Wartain.com || Pekan Olahraga Antar Diniyyah (Porsadin) tingkat Kecamatan Nagrak, digelar serentak bertempat di Lapang Gumbira Nagrak, Sabtu 18/05/2024.
Ada beberapa mata lomba dan cabor yang dipertandingkan pada ajang Porsadin tingkat Kecamatan Nagrak ini, seperti : pidato, MTQ, Tenis Meja, Bulutangkis dan lain-lain.
Dimana, dari hasil kejuaraan ini, setiap juara akan bertanding kembali di tingkat kabupaten pada ajang yang sama,yang akan digelar pada bulan Juli 2024 nanti.
Diantara sekian mata lomba dan cabor yang dipertandingkan adalan Tenis Meja ganda (dobel).

Diketahui, pada babak final cabor tenis meja tersebut mempertandingkan pasangan Nathan/Adit dari MDTA Babul Ulum, Cikawung-Babakan Panjang VS Ganda Rio/Rendi dari MDTA Nurul Huda Cibodas, Pawenang.
Hasil dari pertandingan tersebut, pasangan Nathan/Adit jadi juara setelah berhasil menghempaskan perlawanan Rio/Rendi dengan skor ( 3-0), 11-4, 11-3, dan 11-3.
Usai pertandingan, Nathan/Adit terlihat begitu sumringah,.pasalnya berkat kerja keras dirinya hampir setiap hari berlatih membuahkan hasil.
“Alhandulillah, akhir nya menang. Tidak sia-sia kami berlatih setiap hari,” ungkap Nathan yang diamini Adit dengan singkat.
Ditempat yang sama, pelatih sekaligus orangtua Nathan, Yudi Sutiadi, mengungkapkan perasan bangga atas capaian dari anak didik sekaligus putra kandungnya.

“Ya ini hasil yang luar biasa, walaupun masih dalam level kecamatanm Insya Allah, di tingkat kabupaten dan seterusnya mereka berdua, snaggup lagi jadi juara,” ungkap Yudi, kepada wartain.com.
Selanjutnya ia menegaskan, bahwa kegiatan seperti ini perlu di pertahankan dan lebih ditingkatkan lagi, karena dari ajang seperti ini akan lahir talenta-talenta yang memiliki prestasi sesuai dengan bidang nya.
“Saya atas nama pelatih sekaligus dari orang tua siswa menyambut positif gelaran seperti ini. Siapa tahu kedepan akan lahir atlit-atlit berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, dari ajang seperti ini,” tambahnya.
Yudi berharap, kedepan pembinaan atlit itu harus dilakukan secara continue, agar kemampuan anak terasah dan mental bertandingnya teruji.
“Saya harap, semua atlit itu rajin untuk berlatih. Artinya, gemblengan nya setiap hari dan terjadwal. Sehingga akan terbangun jiwa dan mental bertanding yang kuat serta bertambahnya kemampuan. Kebanyakan atlit amatir ini mau berlatih ketika menjelang pertandingan saja,” pungkas Yudi.***
Foto : wartain.com/Istimewa
Reporter/Editor : Aab Abdul Malik
