26.7 C
Jakarta
Rabu, September 23, 2026
Beranda blog Halaman 1987

Sambut 1 Muharam 1445 H, Desa Sirnaresmi Gelar Gebyar Tahun Baru Islam

0

Wartain.com, Sukabumi || Tepat di hari ini, umat Islam di seluruh dunia rayakan tahun baru Islam 1 Muharram 1445 H. Banyak kegiatan yang di lakukan masyarakat khususnya di Indonesia, dalam menyambut tahun baru Islam, di mulai dari pawai obor, tabligh akbar, dan kegiatan keagamaan lainnya.

Hal tersebut juga di lakukan oleh masyarakat Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Pemerintah Desa Sirnaresmi, gelar acara yang bertajuk Gebyar Tahun Baru Islam, bertempat di Lapangan Desa Sirnaresmi, Selasa, 18/07/2023.

Dalam acara hari ini turut hadir Kepala Desa Sirnaresmi, Ketua MUI Desa Sirnaresmi, Muspika Kecamatan Gunungguruh, Aparatur desa, dan tokoh masyarakat lainnya.

Gebyar 1 Muharam 1445 H Di Desa Sirnaresmi Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi

Terpantau kontributor yang ada di lapangan, masyaraka sangat antusias mengikuti acara ini, ribuan masyarakat tumpah ruah  ikut serta dalam gelaran kali ini, yang di awali dengan pawai obor.

Rangkaian acara di awali oleh pawai obor, dimulai dari area pabrik semen SCG dan berakhir di Lapangan Desa Sirnaresmi. Selain pawai obor, masyarakat juga menumpahkan kreatifitasnya dengan membuat berbagai macam hiasan, seperti miniatur Ka’bah, perahu, miniatur masjid, dan masih banyak lagi.

Acara kali ini merupakan rangkaian puncak dari Gebyar Tahun Baru Islam, sebelumnya telah di adakan berbagai macam perlombaan yang di adakan di kantor desa seperti, perlombaan adzan, pidato, hadrah dan qasidah, tahfidz qur’an, mewarnai, menggambar, dan di akhiri dengan perlombaan parade bedug.

Kepala Desa Sirnaresmi H. Andi Sukandi S.E menuturkan, acara ini merupakan bentuk syukur Kepada Allah SWT dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam.

Pawai Obor Qarani Karnaval Sambut Tahun Baru Islam

“Ini adalah salah satu bentuk syukur kita kepada Allah SWT, dalam rangka tahun baru Islam, dimeriahkan dengan berbagai macam perlombaan, ada pidato, adzan, hadrah kemudian qasidah dan sekarang yang terakhir tabuh bedug,” tuturnya kepada wartain.com

Beliau menambahkan, dalam rangkaian acara kali ini juga ada santunan kepada anak yatim. Hal ini tak lepas dari sumbangsih warga, dan para donatur yang turut serta dalam acara ini.

“Sumber dana dari SCG dan para donatur warga, dan termasuk santunan yatim juga tersalurkan kepada 108 yatim piatu dari berbagai wilayah di Desa Sirnaresmi,” tambahnya.

“Harapan kita (di tahun mendatang) bisa terlepas dari berbagai macam bencana, dan wabah penyakit, sebab di tahun lalu kita berjibaku dengan masalah covid, jadi kita tidak bisa melaksanakan (acara) tahun baru khususnya pemerintah desa, karena masih di larang oleh pemerintah pusat,” pungkasnya.***

(Aab/Raka Azi)

Spesialis Pembobol Rumah Berhasil Dibekuk Polsek Cibeureum Kota Sukabumi 

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi  || Unit Reskrim Polsek Cibeureum Polres Sukabumi Kota mengamankan MYN (37 tahun), terduga pelaku tindak pidana pencurian barang berharga, di Empat unit rumah warga Cibeureum Kota Sukabumi, pada akhir bulan Mei hingga bulan Juni 2023. MYN yang merupakan Warga Bojongherang Cianjur tersebut, ditangkap Polisi di perumahan Pandanjaya, Desa Karangtengah, Kecamatan Karangtengah Cianjur, Jum’at, 30/6/2023.

