26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 1711

Talkshow Jaksa Menyapa: Penanganan Tindak Pidana Korupsi 

0

Wartain.com, Sukabumi || Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi melalui LPPL Citra Lestari 95,7 FM, kembali menyampaikan informasi penting dalam program unggulan Jaksa Menyapa Edisi Rabu, 26 Juli 2023, dengan tema “Penanganan Tindak Pidana Korupsi”. Talkshow Berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, dengan menghadirkan Narasumber Kasubsi Penyidikan Aditya Dinda Rahmani, SH. dan Mulkan Balya, SH Kasubsi EKPPS.

Kasubsi Penyidikan menjelaskan, bahwa suatu tindakan yang berhubungan dengan kerugian negara disebut dengan Tindak Pidana Korupsi.

“Jadi ketika uang negara di ambil secara tidak sah, nah itulah tindak pidana korupsi. Jadi konteksnya itu uang negara,” terangnya.

Aditya menambahkan, secara umum ada tiga instansi yang memiliki wewenang dalam penanganan Tindak Pidana Korupsi yaitu Kepolisian, Kejaksaan, dan KPK. Dan khusus untuk Kejaksaan memiliki wewenang dalam tahap penyidikan, penuntutan dan eksekusi.

Talkshow Jaksa Menyapa: Penanganan Tindak Pidana Korupsi

“Tapi biarpun ada tiga aparat hukum yang punya wewenang yang sama, kita melakukannya sesuai tupoksi masing masing,” ungkapnya.

Sementara itu Kasubsi EKPPS memaparkan, unsur-unsur yang termasuk dalam Tindak Pidana Korupsi ialah, setiap orang yang memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu koorporasi, yang dilakukan dengan cara melawan hukum, merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

“Ada juga unsur lainnya yaitu setiap orang yang mencari keuntungan untuk diri sendiri, orang lain atau suatu koorporasi dengan menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau fasilitas yang ada, karena kedudukan yang dimilikinya yang membuat kerugian negara atau perekonomian negara,” tambahnya.

Masih dikatakan Mulkan, bahwa bentuk Tindak Pidana Korupsi itu beragam termasuk suap-menyuap.

“Suap menyuap itu sendiri definisinya adalah, suatu tindakan yang dilakukan pengguna jasa, memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud agar urusannya dipermudah,” tegasnya.

Diakhir acara para narasumber menegaskan, kepada masyarakat dan juga pejabat negara maupun penyelenggara negara, agar menjauhi Tindak Pidana Korupsi supaya tidak merugikan diri sendiri, keluarga, masyarakat terutama perkonomian negara.

Usai acara, Pranata Humas Diskominfo Kiki Avilian mengatakan bahwa RCL sebagai media informasi milik Pemkab. Sukabumi yang dikelola oleh Diskominfo, senantiasa membuka program siar yang mengeduksi dan menyampaikan informasi bermanfaat untuk masyarakat.

“Tak hanya tentang hukum, tema yang sama pentingnya juga kami fasilitasi seperti Potensi Daerah, UMKM, senin Budaya dan aspek lain, yang berprinsip pada aspek-aspek pendukung lainnya,  menuju Kabupaten Sukabumi yang lebih baik, jadi silahkan hubungi kami untuk menyampaikan informasi penting dan bermanfaat khususnya bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Godam)

Benny Rhamdani Pimpin Rapim : Jangan Pelit Informasi !

0

Foto by : Farit Manoppo

Wartain.com, Jakarta || Rapim kali ini di Command Center kantor BP2MI, Rabu, 26 Juli 2023,  membahas dan mengevaluasi tentang  program kerja. BP2MI sudah punya exit strategy untuk penanganan pelayanan di tiap bandara. Dan tiap 2 bulan sekali petugas atau pegawai BP2MI yang bertugas di bandara untuk dirolling.

