26.7 C
Jakarta
Sabtu, Juli 11, 2026
Beranda blog Halaman 256

Dukung Pertumbuhan Ekonomi, PLN UP3 Sukabumi Tambah Daya PT Charoen Pokphand

0

Wartain.com || Dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi dan penguatan sektor industri di wilayah Sukabumi dan sekitarnya, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi merealisasikan penambahan daya listrik bagi PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Langkah ini menjadi wujud komitmen PLN dalam menyediakan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkualitas guna menunjang peningkatan kapasitas produksi pelanggan industri.

Penambahan daya dari tarif/daya B3/1.110 kVA menjadi B3/1.730 kVA tersebut dilakukan seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi listrik untuk mendukung ekspansi dan optimalisasi operasional perusahaan. PLN memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional, dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan sistem kelistrikan.

Manager PLN UP3 Sukabumi, Eka Rahma Daniati, menyampaikan bahwa PLN terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta mendukung kebutuhan energi pelanggan secara cepat dan responsif.

“Penambahan daya ini merupakan bentuk nyata dukungan PLN terhadap pertumbuhan industri di Sukabumi. Kami siap mengawal kebutuhan listrik pelanggan agar tetap andal sehingga aktivitas produksi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujar Eka dalam keterangannya, Rabu 25/02/2026.

Perwakilan manajemen PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Saronto menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pelayanan PLN UP3 Sukabumi yang dinilai cepat dan profesional.

“Kami mengapresiasi respons dan dukungan PLN dalam proses penambahan daya ini. Dengan suplai listrik yang lebih besar dan andal, kami optimistis dapat meningkatkan kapasitas produksi serta mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa PLN berperan aktif dalam menciptakan ekosistem kelistrikan yang kuat guna menunjang investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. PLN terus memperkuat infrastruktur dan menjaga kualitas layanan agar sektor industri dapat berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah,” ungkap Sugeng.

Melalui sinergi antara PLN dan pelaku industri, diharapkan roda perekonomian daerah semakin bergerak dinamis, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. PLN UP3 Sukabumi akan terus berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan terbaik demi mendukung kemajuan industri dan pembangunan ekonomi di wilayah Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Mengejutkan! Fakta Baru Terkuak, Ibu Kandung NS Ungkap Hal ini

0

Wartain.com || Di tengah duka mendalam atas kematian tragis bocah Nizam Safei yang berusia 12 tahun di Sukabumi, Jawa Barat, sejumlah fakta mengejutkan akhirnya terungkap ke publik.

Melalui kuasa hukumnya, Mira Widyawati, Lisna selaku Ibu kandung almarhum meluruskan berbagai kesimpangsiuran informasi yang beredar belakangan ini.

Dalam wawancara dengan stasiun TV swasta Beritasatu Siang Live, Minggu 22 Februari 2026, Mira menyampaikan bahwa banyak informasi palsu terkait ibu kandung Nizam Safei. Termasuk narasi yang diduga sengaja ditanamkan kepada sang anak selama bertahun-tahun.

Mira Widyawati menegaskan bahwa kehadiran kliennya di pemakaman Nizam merupakan bukti nyata bahwa sang ibu masih hidup dan terus meratapi kepergian putranya.

“Ibu kandung korban masih hidup, namanya Lisna. Dia saat pemakaman hadir, artinya simpang siur bahwa ibu kandungnya sudah meninggal itu tidak benar,” tegas Mira.

Kisah di balik kemunculan Lisna menyimpan kepiluan panjang. Sejak bercerai dengan ayah kandung Nizam saat sang anak berusia 7 tahun, Lisna harus merelakan putranya dibawa oleh mantan suaminya, Anwar Satibi, untuk menempuh pendidikan pesantren di kampung halaman ayahnya.

