26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 1712

Kemenag Kota Tasikmalaya Gelar Talkshow & Lounching Kampung Moderasi Beragama

0

Wartain.com, Kota Tasikmalaya || Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, menggelar Talkshow dan Lounching Kampung Moderasi Beragama, berlangsung di Hotel City, Rabu, 26/07/2023.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya, Sekda Kota Tasikmalaya, Wakapolresta, Kasdim, perwakilan Kejari, Ketua FBTI, tokoh agama, tokoh masyarakat, aktivis toleransi beragama dan undangan lainnya.

Ketua pelaksana Kampung Moderasi Beragama Kota Tasikmalaya, H. Danial Abdul Kholik, M.Si mengatakan, yang menjadi pilot project Kampung Moderasi Beragama, akan dikonsentrasikan terlebih dahulu di dua kelurahan, yaitu kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, dan Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung.

“Kampung Moderasi Beragama di Kota Tasikmalaya ini, akan menjadi contoh bagi kampung-kampung yang lainnya, sehingga Kota Tasikmalaya bisa menjadi Kota Moderasi Beragama yang kuat,” kata Danial.

Sementara itu, Kepala Kemenang Kota Tasikmalaya, Dr.H. Supriana, M.Pd, dalam pembukaannya menuturkan, Moderasi Beragama, bukan berarti mengganti agama, akan tetapi lebih kepada penguatan dalam menjalankan agamanya.

Kemenag Kota Tasikmalaya Gelar Talkshow & Lounching Kampung Moderasi Beragama

“Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh peserta yang hadir, untuk ikut mensosialisasikan Moderasi Agama ini kepada masyarakat luas,” ungkap Kepala Kemenag.

Senada dengan yang disampaikan kepala Kemenag, Sekda Kota Tasikmalaya, Drs.H. Ivan Dicksan, M.Si juga menyebutkan, sangat mendukung program Moderasi Beragama di Kota Tasikmalaya, yang digagas oleh Kementerian Agama.

“Saya harap kegiatan ini bukan hanya sekedar ceremonial saja, akan tetapi harus benar-benar diterapkan, mudah-mudahan dengan adanya program ini, Kota Tasikmalaya akan menjadi contoh bagi daerah yang lain,” pungkas Sekda.

Pantauan koresponden, acara berlangsung dengan penuh keakraban, berdiskusi dengan hangat, semua peserta dapat menyimak materi-materi yang disampaikan, terbukti seluruh peserta dapat mengikuti acara dari awal sampai akhir.***

Kontributor : Yosep Nurman

Editor : Aab Abdul Malik

Menguak Misteri Kolam Renang Tua Peninggalan  Belanda Di Kecamatan Nagrak – Sukabumi 

0

Foto by : Yudha

Wartain.com, Sukabumi || Bukti adanya kisah Kolonial Belanda pernah berkuasa di Sukabumi, khususnya di wilayah Kecamatan Nagrak, sangat banyak. Jejak tersebut bisa dibuktikan dengan banyaknya situs-situs peninggalan Kolonial Belanda yang masih tersisa, mulai dari irigasi, jembatan, jalan, penggilingan teh, perkebunan bahkan sampai makam penguasanyapun masih ada.

Satu diantara sekian banyak situs peninggalan Kolonial Belanda adalah, adanya “Kolam Renang Tua” yang berlokasi disekitar Kp. Sinagar (Turbin-red), Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak. Tak banyak yang mengetahui keberadaan kolam tua ini, lokasinya yang tersembunyi, yaitu dibawah sebuah lereng kecil, yang sejak dulu telah banyak dipenuhi rimbunnya pepohonan, kini hanya  menyisakan berbagai kisah pada masa Kolonial Belanda dimasa itu.

Menguak Misteri Kolam Renang Tua Peninggalan  Belanda Di Kecamatan Nagrak – Sukabumi  (Foto by : Yudha)

Dari keterangan yang dihimpun penulis, kolam ini memang telah ada sejak zaman Kolonial dulu. Hal ini nampaknya berkaitan erat dengan keberadaan sebuah kawasan perkebunan “Teh Tua” yang cukup melegenda di Eropa, serta di – wilayah lainnya pada masa itu. Pengusaha perkebunan teh Sinagar ini terkenal bernama
“Julius Eduard Kerkhoven” (1834 -1905) yang makamnya berjarak 1 km dari kolam ini.

