26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 1713

Kementerian Sosial RI Kukuhkan Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB)

0

Foto by : Kemensos RI

Wartain.com, Kebumen || Kementerian Sosial RI, mengukuhkan 120 Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kabupaten Kebumen. Mereka merupakan anggota masyarakat dari dua kecamatan di Kabupaten Kebumen, yakni Kecamatan Bonorowo dan Kecamatan Petanahan.

Dikutif melalui laman resmi kemensos.go.id,
Menteri Sosial Tri Rismaharini yang diwakili Plh. Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, dalam Apel dan Simulasi Pembentukan KSB di Kebumen mengatakan, relawan dari elemen masyarakat dibentuk dan dikukuhkan, dalam rangka peningkatan kapasitas penanggulangan bencana.

“Pak Bupati, saya titip 120 relawan yang kita siapkan dalam rangka penanggulangan bencana di luar teman-teman Taruna Siaga Bencana (Tagana), maupun TNI/Polri dan BASARNAS,” kata Robben Rico di Kebumen, belum lama ini.

Robben menyampaikan ke-120 relawan ini dididik untuk disiapkan menjadi pilar utama penanganan bencana di daerahnya. “Jadi, memang kita bentuk dalam rangka membantu kita. Jika terjadi bencana, mereka adalah garda terdepan dalam penanganannya,” ucapnya.

Dalam penanggulangan bencana, kesiapan SDM merupakan salah satu aspek. Kemensos juga menyiapkan lumbung sosial. Lumbung sosial berisi kebutuhan mendesak yang diperlukan saat bencana, sehingga masyarakat bisa bertahan dalam jangka waktu tertentu, sampai bantuan tiba.

“Di dalam lumbung itu, terdapat tenda, stok makanan siap saji, ransum kayak teman-teman TNI/Polri, kasur, selimut, dan lain-lain, yang nanti bisa digunakan sewaktu-waktu untuk persiapan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya menjelaskan.

Usai dikukuhkan menjadi pengurus KSB, 120 relawan tersebut lantas diberikan pengenalan, pembekalan materi, serta pelatihan simulasi kebencanaan selama kurun waktu tiga hari, sejak Kamis (20/7) hingga pengukuhannya pada Sabtu (22/7) lalu.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyambut gembira atas pengukuhan 120 relawan KSB. Kesiapsiagaan terhadap bencana penting bagi masyarakat sejalan dengan kondisi Kebumen yang merupakan salah satu daerah rawan bencana, terutama bencana banjir dan angin puting beliung.

“Saat ini, penanganan bencana tidak dilakukan pada saat ada korban bencana saja. Yang paling penting, kita harus sadar dan siap betul bahwa Kebumen ini daerah rawan bencana, tentunya program yang sangat penting adalah kesiapsiagaan bencana,” ucapnya di hadapan para peserta pengukuhan KSB.

Untuk itu, pihaknya mengapresiasi inisiasi pelaksanaan apel pengukuhan dan uji simulasi KSB dari Kemensos sebagai rangkaian dari peningkatan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat di Kabupaten Kebumen.

Pada kesempatan itu, Kemensos juga menyerahkan bantuan dalam rangka kesiapsiagaan dan mitigasi penanganan korban bencana alam di Kabupaten Kebumen berupa bantuan lumbung sosial untuk 6 lokasi terdiri dari 2 lumbung sosial KSB dan 4 lumbung sosial non KSB di Kabupaten Kebumen senilai Rp705.166.335.

Sumber : kemensos.go.id

Editor : Raka Azi

(Ikhlas)

Wisuda Angkatan I Ma’had Nuroh Aldera Dihadiri Wabup Sukabumi

0

Foto by : dickymulyana

Wartain.com, Sukabumi || Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri, Menghadiri Wisuda dan Perpisahan Mahad Nuroh Aldera Angkatan Pertama, Bertempat di Aula Masjid Darul Maatin Kecamatan Cibadak, Selasa, 25/07/2023.

Sebanyak 17 santriwati akan menjalani wisuda, tujuh diantaranya telah hafidz Qur’an 30 Juzz, yang mana kesemuanya adalah angkatan pertama, yang telah menyelesaikan tahfidzul Quran dan Pendidikan Agama Islam selama tiga tahun di Mahad Nuroh Aldera Cibadak.

