26.7 C
Jakarta
Jumat, Juli 3, 2026
Beranda blog Halaman 98

Dadan Ramdani Terpilih Menjadi Ketua RT 03 RW 09 Desa Sayati

0

Wartain.com, Bandung || Pemilihan Ketua RT.03 RW.09 Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung,  berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme masyarakat pada Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang digelar di Masjid Al Ihsaniyah V tersebut dihadiri oleh warga RT.03 RW.09 Desa Sayati.

Sebelum pelaksanaan pemilihan, terlebih dahulu dilaksanakan pembentukan panitia pemilihan Ketua RT.03 bersama Sekretaris Desa Sayati, Bapak Yana, dan masyarakat setempat. Pembentukan panitia dilakukan sebagai bentuk persiapan agar proses pemilihan dapat berjalan tertib, transparan, dan demokratis.
Setelah panitia terbentuk, masyarakat kemudian melaksanakan musyawarah untuk menentukan bakal calon dan calon Ketua RT.03. Dari hasil musyawarah tersebut, ditetapkan dua calon Ketua RT, yaitu Bapak Dadan Ramdani dan Bapak Dudu.

Proses pemilihan dilakukan secara langsung oleh masyarakat sebagai bentuk demokrasi dan partisipasi warga dalam menentukan pemimpin lingkungan yang baru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Sayati, Bapak Yana, Ketua RW.09 Bapak Eko, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang ikut menyaksikan jalannya proses pemilihan hingga selesai.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Bapak Dadan Ramdani berhasil memperoleh kepercayaan masyarakat dan resmi terpilih sebagai Ketua RT.03 RW.09 Desa Sayati untuk periode selanjutnya.

Ketua panitia pemilihan, Erick Kosmawar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam menjaga kelancaran serta ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Semoga Ketua RT terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik serta membawa kemajuan bagi lingkungan RT.03 RW.09,” ujarnya.

Pemilihan Ketua RT ini diharapkan dapat semakin mempererat kebersamaan serta meningkatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat Desa Sayati.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M. Nabil)

Satu Gol Pemutus Asa Lawan: Persis Solo Jaga Peluang Selamat dari Jurang Degradasi

0

Wartain.com – Persis Solo sukses mengamankan tiga poin krusial demi menjaga asa bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air, BRI Super League. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut berhasil menumbangkan perlawanan sengit Dewa United dengan skor tipis 1-0. Kemenangan bernilai emas ini menjadi bukti nyata bahwa harapan dan motivasi Persis Solo untuk lolos dari jerat degradasi masih menyala sangat kuat. Sabtu, 16 Mei 2026.

Gol tunggal penentu kemenangan Persis Solo dicetak oleh bek tangguh mereka, Luka Dumancic, pada menit ke-75 babak kedua. Memanfaatkan momentum skema serangan yang matang, Dumancic berhasil menyarangkan bola ke gawang Tangsel Warriors julukan Dewa United yang langsung disambut gemuruh riuh seisi stadion. Gol di fase krusial ini tidak hanya mengubah papan skor, tetapi juga menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi seluruh skuad dalam sisa waktu pertandingan.

Secara statistik, jalannya pertandingan menunjukkan kontras strategi yang sangat menarik antara kedua tim. Dewa United sebenarnya tampil sangat dominan menguasai jalannya laga dengan mencatatkan 66 persen ball possession serta mengalirkan 534 umpan sukses dari total 612 percobaan (akurasi mencapai 88 persen). Skuad Dewa United juga tercatat melakukan hingga 51 kali sentuhan di dalam kotak penalti Persis Solo dan melepaskan 55 umpan ke sepertiga akhir lapangan guna menggempur pertahanan tuan rumah.

Kendati terus ditekan, Persis Solo yang hanya memegang 34 persen penguasaan bola justru tampil jauh lebih efektif, klinis, dan berbahaya. Anak-anak asuh Laskar Sambernyawa mampu menciptakan 13 peluang berbahaya (chances created) dan melepaskan total 16 tembakan, di mana 8 di antaranya mengarah tepat ke gawang (shots on target). Sebaliknya, dominasi penguasaan bola Dewa United terasa hambar karena mereka hanya mampu menghasilkan 8 peluang dan cuma melepaskan 3 tembakan tepat saran sepanjang 90 menit.