Dilokasi ini, nampak beberapa bekas kolam renang yang telah rusak tapi bentuknya masih kelihatan,  dan keberadaan sebuah mata air, sebagai sumber pemenuhan air dikolam – kolam itu, sebelum akhirnya dialirkan lagi ke pesawahan masyarakat. Konstruksi tembokan kolam yang masih utuh tampak masih kuat, bahkan  dulu sempat dipakai kolam ikan oleh warga setempat.

Sisa-sisa Tembok Kolam Renang Masa Kolonial Belanda Masih Utuh (Foto by : Yudha)

Berdasarkan informasi dan hasil pengamatan penulis, di sekitar lokasi ini dulu pernah ada beberapa bangunan penting Kolonial Belanda, seperti kantor Administrasi, pabrik pengolahan Teh, rumah – rumah bedeng pegawai, dan sebagainya.  Namun sayang kini hanya tinggal cerita, bangunan – bangunan bersejarah, serta perkebunan Teh seluas ribuan hektar are itu, kini telah hilang ditelan zaman .

Penulis sendiri tidak asing dengan lokasi satu ini, hal tersebut dikarenakan sejak sekolah dulu, lokasi ini sering saya kunjungi, yang secara  kebetulan sekarang sudah menjadi milik keluarga/ teman dekat saya. Lokasi kolam ini berpotensi sebagai destinasi wisata kesejarahan, terkait perkebunan teh yang melegenda dimasa Kolonial Belanda.***

# Komunitas Lintas Sejarah dan Kebudayaan Nusantara

Penulis : Yudha

Editor : Aab Abdul Malik

Ada Apa Dengan Staf Garuda? Seorang Calon PMI Hongkong Hampir Gagal Berangkat 

0

Wartain.com, Jakarta || Lagi, kabar tak sedap menimpa salah seorang  calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Akibat perilaku oknum staf Garuda, hampir saja calon PMI Hongkong ini gagal berangkat kenegara tujuan ia bekerja. Hal ini langsung mendapat tanggapan serius Kepala BP2MI Benny Rhamdani, di Jakarta, Selasa malam, 25/07/2023.

“Malam ini Saya dapat kabar, terjadinya tindakan tidak menyenagkan, yang dilakukan oleh staf Garuda di Bandara Soekarno Hatta, terhadap PMI Hongkong yang hampir membuatnya Gagal Berangkat,” kata Benny.

Pihak Garuda, telah melakukan tindakan diluar kewenangannya. Aneh bin Lucu. Staf perusahaan negara dianggap mau mempersulit anak bangsa, yang berjuang dan memiliki jasa besar terhadap Devisa negara.

“Dijaman.yang semakin modern, kok masih ada pihak yang makan uang rakyat, tapi berprilaku primitif dan bangga dengan seragamnya, untuk mepersulit dan menidas rakyat/PMI,” ungkapnya.

“Besok Saya layangkan surat keberatan dan protes keras, kepada pihak Garuda. Dan meminta Dirut Garuda untuk berani mengambil tindakan tegas, kepada Staf Garuda yang konyol tersebut,” tambah kepala BP2MI.

Akibat adanya isu tindakan perlakuan tidak humanis tersebut, beliau menghimbau kepada seluruh calon PMI, untuk tidak segan dan malu, melaporkan setiap kejadian dan tindakan, yang menimpa, apalagi sampai mendzolimi dirinya.

“Kepada Para PMI, terus rapatkan barisan dan perkuat persatuan. Lawan segala bentuk penindasan dan jangan lemah apalagi  takut untuk memperjuangkan hal yang benar. BP2MI akan tetap bersama PMI,” pungkas Benny.***

#SikatSindikat
#LawanPrilakuMerendahkanPMI

Sumber : Barikade 98

Editor : Aab Abdul Malik

(Ruswandi)

Benny Rhamdani : Saya Marah Pekerja Migran Indonesia Dirugikan

0

Foto by : Farit Manoppo

Wartain.com, Jakarta || Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) gelar Konferensi Pers terkait kartu e-KTKLN (elektronik Tenaga Kerja Luar Negeri) atau e-PMI (elektronik Pekerja Migran Indonesia) bagi Pekerja Migran Indonesia, Selasa 25/07/2023 di melalui siaran langsung di laman YouTube.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam konferensi pers menegaskan, berdasarkan laporan Pekerja Migran Indonesia yang libur cuti atau akan kembali ke Indonesia. Saat balik ke negara penempatan mereka mendapat kendala.