Wabup dalam sambutannya menyampaikan, rasa syukur dan apresiasi atas kelulusan santriwati yang akan menjalani wisuda. Apalagi lulusannya adalah hafidzah Qur’an.

“Selamat kepada ananda, adik adik yang hari ini di wisuda hafidzoh Qur’an, InsyaAllah berkah membawa kebaikan,” ungkapnya.

Wisuda Angkatan I Ma’had Nuroh Aldera Dihadiri Wabup Sukabumi (Foto by : dickymulyana)

Menurutnya, kehadiran Mahad Nuroh Aldera ini telah memberikan kontribusi besar dalam mencetak generasi Qurani, terlebih dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Sukabumi.

“Sinergitas ini adalah bukti nyata kami dalam mencetak insan yang Qurani, untuk menciptakan Kabupaten Sukabumi yang religius,” jelasnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kabag Kesra Setda Kab. Sukabumi, Sekdis Pendidikan, Camat Cibadak, Lurah Cibadak, orangtua santri  serta tamu undangan lainnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

Pelaku Yang Diduga Penganiaya Ayah dan Anak di Cisaat Ditangkap Polisi 

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi ||  Polres Sukabumi Kota, mengungkap kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang terjadi beberapa waktu lalu di Cisaat Sukabumi. A (25 tahun), Satu dari Dua terduga pelaku berhasil ditangkap di kawasan Cicantayan, Kamis, 20/07/2023.

Pengungkapan kasus yang dilakukan Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota dan Polsek Cisaat tersebut, disampaikan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo saat menggelar konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Senin, 24/07/2023.

“Alhamdulilah dari respon cepat dan penyelidikan yang dilakukan secara terpadu,  antara Polres dengan Polsek, pada tanggal 20 Juli, hari Kamis, pukul 16.00 WIB, kita dapat menangkap, mengamankan salah satu terduga pelaku yaitu A, yang berperan sebagai orang yang menyediakan senjata tajam, dan yang mengemudikan kendaraan bermotor,” ungkap Ari di hadapan awak media.

“Pada saat diamankan, pelaku mencoba melawan kepada petugas sehingga kita dari petugas melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku,” terangnya.

Pelaku Yang Diduga Penganiaya Ayah dan Anak di Cisaat Ditangkap Polisi

Selain menangkap A, Polres Sukabumi Kota turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa Dua unit sepeda motor dan sebilah senjata tajam jenis gobang.

Ari menegaskan, terduga pelaku A akan dijerat dengan pasal berlapis, tentang membawa senjata tajam tanpa ijin dan penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

“Pelaku dijerat dengan pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat Republik Indonesia nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun dan juga pasal 107 ayat (2) dan (3) KUHPidana tentang kekerasan yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara, kemudian pasal 351 ayat (3) KUHPidana tentang penganiayaan menyebabkan kematian dengan pidana penjara paling lama 7 tahun,” tegasnya.

Terkait Satu terduga pelaku lainnya, AKBP Ari memastikan telah mengantongi identitas dan berupaya untuk segera menangkapnya.

“Mohon do’anya, insya Alloh dengan kerja keras, mudah-mudahan kita bisa segera menangkap terduga pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui,” pungkas Kapolres.***

Editor : Aab Abdul Malik

BP2MI Gelar FGD Sekaligus Penandatangan MoU Dengan UNISBA

0

Wartain.com, Bandung || Focus Group Discussion (FGD), yang dilaksanakan oleh  Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Jawa Barat, sekaligus penandatanganan MoU antara BP2MI dengan UNISBA, dihelat di Hotel Savoy Homan, Kota Bandung, Senin, 24/07/2023.

MoU sendiri, dilaksanakan dengan pihak kampus Universitas Islam Bandung (UNISBA), yang dihadiri langsung Rektor Prof. Dr. H. Edi Setiadi, SH.,MH, dan Kepala BP2MI Benny Rhamdani, seta disaksikan oleh Kepala BP3MI Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Kepala BP2MI mengatakan, lembaga yang dipimpin oleh dirinya sedang melawan tiga kejahatan besar, yang hari ini sungguh sudah bisa dikatakan extra ordinary.

