26.7 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026

Latest Posts

Diduga Pungli, Sopir Truk Dipungut Rp25 Ribu di Pasar Tipar Gede

Wartain.com || Sebuah video berdurasi 38 detik yang menunjukkan pungutan parkir sebesar Rp25 ribu kepada sopir truk tronton di kawasan Pasar Tipar Gede, Kota Sukabumi, memicu polemik di media sosial. Dugaan pungutan liar (pungli) pun langsung mencuat dari warganet yang mengecam praktik tersebut.

Dalam video yang beredar di Facebook, tampak tiga orang sedang mengisi kuitansi pembayaran. Peristiwa itu diduga terjadi di dekat pusat perbelanjaan Ramayana dan direkam oleh sopir truk yang merasa keberatan atas tarif yang tidak sesuai ketentuan.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, Gatot Setiawan, memberikan klarifikasi. Ia membenarkan bahwa salah satu dari tiga orang dalam video merupakan juru parkir resmi Dishub.

“Yang mengenakan topi itu memang jukir resmi kami. Dua lainnya belum diketahui identitasnya,” ujar Gatot saat ditemui Wartaincom, Senin (5/5/2025).

Dishub telah memanggil jukir berinisial S untuk klarifikasi. Dari hasil pemeriksaan sementara, pungutan tersebut terjadi saat truk tronton bermuatan terigu membongkar muatan selama hampir 14 jam. Sopir truk disebut meminta dibuatkan kuitansi dengan nominal Rp25 ribu sebagai laporan ke pihak perusahaan.

Gatot menegaskan, nominal tersebut tidak sesuai dengan Perda Nomor 4 Tahun 2023 yang menetapkan tarif parkir truk tronton sebesar Rp7.000 per sekali masuk. Namun, ia menyebut tidak ada unsur paksaan dalam transaksi tersebut.

“Keterangan dari jukir, nominal itu berdasarkan kebiasaan sopir memberi uang lebih. Tapi tetap saja, kami anggap ini pelanggaran prosedur,” ujarnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, jukir bersangkutan telah diserahkan ke Polsek Citamiang untuk penyelidikan lebih lanjut. Dishub juga menyatakan siap memberi sanksi tegas jika ditemukan pelanggaran, termasuk pemberhentian tidak hormat.

Kasus ini menjadi bahan evaluasi besar bagi Dishub Kota Sukabumi yang saat ini membawahi 286 jukir resmi. Gatot memastikan bahwa sistem pengawasan akan diperketat dan seluruh jukir diwajibkan mengenakan atribut resmi serta selalu memberikan karcis parkir.

“Ini jadi alarm penting bagi kami. Tidak ada toleransi untuk pungli,” tegasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.