“Mereka gagal terbang karena tidak dapat menunjukkan E-KTKLN atau E-PMI. Ini sangat menyedihkan, sesuai laporan Pekerja Migran Indonesia. Dimana mereka cuti dan kembali ke Indonesia, ketika kembali di negara penempatan selepas libur mereka dicegat pihak Imigrasi di bandara. Akhirnya tidak boleh terbang, padahal tiket sudah di tangan,” jelasnya.

Benny Rhamdani : Saya Marah Pekerja Migran Indonesia Dirugikan (Foto by : Farit Manoppo)

Dengan alasan yang bersangkutan atau Pekerja Migran Indonesia harus menunjukkan E-KTKLN atau E-PMI. Ini kekeliruan besar, karena E-KTKLN atau E-PMI bukan persyaratan dokumen yang wajib dimiliki Pekerja Migran Indonesia, sebagaimana diatur dalam Undang-undang 18 tahun 2017 pasal 13. Harusnya, cukup Imigrasi melihat saja persyaratan dokumen yang wajib.

Untuk tindaklanjutnya, BP2MI mengirimkan surat yang ditujukkan ke Dirjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM republik Indonesia. Perihal pelayanan penempatan pekerja migran Indonesia. E-KTKLN atau E-PMI, adalah semacam sistem pencatat dari BP2MI. Bukan dokumen wajib.

“Kami menghimbau kepada Pekerja Migran Indonesia, jika menghadapi atau mendapati masalah di lapangan. Dilakukan siapapun, pencegahan tanpa alasan, dilakukan siapapun. Jangan ragu untuk melakukan pelaporan. Baik itu yang dilakukan pegawai BP2MI sekalipun, silahkan laporkan, bisa langsung kepada saya,” pungkas Benny.***

Editor : Raka Azi

(Aab)

Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Fasilitasi Nelayan Dapatkan BBM Bersubsidi

0

Wartain.com, Sukabumi || Bahan Bakar Minyak (BBM), mempunyai peranan penting dalam peningkatan produktivitas usaha perikanan. Biaya penggunaan BBM pada usaha perikanan mencapai 70% dari biaya operasional. Kondisi inilah yang menjadikan BBM sebagai sarana produksi yang sangat strategis bagi nelayan dan pembudidaya ikan.

Penyediaan BBM yang memadai, baik dari sisi kuantitas maupun harga, sangat di butuhkan agar nelayan dan pembudidaya ikan dapat menggunakan BBM sesuai kebutuhan operasionalnya. Kebijakan subsidi BBM pada usaha perikanan dimaksudkan untuk membantu nelayan dan agar dapat membeli BBM sesuai kebutuhannya, dengan harga lebih murah sehingga produktivitas dan pendapatan nelayan serta pembudidaya ikan meningkat.

Untuk wilayah Kabupaten Sukabumi, nelayan dan pembudidaya ikan yang ingin melakukan pembelian BBM bersubsidi di SPBU atau SPBUN, dapat meminta rekomendasi pembelian ke Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi. Surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh Dinas tidak di pungut biaya sepeserpun alias gratis.

Surat rekomendasi dikeluarkan setelah pemohon melengkapi syarat-syarat administrasi nya, seperti Surat permohonan, ft KTP/Kartu Nelayan/Kusuka, ft Pas Tahunan, Rencana Lama Operasi, ft Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dll. Setiap nelayan mendapat rekomendasi kuota yang berbeda. Rekomendasi diberikan berdasarkan PK mesin dan berapa lama nelayan tersebut melaut atau beroperasi di laut.

Dengan adanya surat rekomendasi BBM bagi nelayan ini, diharapkan agar BBM bersubsidi benar-benar disalurkan tepat sasaran dan tidak ada penyalahgunaan di lapangan.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Ruswandi)

Sekda Lepas Kontingen Pramuka Kabupaten Sukabumi Ke Jambore Dunia ke-25

0

Wartain.cim, Sukabumi || Ketua Kwarcab Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, melepas Kontingen Pramuka Kab. Sukabumi sebagai Peserta Jambore Dunia ke -25 Tahun 2023, di Ponpes Modern Assalam Warungkiara, Selasa, 25/07/2023.