Terkait e-KTKLN atau e-PMI jangan sampai karena persoalan BPJS, atau lainnya BP2MI menjadi tumbal, bumper untuk disalahkan Pekerja Migran Indonesia. Untuk seluruh jajaran di BP2MI, dan Kepala Balai (BP3MI), Benny menegaskan jangan pelit informasi.

“Manfaatkan media sosial untuk sosialisasikan seluruh program-program yang dilakukan. Kita harus penetratif, jangan terkungkung di dalam. Kerja-kerja kita yang banyak silahkan dipublikasi, bukan ria atau pamer. Melainkan ini merupakan bagian dari pertanggungjawaban pada publik,”  ungkap Benny.

Benny Rhamdani Pimpin Rapim : Jangan Pelit Informasi ! (Foto by : Farit Manoppo)

“Dari catatan saya, hanya 20% BP3MI yang aktif menggunakan media sosial. Jangan kaget ketika ada pergeseran posisi, karena saya sudah punya cukup catatan. Saya juga mengingatkan berkali-kali, kita ini bekerja untuk Pekerja Migran Indonesia. Literasi melalui media sosial itu penting dilakukan,” tambahnya

Masih rendahnya publikasi kerja-kerja di media sosial, menyebabkan banyak pihak menganggap BP2MI tidak bekerja. Program kegiatan Badan harus dapat dipublikasikan. Juga yang berkaitan dengan regulasi  harus menjadikan perhatian serius.

“Untuk menopang kerja-kerja kita, saya mengajak Sestama BP2MI, jajaran Deputi, Direktur, BP3MI, untuk membiasakan menggunakan catatan dalam tiap kali pertemuan. Dan harus peka terhadap perkembangan. Saya juga melakukan evaluasi KUR PMI dan evaluasi Kepka 214 dalam Rapim ini,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ruswandi)

Google Asia Pacific Mengingatkan Pemerintah Indonesia Soal Masa Depan Media

0

Foto : ilustrasi

Wartain.com, Jakarta || Michaela Browning, Wakil Presiden Google Asia Pacifik yang menangani urusan Pemerintahan dan Kebijakan Publik mengingatkan pada Pemerintah Indonesia dalam rencana penandatanganan Peraturan Presiden tentang media massa.

Diingatkan, rancangan peraturan itu berpotensi mengancam masa depan media di Indonesia, serta kebebasan pers sendiri. Berikut peringatan kutipan yang disampaikan oleh Google sebagaimana dimuat dalam Blog resmi Google Indonesia:

Sebuah rancangan peraturan berpotensi mengancam masa depan media di Indonesia.

Sama seperti banyak pemerintah di dunia, kami pun percaya akan pentingnya industri jurnalisme yang sehat dan berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung ekosistem berita yang berkelanjutan, independen, dan beragam.

Sebagaimana yang telah kami sampaikan kepada Pemerintah Indonesia, kami khawatir bahwa, jika disahkan tanpa perubahan, rancangan terbaru Perpres tentang Jurnalisme Berkualitas yang tengah diusulkan saat ini tidak dapat dilaksanakan. Alih-alih membangun jurnalisme berkualitas, peraturan ini dapat membatasi keberagaman sumber berita bagi publik karena memberikan kekuasaan kepada sebuah lembaga non-pemerintah untuk menentukan konten apa yang boleh muncul online dan penerbit berita mana yang boleh meraih penghasilan dari iklan.

Misi Google adalah membuat informasi mudah diakses dan bermanfaat bagi semua orang. Jika disahkan dalam versi sekarang, peraturan berita yang baru ini dapat secara langsung mempengaruhi kemampuan kami untuk menyediakan sumber informasi online yang relevan, kredibel, dan beragam bagi pengguna produk kami di Indonesia. Akibatnya, segala upaya yang telah dan ingin kami lakukan untuk mendukung industri berita di Indonesia selama ini dapat menjadi sia-sia. Kami akan terpaksa harus mengevaluasi keberlangsungan berbagai program yang sudah berjalan serta bagaimana kami mengoperasikan produk berita di negara ini.

