26.7 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026

Latest Posts

Satu Kasus Covid-19 Ditemukan di Cianjur

Wartain.com || Seorang warga Kecamatan/Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan PCR yang dilakukan Dinas Kesehatan setempat, Selasa 19/12/2023.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan seorang warga yang terpapar COVID-19 itu merupakan warga Kabupaten Cianjur yang bekerja di Jakarta.

“Kali pertama diketahui, saat warga ini mengeluhkan sakit kemudian dilakukan PCR dan hasilnya positif COVID-19. Diprediksi terpapar di tempatnya bekerja di Jakarta,” kata Yusman dikutip dari Kumparan.

Yusman menyebutkan, pasien terpapar COVID-19 itu tengah menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan ketat dari tenaga kesehatan di pusat kesehatan masyarakat di lingkungannya.

“Ini kasus pertama, saat ini pasien tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Pengawasannya tetap dilakukan oleh tim dari puksesmas di lingkungan tempat tinggalnya,” jelasnya.

Sebagai upaya antisipasi, lanjut Yusman, Dinas Kesehatan telah menyiapkan sejumlah tempat isolasi, baik mandiri maupun di rumah sakit dan telah mengajukan ketersediaan vaksin ke pemerintah provinsi.

“Sejumlah tempat isolasi kita siapkan. Karena, kasus COVID-19 saat ini diprediksi tidak terlalu membahayakan, recovery-nya 100 persen sembuh. Kita hanya fokus pada pasien yang memiliki risiko penyakit bawaan,” ujarnya.

Sementara itu, RSUD Sayang Cianjur sudah meningkatkan penguatan antisipasi penyebaran virus COVID-19 menjelang perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Proses screening pasien masuk, baik melalui poliklinik maupun Instalasi Gawat Darurat (IGD) menjadi satu di antara upaya penguatan antisipasi. Selain itu juga menambah ruang perawatan khusus bagi pasien terpapar COVID-19.

Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, dr Irfan Nur Fauzi, mengatakan, meningkatnya kasus COVID-19 di sejumlah wilayah menjadi perhatian khusus dari Pemkab Cianjur melalui dinas kesehatan dan rumah sakit yang ada di wilayah itu.

“Cianjur menjadi satu di antara tujuan wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru 2024, terutama kawasan wisata Puncak. Dengan meningkatnya kasus Covid-19 di sejumlah wilayah menjadi perhatian kita dalam melakukan upaya antisipasi, yakni dengan meningkatkan proses screening,” kata Irfan, Senin 18/12/2023.

Irfan menyebutkan, penguatan antisipasi juga dilakukan terhadap para tenaga kesehatan dan tenaga medis dengan mengoptimalkan dan melengkapi dosis vaksinasi primer ataupun booster.

“Vaksinasi booster bagi para tenaga kesehatan dan medis sangat utama. Karena, mereka menjadi garda terdepan dalam penanganan. Secara keseluruhan mereka (tenaga kesehatan dan medis) di RSUD Sayang sudah selesai booster,” jelas Irfan.

Selain pemberian vaksin, lanjut Irfan, sarana prasarana penunjang lainnya seperti alat pelindung diri (APD) juga telah dipersiapkan dengan baik.

“Sebetulnya saat (pandemi) COVID-19 dicabut pun, tenaga medis dan kesehatan tetap disiapkan dan melakukan protap penanganan pasien yang ketat. Ini menjadi upaya penguatan antisipasi agar mereka tidak mudah terpapar,” pungkasnya.***

Foto: Shuttestock (ilustrasi)

Editor: Raka A. Firmansyah

(Red)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.