Pertama, merubah mindset atau paradigma dimana Pekerja Migran Indonesia dianggap pekerja rendahan, dipandang sebelah mata, dan dianggap sumber masalah. Kedua, BP2MI sedang memerangi sindikat penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia atau TPPO. Ketiga, berperang melawan praktek ijo rente. Sehingga, BP2MI melahirkan empat rekomendasi jangka panjang. Diantaranya, sosialisasi yang masif dan  diseminasi informasi yang aktif.

BP2MI Gelar FGD Sekaligus Penandatangan MoU Dengan UNISBA

“Pencegahan penempatan ilegal yang progresif  dan pencegahan hukum yang revolutif. Kita punya Presiden yang luar biasa, yang meminta Kapolri turun langsung memberantas TPPO. Presiden memerintahkan sikat mafia dan backing di belakangnya,” kata Kepala BP2MI

“Operasi terpadu Kepolisian dan BP2MI, serta instruksi Presiden untuk penguatan koordinasi Kementerian/Lembaga atas komando Menkopolhukam. Saya berharap kita semua bersikap dan berpihak pada Pekerja Migran Indonesia,” sambung Benny.

Kegiatan FGD yang dilaksanakan tersebut, menghadirkan seluruh utusan Polres se-Provinsi Jawa Barat. Dan juga Kejaksaan Negeri, dan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Dengan mengambil Tema yaitu, “Pembuktian Tindak Pidana Kejahatan Penempatan Nonprosedural Pekerja Migran Indonesia di Wilayah Jawa Barat.”

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

Enam Perangkat Daerah Raih Penghargaan Atas Capaian Kinerja ASN Tahun 2023

0

Qartain.com, Sukabumi || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, memberikan penghargaan kepada perangkat daerah yang berkinerja baik. Terutama kepada para Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian (Kasubag Umpeg), serta operator perangkat daerah.

Penghargaan yang diberikan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ini, dilaksanakan saat evaluasi capaian kinerja tahun anggaran 2023 di Aula BKPSDM, Senin, 24/07/2023.

Di mana, terdapat enam perangkat daerah yang meraih penghargaan untuk capaian kinerja ASN dan perangkat daerah semester I 2023. Penghargaan kategori kepatuhan pengumpulan data kinerja, dimenangkan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Kecamatan Cicurug. Sementara pengelolaan kinerja terbaik dimenangkan oleh Sekretariat Daerah (Setda) dan Kecamatan Curugkembar.

Operator dengan kinerja terbaik disabet oleh Redi Fitrajaya dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Budi Kurnia dari Kecamatan Cidolog.

Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengapresias,i para perangkat daerah yang berkinerja baik. Terutama dari sisi capaian kinerjanya di 2023 ini.

“Selamat bagi perangkat daerah capaian kinerja di semester pertama ini memberikan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Dirinya pun meminta, perangkat daerah lainnya untuk memaksimalkan kinerja. Terutama bagi perangkat dserah yang belum memenuhi target di semester pertama ini.

“Saya harapkan setelah kegiatan evaluasi ini, dapat menyusun rencana tindaklanjut untuk memperbaiki capaian kinerja di semester dua,” ucapnya.

Apalagi hasil pengukuran capaian kinerja ini, menjadi penentu dalam langkah selanjutnya. Baik dari segi kinerja, disiplin, maupun capaian target ASN dan perangkat daerah.

“Hasil pengukuran capaian kinerja di semester pertama ini, kita evaluasi untuk menentukan tindaklanjutnya,” ungkapnya.

Enam Perangkat Daerah Raih Penghargaan Atas Capaian Kinerja ASN Tahun 2023

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Sukabumi Ganjar Anugerah menambahkan, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi bagi para Kasubag Umpeg dan operator yang bekerja proaktif. Terutama, dalam penyampaian informasi pengelolaan kinerja di perangkat daerah masing-masing.