“Alhamdulilah, kasus pencurian yang terjadi di 4 (empat) rumah warga, pada akhir bulan Mei hingga bulan Juni 2023 lalu, bisa terungkap dan kami pun berhasil mengamankan Satu orang terduga pelaku, berinisial MYN, warga Bojongherang, Cianjur,” ujar Kapolsek Cibeureum, AKP Suwaji kepada awak media, Selasa, 18/07/2023.

“Selain terduga pelaku, kami juga mengamankan sejumlah barang bukti, berupa ; sebuah obeng kembang, Linggis, tas, Tiga unit Televisi, sebuah jam tangan, Satu unit telepon genggam, satu unit Nintendo 3DSXL, dan Satu unit mobil jenis Toyota Avanza,” sambungnya.

Suwaji membeberkan, aksi pencurian yang dilakukan terduga pelaku di 4 (empat) unit rumah warga tersebut, dilakukan disaat di waktu berbeda, 1 unit rumah dilakukan di malam hari, sedangkan 3 unit rumah lainnya dilakukan pada siang hari.

“Sesuai dengan Laporan Polisi yang telah kami terima, MYN ini melancarkan aksinya pertama kali yaitu pada hari Senin,(29/5/2033), sekitar jam 11.00 WIB di perumahan Haidar, blok N11 RT.004/002. Yang kedua yaitu pada hari Jum’at (16/6/2023), sekitar pukul 20.00 WIB di perumahan Haidar, blok Q18 Rt. 004/002, kemudian TKP yang ketiga, yaitu pada hari Jum’at (30/6/2023) sekitar pukul 12.39 WIB di perumahan PGRI Center Kavling 11 RT. 001/002 dan yang keempat, yaitu pada hari Jum’at (30/6/2023), sekitar pukul 12.30 WIIB di perum Griya Gaharu Mas blok A13 nomor 4 RT. 005/008,” beber Suwaji.

Masih kata Suwaji, “Dari hasil keterangan terduga pelaku, aksinya tersebut dilakukan disaat keempat rumah yang telah diincarnya, ditinggal pergi pemilik atau penghuninya. Setelah dipastikan kosong, terduga pelaku ini datang, mencongkel gembok pagar dan merusak pintu utama rumah, untuk menggasak barang berharga yang ada dan dibawanya, ke mobil yang telah dipersiapkan sebelumnya,” katanya.

Hingga saat ini, MYN masih diamankan di Mapolsek Cibeureum, guna proses penyidikan dan terancam pasal 363 KUHP  dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

“Terhadap pelaku, kami terapkan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tegas Suwaji.

“Kami dari pihak Kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk selalu waspada terhadap aksi kejahatan. Bila memang akan meninggalkan rumah, bisa diinformasikan atau dititipkan ke tetangga, dan bila membutuhkan bantuan Kepolisian, bisa menghubungi hotline Polres Sukabumi Kota melalui aplikasi WhatsApp di nomor 0811654110,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

Wabup Sukabumi Dampingi  Kapolres Lakukan Kunjungan Kerja Ke Kecamatan  Ciemas

0

Foto by : derado21

Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri, mendampingi Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede melaksanakan Kunjungan Kerja ke Desa Ciwaru Kec. Ciemas, Selasa (18/7/23).

Kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Kapolres Sukabumi tersebut, dalam rangka mewakili kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (KABAHARKAM) POLRI Komjen.Pol Dr. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si, yang berhalangan hadir untuk melaksanakan dialog dan diskusi mengenai situasi kamtibmas yang ada di masyarakat, serta melaksanakan kegiatan bhakti sosial kepada masyarakat di wilayah Desa Ciwaru.

Lokasi pertama yang dikunjungi oleh Rombongan yaitu, di Kampung Palangpang, RT 02 RW 11 dan untuk lokasi selanjutnya di Kampung Palangpang RT 01 RW 11.