Sejak rancangan Perpres tersebut pertama kali diusulkan pada tahun 2021, Google dan YouTube telah bekerja sama dengan pemerintah, regulator, badan industri, dan asosiasi pers untuk memberikan masukan seputar aspek teknis pemberlakuan peraturan tersebut dan untuk menyempurnakannya agar sesuai dengan kepentingan penerbit berita, platform, dan masyarakat umum. Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berdiskusi dengan pemerintah, terutama selama proses harmonisasi. Akan tetapi, rancangan yang diajukan masih akan berdampak negatif pada ekosistem berita digital yang lebih luas.

Kami percaya bahwa penting bagi pengguna, kreator, dan rekan penerbit berita kami untuk harus memahami bahwa jika disahkan dalam versinya yang sekarang, Perpres Jurnalisme Berkualitas akan berdampak sebagai berikut bagi masyarakat Indonesia:

Membatasi berita yang tersedia online: Peraturan ini hanya menguntungkan sejumlah kecil penerbit berita dan membatasi kemampuan kami untuk menampilkan beragam informasi dari ribuan penerbit berita lainnya di seluruh nusantara, termasuk merugikan ratusan penerbit berita kecil di bawah naungan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Masyarakat Indonesia yang ingin tahu berbagai sudut pandang pun akan dirugikan, karena mereka akan menemukan informasi yang mungkin kurang netral dan kurang relevan di internet.

Mengancam eksistensi media dan kreator berita, padahal mereka adalah sumber informasi utama bagi masyarakat Indonesia. Tujuan awal peraturan ini adalah membangun industri berita yang sehat, tetapi versinya yang terakhir diusulkan malah mungkin berdampak buruk bagi banyak penerbit dan kreator berita yang sedang bertransformasi dan berinovasi. Kekuasaan baru yang diberikan kepada sebuah lembaga non-pemerintah, yang dibentuk oleh dan terdiri dari perwakilan Dewan Pers, hanya akan menguntungkan sejumlah penerbit berita tradisional saja dengan membatasi konten yang dapat ditampilkan di platform kami.

Google dan YouTube telah lama mendukung pertumbuhan ekosistem berita digital di Indonesia dan kami ingin terus melanjutkannya. Kami pun tidak menampilkan iklan atau memperoleh uang di Google News. Bahkan, pada tahun 2022, Google mengirim lebih dari satu miliar kunjungan situs bagi media di Indonesia per bulannya – tanpa mengenakan biaya – dan membantu mereka mendapatkan penghasilan melalui iklan dan langganan baru.

Selama bertahun-tahun kami telah banyak berinvestasi untuk mendukung penerbit berita, melalui berbagai program, kemitraan, dan produk untuk memberdayakan penerbit berita agar dapat membangun masa depan yang berkelanjutan. Sejak tahun 2019, kami telah membuat komitmen pendanaan dengan nilai yang signifikan untuk melatih hampir 1.000 penerbit berita di Indonesia melalui Local News Foundry dan Digital Growth Program. Kami telah memberikan pelatihan keterampilan digital kepada lebih dari 36.900 jurnalis dan mahasiswa jurnalisme dari 568 media dan 175 universitas dari seluruh penjuru negeri sejak 2018. Kami juga telah mendanai dan bermitra dengan CekFakta untuk membantu mereka membentuk jaringan dengan 59 media untuk melawan misinformasi dan membangun literasi digital.

Di YouTube, kami sudah berbagi hasil dari pendapatan iklan dengan penerbit berita yang memenuhi syarat – dan mereka pun menerima bagian yang signifikan dari pendapatan yang dihasilkan oleh konten yang mereka buat dan upload. Kami bangga dapat mendukung jurnalisme berkualitas dari banyak kreator lokal yang berfokus, misalnya, untuk menyajikan sudut pandang dan berita dari daerah Indonesia yang relatif terpencil yang biasanya tidak terliput oleh media tradisional.

