26.7 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026

Latest Posts

Tragedi di Pantai Ujunggenteng, Ayah dan Anak Tewas Tenggelam, Satu Korban Masih Dicari

Wartain.com || Liburan keluarga di kawasan Pantai Ujunggenteng berubah menjadi duka pada Senin (23/3/2026). Tiga orang dilaporkan tenggelam saat beraktivitas di area Alur Cilangkob Tenda Biru, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Dari tiga korban, dua orang yang merupakan ayah dan anak telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya, seorang pemancing yang sempat berusaha menolong, hingga kini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep Jeka, menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini bermula saat seorang anak kecil terseret arus laut yang cukup kuat.

“Awalnya anak kecil satu orang terseret, lalu bapaknya mencoba menolong. Namun keduanya malah ikut terseret arus,” ujar Asep, Senin (23/3/2026).

Situasi semakin memburuk ketika seorang warga yang tengah memancing di sekitar lokasi turut berupaya memberikan pertolongan. Namun nahas, ketiganya justru terseret arus secara bersamaan.

“Ada orang yang lagi mancing ikut menolong, tapi akhirnya terseret bertiga. Dua orang, yakni bapak dan anak, sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tinggal satu lagi yang masih dicari,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB. Korban diketahui merupakan satu keluarga asal Kampung Cikiray, Desa Sukamana, Kecamatan Cimanggu, yang saat itu tengah menikmati waktu bersama dengan berenang di pesisir pantai.

Keceriaan berubah menjadi kepanikan ketika sang anak, Aden (8), mulai terseret ombak. Ayahnya, Ujang Abduloh (30), spontan berusaha menyelamatkan, namun justru ikut terseret dan tenggelam.

Saat ini, proses pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel TNI AL, Satpolairud, serta unsur relawan lainnya. Penyisiran difokuskan di perairan selatan Sukabumi.

Petugas juga mengimbau para pengunjung untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama karena kondisi gelombang laut di wilayah tersebut dapat berubah secara tiba-tiba dan berpotensi membahayakan keselamatan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.