Pimpinan Ponpes Assalam, KH. Encep Hadiyana selaku Mabigus mengatakan, rasa bahagia karena Ponpes Assalam akan mengikuti kontingen Pramuka, dalam acara Jambore Dunia ke 25 di Korea 2023.

“Ada 6 (enam) orang perwakilan dari Ponpes Assalam, semoga putra dan putri yang akan mengikuti Jambore dunia dari tanggal 2-12 Agustus ini bisa membawa nama harum Bangsa, Jawa Barat dan Khususnya Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Sekda Lepas Kontingen Pramuka Kabupaten Sukabumi Ke Jambore Dunia ke-25

Dalam sambutannya, Sekda selaku Ketua Kwarcab Kab. Sukabumi mengatakan, terima kasih yang sebesar besarnya, kepada segenap jajaran Kwarcab gerakan Pramuka Kab. Sukabumi, serta panitia penyelenggara yang telah berkolaborasi dengan baik.

“Kesiapan, optimisme dan tekad yang bulat, harus tertanam pada setiap diri personel, yang tergabung dalam kontingen pramuka Kabupaten Sukabumi”, tegasnya.

Menurut Sekda, ketiganya itu menjadi modal utama dalam memberikan yang terbaik, demi mengharumkan nama baik diri, keluarga, Kwartir Cabang dan Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam kontingen Pramuka Jawa Barat.

Karena itu, Kak Ade berpesan agar para kontingen yang diutus dalam kegiatan pramuka internasional ini mampu membawa nama baik daerah.

Peserta Jambore Dunia Dilepas Sekda

“Event ini tidak hanya membawa nama baik kalian pribadi, tetapi juga membawa gugus depan, sekolah, ataupun pangkalan, di mana kalian berlatih. Lebih jauh kalian membawa nama Kabupaten Sukabumi. Jaga sikap perilaku, ucapan, dan tindakan karena kalian adalah duta kami semua,” ujarnya

Kak Ade mengatakan, kesempatan bertemu dengan kepanduan sedunia ini menjadi momentum belajar dari anggota pramuka seluruh dunia, nasional, ataupun dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Motivasi diri menjadi hal terpenting untuk disiapkan seluruh dunia.

“Saya yakin ini keinginan dari diri kita sendiri, maka pelihara semangat yang kuat dan jadikan ini sebagai ajang untuk saling mengenal, saling belajar,” pungkasnya

Selanjutnya Ketua Kwarcab Kabupaten Sukabumi menyematkan pemakaian atribut sebagai simbol pelepasan Jambore Dunia ke- 25 di Korea.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Intan)

Sosialisasi Peraturan Perundang- Undangan, Wujudkan Birkorasi Efisien Dan Efektif

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, membuka sosialisasi peraturan perundang-undangan kepegawaian lingkup Setda Kabupaten Sukabumi, di Aula Setda, Palabuhanratu, Selasa, 25/07/2023.

Dalam sambutannya Sekda mengatakan, Sosialisasi Peraturan Kepegawaian bertujuan untuk menambah pengetahuan, wawasan dan pemahaman yang sama dalam menangani persoalan di bidang kepegawaian bagi ASN di lingkup Pemkab. Sukabumi.

Kegiatan sosialisasi perundang-undangan ini, bisa diserap dan bisa betul-betul dicermati apa yang disampaikan narasumber, mengenai aturan kepegawaian yang terus berubah,” katanya.

Sosialisasi Peraturan Perundang- Undangan, Wujudkan Birkorasi Efisien dan Efektif

Sekda juga menjelaskan, sosialisasi ini bermakna agar para pegawai bisa mengikuti aturan dan arahan Presiden RI, tentang reformasi birokrasi yang bermanfaat bagi masyarakat, reformasi birokrasi bukan hanya tumpukan kertas, tapi  birokrasi lincah dan cepat.

“Kita akan dirubah oleh sistem, dalam rangka kecepatan pekerjaan untuk melayani dan memberikan kepuasan terhadap masyarakat,” terangnya.

