Wartain.com || Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi memastikan lokasi penemuan mayat di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Sukabumi bukan di area wisata.
“Itu masuknya hutan taman nasional Situ Gunung. Karena lokasinya itu di pinggir sungai kemudian jalan menuju ke lokasi juga untuk berjalan kaki saja udah sulit apalagi kendaraan saya rasa bukan,” katanya pada Kamis (18/7/2024).
Pihaknya juga memastikan bahwa autopsi atas mayat tersebut akan dilakukan hari ini di RSUD R Syamsudin SH, Kota Sukabumi.
“Kita udah bikin appointment untuk autopsinya itu akan dilaksanakan hari Kamis berarti hari ini. Hari ini mungkin sudah berlangsung pelaksanaan autopsi tinggal nunggu hasil,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya sesosok mayat dengan kondisi mengenaskan ditemukan oleh warga di kawasan TNGGP, tepatnya di Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (26/7/2024).
Saat ditemukan kondisi mayat tersebut sudah membusuk dan beberapa organ tubuhnya sudah terpisah bahkan hanya menyisakan tulang belulang saja.
Mayat itu ditemukan oleh beberapa warga yang hendak pergi memancing di area tersebut dengan membawa seekor anjing.
Saat itu anjing yang dibawa oleh mereka terus-menerus menggonggong sehingga menimbulkan kecurigaan. Ketika diperiksa ke lokasi sumber anjing menggonggong, ternyata ditemukan mayat dengan kondisi kepala sudah terlepas dari tubuhnya, serta mengalami pembusukan.
“Tadi kan awalnya lagi mancing pas gitu bawa anjing. Anjing bunyi-bunyi pas dilihat eh ternyata ada mayat di sini,” kata salah satu saksi, Ipan.***(RAF)