Namun sejak saat itu, hubungan keduanya seolah diputus paksa. Berdasarkan pengakuan Lisna, sang ayah diduga memblokir seluruh akses komunikasi dan memberikan pernyataan yang menyakitkan kepada Nizam kecil.

“Menurut pengakuan Ibu Lisna, bapaknya menyatakan kepada anak ini bahwa bundanya sudah tidak ada, sudah meninggal. Padahal anak ini sangat ingin pindah ke rumah ibunya,” ungkap Mira.

Akibat keterbatasan ekonomi, Lisna saat itu tidak mampu berbuat banyak untuk merebut kembali hak asuhnya, meski sebelumnya mereka sepakat menaruh anak di pesantren agar lokasinya netral untuk dijenguk kedua belah pihak.

Lisna baru dikabari oleh mantan suaminya saat Nizam sudah dalam kondisi kritis di ruang ICU dengan informasi bahwa sang anak menderita sakit paru-paru.

“Ibu langsung datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi Nizam. Karena perjalanan cukup jauh, beliau tidak sempat melihat Nizam dalam keadaan hidup. Saat sampai di rumah sakit, jenazah Nizam sudah dipindahkan untuk autopsi,” cerita Mira dengan nada getir.

Lisna juga mengungkap keprihatinannya karena ia tidak pernah mendapatkan informasi terbaru tentang anaknya, termasuk saat NS mengalami penganiayaan fisik untuk pertama kali.

“Sama sekali tidak diinformasikan ketika terjadi penganiayaan pertama,” ucap Mira.

“Ibu Lisna sebagai ibu kandung tidak menerima kondisi ini. Apalagi saat mau meninggal, korban menyebut bahwa yang melakukan ibu tiri. Logikanya kalau mau meninggal tidak akan mampu untuk mengarang cerita,” tegas Mira.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Damkar Sukabumi Selamatkan Anak-anak TK dari Ulat di Parungkuda

0

Wartain.com || Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi melaksanakan operasi non-kebakaran dengan melakukan penyelamatan hewan di Kecamatan Parungkuda. Pada Rabu, 25 Februari 2026, tim Damkar berhasil melakukan penyelamatan ulat yang mengganggu anak-anak TK dan masyarakat di Kp. Babakan Peundeuy, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Damkar untuk memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat, tidak hanya menangani kebakaran, tapi juga situasi darurat lainnya. Kepala Dinas Damkar, Budianto menyatakan bahwa penyelamatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Penanganan ulat ini dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi. Tim Damkar bekerja sama dengan P2BK Kecamatan Parungkuda untuk memastikan proses penyelamatan berjalan lancar.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat merasa lebih aman dan terlindungi. “Kami sangat berterima kasih kepada tim Damkar yang telah membantu kami,” kata salah satu warga.

Dinas Damkar Sukabumi terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Mereka mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan situasi darurat kepada mereka.

Dalam beberapa waktu terakhir, Damkar Sukabumi telah melakukan beberapa operasi penyelamatan, termasuk penyelamatan hewan dan penanganan kebakaran. Mereka siap membantu masyarakat dalam situasi darurat.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Dinas Damkar Sukabumi melalui nomor kontak yang tersedia. Mereka siap membantu 24 jam.

Dengan komitmen dan dedikasi, Dinas Damkar Sukabumi terus menjadi pelangsung keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Puasa Hari ke-Delapan, Apa Pahala yang Didapat Bagi Umat Islam?

0

Wartain.com || Memasuki hari ke-8 bulan suci Ramadan, umat Muslim diyakini tengah berada dalam fase penuh rahmat. Sepuluh hari pertama Ramadan dikenal sebagai masa turunnya kasih sayang Allah SWT seluas-luasnya, dan hari kedelapan disebut memiliki keutamaan yang istimewa bagi mereka yang menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan.

Sejumlah riwayat yang kerap dikutip dalam kajian dakwah menyebutkan bahwa orang yang berpuasa pada hari ke-8 dijanjikan pahala yang sangat besar. Ganjarannya bahkan disebut setara dengan amal 60.000 ahli ibadah dan 60.000 orang zuhud.