“Penghargaan ini pun untuk menumbuhkan motivasi kerja bagi ASN. Termasuk untuk ASN menginspirasi ASN lain agar meningkatkan pemahaman dalam pengelolaan kinerja dengan baik,” bebernya.

Kepala Bidang Kinerja, Disiplin, dan Penghargaan ASN BKPSDM Kabupaten Sukabumi Derlan Risdiawan menambahkan, terdapat sejumlah variabel yang dinilai dalam pemberian penghargaan. Kategori kepatuhan pengumpulan data kinerja misalnya, dinilai berdasarkan ketepatan penyelesaian penyusunan hingga waktu pengumpulan.

“Kalau kategori pengelolaan kinerja terbaik dinilai berdasarkan ketepatan waktu pengajuan, pelaksanaan, dan ketelitian dalam pemeriksaan berkas,” terangnya.

Sementara bagi operator dengan kinerja terbaik, dinilai dari pengetahuannya tentang pengelolaan kinerja terbaik. Selain itu, ketepatan waktu penyusunan laporan kinerja.

“Semua peraih penghargaan ini, berdasarkan hasil penilaian yang objektif,” pungkasnya.***

(Aab/Ruswandi)

Bupati Jalin Kerjasama Terkait Gudang “Waroeng” Jagung

0

Foto by : wardogtactical

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami beraudiensi dengan pihak Gudang “Waroeng” Jagung Jenderal Nasional Produk di Pendopo, Senin 24/07/2023, audiensi tersebut berkaitan pembangunan gudang yang dilakukan “Waroeng” Jagung Jenderal Nasional Produk.

Dalam audiensi tersebut, H. Marwan menyambut baik terkait gudang jagung tersebut. Apalagi, kebutuhan jagung di Sukabumi relatif tinggi. Hal itu banyaknya peternakan ayam di Kabupaten Sukabumi. Ditambah, jagung yang dihasilkan Kabupaten Sukabumi relatif banyak.

“Kebutuhan jagung luar biasa, namun terkendala gudang. Sebab, pihak industri yang tak mau menyetok jagung dalam jumlah besar,” ujarnya

Kehadiran Gudang “Waroeng” Jagung Jenderal Nasional Produk ini, bisa memberikan secercah harapan bagi petani. Terutama dalam memajukan potensi jagung di Kabupaten Sukabumi.

Bupati Jalin Kerjasama Terkait Gudang “Waroeng” Jagung

“Dengan bermitra bersama, bisa mendorong memajukan potensi jagung,” ucapnya.

Perwakilan Gudang “Waroeng” Jagung Jenderal Nasional Produk Usmar mengatakan, gudang tersebut dibangun di atas tanah seluas 500 meter persegi. Di mana, dalam gudang tersebut terdapat berbagai peralatan modern.

“Gudang kami bisa menampung sekitar 300-400 ton,” ungkapnya.

Gudang tersebut pun, ke depannya akan dijadikan sentra niaga. Hal itu dengan memunculkan komoditas unggulan di kawasan Jampang Tengah dan sekitarnya.

“Selain jagung, kita coba hadirkan komoditas lain. Sehingga, gudang ini menjadi pusat komoditas ke depannya,” pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

(Bayu/RDN)

Bupati Sukabumi Raih Penghargaan Wredatama Nugraha Madya Dari PWRI

0

Foto by : wardogtactical

Wartain.com, Bandung || Atas dasar jasa yang luar biasa terhadap pensiunan PNS, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami raih penghargaan dari Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI).

Penyerahan penghargaan tersebut, dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke 61 PWRI di Gedung Sate Bandung, Senin 24/07/2023. Di mana Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, mewakili H. Marwan untuk menerima penghargaan tersebut.

Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengatakan, penghargaan tersebut diberikan kepada bupati, atas pembinaan yang luar biasa terhadap pensiunan PNS. Bahkan, pembinaan tersebut pun bermanfaat bagi kemajuan dan perkembangan PWRI.