Wabup mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh jajaran Polri, untuk mengecek langsung situasi kamtibmas di masyarakat.

Wabup Sukabumi Dampingi Kapolres Lakukan Kunjungan Kerja Ke Kecamatan Ciemas (Foto by : derado21)

“Saya mewakili pak Bupati bersama pak Kapolres, untuk mendampingi Kabarhakam namun beliau berhalangan hadir, dan di cancel kedatangannya, karna ada gangguan teknis dipesawat, dan kami hadir bersama Kapolres untuk mendatangi warga,” terangnya.

Dari hasil kunjungan tersebut, menurut Wabup ada beberapa keluhan yang disampaikan oleh warga, namun yang paling dikeluhkan ialah mengenai layanan kesehatan.

” Kami sudah berdialog, intinya adalah bahwa hasil komunikasi dengan warga tersebut adalah layanan kesehatan yang harus ditingkatkan,” ungkapnya.

Oleh karenanya, dalam menanggapi keluhan warga, Wabup beserta Forkompimcam akan menindak lanjuti keluhan layanan kesehatan tersebut, dengan program dokter masuk kampung.

“Nanti saya bersama Forkopimcam akan berkomunikasi dengan Puskesmas ,kemudian Puskesmas pun harus turun mengecek kelokasi, dengan program dokter masuk kampung karena, kita punya dokter masuk kampung yang harus turun ke kampung, untuk mengecek kondisi kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Selesai melaksanakan kegiatan kunjungan ke masyarakat, Wabup melaksanakan pelepasan peserta carnaval dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1445 H di pantai palangpang Kec. Ciemas.***

Editor : Raka Azi

(RDN)

Kabupaten Sukabumi Optimis Dapat Swasti Saba Wistara Ketiga Kali

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, mengaku optimis bisa meraih swasti saba wistara ke tiga kalinya di tahun ini. Hal itu beliau sampaikan, pasca verifikasi lanjutan penghargaan Kabupaten/Kota sehat (KKS) tahun 2023, oleh tim verifikasi pusat secara virtual, Selasa, 18/07/2023. Apalagi, respon tim verifikator pusat yang luar biasa, atas jawaban yang disampaikan tim dari Kabupaten Sukabumi.

“Kita selalu optimis bisa meraih swasti saba wistara ketiga kalinya ini. Bahkan hasil verifikasi lanjutan ini, kita dianggap cukup bagus dibanding daerah lain,” ujarnya.

Apalagi, berbagai inovasi dan kegiatan di setiap tatanan, telah terpenuhi dan terealisasikan dengan baik. Dimulai dari tatanan pertama hingga sembilan yang menjadi indikator dalam penilaian KKS.

“Dalam mencapai swasti saba wistara, kita melibatkan pentahelix. Lewat kebersamaan semua pasti bisa terselesaikan dengan baik,” ucapnya.

Bupati Sukabumi Optimis Meraih Swasti Saba Wistara Ketiga Kalinya(Foto by : gilangramdani499)

Meskipun begitu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, akan terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sehingga, semua benar-benar menjadi kebiasaan yang baik.

“Edukasi tidak bisa dilakukan sebentar. Harus terus menerus sampai semua menjadi kebiasaan,” ungkapnya.

Apalagi, dalam waktu dekat, Kabupaten Sukabumi menjadi tuan rumah healthy cities summit 2024. Peraihan swasti saba wistara bisa menjadi penggugah semangat bagi Kabupaten Sukabumi.

“Hasil dari KKS ini harus betul betul terlihat. Hasil ini pun bisa menjadi tiket masuk ke jejaring kota sehat se-Asean,” bebernya.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Maxi Rondonuwu, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi, yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan swasti saba 2023. Apalagi, swasti saba merupakan penghargaan sekaligus perayaan, bagi daerah yang berhasil menyelenggarakan KKS.

