26.7 C
Jakarta
Sabtu, Oktober 3, 2026
Beranda blog Halaman 1921

Komitmen Ganjar Bakal Hadirkan Sekolah Gratis

0

Wartain.com, Jakarta || Bakal calon presiden PDI Perjuangan Ganjar Pranowo berkomitmen untuk menghadirkan sekolah gratis di seluruh Indonesia untuk masyarakat yang kurang mampu.

“Saya hanya ingin menyampaikan kepada masyarakat luas, bagaimana akses pendidikan itu lebih mudah, dan bagaimana, mohon maaf ini, keluarga tidak mampu bisa mendapatkan (pendidikan) dengan skala prioritas,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 22/09/2023 malam.

Ganjar mengatakan program itu sudah dilakukan ketika dirinya menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode.

Ia membuat sekolah berbasis boarding (asrama) secara gratis alias tidak dipungut biaya untuk masyarakat kurang mampu. Bahkan, para siswa mendapatkan seragam, sepatu, asrama, dan makan.

Sekolah ini juga mampu menghubungkan dan membuat kerja sama dengan perusahaan atau industri untuk penyerapan tenaga kerja.

Ganjar menyampaikan hal itu seusai mendapatkan penghargaan sebagai “Tokoh Pendongkrak Kualitas Pendidikan Keluarga Miskin”

Ganjar menganggap bahwa sekolah gratis adalah bagian integral dari upaya mempermudah akses pendidikan yang terbukti bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat secara keseluruhan, serta dalam jangka panjang dapat menuntaskan kemiskinan.

Selain itu, Ganjar juga mengungkapkan kekhawatiran tentang ketidakmerataan infrastruktur dan akses pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut dia, setiap daerah harus memiliki akses pendidikan yang merata dan mudah dijangkau. “Maka inilah yang mesti kita kebut sehingga nantinya mereka semua bisa mendapatkan akses pendidikan yang sangat mudah,” tegas mantan anggota DPR RI dua periode itu.

Ganjar yang berprinsip “Tuanku ya Rakyat” itu turut menyebut pentingnya memanfaatkan bonus demografi dengan baik melalui pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan pendidikan yang berkualitas, terutama untuk masyarakat kurang mampu.

“Maka kalau kita mengelola SDM dengan baik, dengan pendidikan yang sangat bagus, maka rasa-rasanya kita akan bisa memanfaatkan bonus demografi dengan baik,” harapnya.***

Foto: Antara/HO-Relawan Ganjar

Editor: Raka A. Firmansyah

Ngambek Ala Fabio Quartararo Di GP India 2023

0

Wartain.com, Buddh ||  Fabio Quartararo ngambek saat sesi tes MotoGP India 2023. Pembalap Monster Energy Yamaha ini kesal, semenjak tes Misano kemarin.

Fabio Quartararo geram dengan bos tim, Massimo Meregalli yang menjabat Team Manager Monster Energy Yamaha.Terutama soal update dan setup motor Yamaha YZR-M1, yang belum kompetitif.

Ditambah lagi saat sesi tes MotoGP India 2023, Fabio Quartararo dua kali mengalami masalah mekanikal.

“Akhir tes Misano, bandingkan komentar dari Team Manager dan komentarku, berbeda kan?” heran Fabio Quartararo dikutip dari DAZN.

Fabio Quartararo blak-blakan kalau Yamaha YZR-M1 belum sesuai ekspektasinya.

“Kalau Team Manager bilang (motor) jadi lebih bagus, mungkin kita harus mendengarkannya,” sindir Fabio Quartararo.

“Akhirnya tidak ada perubahan, dia bilang putih, aku bilang hitam,” kata juara dunia MotoGP 2021 ini.

Fabio Quartararo ingin tim lebih mendengar keinginan pembalap, yang berharap motor lebih mudah dikendarai.***

Sumber : Motorplusonline.com

Foto : Motorsport.com

Editor : Aab Abdul Malik

(Ikhlas)

Sabar!!! Sabar!!! Kata Ganjar, Ditanya Soal Bacawapres Pendampingnya 

0

Wartain.com, Surabaya ||  Bacapres PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo, meminta semua pihak untuk menunggu siapa Bacaawapres yang akan mendampingi dirinya.