Kami tidak percaya bahwa rancangan Perpres di atas akan memberikan kerangka kerja yang ajek untuk industri berita yang tangguh dan ekosistem kreator yang subur di Indonesia. Dengan elemen-elemen yang tepat, kami yakin akan ada lebih banyak hal yang dapat kami lakukan untuk meningkatkan dan mendukung jurnalisme berkualitas, termasuk – tetapi tidak terbatas pada – dengan meluncurkan program pemberian lisensi konten kami, News Showcase, melalui kemitraan dengan beberapa publikasi lokal, regional, dan nasional yang paling ternama di Indonesia.

Walaupun merasa kecewa dengan arah rancangan Perpres yang diusulkan saat ini, kami masih berharap agar dapat mencapai solusi yang baik dan tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan terkait. Kami ingin terus mencari pendekatan terbaik untuk membangun ekosistem berita yang seimbang di Indonesia yaitu, yang dapat menghasilkan berita berkualitas bagi semua orang sekaligus mendukung kelangsungan hidup seluruh penerbit berita, kecil maupun besar.

Editor : Raka Azi

(SRM)

Pandawara Group Kolaborasi Dengan Masyarakat Bersihkan Sungai Di Bandung

0

Wartain.com, Bandung || Siapa yang tidak kenal dengan Pandawara Group, Mereka ini memiliki peranan penting, dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama  dalam hal untuk tidak membuang sampah sembarangan khususnya di area sungai.

Dalam momen menyambut Hari Sungai Nasional, Pandawara Group mengajak seluruh elemen masyarakat Kab/Kota Bandung, untuk membersihkan Bendungan Bugel, Cimekar, Kabupaten Bandung, Rabu 26/07/2023. Kegiatan tersebut di ikuti oleh berbagai lapisan masyarakat.

Pandawara Group Kolaborasi Dengan Masayarakat Bersihkan Sungai Di Bandung

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Prima Mayaningtyas kepada awak media mengatakan,  apresiasi atas kegiatan yang di inisiasi oleh Pandawara Group, yang mengajak masyarakat untuk ikut dalam membersihkan bendungan. Menurutnya Bendunga Bugel merupakan salah satu tempat yang penting.

“Saya sangat senang sekali, karena adanya Pandawara Group ini mengajak seluruh warga Kota maupun Kabupaten Bandung, dalam membersihkan bendungan ini. Adapun Bendungan ini, menjadi pusat berkumpulnya kiriman sampah dari seluruh Kota maupun Kabupaten Bandung, sehingga menumpuk dan banyak nya itu disini,” ucapnya.

Senada dengan keterangan Prima, Bupati Bandung Dadang Supriatna, turut ikut serta dan memberi keterangan kepada awak media. Menurutnya, kegiatan tersebut turut memberikan edukasi terhadap masyarakat perihal ketertiban dalam membuang sampah.

“Saya sangat mendukung kegiatan yang di lakukan 5 (lima) pemuda ini, karena dengan adanya mereka menjadi contoh dan dan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat Kab.Bandung, untuk meningkatkan kesadaran akan mengelola sampah,” tuturnya.

“Untuk Kab. Bandung saya merencanakan dan menargetkan sudah yaitu, Kab. Bandung menjadi daerah yang bebas TPA, karena kita semua memulai untuk mengelola sampah dari 1.300 ton sekarang menyisakan 250 ton sampah di Kab. Bandung ini, semoga untuk kedepannya target kita tercapai menjadi Kab.Bandung bebas TPA,” pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

(M. Nabil Luthfi Hakim)

Bumikan Trisakti Menggema Di Jawa Barat, Laksanakan Amanah Bung Karno

0

Wartain.com, Bandung || Diskusi “Gerakan Nasional Bumikan Trisakti, Energi Spiritual Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, kembali menggema di Kota Bandung, tepatnya di Roemah Bersama Alumni, Jalan Imam Bonjol, Kota Bandung, Rabu 27/07/2023. Sebelumnya kegiatan yang sama telah di gelar di tempat tersebut  pada 12 Juli dan di Kota Bogor pada 20 Juli lalu.

