Wartain.com || Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengkonfirmasi terkait laporan kepada capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo ke Bawaslu. Ia menyebut Bawaslu saat ini masih memeriksa laporan tersebut.
“Ada (laporan), heeh. Mas Ganjar pembagian voucher kalau enggak salah,” kata Bagja di Kantor DKPP, Jakarta, melansir Kumparan, Jumat 12/1/2024.
“Masih dicek. Pembagian voucher internet di CFD,” imbuhnya.
Selain dari laporan masyarakat, Bagja juga mengatakan cek video dugaan pelanggaran kampanye tersebut.
“Lagi dicek videonya, blur atau enggak. Siapa yang membagikan? Bukan mas Ganjar yang membagikan, tapi pada saat CFD,” ungkapnya.
Sebelumnya Ganjar Pranowo, dilaporkan ke Bawaslu Solo oleh Masyarakat Peduli Demokrasi karena diduga bagi-bagi voucher internet saat CFD Solo, 24 Desember 2023. Namun saat dikonfirmasi, Ganjar mengaku tak pernah melakukannya
“Saya enggak bagi voucher internet kok. Saya enggak bagi sama sekali. Tapi ada kayaknya teman-teman saya yang membagikan itu. Enggak apa-apa, nanti kita klarifikasi,” kata Ganjar usai menginap di rumah salah satu warga di Tegal, Jawa Tengah, Kamis 11/1/2024.
Pelaporan Ganjar ke Bawaslu Solo itu berdasarkan video yang beredar di media sosial. Menurut Masyarakat Peduli Demokrasi, ada ajakan untuk memilih Ganjar saat di CFD Solo.
Karena hal itu, Ganjar dianggap telah melanggar UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan Pasal 280 (1) huruf j Jo Pasal 523 ayat 1 serta Pasal 72 ayat 1 huruf j Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2023.
Saat ini Bawaslu Solo sedang melakukan kajian awal atas laporan tersebut. Jika dianggap memenuhi syarat formil dan materiil, baru laporan itu akan diregister.
Namun hingga saat ini, berdasarkan laporan Panwascam di acara tersebut, tak ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan Ganjar.***
Foto: Kumparan/Thomas Bosco
Editor: Raka A. Firmansyah
(Red)