“Terima kasih Kabupaten Sukabumi, sudah bekerja keras dan memenuhi 9 tatanan. Saat ini merupakan verifikasi lanjutan. Di mana, tim pusat akan mendalami terkait hasil verifikasi dokumen yang dikirim,” pungkasnya.

(Aab/Raika)

Tak Gunakan Helm dan Safety Belt, Jadi Jenis Pelanggaran Terbanyak Operasi Patuh Lodaya 2023

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi || Ribuan pelanggaran Lalu lintas berhasil terekam kamera ETLE Mobile petugas, buntut digelarnya Operasi Patuh Lodaya 2023 pada 10 Juli 2023 lalu. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan pengemudi yang lalai tidak menggunakan sabuk keselamatan (safety belt), menjadi Dua jenis pelanggaran Lalu lintas terbanyak. Hal itu disampaikan Kapusdalopsres Operasi Patuh Lodaya 2023 Polres Sukabumi Kota, AKP Eryda Kusuma.

“Sejak dimulainya Operasi Patuh Lodaya 2023 pada 10 Juli 2023 hingga kemarin sore, sebanyak 2679 pelanggaran Lalu lintas, berhasil terekam kamera ETLE Mobile. Adapun jenis pelanggarannya, didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan pengemudi yang lalai tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt) , dengan jumlah pelanggaran sebanyak 602 pelanggaran,” kata Eryda kepada awak media, Selasa, 18/07/2023.

“Selain itu, kami juga memberikan 9239 teguran kepada para pengendara maupun pengemudi, yang masih tidak disiplin dan mematuhi peraturan Lalu lintas,” sambungnya.

Operasi Patuh Lodaya 2023 yang digelar Polres Sukabumi Kota, merupakan operasi khusus Kepolisian, yang dilaksanakan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas, serta mengurangi angka pelanggaran Lalu lintas, kecelakaan dan fatalitas kecelakaan Lalulintas.

“Operasi Patuh Lodaya 2023 ini, digelar untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, mengurangi angka pelanggaran Lalulintas, angka kecelakaan dan fatalitas kecelakaan Lalulintas itu sendiri,” terang Eryda.

“Maka dari itu, kami dari pihak Kepolisian mengajak kepada seluruh masyarakat, terutama para pengendara maupun pengemudi, untuk disiplin dalam berlalulintas, patuhi segala peraturan yang ada dan saling menghargai saat berkendara. Mari kita wujudkan Kamseltibcarlantas yang nyaman di Kota Sukabumi.” pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

“SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1 MUHARAM 1445 HIJRIYAH”

0

Pimpinan Perusahaan dan Kayawan PT. RAGAMULYA  SURYAKENCANA WARTA INDONESIA, Beserta Dewan Redaksi dan Staf Wartain.com,

“MENGUCAPKAN”

“SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1445 HIJRIYAH, SEMOGA TAHUN INI AKAN LEBIH BAIK PADA TAHUN BERIKUTNYA.

1 MUHARAM 1445.H

Perlu Tahu!!! Apa Itu Sertifikasi Halal?

0

Foto by : Jatengnews.id

Wartain.com || Sertifikasi halal, merupakan suatu kegiatan atau proses yang dilakukan, untuk memenuhi atau mencapai standar tertentu. Tujuan akhir dari sertifikasi halal ini yaitu, adanya pengakuan secara legal formal, bahwa produk yang dikeluarkan, telah memenuhi ketentuan halal. Setiap pelaku usaha yang akan mencantumkan label halal pada kemasannya, harus mendapatkan sertifikat terlebih dahulu. Penentuan sertifikasi halal sangat diperlukan sebagaimana prinsip-prinsip agama Islam bahwa halal dan haram merupakan hal yang paling penting dalam syariat Islam, dan juga termasuk dalam substansi hukum Islam. Hal ini menuntut masyarakat untuk mengetahui kejelasan informasi, tentang tingkat kehalalan pangan itu sendiri, sebagai bentuk jaminan keamanan kaum muslim. Disitulah pentingnya sertifikasi halal pada sebuah produk.