Diskusi yang dihadiri sejumlah elemen masyarakat nasionalis Jawa Barat, seperti ; Forum Diskusi Sinergi Indonesia (FDSI), Barikade 98, Komunitas Jabar Sejati (KJS), Gerakan Bhineka Nasionalis (GBN) Jabar, Barusan Olot Masyarakat Adat (BOMA), Pemuda Demokrat, Alumni GMNI dan sejumlah  elemen yang lainnya, merupakan sikap tegas dari adanya upaya penolakan pembangungan Monumen Plaza  Ir. Soekarno di Kota Bandung oleh Aliansi Pergerakan Islam (API).

Turut hadir dan memberikan keterangan kepada awak media, Ketua Gerakan Bhinneka Nasionalis (GBN) Jabar, Syarif Bastaman menyampaikan, perkumpulan pada hari in,  menyikapi tentang adanya pihak yang menolak di bangunnya Monumen Plaza Ir. Soekarno di Kota Bandung.

“Kita kumpul- kumpul, dalam rangka menyikapi sekelompok orang yang menentang di bangunnya patung proklamator kita Bung Karno, itulah intinya pertemuan ini,” cakapnya.

Bumikan Trisakti Menggema Di Jawa Barat, Laksanakan Amanah Bung Karno

Turut memberikan keterangan kepada awak media, Ketua Barisan Olot Masyarakat Adat (BOMA) Eka Santosa mengatakan, ada beberapa point penting dari hasil diskusi ini yang nantinya akan di sampaikan kepada Gubernur Jabar, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar hingga Kejati.

“Hal yang substansi saya kira yang pertama, adalah sebuah kewajaran bahkan keharusan kita sebagai bangsa, memberikan sebuah penghormatan. Dalam peradaban kita bahwa pengabadian Bung Karno di Bandung dengan sejarahnya, mulai Bung Karno muda, tentang Marhaenisme, Indonesia Menggugat, tentang dihantarkannya Indonesia ke kemerdekaan, itu semua di Bandung. Oleh karena itu merupakan hal wajar tentang adanya pembangunan Monumen Plaza Ir. Soekarno di Kota Bandung,” tuturnya.

Eka menuturkan akan melakukan perlawan terhadap hal yang bersifat menghina Presiden Soekarno. Ia berharap agar Jawa Barat terbebas dari segala bentuk radikalisme.

“Yang kedua kita keberatan dan bereaksi, akan melakukan perlawanan terhadap bentuk apapun yang melakukan penghinaan terhadap Bung Karno, ini penting saya kira terkait adanya penolakan dari beberapa pihak salah satunya API,” tegasnya.

“Oleh karena itu tuntutan kami ketiga, Jawa Barat bebaskan dari segala bentuk intoleransi dan radikalisme, kembalikan kepada marwah Repeh, Rapih, Gemah Ripah Loh Jinawi. Saya kira itu merupakan tiga poin penting, dan ini adalah hal yang akan kita lakukan, akan datang kepada Gubernur (Jawa Barat), Kapolda, Pangdam, hingga Kejati. Kalau ada indikasi bentuk yang bisa di pidanakan akan kami pidanakan,” tegasnya.

Dewan Pakar Alumni GMNI, Dr. Andi Talman menambahkan perihal pentingnya monumentasi Bung Karno, sebagai bentuk implementasi atas nilai- nilai ajaran dari Bung Karno.

“Kita mengininginkan monumentasi Bung Karno ini, untuk mengejawantahkan nilai- nilai Bung Karno, Identitas kebangsaan dan ajaran Bung Karno agar generasi milenial memahami ajaran Bung Karno,” tambahnya.