Tujuan ini menurut sekda, untuk menciptakan birokrasi dimasa depan yang semakin efektif, efisien dan bersih. Sehingga birokrasi ASN bisa setara dengan birokrasi berkelas dunia.

“Jadi sekarang berbicara reformasi birokrasi sudah beralih indikatornya sampai ke penurunan tingkat kemiskinan, realisasi investasi, stunting, hingga penggunaan pemakaian dalam negeri,” paparnya.

Sosialisasi diikuti oleh 165 orang PNS yang terdiri dari staf ahli, kabag, kasubag, subkor, dan pelaksana.

Sebelumnya dijelaskan panitia penyelenggara, Kabag Umum Setda Kab. Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, maksud tujuan sosialisasi peraturan perundang-undangan kepegawaian guna untu meningkatkan kinerja, memberikan pengetahuan dasar tentang aturan serta menciptakan kesamaan visi dan dinamika.

Sosialisasi diikuti oleh 165 orang PNS yang terdiri dari staf ahli, kabag, kasubag, subkor, dan pelaksana.

“Sosialisasi berlangsung selama satu hari dengan narasumber Sekretaris BKPSDM,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut secara simbolis dilakukan pemberian penghargaan sebagai kategori pengelolaan kinerja terbaik perangkat daerah, oleh sekretaris BKPSDM Kab. Sukabumi Ganjar Anugrah kepada Sekda Ade Suryaman.***

Editor : Raka Azi

(Rd. Haraqi Siliwangi)

328 Jamaah Haji Kloter 52 Tiba Di Sukabumi

0

Foto by : Juliansyah

Wartain.com, Sukabumi || Sebanyak 328 jamaah haji kloter 52, asal Kabupaten Sukabumi tiba di Pusbangdai, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Senin, 24/07/2023.

Ketua Panitia Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Sukabumi Agus Santosa, yang diwakili Sekretaris H. Dede, S mengatakan, di Kloter 52 seluruh Jamaah Haji ada 320 orang dan ditambah petugas 8 orang Petugas terdiri dari kesehatan dan ketua rombongan.

328 Jamaah Haji Kloter 52 Tiba Di Sukabumi (Foto by : Juliansyah)

“Artinya kloter Kabupaten Sukabumi sudah memasuki kloter penuh 328 orang, sudah terhitung dengan petugas,” kata H. Dede kepada wartawan.

Kendati demikian, lanjut kata dia, terdapat satu (1) orang Jamaah yang tidak bisa pulang ke Tanah Air, dikarenakan sakit dan tidak memungkinkan untuk diberangkatkan melalui pesawat.

“Jamaah yang sakit ini harus menunggu sampai kondisinya membaik, dan itu bisa diberangkat nanti dengan kloter yang lain,” paparnya.

Para Jemaah Dijemput Keluarganya (Foto by : Juliansyah?

Terkait jemaah haji yang meninggal, Dede menjelaskan, untuk di kloter 22 dan 52 sebanyak 6 orang yang berasal dari Kabupaten Sukabumi.

“Untuk usia yang meninggal rata-rata diatas 65 tahun dan langsung dimakamkan di Tanah Suci Makkah, mudah-mudahan insya allah Khusnul Khatimah,” pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Raika)

Kemenperin Lakukan Pengajuan Electromagnetic Compatibility

0

Foto by : Kememperin

Wartain.com, Jakarta || Kebutuhan masyarakat terhadap penggunaan perangkat elektronik semakin meningkat, seiring dengan tren dan kemajuan teknologi yang berkembang saat ini. Oleh karenanya, diperlukan produk yang telah dipastikan tingkat keamanannya agar konsumen terlindungi.

“Dalam hal ini, pengujian Electromagnetic Compatibility (EMC), merupakan salah satu syarat yang termuat dalam Standar Nasional Indonesia (SNI),” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi di Jakarta, Senin 24/07/2023.