Selama ini sertifikat halal MUI, masih belum sepenuhnya efektif dalam melindungi konsumen muslim, karena sesuai peraturan yang berlaku sebelumnya, permohonan sertifikasi halal produk oleh para pelaku usaha hanya bersifat sukarela.

Selama ini, kepedulian pelaku usaha terhadap sertifikasi halal, masih terbatas pada pelaku usaha yang berskala besar. Sedangkan pelaku usaha kecil dan menengah belum menjadikan sertifikasi halal sebagai hal yang utama.

Bagi pelaku UMKM sendiri, masih ada beberapa produk pangan olahan, diantaranya olahan rumah tangga yang belum berlabel halal, dan hanya menggunakan nomor P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga) yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan. Baik itu yang dijual di toko kecil maupun warung hingga minimarket. Hanya dengan mencantumkan label P-IRT pada kemasan produk makanan, sudah membuat konsumen merasa aman, karena bagi konsumen sudah ada label tersebut sudah memberikan rasa aman karena sudah melewati proses uji kesehatan.

Adapun kewajiban sertifikasi halal untuk semua produk makanan dan minuman ini, dengan tegas dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, yang berbunyi “produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal.”

Artinya, jelas bahwa para pelaku usaha yang memproduksi dan memperdagangkan produk-produk pangan di Indonesia, wajib bersertifikat halal dan tertera logo halal pada kemasannya, dan juga mutlak diperlukan sebagai payung hukum yang kuat, bagi pemerintah yang berwenang untuk mengatur produk halal di Indonesia. Sertifikasi halal adalah suatu fatwa tertulis yang dikeluarkan dari Majelis Ulama Indonesia.

Sertifikat halal MUI adalah, sertifikat yang menyatakan keterangan berupa pernyataan tertulis, mengenai kehalalan produk yang disebutkan dalam sertifikat tersebut. Sertifikat halal ini, termasuk dalam syarat bagi para pelaku usaha, untuk mendapatkan ijin mencantumkan label halal pada kemasan produk, Budari instansi pemerintah yang berwenang. Pasal 1 Angka 10 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal disebutkan : “Sertifikasi halal adalah pengakuan kehalalan suatu produk yang dikeluarkan oleh BPJPH, berdasarkan fatwa halal tertulis yang dikeluarkan oleh MUI”.

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, telah diubah dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dimana dalam Pasal-Pasal yang diubah, ada menyisipkan Pasal yang mewajibkan pelaku usaha mikro dan kecil, untuk memiliki sertifikat halal bagi produk olahannya. Pemberlakuan wajib sertifikat halal akan dimulai pada bulan Oktober 2024.***

By: Tim Redaksi wartain.com

Peringatan Hari Koperasi Ke- 76 Tingkat  Kabupaten Sukabumi Diisi Dengan Seminar 

0

Foto by : Dicky Mulyana

Wartain.com, Sukabumi || Peringatan Hari Koperasi ke- 76, tingkat Kabupaten Sukabumi, diisi dengan seminar, yang menghadirkan sejumlah pemateri hebat. Bahkan para pemateri yang terlibat dalam kegiatan di Hotel Pangrango ini, pelaku sukses koperasi hingga pejabat dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Kegiatan yang mengambil tema “Menuju Koperasi Modern Dengan Inovasi Kolaborasi” ini, dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Dalam sambutannya, H. Marwan Hamami sangat mendukung kegiatan semacam ini. Hal itu untuk meningkatkan ilmu dan pengetahuan  masyarakat yang bergelut dalam bidang koperasi.

“Kegiatan seminar semacam ini, bisa menjadi solusi dan berbagi pengalaman terkait memajukan koperasi,” ujarnya, Selasa, 18/07/2023.

Selain itu, kegiatan ini pun untuk meningkatkan rasa kebersamaan para pelaku koperasi, sesuai asas koperasi, yakni kekeluargaan dan gotong-royong.

