Empat Mata Lomba untuk Anak SD/MI Sederajat: MHQ, Adzan, Kaligrafi, dan LCC
Wartain.com – Pemerintah Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H dengan menggelar berbagai perlombaan keagamaan. Kegiatan ini dikhususkan bagi anak-anak tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dan MDTU sederajat di wilayah Desa Pawenang, bertempat di Aula Bale Desa Pawenang, Selasa 16/06/2026.
Diketahui, sebanyak empat mata lomba diselenggarakan. Keempat lomba tersebut adalah Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), Lomba Adzan, Lomba Kaligrafi, dan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Keislaman. Setiap mata lomba dirancang untuk mengasah kemampuan dasar keagamaan peserta didik.
Ketua Panitia, Robi Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memotivasi anak-anak agar meningkatkan pengetahuan dan kecintaan terhadap ajaran Islam sejak usia dini.
“Kegiatan ini kami selenggarakan untuk memberikan motivasi dalam peningkatan pengetahuan keagamaan anak-anak,” ujar Robi Maulana.
Pelaksanaan lomba berlangsung meriah namun tetap tertib. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan lomba. Para guru ngaji dan orang tua turut mendampingi untuk memberikan dukungan moral kepada anak-anak.

Sementara itu, Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim, yang akrab disapa Aa Iing, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya memberikan apresiasi kepada panitia yang telah menggelar perlombaan keagamaan ini,” kata Aa Iing.
Menurut Kepala Desa, peringatan 1 Muharam merupakan momentum yang tepat untuk melakukan hijrah. Hijrah yang dimaksud adalah perubahan ke arah yang lebih baik, dimulai dari pembinaan generasi muda di desa.
Lomba Musabaqah Hifzhil Qur’an bertujuan melatih hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an. Lomba Adzan melatih kefasihan lafal dan pemahaman adab mengumandangkan azan. Lomba Kaligrafi menumbuhkan rasa cinta terhadap seni tulis ayat suci Al-Qur’an.
Sementara itu, Lomba Cerdas Cermat Keislaman menguji wawasan peserta mengenai sejarah Islam, akhlak, dan ibadah sehari-hari. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami isi ajaran Islam.
Robi Maulana menambahkan bahwa penilaian juri tidak hanya didasarkan pada hasil akhir, tetapi juga pada sikap, kedisiplinan, dan sportivitas peserta selama lomba berlangsung.

Pemerintah Desa Pawenang menyediakan hadiah dan piagam penghargaan bagi para pemenang. Seluruh peserta juga menerima sertifikat apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan semangat mereka mengikuti lomba.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi “Pawenang Mencrang”. Visi tersebut mengandung makna desa yang maju, cerdas, dan berakhlak mulia melalui penguatan pendidikan agama sejak dini,” ucap Aa Iing.
Kepala Desa Hilman Nulhakim mengajak seluruh warga untuk menjadikan Tahun Baru Islam 1448 H sebagai awal perubahan.
“Marilah kita bersama-sama mencetak generasi Pawenang Mencrang. Langkah awalnya dimulai dari masjid, madrasah, dan kegiatan positif seperti perlombaan ini,” pungkas Aa Iing.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