Angka tersebut menjadi simbol betapa agungnya balasan yang Allah SWT siapkan bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.

Tak hanya soal pahala, puasa di hari kedelapan juga dimaknai sebagai proses penyucian diri. Pada fase awal Ramadan ini, umat Muslim didorong untuk memperkuat niat, memperbaiki kualitas ibadah, serta menata hati sebelum memasuki fase maghfirah atau ampunan di sepuluh hari berikutnya.

Momentum ini menjadi titik penting untuk membangun ketakwaan yang lebih kokoh hingga akhir bulan suci. sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah, ayat : 183.

Secara umum, 10 hari pertama Ramadan dikenal sebagai fase rahmat. Dalam berbagai ceramah dan literatur keislaman, periode ini disebut sebagai kesempatan emas untuk memperbanyak doa, zikir, dan amal kebajikan.

Kelembutan hati dan kekuatan spiritual diyakini lebih mudah diraih ketika seorang Muslim memaksimalkan ibadahnya di masa-masa awal Ramadan.

Selain itu, pada hari ke-8 banyak umat Muslim juga melantunkan doa khusus yang berisi permohonan agar Allah SWT melimpahkan kasih sayang kepada anak-anak yatim, memberi makan kepada yang membutuhkan, serta mengumpulkan mereka bersama orang-orang mulia di akhirat kelak. Nilai kepedulian sosial menjadi pesan kuat yang menyertai ibadah puasa di hari ini.

Meski rincian keutamaan harian ini bersumber dari riwayat dan tradisi keilmuan yang berkembang di tengah masyarakat, esensi utamanya adalah memotivasi umat Islam agar tidak menyia-nyiakan setiap hari di bulan suci Ramadan.

Hari ke-8 bukan sekadar angka dalam hitungan kalender hijriah. Ia adalah pengingat bahwa setiap detik Ramadan membawa peluang pahala dan limpahan rahmat. Tinggal bagaimana setiap Muslim menjadikannya sebagai momentum perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

0

Wartain.com || Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) hingga kini belum menyatakan sikap resmi terkait salah satu poin dalam perjanjian dagang Indonesia–Amerika Serikat yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump di Washington, D.C., pada 19 Februari 2026.

Poin yang menjadi sorotan terdapat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital. Dalam ketentuan tersebut disebutkan bahwa Indonesia harus menahan diri untuk tidak mewajibkan penyedia layanan digital Amerika Serikat mendukung organisasi berita dalam negeri melalui lisensi berbayar, pembagian data pengguna, maupun model bagi hasil keuntungan.

Sebagian kalangan pers menilai klausul itu berpotensi melemahkan upaya membangun ekosistem pers yang sehat, khususnya dalam konteks penguatan regulasi publisher rights dan tanggung jawab platform digital terhadap keberlangsungan jurnalisme berkualitas.

“SMSI secara organisasi belum menyatakan sikap resmi, baik menolak maupun menerima. Kami baru sebatas menghadiri undangan diskusi dan belum mengambil keputusan kelembagaan,” ujar Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar, Rabu malam (25/2/2026).

Makali menjelaskan, kehadirannya dalam pertemuan yang digelar Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB) di Hall Dewan Pers, Jakarta, pada Selasa (24/2/2026), merupakan bentuk partisipasi memenuhi undangan, bukan representasi sikap resmi organisasi.
Menurutnya, pandangan yang disampaikan dalam forum tersebut bersifat personal.

Keputusan resmi SMSI akan ditentukan melalui Rapat Pimpinan (Rapim) dalam waktu dekat. Sikap serupa ditegaskan Ketua Umum SMSI, Firdaus. Ia menyatakan organisasi yang dipimpinnya masih menunggu hasil pembahasan internal sebelum mengeluarkan pernyataan resmi.

