19.5 C
New York
Minggu, Juni 16, 2024

Latest Posts

Tragis!!! Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Balekambang

Foto ilustrasi

Wartain.com, Sukabumi || Warga Desa Balekambang, tadi pagi dihebohkan dengan ditemukannya sesosok pria yang tewas gantung diri, Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB, 31/08/2023.

Lokasi kejadian tersebut berada di Kp. Pasir Eurih RT 02 RW 06, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Kabar penemuan mayat yang tewas gantung diri itu, bermula dari informasi dari salah seorang pelajar yang hendak berangkat sekolah, dan menyampaikan kejadian ini kepada tetangga korban.

Informasi yang dihimpun koresponden, sebenarnya korban bukan penduduk asli Desa Balekambang. Diketahui, korban tewas gantung diri tersebut bernama Anan (49) tahun, yang beralamat di Kp. Kebon Duren RT 01 RW 01, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

Sekretaris Desa Balekambang M. Ridwan Karya kepada awak media membenarkan, atas kejadian tewasnya seorang pria yang gantung diri dengan alamat diluar desanya.

“Benar tadi pagi ada peristiwa seorang pria tewas gantung diri, itu bukan orang sini, tapi orang Depok yang sedang berkunjung ke anaknya,” kata Sekdes.

Setelah mendapatkan informasi atas kejadian itu, Pemdes Balekambang berkoordinasi dengan pihak Polsek Nagrak, Puskesmas, unsur Kecamatan, satpol PP, P2BK dan unsur terkait lainnya. Dan selanjutnya pihak Polsek meminta untuk autopsi, tapi ternyata ditolak oleh keluarga.

“Kami melakukan koordinasi dengan berbagai intasi guna melakukan kajian terkait kejadian ini. Dari pihak Polsek pun akan melakukan autopsi, tapi ternyata keluarga menolaknya, dengan alasan sudah menerima atas musibah ini,” ungkap Ridwan.

Sementara itu anak korban Selvi Selvia, juga membenarkan atas tewasnya Anan. Ditanya lebih lanjut terkait motif bunuh diri ini, ia menuturkan tidak tahu menahu. Hanya saja tadi pagi-pagi korban pamit mau ke air.

“Kemarin orang tua saya datang berkunjung, dan tidak ada tanda-tanda mencurigakan, tahu-tahu pagi tadi saya dapat kabar ayah tewas gantung diri di pohon tidak jauh dari rumah,” tuturnya.

Ditanya alasan pihak yang berwenang tidak diizinkan  melakukan autopsi, Selvi juga menjelaskan, keluarga menolaknya, karena sudah menerimanya dan ini dianggap musibah.

“Tidak perlu outopsi, kami sudah menerima, kejadian ini musibah bagi keluarga kami,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Isop)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.