26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Pemerintah Targetkan Implementasi Penuh Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026

Wartain.com || Pemerintah Indonesia secara resmi menargetkan implementasi penuh kebijakan biodiesel B50 (campuran 50 persen minyak kelapa sawit dalam solar) mulai 1 Juli 2026. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa saat ini proses uji coba program B50 telah mencapai progres signifikan, yakni berkisar antara 60 hingga 70 persen pada berbagai moda transportasi, mulai dari kendaraan bermotor, kereta api, kapal, hingga alat berat.

“Jadi, saya sampaikan bahwa hasil uji coba terhadap B50 sekarang sudah pada taraf 60 sampai 70 persen,” kata Bahlil di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Ia menargetkan hasil akhir dari rangkaian uji coba tersebut akan rampung pada periode Mei hingga Juni mendatang.

“Insya Allah, bulan Mei–Juni hasil akhirnya sudah selesai dan akan diterapkan pada 1 Juli,” ujarnya. Bahlil menegaskan bahwa transisi ini merupakan bentuk survival mode agar Indonesia berdaulat secara energi.

“Ini sudah menjadi kebijakan negara, ini survival mode supaya kita tidak tergantung pada global terhadap BBM kita, khususnya untuk solar,” tuturnya.

Dari sisi ekonomi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa kebijakan ini berpotensi memberikan dampak finansial yang besar bagi negara. Penggunaan B50 diprediksi mampu menekan penggunaan BBM fosil hingga 4 juta kiloliter (kl) per tahun.

“Tentu, dalam enam bulan akan ada penghematan dari fosil dan juga penghematan subsidi dari biodiesel yang diperkirakan nilainya Rp 48 triliun,” jelas Airlangga. Ia juga memastikan bahwa PT Pertamina telah menyatakan kesiapannya untuk menjalankan mandat tersebut.

Meski menunjukkan progres positif, pemerintah mengakui masih terdapat tantangan teknis, terutama terkait kesiapan kapasitas produksi pabrik biodiesel di dalam negeri.

Penyesuaian kapasitas industri terus dikebut agar mampu memenuhi kebutuhan pasar saat implementasi dimulai.Terkait ketahanan stok, Menteri ESDM memastikan cadangan energi nasional saat ini dalam kondisi aman.

Stok BBM berada di atas 20 hari dan LPG di atas 10 hari. Pemerintah juga tengah mengupayakan peningkatan cadangan penyangga hingga mencapai satu bulan melalui tambahan pasokan dari wilayah Karimun.

“Sekarang ada penambahan lagi tujuh hari dari Karimun dan ini yang kita lagi komunikasikan sehingga bisa kita mencapai satu bulan,” pungkas Bahlil.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.