“Kami akan membahasnya secara komprehensif dalam Rapimnas agar keputusan yang diambil benar-benar merupakan kesepakatan bersama,” kata Firdaus.

Sikap RAKERNAS SMSI

Firdaus mengungkapkan, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SMSI pada 7 Februari 2026, telah diputuskan sejumlah langkah strategis, antara lain:

1. Tidak terlibat aktif dalam pembahasan publisher rights.

2. Mendorong pemerintah menetapkan undang-undang dan regulasi tentang kedaulatan digital.

3. Mendorong pemerintah dalam waktu dekat, membangun platform dalam rangka mendorong kedaulatan digital Indonesia, dengan mengintegrasikan Kantor Berita ANTARA, RRI, TVRI dalam sebuah platform yang menjadi sarana komunikasi pemerintah dan Publik.

4. Mengusulkan agar platform tersebut dapat memonetisasi media siber nasional guna mendukung kebangkitan bisnis media digital di dalam negeri.

5. Meminta dukungan fasilitas server bersama untuk mengintegrasikan anggota SMSI di seluruh Indonesia demi kesinambungan ekosistem digital nasional.

Firdaus menambahkan, Rapim mendatang akan menjadi momentum sinkronisasi antara hasil Rakernas dan dinamika terbaru, termasuk implikasi perjanjian dagang RI–AS terhadap industri media nasional.

“Kami akan mengundang seluruh ketua provinsi dalam Rapim yang juga dirangkai dengan silaturahmi dan buka puasa bersama Dewan Pembina pada peringatan HUT SMSI, 7 Maret 2026,” ujarnya.

Dengan demikian, sikap resmi SMSI terhadap klausul perjanjian dagang RI–AS yang menjadi perhatian kalangan pers akan ditentukan setelah pembahasan menyeluruh di tingkat pimpinan organisasi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Resmi Absen di Santiago Bernabeu

0

Wartain.com || Upaya Benfica untuk menurunkan penyerang sayap andalannya, Gianluca Prestianni, dalam laga krusial leg kedua, untuk memperebutkan tiket 16 Besar Liga Champions melawan Real Madrid Di Santiago Bernabeu pada Kamis (26/2/2026) dinihari nanti. UEFA secara resmi menolak banding klub asal Portugal tersebut dan tetap memberlakukan skorsing sementara terhadap sang pemain terkait dugaan tindakan rasisme.

Kepastian ini dikonfirmasi melalui laporan, Fabrizio Romano, pada Rabu (25/2/2026). Meskipun Prestianni terlihat ikut terbang ke Madrid, UEFA menegaskan bahwa status hukum pemain asal Argentina tersebut tetap tidak berubah.

“UEFA telah menolak banding tersebut karena Prestianni tetap tidak akan bermain malam ini. Benfica meminta agar Prestianni tetap tersedia meskipun sedang menjalani skorsing sementara, itulah sebabnya dia berada di Madrid. UEFA memberi tahu Benfica hari ini bahwa Prestianni tidak boleh bermain dan dia tetap diskors,” tulis Romano melalui laman Instagram pribadinya.

Kasus ini berawal dari insiden di leg pertama yang digelar di Stadion Da Luz pada Rabu (18/2/2026). Prestianni diduga melakukan pelecehan rasis terhadap salah satu pemain bertahan Real Madrid Vini JR di tengah tensi tinggi pertandingan. Berdasarkan bukti rekaman lapangan dan laporan wasit, UEFA langsung melakukan investigasi mendalam dan menjatuhkan sanksi larangan bertanding sementara selama proses penyelidikan berlangsung.