“Lewat semangat dan kebersamaan anggota, semuanya akan lebih indah. Apalagi, hasil akhirnya untuk kesejahteraan bersama,” ucap Bupati.

Namun yang tak kalah penting, ialah pemanfaatan teknologi oleh koperasi itu sendiri. Hal itu seperti koperasi modern yang terkandung dalam tema kegiatn ini.

“Kualitas SDM yang handal dan pemanfaatan teknologi mutlak diperlukan untuk menjadikan koperasi modern. Salah satunya lewat pendidikan dan pelatihan,” ungkapnya.

Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, mencoba memudahkan hal tersebut. Salah satunya lewat Siinforman Berdasi yang digagas Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi. Sistem informasi manajemen diklat dan pemberdaan koperasi ini, dapat memudahkan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM.

“Siinforman Berdasi ini mutlak diperlukan, dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM koperasi yang terencana, terstruktur, dan tepat sasaran,” bebernya.

Peringatan Hari Koperasi Ke- 76 Tingkat  Kabupaten Sukabumi Diisi Dengan Seminar (Foto by : Dicky Maulana)

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sukabumi, Catri Gunawan menambahkan, terdapat sejumlah indikator menuju koperasi modern. Hal itu dimulai dari peningkatan keanggotaan, modal, aset, transparansi, dan akuntabilitas.

“Koperasi ini harus terus didorong demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” ungkapnya.

Maka dari itu, pelaku koperasi yang mengikuti seminar ini, diminta memperhatikan secara seksama. Apalagi, dengan materi yang sangat luar biasa.

“Semoga lewat seminar ini, bisa termotivasi untuk lebih memajukan koperasi,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut pun, terdapat penyerahan penghargaan terhadap sejumlah koperasi dengan kategori sehat, tercepat melaksanakan rapat anggota tahunan( RAT), sisa hasil usaha (SHU) terbesar, dan produsen peternak terbaik. Kegiatan diakhiri dengan peluncuran Siinforman Berdasi oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Koperasi penerima penghargaan tahun buku 2022 antara lain ;

Koperasi Kategori Sehat :
1. Koperasi Konsumen Nurul Iman Dwiguna
2. KPRI Rati Balitri Parungkuda
3. Koperasi Konsumen Pegawai PLTU Palabuhanratu Sejahtera Bersama

Koperasi Tercepat Melaksanakan RAT :
Koperasi Konsumen Al Ikhlas Madani Berdikari

Koperasi SHU terbesar :
Koperasi Konsumen Pegawai PLTU Palabuhanratu Sejahtera Bersama

Koperasi Produsen Peternak Terbaik :
Koperasi Peternak Serba Usaha Riung Mukti.***

(Rd. Haraqi Siliwangi)

Danposramil Gunungguruh Sukabumi Apresiasi Kehadiran Outlet UMKM Ratu Nusantara

0

Foto by : Isop Mahardiana

Wartain.com, Sukabumi || Danposramil Kecamatan Gunungguruh, Peltu Erfan Rifai, lakukan kunjungan ke outlet UMKM Ratu Nusantara, di Kampung Jatimekar, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Selasa, 18/07/2023.

Dalam kunjungannya, Peltu Erfan memberikan tanggapan, mengenai kehadiran outlet UMKM Ratu Nusantara di wilayahnya. Menurutnya, dengan hadirnya outlet UMKM Ratu Nusantara, diharapkan dapat membantu dari segi pembinaan dan  pemasaran terhadap UMKM yang berada di Kecamatan Gunungguruh.

“Tanggapan berkaitan dengan adanya UMKM di wilayah Kecamatan Gunungguruh, saya sangat senang sekali, karena akan banyak  membantu UMKM yang lainnya. Inikan untuk Usaha Kecil Menengah, banyak di wilayah-wilayah itu yang membuat penganan, semacam keripik pisang, singkong, kue kering, kue basah dan lain-lain,  kebanyakan mereka itu untuk pemasarannya agak kesulitan, jadi mudah-mudahan dengan adanya UMKM  Ratu Nusantara ini bisa membantu untuk pemasaran,” ucapnya kepada wartain.com.