Kunci keberhasilan Persis Solo mengunci kemenangan ini terletak pada kedisiplinan dan solidnya lini pertahanan mereka saat meredam gelombang serangan lawan. Laskar Sambernyawa tampil spartan dengan mencatatkan 32 kali intersep (intercepts) dan 21 kali sapuan bersih (clearances) untuk memotong setiap aliran bola matang Dewa United. Penampilan disiplin ini membuat frustrasi lini depan lawan sekaligus memastikan gawang tuan rumah tetap aman dari kebobolan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Dengan hasil akhir 1-0 ini, Persis Solo membuktikan bahwa di tengah situasi sulit dan tekanan klasemen bawah, harapan untuk bangkit dan bertahan di BRI Super League itu masih ada. Tambahan tiga poin ini menjadi modal yang sangat berharga bagi tim kebanggaan warga Solo untuk menatap laga-laga penentu berikutnya. Sementara bagi Dewa United, kekalahan ini menjadi evaluasi besar atas kegagalan mereka mengonversi dominasi permainan menjadi gol di atas lapangan.

Tambahan 3 poin dari pertandingan ini membuat Persis Solo kini mengoleksi 31 poin dari 33 laga, merapatkan jarak dengan zona aman untuk lolos dari ancaman turun kasta. Di sisi lain, Dewa United tertahan di papan atas dengan 53 poin.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Yosep)

Laga Sengit di Gelora Kie Raha, Malut United dan Persita Harus Puas Berbagi Angka

0

Wartain.com – Malut United gagal memaksimalkan laga kandang terakhir mereka setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Sabtu (16/5/2026) malam WIB tersebut dipenuhi drama jual beli serangan, namun penyelesaian akhir yang kurang klinis memaksa kedua tim harus puas berbagi satu poin.

Pendukung tuan rumah sempat tersentak ketika laga baru berjalan tujuh menit setelah Persita Tangerang berhasil mencuri gol cepat. Memanfaatkan situasi tendangan bebas, Adriano (Andriano Saputra) sukses menjebol jala gawang Malut United yang dikawal Muhammad Ridwan, sekaligus membawa Laskar Cisadane unggul 0-1 dan tampil penuh percaya diri di awal babak pertama.

Tersengat oleh gol cepat tim tamu, Malut United langsung melancarkan gelombang serangan bertubi-tubi untuk menyamakan kedudukan. Upaya keras Laskar Kie Raha baru membuahkan hasil pada masa injury time babak pertama (45+3′) lewat titik putih; eksekusi penalti bomber maut David da Silva sempat ditepis kiper Igor Rodrigues, namun penyerang asal Brasil tersebut dengan sigap menyambar bola rebound untuk mengubah skor menjadi 1-1 sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Malut United tampil luar biasa dominan dan mengurung lini pertahanan tim tamu guna mengincar kemenangan. Berdasarkan data statistik resmi pertandingan, skuad asuhan tuan rumah menguasai jalannya laga dengan ball possession mencapai 62 persen berbanding 38 persen milik Persita, serta menciptakan 8 peluang emas (chances created) di sepanjang pertandingan.

Gencarnya serangan Malut United juga terlihat dari agresivitas mereka yang mencatatkan hingga 40 kali sentuhan di dalam kotak penalti lawan (touch in opp. box), jauh meninggalkan Persita yang hanya membukukan 8 kali sentuhan. Sayangnya, dari total 16 tembakan yang dilepaskan dengan 8 di antaranya tepat sasaran (shots on target), ketangguhan lini belakang Persita yang mencetak 41 intercepts dan 31 clearances membuat skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Dengan hasil imbang ini, posisi kedua tim di papan klasemen tidak banyak mengalami perubahan krusial menjelang akhir musim. Malut United kini tertahan di peringkat kelima dengan raihan 53 poin, sementara Persita Tangerang berhasil membawa pulang satu poin krusial yang menempatkan mereka di posisi kesembilan dengan koleksi 45 poin.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Pemkab Sukabumi Ajak PWI Perkuat Peran Edukasi di Tengah Arus Informasi Digital

0
Oplus_131072

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendorong Persatuan Wartawan Indonesia untuk kembali aktif menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah. Ajakan itu disampaikan Kepala Diskominfo Yulipri saat mewakili Bupati pada Konferensi PWI Kabupaten Sukabumi, Sabtu 16 Mei 2026.

Yulipri membacakan pesan Bupati Sukabumi yang berhalangan hadir. Dalam pesan tersebut, kepala daerah menekankan pentingnya peran PWI dalam menyebarluaskan program pembangunan kepada masyarakat secara objektif dan bertanggung jawab.

“Pak Bupati berhalangan hadir dan mewakilkan saya pada Konferensi PWI Kabupaten Sukabumi. Beliau berharap PWI kembali berkiprah mendukung pembangunan Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Menurut Yulipri, tantangan media saat ini semakin berat seiring derasnya arus informasi digital. Masyarakat kerap dihadapkan pada berita yang belum tentu benar, sehingga dibutuhkan peran media yang mampu memberikan edukasi dan literasi.

