Wartain.com || Kementerian P2MI/BP2MI resmi bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Sekretaris Jenderal KemenP2MI/BP2MI, Irjen Pol. Dwiyono dengan Plt Sekretaris Utama BPS Moh Edy Mahmud di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2025).
Menteri P2MI/Kepala BP2MI, Abdul Kadir Karding mengungkapkan kerja sama dengan BPS untuk mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam integrasi data tunggal untuk pengambilan kebijakan.
Selain itu, Menteri Karding ingin data para pekerja migran Indonesia bisa tercatat secara akurat. “Sebab, ada beberapa pekerja migran Indonesia yang tidak terdata seperti program magang di luar negeri, bekerja menggunakan Working Holiday Visa (WHV), perusahaan melakukan perpanjangan kontrak secara mandiri dan pekerja migran Indonesia yang dideportasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BPS, Amalia Adininggar menyebut bahwa pihaknya tengah melakukan integrasi data agar data warga negara Indonesia (WNI) yang pergi ke luar negeri hingga meninggal bisa tercatat. Ia ingin ke depan pemerintah memiliki satu data tunggal untuk pekerja migran Indonesia.
“Data tunggal ini nantinya dapat digunakan sebagai referensi agar tidak ada perbedaan data antara satu kementerian dengan kementerian lainnya,” pungkasnya.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