Sementara itu, Sekjen Forum Diskusi Sinergi Indonesia (FDSi) Aab Abdul Malik menyoroti, selain persoalan diatas, sebagai penerus bangsa kita juga harus benar-benar menjaga serta melaksanakan amanah dari gagasan dan ajaran Bung Karno.

“Ajaran Trisakti bisa juga di fahami oleh kita semua, misalnya dengan menjaga situs-situs Bung Karno, mengamalkan ajaran Trisakti, membangun Monumen Plaza Ir. Soekarno, merubah status Universitas Trisakti menjadi PTNBH, dan lain-lain,” kata Aab.

Selanjutnya, ditanya terkait kisruhnya Universitas Trisakti, Sekjen FDSI ini juga menjelaskan, negara wajib hadir untuk menyelesaikan kekisruhan ini, agar tidak terus berlarut dalam situasi pertengkaran.

“Negara wajib hadir, segera ambil alih status Universitas Trisakti, dari tangan swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, karena disini ada amanat besar bung Karno, ketika merubah nama yang dulu respublika menjadi Trisakti, tidak ada alasan lagi bagi negara untuk tidak peduli,” pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

(Tim)

FGD Roasting Dihadiri Wakil Bupati Sukabumi

0

Foto by : derado21

Wartain.com, Sukabumi || Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri, menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting ( Roasting ) Kab. Sukabumi, secara Hybrid di Sukabumi Command Center, Setda Palabuhanratu, Rabu, 26/07/2023.

Kegiatan diawali dengan paparan Aksi Penanganan Stunting di Kecamatan Kalapa Nunggal, Nagrak dan Curug Kembar, yang disampaikan oleh masing-masing Camat diwilayahnya.

Sementara itu Wabup dalam arahannya menekankan, agar untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam proses penanganan stunting di wilayah masing-masing.

FGD Roasting Dihadiri Wakil Bupati Sukabumi (Foto by : derado21)

” Dalam penyelesaian persoalan stunting di tiap kecamatan, pada hari ini sudah luar biasa bagus, namun harus ditingkatkan lagi kualitas dan kuantitas dalam langkah penanganannya, supaya lebih efektif dalam proses penanganan stuntingnya,”  ungkapnya.

Dengan banyaknya inovasi-inovasi, yang sudah dilakukan kecamatan dan desa, dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi, Wabup meminta agar dibarengi dengan langkah nyata.

“Inovasi-inovasi yang telah dibuat, harus dibarengi dengan langkah nyata terutama langkah-langkah yang menukik langsung kepada sasaran,” jelasnya.

Wabup berharap dengan kolaborasi secara bersama-sama, angka stunting di Kabupaten Sukabumi bisa menurun dan Kabupaten Sukabumi terbebas dari stunting. ***

Editor : Aab Abdul Malik

(RDN)

Erick Thohir: FIFA Akan Cek Langsung Venue Piala Dunia U-17 Tahun 2023

0

Foto by : pssi.org

Wartain.com, Jakarta || Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan, FIFA akan tiba di Jakarta pada Jumat 28/07/2023, untuk cek venue Piala Dunia U-17 2023. FIFA akan berada di Indonesia hingga tanggal 2 Agustus 2023.

Piala Dunia U-17 2023, akan berlangsung di Indonesia mulai 10 November hingga 2 Desember 2023. PSSI pun sudah menyiapkan stadion-stadion untuk venue ajang bergengsi usia muda tersebut.

“Tanggal 20 Juli lalu, PSSI sudah terima surat dari FIFA. Sejumlah catatan harus segera ditindaklanjuti sebelum FIFA mengecek ke sini. Setelah menerima surat dari FIFA, kami teruskan suratnya ke Kemenpora dan KemenPUPR untuk proses renovasi yang diperlukan sesuai catatan FIFA,” kata Erick Thohir yang didampingi Waketum Ratu Tisha dan anggota Komite Eksekutif Arya Sinulingga.