“Cawapres itu nanti, sabar,” kata Ganjar di Hotel Vasa Surabaya usai berdialog dengan ratusan warga, Jumat 22/09/2023.

Saat ditanya siapa sosok cawapres, Ganjar juga kembali meminta untuk sabar.
Ditanya soal Duet dengan Prabowo di Pilpres 2024, Ganjar: “Ngomong Kok Isu,
Sabar-sabar, nanti,” tambahnya.

Sejumlah nama masih masuk dalam bursa cawapres yang akan mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Ada nama Menparekraf RI sekaligus Ketua Bapilu PPP Sandiaga Salahudin Uno. Kemudian ada nama Menkopolhukam RI Mahfud MD.

Terbaru, muncul wacana terkait peluang Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo akan berpasangan di Pilpres 2024. Terbaru Ganjar menyebut itu hanya isu saja.

“Kata siapa? Ngomong kok isu,” kata Ganjar di Hotel Grand Dafam Surabaya, Jumat 22/09/2023 siang.***

Sumber : detikNews

Foto : CNBC Indonesia

Editor : Aab Abdul Malik

(Ruswandi/Raika)

Ihwal Polemik Pedagang Offline : Jokowi Setuju Revisi Aturan Perdagangan Online 

0

Wartain.com, Jakarta || Adanya aksi protes dari para pedagang offline baru-baru ini, seperti yang terjadi di pasar Tanah Abang. Hal ini mendapat perhatian serius  Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Beliau sudah menyetujui revisi Permendag Nomor 50 Tahun 2020, Tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE).

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Isy Karim saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jumat 22/09/2023.

Namun, aturan yang mengatur perdagangan online itu belum bisa diundangkan langsung, lantaran masih harus ditandatangi lagi oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

“Senin depan mungkin sudah ada tanda tangan dari Pak Menteri, setelah itu tinggal proses pengundangan dari Menteri Hukum dan HAM,” kata Isy.

Lebih lanjut Isy mengatakan, Permendag ini nantinya akan menjelaskan lebih detail terkait pengertian e-commerce dan s-commerce. Kemudian akan membahas terkait pembatasan penjualan minimum 100 dollar AS, atau setara dengan Rp 1,5 juta per barang, yang boleh dijual di marketplace yang menerapkan crossborder atau penjualan lintas batas.

Hal yang juga diatur dalam baleid itu adalah, mengenai positive list barang yang dapat dijual di marketplace dan larangan marketplace bertindak sebagai produsen.

“Jadi contoh Tokopedia misal ingin membuat barang sendiri, kemudian dijual di marketplace mereka, nah itu dilarang akan diatur disana,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop-UKM) Teten Masduki mengungkapkan, revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 50 Tahun 2020, Tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, sebentar lagi akan disahkan.

Hal itu lantaran aturan main jualan online tersebut, sudah masuk ke Istana, untuk segera dibahas bersama kepala negara Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Sudah di istana, sebentar lagi (diundangkan),” ujar Menkop Teten kepada media di Pasar Tanah Abang, Senin 19/09/2023.***

Sumber : Kompas.com

Foto : IStock

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Gali Potensi Warga Lewat Sekolah Lapang Di Desa Tegallega : Lakpesdam PCNU Kabupaten Sukabumi Kawal Program 

0

Wartaun.com, Sukabumi || Pelaksanaan Team Building, yang dimaksudkan untuk membangun kekompakan dan penyamaan persepsi, sekaligus menggali ide dan gagasan para pengurus Sekolah Lapang Desa Tegallega, Kec. Lengkong, Kab. Sukabumi, ini merupakan desa terakhir dari 4 (empat) desa lnklusi, yg menjadi lokus Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) di Kab. Sukabumi, Kamis  21/09/2023.

Kegiatan yg berlangsung di Aula Desa Tegallega ini, dibuka langsung oleh Camat Lengkong, Dedi Ruswandi, yang didampingi, Kepala Desa Tegallega, Fuad Abdul Latif, Ketua LAKPESDAM PCNU Kab. Sukabumi, Daden Sukendar, Ketua BPD, Babinkamtibmas, Babinsa dan Tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Lengkong Dedi Ruswandi, mengungkapkan, rasa syukur dan gembiranya atas kegiatan Team Building dan Penggalian Gagasan untuk Sekolah Lapang, yang merupakan implementasi program P3PD di desa Inklusi, Desa Tegallega.

