26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Fakta Terbaru Penemuan Jasad di Sungai Curug Darismin Sukabumi, Polisi Pastikan Tubuh Korban Utuh

Wartain.com || Warga Kampung Cikeresek, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas di aliran Sungai Curug Darismin, Jumat (9/1/2026) malam. Penemuan jasad tersebut sempat menggegerkan publik karena beredar informasi bahwa korban ditemukan dalam kondisi tanpa kepala dan tanpa busana.

Kapolsek Ciracap AKP Taufick Hadian membenarkan adanya penemuan mayat tersebut sekitar pukul 23.00 WIB. Ia mengatakan, jenazah langsung dievakuasi dan direncanakan menjalani autopsi di RS Bhayangkara, Kota Sukabumi, guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Benar, ada penemuan mayat tanpa identitas tadi malam. Jenazah akan diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya,” ujar AKP Taufick, Jumat (9/1/2026).

Kronologi penemuan bermula saat dua warga setempat, Saepul Rohman (43) dan Ikoh (52), tengah mencari ikan dengan cara menyenter atau ngobor di sekitar curug. Saat menyusuri aliran sungai, sorot senter mereka menangkap benda mencurigakan yang mengapung di air.

“Setelah didekati, kedua saksi terkejut karena benda tersebut ternyata jasad manusia dalam kondisi mengenaskan,” jelasnya.

Polsek Ciracap yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi penemuan, petugas tidak menemukan identitas maupun pakaian korban sehingga identitasnya masih belum diketahui.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Hartono memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebut jasad ditemukan tanpa kepala. Ia menegaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan di RS Bhayangkara TK II Setukpa Polri, kondisi tubuh korban dipastikan masih utuh.

“Terkait informasi kemarin disebut tidak ada kepala, itu tidak benar. Jasad ini utuh, kepalanya ada. Hanya terdapat kerusakan di bagian tengkorak, dan nanti dokter forensik yang akan menjelaskan secara detail,” kata AKP Hartono, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, kesalahpahaman tersebut kemungkinan terjadi karena kondisi jenazah yang sudah mengalami pembusukan lanjut serta posisi tubuh korban yang telungkup saat pertama kali ditemukan di sungai, sehingga menyulitkan pengamatan secara kasat mata.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban dan menelusuri apakah terdapat unsur tindak pidana. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi spekulatif yang belum terverifikasi.

“Proses penyelidikan masih berjalan. Kami menunggu hasil autopsi untuk menentukan langkah selanjutnya,” pungkas AKP Hartono.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.