Bupati Sukabumi Raih Penghargaan Wredatama Nugraha Madya Dari PWRI (foto by : wardogtactical)

“Saya ucapkan terimakasih kepada PWRI pusat. Semoga di masa mendatang, PWRI Kabupaten Sukabumi akan lebih baik lagi,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Penghargaan Wredatama Nugraha diberikan kepada pembina, pengurus, anggota PWRI. Selain itu, diberikan pula kepada pejabat negara, pejabat pemerintah, dan tokoh masyarakat. Hal itu atas partisipasi dalam mendukung dan membina pensiunan PNS. Terutama, dalam memajukan dan mengembangkan PWRI.***

Editor : Raka Azi

(Ruswandi/Raika)

Penerimaan Pajak Capai Rp 970,2 Triliun Di Paruh Pertama 2023

0

Foto by : IST

Wartain.com, Jakarta || Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengumumkan, penerimaan negara dari pajak telah mencapai Rp 970,2 triliun hingga akhir Juni 2023. Jumlah tersebut setara dengan 56,47% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023. Capaian penerimaan ini pun tumbuh sebesar 9,9% secara tahunan.

Di Kutip dari laman www.kemenkeu.go.id, Menkeu mengungkapkan, kinerja penerimaan dari pajak di paruh pertama 2023 masih tumbuh positif, meski laju pertumbuhannya mengalami normalisasi.

“Kalau kita lihat kinerja penerimaan pajak semester 1 masih terjaga tumbuh positif, tapi rate of growth-nya terus mengalami normalisasi atau penurunan. Kalau awal tahun masih tumbuh di 48, kalau kita lihat secara kumulatif tapi kita lihat sekarang sudah di 9,9%,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa yang digelar secara virtual pada Senin 24/07/2023.

Jika dirinci, capaian Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas tercatat Rp 565,01 triliun atau 64,67% dari target. Pajak ini tumbuh 7,85% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Selanjutnya, penerimaan pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) hingga akhir Juni 2023, tercatat sebesar Rp 356,77 triliun atau 48,02% dari target. Angka capaian ini juga tumbuh 14,63%.

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan pajak lainnya yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp7,50 triliun atau 18,74% dari target. Capaian ini juga mengalami pertumbuhan sebesar 54,41%. Sementara itu, PPh Migas tercatat Rp 40,93 triliun atau 66,62% dari target. PPh Migas mengalami kontraksi 3,86%.

“Kalau kita lihat dari sisi komposisinya, kita lihat sebagian yang mengalami penurunan adalah dari sisi pertumbuhan karena tahun lalu memang ada beberapa fenomena yang terjadi sekali, seperti terjadinya pengungkapan pajak secara sukarela dan juga kita lihat harga-harga komoditas yang mengalami normalisasi. Harga minyak mengalami penurunan dan juga berbagai kegiatan impor yang tadi mengalami kontraksi,” jelas Menkeu.

Sementara itu, penerimaan Kepabeanan dan Cukai telah mencapai Rp135,43 triliun atau 44,67% dari target. Hasil penerimaan ini mengalami kontraksi sebesar 18,83% dari tahun lalu.

“Beberapa hal yang menjadi penyebab adalah bea keluar yang mengalami penurunan tajam akibat adanya penurunan harga CPO dan juga komoditas secara umum,” terang Sri Mulyani.

Sumber www.kemenkeu.go.id

Editor : Raka Azi

(Ikhlaz)

Kabupaten Sukabumi Kembali Raih Penghargaan KLA Kategori Nindya

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Semarang || Kabupaten Sukabumi kembali menyabet penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), kategori nindya di 2023 ini. Bahkan penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA RI ) ini, naik satu peringkat dari tahun sebelumnya.

Penghargaan tersebut, diterima langsung Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, dari Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati, dalam momen Penganugerahaan KLA 2023 di Hotel Padma, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 22/07/2023.

H. Marwan Hamami mengatakan, penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi, untuk terus berbuat. Terutama dalam pemenuhan hak anak di Kabupaten Sukabumi.

“Saya bersyukur bisa hadir dan menerima penghargaan ini. Penghargaan ini sebagai motivasi dan pengingat bagi kami untuk terus berbuat demi terpenuhi hak-hak anak,” ujarnya.