Peltu Erfan menambahakan, setelah pemasaran telah berjalan dengan baik, di harapkan dapat membantu meningkatkan penghasilan dan  kesejahteraan masyarakat.

“Selanjutnya setelah pemasaran ada, para pelaku usaha kecil bisa lebih meningkatkan jumlah produksinya,  soalnya bahan baku kan di Kecamatan Gunungguruh ini melimpah, akan tetapi mereka merasa kesulitan untuk pemasarannya, mudah-mudahan dengan adanya ini UMKM Ratu Nusantara, bisa membantu pemasaran, sehingga nanti dikemudian hari  bisa meningkatkan taraf hidup warga masyarakat,” pungkasnya.***

(Aab/Raka Azi)

RAKOR Dan  Pembentukan Tim Pembina Pelaksana Kesehatan Jiwa  Masyarakat Dibuka Sekda Ade 

0

Foto by : Dicky Mulyana

Wartain.com, Sukabumi || Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, membuka Rapat Koordinasi (RAKOR) dan Pembentukan Tim Pembina, Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TP-KJM) di Hotel Selabintana Sukabumi, Selasa 18/07/2023.

Plt. Kadis Kesehatan Agus Sanusi menjelaskan,  Rakor bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan, pelayanan kesehatan jiwa dan dapat mencegah akibat gangguan jiwa.

“Tujuan Rakor ini meningkatkan kerjasama antar sektor terkait, termasuk peran serta masyarakat, swasta dan organisasi masyarakat di Kabupaten Sukabumi, meningkatkan pemahaman fungsi lintas sektor terkait penangan penanggulangan termasuk evakuasi ODGJ berat dilapangan,  dan terbentuknya perilaku sehat keluarga dan masyarakat, yang memungkinkan setiap orang hidup lebih produktif secara sosial dan ekonomi” jelasnya

Selain itu, lanjut Agus Sanusi, Rakor bertujuan agar terbentuk satgas atau tim pelaksanaan kesehatan jiwa tingkat Kabupaten Sukabumi, dan juga sebagai forum wadah aspirasi instansi peduli kesehatan, jiwa yang diberikan legalitas oleh pemerintah daerah .

“Acara Rakor ini diikuti oleh 65 peserta , erdiri dari Kepala Perangkat Daerah, unsur TNI/ Polri, Direktur BJB, Direktur RSUD Sekarwangi serta Para Camat,” ujarnya.

Sekda mengatakan, kesehatan jiwa adalah, kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual dan sosial, sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan, dapat bekerja secara produktif dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya.

Sekda Ade Pimpin Rakor Dan Pembentukan Tim Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (Foto by : Dicky Mulyana)

“Kesehatan jiwa, masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan di dunia, termasuk di indonesia,” imbuh Ade.

Tuntasnya penanganan kesehatan jiwa, tidak hanya ditandai dengan banyaknya rumah sakit jiwa saja, tetapi masih ada faktor yang lainya, yang mempengaruhinya, satu diantaranya adalah jaringan antar sektor dan peran dari Pentahelik dalam menangani ganguan kesehatan jiwa.

“Beban masalah kesehatan jiwa terus meningkat, yang berdampak terhadap kesehatan dan konsekuensi sosial, hak asasi manusia dan ekonomi utama disemua negara di dunia,” tegas Sekda

Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan pemahaman yang cukup serta menyeluruh, tentang besarnya permasalahan kesehatan jiwa dan faktor risikonya, serta upaya untuk mengendalikan serta menanggulanginya.

Hadir pada acara tersebut Assisten Administrasi Umum, Staf ahli Bupati, Kadis Kesehatan, Kadisdukcapil dan undangan lainnya.***

(Aab/Raika)