Kehilangan Prestianni menjadi pukulan telak bagi skuat asuhan Jose Mourinho. Pasalnya, pemain berusia 20 tahun itu merupakan motor serangan utama As Aguias yang diharapkan mampu mengejar ketertinggalan agregat di Santiago Bernabeu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Real Madrid belum memberikan pernyataan resmi tambahan mengenai keputusan UEFA tersebut. Fokus skuat asuhan Alvaro Arbeloa tetap tertuju pada laga dini hari nanti untuk memastikan tiket ke babak selanjutnya. Sementara itu, Prestianni diprediksi hanya akan menyaksikan rekan-rekannya dari tribun penonton.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Perempuan Ditemukan Tenggelam di Pantai Gadobangkong, Berhasil Diselamatkan Warga

0

Wartain.com || Seorang perempuan ditemukan tenggelam di Pantai Gadobangkong, Palabuhanratu, Sukabumi. Hal tersebut diketahui oleh seorang warga yang hendak memancing. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Rabu, (25/2/2026).

Identitas korban bernama Rina Yuliyanti (53) seorang Ibu Rumah Tangga, beralamat di Kampung Cigombong RT 004/RW 008, Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

Menurut keterangan salah satu remaja Rizki (17) saat sedang nongkrong bersama teman-temannya ia mengatakan, sempat melihat korban sedang berjalan di area pantai Gadobangkong. “Saya sempat lihat ibu tersebut sedang berjalan ke arah pantai yang bertuliskan Gadobangkong,” ujarnya.

Tak lama ketiga pemancing yakni Abu (23) Don (22) Sundas (35) melihat korban terapung dibibir pantai.

Don menuturkan, ia melihat seperti benda yang memang terbawa arus, namun rasa penasaran yang kuat akhirnya dicek dan tidak menyangka ternyata manusia.

“Kami lagi cari umpan buat mancing, awalnya lihat seperti karung yang terbawa ombak. Tapi teman saya penasaran harus di cek karena kelihatan seperti tangan,” ucap Don.

Korban langsung diselamatkan dibawa ke tempat umum, dan dibawa langsung ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapat penanganan.

Jeremy (23) relawan medis Karawang yang sedang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, Ia spontan membawa korban ke RSUD.

“Saya kebetulan relawan medis juga driver ambulance melihat kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan. Maka saya spontan langsung bawa korban saja,” ucap Jeremy.

Belum diketahui pasti motif korban tenggelam karena faktor apa, namun korban berhasil selamat dan masih sadar.

“Korban masih hidup alhamdulillah,” kata Jeremy.

Saat ini korban ditangani oleh pihak kepolisian dan menunggu kabar dari keluarganya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

PSM Makassar Menelan Kekalahan Ketiga Beruntun, Takluk 0-1 dari Persebaya

0

Wartain.com || PSM Makassar kembali menelan kekalahan ketiga secara beruntun dalam lanjutan BRI Super League musim 2025/2026 setelah takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026).

Gol tunggal kemenangan tuan rumah dicetak oleh Gali Freitas pada menit ke-26 yang menjadi pembeda hingga laga berakhir.

Dalam pertandingan tersebut, Persebaya tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dengan 59 persen berbanding 41 persen milik PSM. Tim tuan rumah juga mencatatkan akurasi umpan lebih baik yakni 86 persen dari 369 percobaan umpan, sementara PSM mencatatkan 77 persen dari 280 umpan.

Meski kalah penguasaan bola, PSM justru lebih agresif dalam menciptakan peluang dengan 20 tembakan, enam di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Persebaya hanya melepaskan enam tembakan dengan satu yang mengarah ke gawang dan berbuah gol kemenangan.

PSM juga unggul dalam penciptaan peluang dengan 14 peluang dibandingkan empat peluang milik Persebaya serta mencatatkan 43 sentuhan di kotak penalti lawan.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi PSM Makassar di kompetisi musim ini sekaligus membuat tim berjuluk Juku Eja gagal meraih poin dalam tiga pertandingan terakhir.