“Saya sangat berayukur dan berterimakasih kepada Tim Teknis P3PD, yg telah mengawal terlaksananya program ini, sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” ungkapnya.

Gali Potensi Warga Lewat Sekolah Lapang Di Desa Tegallega : Lakpesdam PCNU Kabupaten Sukabumi Kawal Program

Hal serupa juga disampaikan Kabid penataan desa dan kesatuan masyarakat hukum adat, Syarif, kepada awak media penyampaikan, rasa syukurnya yg luar biasa, karena menurutnya, masukan-masukan yang sangat berharga murni dari usulan masyarakat dan mencakup semua kalangan, baik disabilitas maupun non disabilitas.

“Rasa syukur luar biasa kami sampaikan untuk kegiatan hari ini yg luar bisa,” ungkapnya.

Ia berharap ide, gagasan dan masukan, bisa berdampak positif bagi masyarakat Desa Tegallega, sebagai wujud dari pengembangan potensi yang ada di desa, untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami sangat tinggi berharap, masukan-masukan ini dapat terakomodir dari P3PD maupun dari dana desa, sehingga berdampak bagi semua warga desa Tegallega tanpa kecuali,” tegasnya.

Senada juga disampaikan, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Kab. Sukabumi, Ust. Daden Sukendar, saat ditemui awak media di lokasi acara, juga menyatakan, kepuasannya dari kegiatan hari ini, yang menurutnya melebihi ekspektasi panitia. Karena peserta dapat memilah usulannya untuk menjawab masing-masing kebutuhan, baik kaum perempuan, lansia, disabilitas, dan lainnya.

Peserta antusias mengikuti acara sekolah lapang

“Alhamdulilah kegiatan Team Building dan Penggalian Gagasan hari ini berjalan dengan lancar, bahkan lebih dari ekspektasi kami, karena disini ternyata teman-teman Sekolah Lapang sudah mampu mencoba mengklasifikasi berbagai usulan, sesuai kebutuhan yang ada dan berdasarkan potensi yg ada di Tegallega,”  ungkap pria yg akrab dipanggil kang Dasuk itu.

Sementara itu, para peserta juga nampak bahagia dan gembira mengikuti kegiatan dengan aktif. Para peserta dari Forum Anak Daerah misalnya, Reza, Dwita dan Siska, ketiganya mengaku terkesan dengan kegiatan ini.

“Kesan kami mengenai kegiatan ini luar biasa, banyak orang-orang hebat yang bermusyawarah untuk kemajuan desa, dan di forum ini kita bisa mengajukan gagasan,” ujar Reza penuh semangat, dan di amini kedua temannya.

Begitupun peserta dari kaum perempuan, lis Suhaeti, merasakan tambah ilmu dan wawasan dari kegiatan ini. “Kesannya kami bertambah ilmu dan bertambah wawasan untuk membantu sesama,” pungkasnya singkat.***

Editor : Aab Abdul Malik

Foto : wartain com/Dasuk

(Tim)

Awas!!! Kabupaten Sukabumi Darurat Kebakaran Hutan Dan Lahan

0

Wartain.com, Sukabumi || Dampak kemarau yang berkepanjangan akibatkan sering terjadi kebakaran, mulai dari kebakaran rumah, lahan dan hutan. Hampir disetiap wilayah yang mengalami kekeringan, mengalami musibah kebakaran. Seperti siang tadi, kebakaran terjadi di areal Gunung Jayanti pukul 16.15 WIB, Jumat, 22/09/2023, tepatnya di Kp Jayanti, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Penyebab kebakaran yang jelas  belum diketahui. Informasi yang dihimpun tiba-tiba warga melihat kobaran api dari titik bencana, sentra api terus merambat sampai hampir ke areal pemukiman warga.

Beruntung tidak ada korban jiwa, dalam kejadian tersebut, hanya saja dikhawatirkan api terus menjalar, akibat tidak ada akses kendaraan pemadam kebakaran, untuk masuk ke wilayah  Gunung Jayanti.

Untuk mengatasi hal tersebut, P2BK Palabuhanratu, Satgas PB, Pemdes Jayanti, Damkar Unit Palabuhanratu, Destana Desa Jayanti beserta unsur terkait lainnya, melakukan asasemen kelokasi kebakaran, serta memberi himbauan kepada  masyarakat untuk tetap waspada.