Bupati Menambahkan, pemenuhan hak anak menjadi salah satu konsentrasinya di Kabupaten Sukabumi. Mengingat, mereka akan menjadi penerus bangsa di masa depan. Sehingga, semuanya harus terpenuhi sedari dini.

“Lewat pemenuhan hak anak semaksimal mungkin, kita berharap Indonesia emas di 2045 nanti, dapat diisi oleh anak-anak sekarang yang luar biasa,” ucapnya.

Kabupaten Sukabumi Kembali Raih Penghargaan KLA Kategori Nindya (Foto by : gilangramdani499)

Maka dari itu, berbagai fasilitas untuk anak tersedia secara utuh di beberapa tempat. Selain itu, pemerintah pun menyediakan wadah bagi anak berkreasi dan mengembangkan potensinya.

“Seperti dalam perayaan HUT Kabupaten Sukabumi misalnya, kami melibatkan anak. Hal ini dilakukan agar mereka terwadahi,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati berharap, KLA 2023 bisa menjadi cambuk penyemangat bagi daerah untuk bekerja lebih keras. Terutama, dalam melindungi dan memastikan pemenuhan hak anak.

“Penghargaan KLA kali ini, terasa kian istimewa. Pasalnya, keinginan untuk mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan oleh berbagai pihak semakin kuat,” bebernya.

Hal tersebut tak lepas dari cita-cita untuk mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak, dan Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030 serta Indonesia Emas 2045.

“Capaian menggembirakan ini bukan tujuan akhir, tetapi suatu proses dan penyemangat untuk semakin maju, dalam memperjuangkan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak di daerahnya masing-masing,” terangnya

Ke depan, Menteri Bintang ingin daerah yang berhasil mendapatkan prestasi terbaik dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. Selain itu, ia juga meminta agar daerah yang berprestasi mau membagikan pengalaman dan ilmunya, kepada daerah lain yang sedang sama-sama berjuang mewujudkan KLA.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Godam)

Indonesia Berada Di Angka Kendali Inflasi Ketiga

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengikuti Rakor pengendalian inflasi daerah, bersama Sekretaris Jendral Kemendagri RI Suhajar Diantoro secara virtual, di Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Senin, 24/07/2023.

Sekjen Kemendagri, Suhajar Diantoro dalam laporannya menjelaskan,  Indonesia saat ini berada di angka kendali inflasi ke tiga, bersama Amerika Serikat, Brazil, Rusia dan Jepang. Hanya kelima negara tersebut yang mampu bertahan di poin 3 untuk inflasi ini.

“Kami ucapkan terimakasih kepada kawan-kawan, atas kerja keras seluruhnya, baik kawan-kawan di pusat maupun kawan-kawan di daerah, yang terus berusaha mengendalikan inflasi mulai dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kecamatan atau Kepala Desa, yang selalu kontrol-kontrol pasar, sehingga kita diposisi angka 3 (tiha) bersama empat negara lain,” jelasnya.

Kata Sekjen Kemendagri, diminggu ke 3 (tiga) bulan Juli, komoditi bawang putih mengalami kenaikan di sejumlah Kabupaten/Kota, minggu lalu bawang putih tercatat naik di 83 Kab/Kota. Namun diminggu ke tiga ini naik menjadi 89 Kabupaten/Kota.

Indonesia Berada Di Angka Kendali Inflasi Ketiga (Foto by : gilangramdani499)

“Jadi ada enam Kab/Kota tambahan, yang diminggu lalu bawang putih terkendali, namun diminggu ini naik menjadi 89 Kab/Kota,” ujarnya.

Untuk Indeks perkembangan harga bahan pangan minggu ke 3 bulan Juli, yang mengalami kenaikan ini antara lain, cabai merah di 158 Kab/Kota, daging ayam ras 94 Kab/Kota dan bawang putih 89 Kab/Kota.

“Untuk daerah-daerah produksi harus menjadi perhatian bersama, misalnya daerah penghasil telur untuk terus dimonitoring,” tegasnya

Dirinya menambahkan, bahwa inflasi ini adalah untuk menjaga kestabilan harga, dimana untuk harga jual dapat menguntungkan petani tetapi harga beli mampu ditopang oleh daya beli konsumen.***

Editor : Raka Azi