26.7 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026

Latest Posts

BGN Sidak Dapur Program MBG di Kota Sukabumi, Sejumlah SPPG Direkomendasikan Relokasi

Wartain.com || Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Sukabumi. Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Wilayah II Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Brigjen TNI Albertus Doni Dewantoro, pada Jumat malam, 6 Maret 2026.

Ketua Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Sukabumi, Andri Setiawan, membenarkan adanya kegiatan sidak tersebut. Ia menyebutkan, dalam peninjauan tersebut tim dari BGN mendatangi empat titik dapur SPPG yang berada di wilayah Kota Sukabumi.

Meski demikian, Andri mengaku tidak turut mendampingi secara langsung dalam kegiatan tersebut karena tim BGN melakukan pemantauan secara mandiri.

“Kalau saya tidak mendampingi. Beliau langsung melakukan peninjauan ke beberapa tempat. Informasinya malam itu ada empat dapur yang didatangi, tetapi saya juga belum menerima surat tembusan terkait lokasi mana saja yang diperiksa,” ujar Andri, Senin (9/3/2026).

Dari hasil pemantauan tersebut, BGN memberikan sejumlah catatan evaluasi.
Salah satu rekomendasinya adalah agar beberapa dapur SPPG direlokasi ke lokasi yang dinilai lebih memadai untuk mendukung operasional program MBG.

Andri menjelaskan, proses penentuan lokasi baru sepenuhnya diserahkan kepada pihak mitra yang mengelola SPPG. Sementara pihaknya hanya akan melakukan pengawasan ketika proses pemindahan dilakukan.

“Penentuan tempat relokasi diserahkan kepada mitra pengelola. Saya hanya mengawasi ketika nanti sudah diputuskan akan pindah ke mana. Informasinya masih berada di wilayah Cikole,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam mekanisme yang berlaku, pihak pengelola biasanya diberikan waktu untuk melakukan penyesuaian terhadap rekomendasi tersebut, termasuk perbaikan fasilitas atau pemindahan dapur.

“Biasanya ada masa penyesuaian sekitar 135 hari untuk memenuhi ketentuan yang diminta,” katanya.

Sementara itu, Kepala SPPG Kebonjati Cikole 001, Azis Fauzi Rahman, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik hasil evaluasi dari BGN.

Menurutnya, rekomendasi tersebut akan dijadikan bahan pembenahan guna meningkatkan kualitas layanan dapur program MBG.

“Kami sudah menerima rekomendasi dari BGN terkait peningkatan kualitas fasilitas. Hal ini juga sudah kami koordinasikan dengan mitra yayasan dan mereka mendukung penuh langkah perbaikan termasuk rencana relokasi sesuai arahan dari pusat,” ujar Azis.

Ia menjelaskan, beberapa hal yang menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut di antaranya berkaitan dengan kondisi infrastruktur bangunan, kelengkapan fasilitas pendukung, serta penerapan standar kebersihan dan higienitas.

Saat ini pihak pengelola tengah melakukan survei sejumlah lokasi alternatif yang dinilai lebih representatif namun tetap berada dalam wilayah koordinasi yang sama.

Terkait kondisi dapur saat dilakukan peninjauan, Azis mengungkapkan bahwa saat itu area sekitar dapur baru saja terdampak luapan air akibat cuaca ekstrem. Kondisi tersebut menyebabkan kebersihan ruangan belum sepenuhnya kembali normal ketika sidak berlangsung.

“Pada saat pemantauan, dapur baru saja terkena luapan air banjir. Kami sedang melakukan proses pembersihan sehingga kondisi ruangan memang belum sepenuhnya rapi seperti biasanya,” jelasnya.

Ia menambahkan, SPPG Kebonjati Cikole 001 sendiri telah beroperasi sekitar enam bulan. Selama masa operasional tersebut, kegiatan produksi dan distribusi makanan dalam program MBG berjalan dengan baik.

Ke depan, pihak pengelola berharap relokasi dan peningkatan fasilitas dapat semakin meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Cikole.

Saat ini pengelola masih menunggu surat resmi dari BGN sebagai dasar administratif untuk menentukan batas waktu relokasi serta standar fasilitas dapur yang harus dipenuhi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.