Awas!!! Kabupaten Sukabumi Darurat Kebakaran hutan dan lahan

Sampai berita ini diturunkan, api masih belum bisa dipadamkan, karena lokasi yang tidak bisa dijangakau ( terjal -red), baik sama kendaraan Damkar maupun secara manual.

Sementara itu, Danpos 1 Damkar Unit  Palabuhanratu, Aceng Ismail mengatakan, api terus membesar dan merembet ke atas gunung mendekati perumahan. Petugas tidak bisa masuk ke titik bencana karena tidak ada akses.

“Yang terbakar perkiraan saya satu sampai dua hektar. Api langsung merembet ke arah perumahan Tamansari, api masih membesar, kami kesulitan masuk kesana, tidak ada akses,” kata Aceng di lokasi.

“Mudah-mudahan ada jalan keluar, kami masih memikirkan untuk proses pemadaman api,” pungkasnya.***

Sumber info : P2BK Oalabuhanratu, Relawan Destana Desa Jayanti

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Waduh!!! Tiga Lahan Di Gunungguruh Kembali Terbakar

0

Wartain.com, Sukabumi || Kebakaran kembali terjadi di tiga lokasi yang berbeda di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Diduga kebakaran lahan tersebut akibat percikan api yang berasal dari pembakaran sampah yang tidak disengaja, kemudian merembet ke lahan yang ditumbuhi ilalang dan bambu yang kering.

Ketiga lokasi kebakaran tersebut diketahui yaitu : Pertama Di Kp. Hariring RT 24 RW 12 Desa Cikujang, Kedua di Kp. Gunungguruh RT 31 RW 15, Desa Cikujang dan Ketiga di Kp. Kararange RT 11, RT 16 RW 04 (gunung karang bilik), Desa Gunungguruh. Semua lokasi kebakaran berada di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat 22/09/2023.

Keterangan yang dihimpun wartain.com didapat, dua kebakaran yang berlokasi di Desa Cikujang, berawal dari informasi warga setempat yang melihat kebakaran api dari lahan kebun yang berisi tumbuhan ilalang dan bambu. Tiba-tiba saja api dengan cepat merambat ke areal yang kurang lebih dua hektar are.

Mendengar informasi tersebut Pemdes Cikujang, berkoordinasi dengan instansi terkait, terutama unsur Kecamatan, BPBD, satpol PP, Bhabinkamtibmas, Babinsa, P2BK, Tagana, Damkar unit Cisaat dan unsur lainnya.

Lagi!!! Tiga Lahan Di Gunungguruh Kembali Terbakar

Setelah melakukan assessment lapangan, semua unsur yang terlibat dibantu oleh warga setempat melakukan pemadaman api, dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran, dan menggunakan alat seadanya. Dengan kerja keras tim dan warga, akhirnya api bisa dipadamkan untuk dua lokasi yang berada di Desa Cikujang.

Sementara itu, dari lokasi yang berbeda di Desa Gunungguruh dapat dilaporkan, sampai berita ini diturunkan, api belum bisa dipadamkan karena titik lokasi yang tidak terjangkau oleh mobil Damkar. Akses menuju lokasi bencana sangat sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat. Tim masih bekerja keras dibantu oleh warga untuk memadamkan api.

Ditemui lewat saluran telepon, Kasie Trantibum Kecamatan Gunungguruh Supran Hidayat, S.IP mengatakan, kejadian kebakaran yang terjadi diwilayahnya, diduga akibat adanya sumber api yang merembet dari pembakaran sampah, kemudian menjalar ke areal lahan yang penuh dengan pohon bambu dan ilalang.

“Kami mendapat laporan dari warga ada kebakaran lahan, kemudian kami melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan kebakaran ini, termasuk menerjunkan satu unit Damkar dari Cisaat, Alahamdulillah untuk dua lokasi sudah bisa diatasi,” katanya.

Petugas berupaya keras untuk memadamkan api

Sementara itu, untuk lokasi yang berada di Desa Gunungguruh, sampai saat ini karena kesulitan medan, api masih belum bisa dipadamkan.

“Tim masih berupaya untuk memadamkan api, Damkar tidak bisa masuk, kami berusaha minimal api tidak bisa merembet ke areal yang lebih luas,” pungkas Supran.

