin menghabiskan waktu lebih lama, pantai ini berada tepat berseberangan dengan Hotel Augusta Citepus, memberikan kemudahan akses penginapan tanpa perlu menempuh jarak jauh.

Hingga Jumat sore, arus kunjungan terpantau masih stabil. Para petugas di lapangan juga terus mengimbau wisatawan agar tetap menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan demi kenyamanan bersama.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Momentum Hari Buruh, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Semua Pihak Wujudkan Pengupahan Berkeadilan

0
Oplus_131072

Wartain.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan pesan khusus dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada hari ini, Jumat (01/05/2026). Di lansir dari akun Instagram pribadinya, Dedi menekankan pentingnya sinergi antara iklim investasi dan kesejahteraan pekerja melalui sistem pengupahan yang adil.

Dedi mengajak seluruh elemen, baik buruh maupun pengusaha, untuk mengedepankan dialog dan musyawarah guna mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi di Jawa Barat.

“Selamat Hari Buruh bagi kawan-kawan yang hari ini bergembira ria melaksanakan peringatan Hari Buruh. Semoga kita bisa bergandengan tangan, terus mewujudkan iklim investasi yang semakin baik, berdiskusi, bermusyawarah mewujudkan sistem pengupahan yang makin berkeadilan,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya.

Selain menyoroti masalah pengupahan, Gubernur juga menekankan bahwa kesejahteraan buruh tidak hanya berkaitan dengan gaji, tetapi juga akses terhadap kebutuhan hidup dasar yang terjangkau. Ia menyoroti pentingnya akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak para pekerja hingga ke jenjang tertinggi.

Ia berharap pertumbuhan ekonomi saat ini harus mampu menekan harga kebutuhan pokok dan meningkatkan standar layanan publik, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan.

“Dan semoga ekonomi semakin tumbuh, harga barang semakin terjangkau, pendidikan semakin meningkat kualitasnya, dan seluruh keluarga besar kita bisa bersekolah dengan baik di semua tingkatan, baik di tingkat TK, SD, sampai Perguruan Tinggi. Semoga layanan kesehatan semakin prima dan kehidupan masyarakat kita semakin baik,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Dedi memberikan apresiasi serta semangat kepada para pekerja di seluruh Jawa Barat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.

“Salam untuk kawan-kawan, terus bekerja, berkarya demi kebaikan,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Disnakertrans Sukabumi di May Day 2026: Dorong Investasi, Waspada Calo dan Pungli

0
Oplus_131072

Wartain.com – Di tengah beragam cara buruh memperingati May Day 2026, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, hadir langsung menyapa pekerja. Ia menegaskan komitmen pemerintah membuka lapangan kerja sekaligus melindungi buruh dari praktik curang.

Sigit hadir di family gathering _”May Day Is Holiday”_ yang digelar K-SARBUMUSI di Santa Sea, Kota Sukabumi, Jumat (1/5/2026). Di hadapan ratusan buruh, ia menyampaikan pesan tegas: pemerintah tak anti kritik, tapi butuh kolaborasi.

“Kami berharap investasi di Kabupaten Sukabumi terus meningkat. Dengan investasi masuk, lapangan kerja terbuka, pengangguran turun, daya beli naik,” kata Sigit di sela acara.

Menurutnya, kawasan industri Cicurug, Cikembar, Parungkuda, dan Sukalarang jadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja. Namun tantangannya berat: ancaman relokasi, otomasi, dan persaingan upah dengan daerah lain. Karena itu iklim yang kondusif wajib dijaga.

Sigit tak menutup mata soal keluhan buruh. Dari upah yang belum layak, status kontrak berkepanjangan, hingga maraknya rentenir dan pungutan liar di lingkungan pabrik. “Itu jadi PR kami di Disnakertrans. Pengawasan akan diperkuat,” tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat aktif memantau informasi lowongan kerja hanya melalui kanal resmi. “Cek medsos Disnakertrans Sukabumi. Jangan mudah percaya calo yang minta uang. Semua proses rekrutmen resmi itu gratis,” ujar Sigit.

Peringatan itu penting. Kasus penipuan berkedok loker masih marak di Sukabumi. Korbannya mayoritas pencari kerja muda dan buruh korban PHK. Modusnya: diminta bayar uang administrasi, seragam, atau jaminan diterima kerja. Ujungnya, pelaku hilang.

Selain soal calo, Sigit menyoroti pungli di dalam perusahaan. Ada oknum yang minta “uang pelicin” agar kontrak diperpanjang atau dipindah ke bagian enak. “Laporkan ke kami. Identitas pelapor dijamin aman. Kami akan tindak tegas bersama pengawas ketenagakerjaan,” katanya.

Disnakertrans, kata Sigit, tak hanya urus investasi dan loker. Tugas utama lainnya adalah mediasi perselisihan, pengawasan norma kerja, K3, hingga memastikan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan buruh aktif dibayar perusahaan.

Ia mengajak buruh konsisten meningkatkan skill. “Dunia kerja berubah cepat. Jangan puas di satu posisi. Ikut pelatihan BLK, ambil sertifikasi. Kalau skill naik, posisi tawar ke perusahaan juga naik,” pesan Sigit ke peserta family gathering.

Soal May Day, Sigit mengapresiasi cara K-SARBUMUSI merayakannya. Dialog santai, diskusi interaktif, lomba karya ilmiah. “Ini bukti buruh Sukabumi dewasa. Kritik boleh, tapi tetap jaga kondusifitas. Investor lihat itu,” ujarnya.

Ke depan, Disnakertrans akan perkuat tiga hal: 1. Jemput bola investasi padat karya, 2. Digitalisasi layanan loker dan pengaduan, 3. Intensifkan pengawasan ke perusahaan. Targetnya, angka pengangguran turun dan kasus pelanggaran hak buruh berkurang.

“Negara hadir lewat Disnakertrans. Pintu kami terbuka 24 jam untuk buruh. Kalau ada masalah upah, PHK sepihak, atau pelecehan di tempat kerja, lapor. Jangan takut,” pungkas Sigit.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)