Di lansir dari laman resmi PSSI, Kunjungan FIFA nanti akan mengecek mengenai kesiapan venue, kualitas lapangan, kesiapan tim service, dan juga renovasi lapangan baru yang PSSI usulkan seperti di Jakarta International Stadium.

“FIFA tentu akan mengecek langsung begitu tiba di Indonesia. Nanti tanggal 1 Agustus akan ada laporan akhir dari FIFA, sebelum keesokan harinya mereka pulang.Tentu FIFA punya standarisasi untuk semua aspek. Jadi kami hanya mengusulkan, yang menentukan FIFA. Jadi kita mohon, PSSI tidak main politik, dan kita akan sukseskan Piala Dunia U-17 2023,” tambah Erick Thohir.

Sebelumnya, PSSI juga sudah menetapkan Stadion Manahan, Surakarta, akan menjadi venue semifinal dan final Piala Dunia U-17 2023.

“Sesuai pembicaraan dengan FIFA, salah satunya saat Piala Dunia U-20 lalu, bahwa semifinal dan final di Stadion Manahan. Jadi untuk Piala Dunia U-17 nanti tidak usah diganti lagi venuenya. Jadi bukan PSSI yang menentukan, FIFA yang menentukan,” pungkas Erick.***

sumber: www.pssi.org

Editor : Raka Azi

(Ikhlas)

Tim Kementerian ESDM RI Kunjungi Sukabumi, Bahas Pemanfaatan Panas Bumi

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, menerima kunjungan tim dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, di Pendopo, Rabu, 26/07/2023.

Kunjungan tersebut terkait rencana pemanfaatan panas bumi Cisolok-Cisukarame, yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi. Tim Kementerian ESDM RI ini, dipimpin Irwan Wahyu Kurniawan selaku Inspektur Panas Bumi Madya.

Dalam kegiatan tersebut, Inspektur Panas Bumi Madya Kementerian ESDM RI Irwan Wahyu Kurniawan mengatakan, potensi panas bumi di Cisolok -Cisukarame, sangat luar biasa. Terkait hal itu, dirinya berencana menggandeng pihak ketiga untuk pemanfaatan panas bumi tersebut.

“Jadi panas bumi ini tidak sekadar dijadikan objek wisata, namun bisa dimanfaatkan untuk energi listrik,” ujarnya.

Tim Kementerian ESDM RI Kunjungi Sukabumi, Bahas Pemanfaatan Panas Bumi (Foto by : gilangramdani499)

Terkait hal itu, dirinya pun berencana untuk menyosialisasikan. Sehingga, masyarakat memahami secara jelas dampak positif dari pemanfaatan panas bumi untuk listrik.

“Secara teknis, kami sudah siap. Tinggal sosialisasi kepada masyarakat. Kami meminta pemda bisa menjembatani sosialisasi ini,” ucapnya.

Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengatakan, sosialisasi ini memang sangat diperlukan. Sehingga, masyarakat bisa benar-benar mengetahui dampak positif eksplorasi panas bumi.

“Ketika disosialisasikan, harapan kita masyarakat benar-benar mendukung. Apalagi, tujuan semua ini demi kesejahteraan masyarakat pula,” ungkapnya.***

Editor : Raka Azi

(Rd. Haraqi Siliwangi)

Wabup Sukabumi Buka Muscab XI Pemuda Pancasila

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi, gelar Musyawarah Cabang Muscab (Muscab) XI, di Hotel Augusta, Citepus, Palabuhanratu, Rabu, 26/07/2023.

Kegiatan tersebut di hadiri 47 pengurus PAC, dan  dibuka oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri.

Wabup meminta, agar Ormas PP terus berkolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, untuk mewujudkan visi misi Kab. Sukabumi. Selain itu Ormas PP juga harus menguatkan peran yang positif.

“Jika ada masyarakat yang mengalami persoalan, Ormas harusnya dapat membantu mencari solusinya, karena dengan kehadiran teman-teman bisa memberikan jalan keluar dan kedamaian bagi mereka,” ucapnya.