Pemerintah daerah berharap insan pers, khususnya anggota PWI, bisa menjadi penyeimbang di tengah banjir informasi. Informasi yang disampaikan diharapkan menyejukkan, membangun, dan bermanfaat bagi publik.

“Pak Bupati ingin Persatuan Wartawan Indonesia terus mendukung pembangunan daerah dengan memberikan informasi positif kepada masyarakat, sekaligus mengedukasi dan meningkatkan literasi publik,” ujar Yulipri.

Selain itu, ia mengingatkan agar seluruh wartawan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik. Prinsip akurasi, keberimbangan, dan kepercayaan publik dinilai menjadi fondasi utama kerja jurnalistik yang profesional.

“Terkait kode etik jurnalistik, kami berharap setiap media dapat memegang teguh prinsip-prinsip dasar jurnalistik tersebut,” tegasnya.

Konferensi PWI menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan insan pers. Sinergi ini diharapkan menciptakan iklim komunikasi publik yang sehat dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

Dengan kolaborasi yang solid, Pemkab Sukabumi optimistis masyarakat dapat menerima informasi berkualitas. Informasi yang mencerdaskan dinilai penting untuk menangkal hoaks dan disinformasi yang berkembang di ruang digital.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Polres Sukabumi Kota Panen 10 Ton Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

0

Wartain.com – Polres Sukabumi Kota berhasil memanen sekitar 10 ton jagung dari lahan pertanian seluas dua hektar di kawasan Jalan Limus Nunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari panen raya serentak kuartal II yang dilaksanakan secara nasional dan dipusatkan di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan dipimpin langsung Kapolri dan diikuti jajaran Polda serta Polres seluruh Indonesia melalui sambungan virtual.

Selain panen raya, agenda nasional itu juga dirangkaikan dengan groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan pangan serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri yang diresmikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai bentuk penguatan ketahanan pangan nasional.

Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ade Ruli Bahtiarudin mengatakan, panen jagung tersebut menjadi salah satu bukti keterlibatan Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan.

“Panen jagung ini merupakan wujud komitmen Polres Sukabumi Kota dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Selain menjaga situasi kamtibmas, Polri juga hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian,” ujar IPDA Ade Ruli.

Menurutnya, keberhasilan panen tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, kelompok tani hingga stakeholder lainnya.

“Alhamdulillah, dari lahan seluas dua hektar ini berhasil dipanen sekitar 10 ton jagung. Tentunya hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bersinergi bersama seluruh elemen masyarakat dalam mendukung swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional,” tambahnya.

Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Melalui kolaborasi yang baik antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan ini dapat berjalan optimal serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Hujan Disertai Angin Kencang Picu 18 Bencana di Kota Sukabumi

0

Wartain.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Sukabumi pada Jumat (15/5/2026) menyebabkan sejumlah kerusakan di berbagai titik. Hujan deras yang turun sejak siang hingga sore hari disertai angin kencang memicu sedikitnya 18 kejadian bencana dalam sehari.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, kejadian yang dilaporkan didominasi pohon tumbang, kerusakan atap rumah, rumah ambruk, tembok roboh, hingga banjir limpasan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Yoseph mengatakan, seluruh laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti petugas bersama unsur terkait di lapangan.

“Tim BPBD langsung bergerak cepat melakukan assessment dan penanganan sementara di lokasi kejadian bersama unsur terkait. Alhamdulillah sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa,” ujar Yoseph.

Ia menyebut beberapa kejadian yang cukup menonjol di antaranya pohon tumbang di Jalan Stadion Suryakencana, Kelurahan Dayeuhluhur, kemudian tembok pembatas perumahan ambruk di Perum Amaranta, Kelurahan Benteng.

Selain itu, angin kencang juga menyebabkan sejumlah atap rumah warga rusak dan terbawa angin di wilayah Baros, Nyomplong, Dayeuhluhur, hingga Tipar.

Tak hanya itu, banjir limpasan turut terjadi di RT 05 RW 01 Kelurahan Sindangsari akibat tingginya debit air saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Menurut Yoseph, pihak BPBD bersama aparat kewilayahan masih terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terutama saat hujan deras dan angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar maupun bangunan yang rawan roboh,” katanya.

BPBD Kota Sukabumi mencatat total 18 kejadian bencana tersebar di sejumlah wilayah, meliputi pohon tumbang, rumah rusak, atap beterbangan, tembok roboh, hingga genangan dan banjir limpasan.