Sementara itu, kemenangan ini membantu Persebaya mengamankan tiga poin penting di kandang sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Tiga Pemancing, Temukan Wanita Tak Sadarkan Diri di Bibir Pantai Gado Bangkong

0

Wartain.com || Tiga orang pemancing, menemukan seorang wanita dalam kondisi tidak sadarkan diri di bibir Pantai Gado Bangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (25/2/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Korban kemudian dievakuasi warga ke rumah sakit menggunakan kendaraan masyarakat yang melintas.

Ketiga pemancing tersebut yakni Don (22), Abu (23), dan Sundas (35). Saat itu mereka tengah mencari umpan untuk memancing di sekitar pantai ketika melihat benda mencurigakan di bibir pantai yang semula dikira karung terseret ombak.

Salah seorang penemu, Don (22), mengatakan awalnya mereka tidak menyangka benda tersebut adalah manusia karena terlihat seperti benda terbawa arus laut.

“Kami lagi cari umpan buat mancing, awalnya lihat seperti karung yang keseret ombak. Tapi Abu bilang harus dicek karena kelihatan seperti tangan,” ujar Don.

Setelah mendekat, mereka beberapa kali berhenti untuk memastikan kondisi korban karena sempat mengira wanita tersebut sedang berenang di tepi pantai.

Abu (23) menuturkan dirinya bersikeras mendekati korban karena melihat bagian tangan yang mencurigakan.

“Saya lihat seperti ada tangan, jadi saya ajak teman-teman buat mendekat. Sampai beberapa kali berhenti memastikan. Pas dipegang tangannya ternyata tidak bergerak, langsung kami panggil warga,” kata Abu.

Warga yang datang kemudian segera membawa korban ke rumah sakit menggunakan mobil masyarakat yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Rina Yuliyanti (54), warga Kampung Cigombong RT 04 RW 08, Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara. Saat ditemukan, korban mengenakan baju biru dongker, celana jeans, dan membawa tas.

Saat ini korban telah berada di rumah sakit dan dilaporkan sudah dalam keadaan sadar. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban masih belum berhasil dihubungi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Berburu Takjil di Lapang Sawit: Magnet Kuliner Ramadhan Warga Sagaranten

0

Wartain.com || Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, Di Lapang Sawit,Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, menjadi pusat perhatian warga. Pada Rabu (25/2/2026) sore, ratusan pengunjung terpantau memadati area jalan untuk berburu aneka jajanan berbuka puasa.

Antusias masyarakat yang tinggi bahkan sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi merayap akibat padatnya kendaraan pengunjung yang datang. Berbagai gerai makanan dan minuman milik pelaku UMKM lokal berjejer rapi menawarkan ragam kuliner khas Ramadhan.

Mulai dari minuman segar, aneka gorengan hangat, hingga lauk-pauk tersedia lengkap di pusat kuliner ini. Salah seorang pengunjung, Gunawan, menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran pusat jajanan yang tertata ini.

“Suasananya sangat ramai dan meriah. Pilihan takjilnya juga banyak, jadi kita tidak perlu jauh-jauh mencari menu berbuka. Harganya pun sangat terjangkau bagi masyarakat sekitar,” ujar Gunawan saat ditemui di lokasi, Rabu sore.

Fenomena keramaian di Lapang Sawit ini membuktikan bahwa potensi ekonomi desa sangatlah besar. Rasanya sangat disayangkan jika warga Sagaranten melewatkan momen tahunan ini begitu saja.

Kehadiran pusat jajanan ini bukan sekadar tempat berbelanja makanan, melainkan wadah bagi kita untuk mendukung dan UMKM lokal. Dengan membeli produk dagangannya, kita secara langsung menjaga perputaran ekonomi lokal sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

Aktivitas perburuan takjil di Lapang Sawit ini diperkirakan akan terus berlangsung selama satu bulan penuh selama masa Ramadhan. Para pedagang biasanya mulai menggelar dagangannya sejak pukul 15.00 WIB hingga waktu berbuka puasa tiba.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)