Wabup Sukabumi Buka Muscab XI Pemuda Pancasila (Foto by : gilangramdani499)

Diungkapkan Wabup, Muscab ke XI ini sebuah momentum untuk memperkokoh generasi Ormas, yang bisa mengharumkan nama baik Ormas Pancasila, sebagai Ormas yang bisa dikenang oleh masyarakat.

“Kehadiran teman-teman adalah amanah, yang harus diemban, oleh karena itu berikan pelayanan yang terbaik dengan mengembalikan ruh positif fungsi Ormas,” pintanya.

Panitia penyelenggara Imam Mudin menambahkan, maksud Muscab dilaksanakan setiap empat tahun sekalil,  dengan tujuan untuk kesinambungan perkembangan organisasi, demi tercapainya hasil program kerja yang maksimal.

“Muscab merupakan suatu kewajiban organisasi, yang harus dilaksanakan setiap empat tahun, sekali bermaksud untuk evaluasi,”  singkatnya.***

Editor : Raka Azi

(Intan/Ruswandi/Raika)

Sekda Buka In Service Training Jajaran Bumdesma LKD

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, membuka in service training (IST) terhadap jajaran direksi/ pengurus Badan Usaha Milik Desa Bersama Lembaga Keuangan Desa (BUMDesma LKD), di Hotel Sukabumi Indah, Rabu, 26/07/2023. Kegiatan yang melibatkan pemateri dari berbagai dinas terkait ini, dilaksanakan selama dua hari, terhitung 26-27 Juli 2023.

Berdasarkan data yang dihimpun, kegiatan ini melibatkan sekitar 90 orang. Mereka merupakan jajaran direksi/pengurus dari 31 BUMDesma LKD yang mengikuti kegiatan tersebut.

Sekda mengatakan, kegiatan ini harus dijadikan momen penting bagi semua pihak, terutama bagi jajaran direksi BUMDesma dalam meningkatkan kompetensi dan pengalaman.

“Serap semua materi yang disampaikan pemateri. Sehingga, hasilnya bisa diaplikasikan di BUMDesma LKD masing masing,” ujarnya.

Bila perlu, setiap pemateri dicecar berbagai pertanyaan untuk mendapatkan ilmu yang lebih dalam lagi. Apalagi, hasil akhir dari kegiatan ini untuk membantu pemerintah dalam menyejahterakan rakyat.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk mencecar pertanayaan kepada para pemateri. Sehingga, semuanya bisa memahami,” ucapnya.

Sekda Buka In Service Training Jajaran Bumdesma LKD (Foto by : gilangramdani499)

Bahkan, sekda meyakini usaha yang dijalani akan semakin berkembang pasca kegiatan ini. Apalagi,semua unsur dilibatkan dalam pengembangan peluang usaha. Baik dari sisi UMKM, pertanian, peternakan, dan lainnya.

“Sekarang saja sudah sudah berkembang. Pasca kegiatan ini, yakin bisa semakin maju,” ungkapnya.

Namun dirinya berpesan, jajaran direksi atau pengelola BUMDesma LKD untik menjaga integritas dan kejujuran. Sebab, itu akan berdampak terhadap kemajuan BUMDesma LKD.

“Demi kemajuan bersama, tolong utamakan integritas dan kejujuran,” bebernya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(DPMD) Kabupaten Sukabumi Gun Gun Gunardi menambahkan, kegiatan ini menjadi salah satu momentun dalam penguatan BUMDesma LKD. Terutama dari sisi peningkatan profesionalitas, kreatifitas, dan inovasi.

“Titik akhirnya mampu menyejahterakan masyarakat,” terangnya.

Apalagi di dalam kegiatan tersebut, kompetensi personel BUMDesma LKD ditingkatkan. Terutama dari sisi pengembangan usaha.

“Jadi dalam kegiatan ini untuk mengembangkan jiwa kewirasuhaan dan kemampuan peserta. Termasuk dalam menyusun perencanaan dengan baik,” pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Godam)