Petugas juga memastikan setiap laporan warga ditangani secepat mungkin guna meminimalisir dampak serta risiko yang lebih besar.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Jajaran Kodim 0622 Ikuti Launching Program Percepatan Pembentukan KDKMP oleh Presiden RI 

0

Wartain.com – Program percepatan pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi diluncurkan secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026). Peluncuran operasional 1.061 koperasi tersebut dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Di Kabupaten Sukabumi, jajaran Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi mengikuti kegiatan peresmian secara virtual dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu. Acara itu dihadiri unsur Forkopimda, camat, hingga kepala desa setempat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut pembentukan koperasi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Ia mengatakan proses pembangunan koperasi berjalan cepat, mulai dari tahap konsep hingga realisasi fisik.

“Dalam tujuh bulan kita bisa membangun 1.061 koperasi, dan secara fisik yang sudah selesai lebih dari 9.000 gedung,” kata Presiden.

Menurutnya, koperasi desa akan menjadi wadah ekonomi bersama yang dimiliki masyarakat dan diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat bawah.

“Koperasi ini akan jadi milik bersama dan membantu ekonomi kekeluargaan Indonesia. Mari kita percaya diri untuk mewujudkan Indonesia kuat dan bangsa yang hebat,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah ingin memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat melalui penguatan ekonomi desa.

Menurut Zulkifli, program koperasi desa menjadi bagian dari cita-cita besar pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat paling bawah.

“Negara hadir bukan untuk segelintir kelompok, tetapi hadir untuk mendorong ekonomi masyarakat. Melalui koperasi desa ini, Presiden bercita-cita ekonomi tumbuh dari bawah,” katanya.

Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, mengatakan saat ini pembangunan koperasi di wilayah Kabupaten Sukabumi terus berjalan secara bertahap.

Ia menyebut sudah ada 57 unit koperasi yang selesai dibangun dan tersebar di sejumlah kecamatan. Dalam waktu dekat, fasilitas penunjang operasional koperasi juga akan mulai dilengkapi.

“Mulai dari rak, kendaraan motor, truk, hingga pick up akan didukung secara bertahap oleh PT Agrinas,” ujarnya.

Letkol Agung berharap keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa serta menopang aktivitas ekonomi warga di tingkat paling bawah.

“Karena koperasi ini nantinya akan menopang sendi-sendi kehidupan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat desa,” kata dia.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Polres Sukabumi Kota Gandeng Pesantren Perkuat Pembinaan Generasi Muda dan Pelestarian Budaya

0

Wartain.com – Upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan kalangan pesantren terus dilakukan Polres Sukabumi Kota. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi kamtibmas yang digelar Kapolres Sukabumi Kota Sentot Kunto Wibowo ke Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath yang dipimpin M Fajar Laksana, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Sukabumi Kota bersama sejumlah pejabat utama Polres Sukabumi Kota. Selain mempererat hubungan dengan tokoh agama, kunjungan itu juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sukabumi Kota.

Dalam sambutannya, AKBP Sentot Kunto Wibowo mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan keluarga besar Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath.

“Pertama-tama, izinkan kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sambutan yang begitu hangat, meriah, dan penuh nuansa budaya khas Pondok Pesantren Modern Zikir Al Fath,” ujar AKBP Sentot.

Ia menilai, pondok pesantren tersebut tidak hanya menjadi tempat pendidikan agama, namun juga memiliki peran besar dalam menjaga seni dan budaya tradisional.

“Hari ini kami melihat secara langsung bahwa Pondok Pesantren Modern Zikir Al Fath bukan hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi pusat pelestarian budaya dan seni tradisional yang sangat penting untuk terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Kapolres juga mengapresiasi sistem pendidikan berjenjang yang diterapkan pondok pesantren, mulai dari tingkat PAUD hingga Madrasah Aliyah. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan komitmen pesantren dalam mencetak generasi muda yang unggul dalam ilmu agama, pendidikan, dan akhlak.

Selain itu, AKBP Sentot turut memberikan penghargaan kepada KH. M Fajar Laksana atas dedikasinya dalam melestarikan seni budaya warisan leluhur, khususnya pencak silat Maung Bodas.

Ke depan, Polres Sukabumi Kota berkomitmen mendukung berbagai program positif pondok pesantren, baik dalam pembinaan generasi muda maupun pelestarian budaya daerah.

“Kami melihat banyak nilai positif yang dapat dikembangkan bersama demi menciptakan generasi muda yang berkarakter, berakhlak, dan cinta terhadap budaya bangsa,” katanya.