Hal yang sama dibenarkan oleh Danposramil Gunungguruh, Peltu Erfan menyampaikan, kebenaran informasi terkait adanya kebakaran tiga titik diwilayahnya.

“Benar tadi siang terjadi kebakaran di tiga lokasi, dua lokasi di Desa Cikujang sudah bisa dipadamkan, satu lokasi lagi di Desa Gunungguruh, sampai sekarang belum bisa di atasi, karena terkendala lokasi yang tidak bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat, terutama mobil Damkar,” pungkasnya singkat.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dan sampai saat ini tim masih berjuang keras untuk memadamkan api yang berada di wilayah gunung karang bilik tersebut.***

Sumber : P2BK Gunungguruh

Foto : Supran Hidayat

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Oknum Pelajar Diduga Terlibat Aksi Penganiayaan Mengunakan Sajam, Dibekuk Polsek Kebonpedes 

0

Wartain.com, Kota Sukabumi || Unit Reskrim Polsek Kebonpedes Polres Sukabumi Kota, mengamankan 9 (sembilan) remaja yang diduga terlibat aksi penganiayaan seorang pelajar, MFM (14 tahun) yang terjadi di depan konter handphone di Jalan Cimuncang RT. 01/07, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis 21/09/2023, sekitar jam 14.30 WIB.

Ke- 9 remaja tersebut berhasil diamankan Polisi di salah satu sekolah di Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jum’at 22/09/2023, sekitar jam 09.00 WIB.

Aksi penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam, yang diduga dilakukan oleh, YK (15 tahun), salah satu dari 9 (sembilan) remaja yang telah diamankan tersebut, mengakibatkan korban mengalami luka sobek di bagian punggung sebelah kiri, yang diduga diakibatkan terkena sabetan senjata tajam jenis cerulit, dan harus menjalani tindakan medis di rumah sakit.

“Pada hari Kamis 21/09/2023 sekitar jam 14.30 WIB, terjadi tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh terduga pelaku dengan cara menggunakan senjata tajam jenis Cerulit panjang, dan mengenai bagian punggung sebelah kiri. Dengan kejadian itu korban mengalami luka sobek, dan saat ini korban dalam penanganan medis di rumah sakit Hermina, namun tadi dengar kabar dari pihak keluarganya harus dirujuk ke RSUD R. Syamsudin, S.H.,” ujar Kapolsek Kebonpedes, Iptu Tommy Ghanhany Jaya Sakti, kepada awak media.

Oknum Pelajar Diduga Terlibat Aksi Penganiayaan Mengunakan Sajam, Dibekuk Polsek Kebonpedes

“Saat ini Alhamdulilah kita sudah bisa mengungkap terduga pelaku penganiayaan tersebut. Adapun korban, berinisial MFM (14 tahun), siswa salah satu SMP Negeri di Kecamatan Sukaraja Sukabumi dan terduga pelaku berinisial YK (15 tahun) yang merupakan siswa dari salah satu Madrasah Tsanawiyah di Cireunghas Sukabumi,” terangnya.

“Saat ini anggota kami sedang mengumpulkan barang buktinya, dan alhamdulilah, barusan dapat kabar bahwa barang bukti berupa Cerulit panjang sudah ditemukan oleh anggota kami,” lanjutnya.

Tommy menjelaskan, peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka sobek tersebut, terjadi saat korban bersama temannya berjalan di Jalan Cimuncang Desa Kebonpedes Kabupaten Sukabumi.***

Foto : Humas Polres Sukabumi Kota

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

Bupati Sukabumi Terima Penghargaan Penggerak Donor Darah Dari PMI

0

Wartain com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami, mendapatkan penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI), sebagai penggerak donor darah sukarela. Penghargaan tersebut, diterimanya saat memperingati HUT PMI ke – 78 tingkat Kabupaten Sukabumi, di Markas PMI, Jumat, 22/09)2023.

H. Marwan Hamami mengaku bersyukur bisa bersilaturahmi dan mendapatkan penghargaan tersebut. Menurutnya, untuk menjadi penggerak pendonor darah itu harus memberikan contoh nyata. Hal itu seperti dirinya yang selalu berdonor darah.

“Untuk mengajak masyarakat itu harus dikasih contoh. Saya sejak tahun 1980an sudah rutin berdonor darah,” ujarnya.