Kepala BSKJI menjelaskan, EMC adalah kemampuan suatu peralatan atau sistem untuk beroperasi secara normal di lingkungan elektromagnetik, tanpa terpengaruh ataupun menghasilkan interferensi terhadap lingkungannya. “Pengujian EMC berguna untuk mengetahui apakah suatu produk atau perangkat teknologi mampu beroperasi normal dan aman bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Saat ini, Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Surabaya sebagai Unit Pelayanan Teknis (UPT) di bawah BSKJI Kemenperin telah memiliki laboratorium EMC, yang merupakan salah satu laboratorium terbesar di Indonesia. Laboratorium yang berdiri sejak tahun 2013 ini memiliki spesifikasi 10 meter Semi Anechoic Chamber, yang telah dilengkapi dengan pengujian Radio Frekuensi (RF) untuk produk Bluetooth dan Wi-Fi.

“BSPJI Surabaya hadir untuk menjawab kebutuhan industri. Laboratorium EMC di BSPJI Surabaya mampu menguji peralatan elektronik dan telematika seperti drone, headphone, handphone, handy talkie (HT), wireless microphone, headphone Bluetooth, piano, televisi dan alat elektronik lainnya,” sebut Doddy.

Menurut Kepala BSPJI Surabaya, Budi Setiawan, dengan fasilitas laboratorium yang memadai, penerapan dan pengawasan SNI secara ketat dapat dijalankan dengan baik. “Saat ini, Indonesia sudah punya beberapa laboratorium pengujian elektronika yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk produk Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib dan SNI sukarela,” ungkapnya.

Doddy menambahkan, Kemenperin terus berupaya mendorong daya saing industri elektronika di tanah air, salah satu caranya dengan memberlakukan SNI serta optimalisasi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN). Langkah ini dinilai dapat mengamankan pasar dalam negeri dan menjaga keamanan konsumen terhadap produk impor yang tidak berkualitas.

“Melalui optimalisasi TKDN, penerapan SNI dan standar lainnya, serta pengawasan pasar serta ketersediaan fasilitas laboratorium elektronika dan telematika yang memadai, diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri dalam negeri,” imbuhnya.***

Dikutif Dari : kemenperin.go.id

Editor : Raka Azi

(Ikhlas/Godam)

Presiden Joko Widodo: Industri Pertahanan Indonesia Memiliki Prospek Yang Baik Kedepannya

0

Foto by : IG/Jokowi

Wartain.com, Malang || Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa industri pertahanan Indonesia, memiliki peluang yang baik di masa mendatang dan harus terus dikembangkan. Hal ini diutarakan Jokowi saat berkunjung ke Kompleks PT Pindad (Persero) di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

“Saya hanya ingin menggarisbawahi, bahwa industri pertahanan di negara kita memang memiliki prospek yang baik dan harus dikembangkan, baik yang berkaitan dengan peluru, baik yang berkaitan dengan kendaraan, baik yang berkaitan dengan senjata, semuanya karena permintaannya banyak,” ujar Jokowi, Senin 24/07/2023.

Jokowi menjelaskan, bahwa saat ini dunia sedang mengalami kekurangan peluru. Bahkan dalam setiap kunjungannya ke negara lain, ketersediaan peluru selalu menjadi topik yang dibahas antarpemimpin negara. “Di setiap kunjungan saya ke negara lain, mereka selalu menanyakan mengenai yang berkaitan dengan barang ini, peluru. Dan sekarang dunia memang kekurangan peluru,” ujarnya.

Oleh karena itu, Jokowi minta jajarannya untuk mencari mitra kerja dan menjalin kerja sama dengan pihak lain, agar pengembangan PT Pindad (Persero) dapat berjalan dengan lebih cepat.

Produksi PT Pindad saat ini kata dia, mengalami peningkatan setelah mendapatkan suntikan modal dari pemerintah sebesar Rp700 miliar, melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN).

“Sebelum diberi PMN produksi Pindad untuk peluru ini 275 juta peluru. Setelah kita beri PMN sebesar Rp700 miliar, produksinya meningkat 415 juta peluru hampir 2 kali lipat karena memiliki line tambahan dari PMN yang telah kita berikan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga akan memindahkan pabrik PT Pindad (Persero) yang ada di Bandung ke kawasan industri di Subang secara bertahap. Hal tersebut turut dilakukan pemerintah dalam rangka pengembangan PT Pindad (Persero).

“Sehingga betul-betul memiliki sebuah lahan yang luas untuk pengembangan Pindad karena memiliki prospek yang sangat baik,” kata Jokowi.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman.***

Dikutif Dari : okezone.com

Editor : Raka Azi

(Aab/Ikhlas)