Sementara itu, KH. M Fajar Laksana menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan jajaran Polres Sukabumi Kota.

“Atas nama keluarga besar pondok pesantren, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres beserta rombongan yang telah berkenan hadir dan bersilaturahmi dengan kami,” ucap Fajar Laksana.

Menurutnya, hubungan antara ulama, santri, dan aparat keamanan harus terus dijaga untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan persatuan di tengah masyarakat.

“Ketika keduanya berjalan beriringan, maka insyaAllah akan lahir masyarakat yang aman, religius, dan penuh persaudaraan,” tuturnya.

Ia juga berharap hubungan baik antara Polri dan pondok pesantren dapat terus terjalin demi kemaslahatan umat dan bangsa.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Hujan Ekstrem Dua Hari Picu Longsor dan Banjir di Sukabumi, Akses Jalan Putus

0
Oplus_131072

Wartain.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sukabumi selama dua hari berturut-turut memicu sejumlah bencana. Dari Kamis 14 Mei 2026 sore hingga Jumat 15 Mei 2026 pagi, BPBD mencatat lima titik kejadian di wilayah berbeda.

Salah satu titik terbaru berada di Kampung Legok Nyenang, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh. Jumat pagi, tebing penahan tanah di jalan lingkungan ambrol setelah diguyur hujan deras sejak sore sebelumnya.

Material longsor sepanjang 6 meter dengan tinggi 3 meter menutup akses jalan. Akibatnya, kendaraan roda dua tidak bisa melintas. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi langsung turun ke lokasi. Daeng Sutisna selaku manajer pusat pengendalian operasi menyebut penanganan awal terkendala minimnya material penahan.

“Koordinasi sudah dilakukan bersama desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, relawan, dan warga. Saat ini kami butuh bronjong dan karung untuk antisipasi longsoran susulan,” jelas Daeng, Jumat 15 Mei 2026.

Kejadian serupa terjadi Kamis sore di Perum BMI 3, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar. Tebing setinggi 8 meter ambruk dan menimpa rumah warga. Bagian kamar dan dapur rusak berat, lima jiwa mengungsi untuk menghindari risiko.

Petugas gabungan dari P2BK, kecamatan, pemerintah desa, TNI-Polri, Tagana, dan relawan telah melakukan asesmen dan koordinasi penanganan di lokasi.

Di waktu yang hampir bersamaan, hujan lebat juga memicu banjir dan longsor di Kampung Bojongkokosan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda. Sekitar pukul 16.00 WIB, air merendam empat rumah dengan 18 jiwa terdampak.

Longsoran di wilayah itu mengancam dua rumah yang dihuni tujuh jiwa. Selain itu, kolam ikan milik warga ikut rusak akibat material tanah yang terbawa arus.

BPBD mengimbau warga di daerah rawan tebing dan aliran sungai untuk tetap waspada. Hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi memicu bencana susulan di wilayah Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Tokoh Mahasiswa Jabar Kritik Balik Sahroni: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Panggung Sensasi

0
Oplus_131072

Wartain.com – Riyan Hidayatullah menilai kritik Ahmad Sahroni terhadap polemik utang Wagub Jawa Barat justru kehilangan arah substansi dan lebih condong menjadi panggung opini politik.

Menurutnya, publik tentu tidak anti kritik. Namun kritik yang sehat seharusnya fokus pada transparansi kebijakan dan penyelesaian masalah, bukan menggiring kegaduhan dengan menyeret nama keluarga serta lingkar personal ke ruang konsumsi politik.

‘Kalau memang ingin membela kepentingan rakyat, dorong pembuktian hukum dan keterbukaan data secara utuh. Jangan berhenti pada sentilan yang ramai di media tapi miskin arah penyelesaian,’ tegasnya, Sabtu 16/05/2026.

Riyan juga menyebut gaya politik seperti itu hanya memperlihatkan betapa sebagian elite lebih sibuk membangun persepsi dibanding menghadirkan solusi nyata. Baginya, keberanian politik tidak diukur dari seberapa keras menyerang di depan kamera, tetapi seberapa konsisten memperjuangkan kepentingan publik tanpa tebang pilih.

‘Rakyat hari ini sudah lelah dengan politik gaduh. Sedikit masalah dipelintir jadi panggung moral, padahal substansi persoalan dibiarkan kabur. Kritik jangan berubah jadi alat mencari sorotan,’ ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pejabat publik memang wajib dikritik, tetapi etika dan proporsionalitas tetap harus dijaga agar demokrasi tidak berubah menjadi arena saling serang demi kepentingan politik sesaat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)