H. Marwan mengaku, keinginannya untuk terus bermanfaat bagi masyarakat, menjadi pemicu rutinnya berdonor darah. Selain itu, demi kesehatan tubuhnya pula.

“Dengan rutin berdonor darah, secara otomatis darah di dalam tubuh terus baru. Semoga darah yang donorkan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Berkaitan HUT PMI ke – 78, H. Marwan mengapresiasi kinerja lembaga sosial kemanusiaan tersebut. Mengingat, banyak kontribusi uang dilakukan PMI bagi Kabupaten Sukabumi.

“Maka dari itu, ini menjadi momentum untuk memberikan energi positif yang baru. Terutama dalam memicu semangat, motivasi, dan inspirasi,” ungkapnya.

Apalagi, peran PMI bukan sekadar donor darah saja. Namun banyak tugasnya yang sangat berguna bagi masyarakat.

“Kehadiran PMI harus dicintai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” bebernya.

Bupati Sukabumi Terima Penghargaan Penggerak Donor Darah Dari PMI

Ketua PMI Kabupaten Sukabumi dr. Hondo Suwito menambahkan, H. Marwan Hamami sangat luar biasa dalam mendorong masyarakat. Terutama untuk menjadi pendonor darah.

“Pak Bupati juga pendonor yang aktif. Hal ini juga patut dicontoh dari sisi kepeduliannya,” terangnya.

Berkaca dari sisi kepedulian, PMI Kabupaten Sukabumi turut hadir di tengah masyarakat. Hal itu agar keberadaan PMI benar-benar dirasakan masyarakat.

“PMI hadir untuk menolong dengan sepenuh hati,” bebernya.

Bahkan di tengah kemarau ini, PMI Kabupaten Sukabumi telah mendistribusikan air ke sejumlah kecamatan. Hal itu termasuk penanaman pohon di sekitaran sumber mata air.

“Beberapa kecamatan di Kabupaten Sukabumi sudah kita salurkan air bersih kepada masyarakat. Hari ini pun kita menaman pohon di wilayah Cinumpang,” jelasnya.

Wakil Ketua PMI Jabar Kombes Pol (purn) H. Ruhanda mengaku bangga terhadap masyarakat dan PMI Kabupaten Sukabumi. Bahkan, PMI Kabupaten Sukabumi sangat merespon terhadap kekeringan dengan memberikan air bersih.

“PMI sangat respon. Harus diingat pula, PMI bukan apa-apa tanpa kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat pula berbagai penyerahan. Hal itu seperti penghargaan kepada peserta Jumnas utusan PMI Kabaupaten Sukabumi, bibit pohon, hingga KTP bagi pelajar yang berusia 17 tahun.

Selain itu, terdapat kegiatan donor darah, pengobatan gratis, hingga pelepasan tangki air bersih untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.***

Foto : Dok. Pemkab Sukabumi

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Mencegah Dan Menekan Stunting, Wabup Apresiasi Aksi Gercep Penting

0

Wartain.com, Sukabumi || Langkah nyata dilakukanPemerintah Kecamatan Cibitung dalam upaya mencegah dan menekan angka stunting, salah sayunya melalui aksi Gerakan Cepat Pencegahan Stunting (Gercep Penting).

Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri mengapresiasi hal tersebut, menurutnya Kegiatan ini bagus sekali, respon yang cukup bagus dari Pemerintah desa, kecamatan dan juga masyarakat khususnya para kader yang terlibat dalam penanganan stunting ini, sehingga diharapkan setelah langkah ini ada progres yang signifikan dalam rangka penurunan angka stunting.

Hal itu disampaikan Wabup saat Kunjungan Lapangan Program Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting (ROASTING) di Aula Kantor Desa Talagamurni Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Jumat 22/09/2023.

“Mudah – mudahan di tahun depan  angka stunting bisa ditekan, dan stakeholder yang dilibatkan oleh kecamatan dan desa, semuanya harus terlibat secara utuh kemudian bersinergi dan berkolaborasi,” ungkapnya.

Demi mewujudkan generasi yang lebih baik, Wabup berharap semua pihak untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan baik melanjutkan program kemanusiaan ini.***

Foto: Dok. Pemkab Sukabumi

Editor: Raka A. Firmansyah