Wartain.com || Permainan tradisional perlu terus dikenalkan kepada generasi muda agar tidak hilang dan dilupakan seiring perkembangan zaman. Upaya tersebut dilakukan SMK Islam Terpadu Yasin dengan memasukkan permainan tradisional dalam kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Selasa, 10 Februari 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan SMK Islam Terpadu Yasin dan diikuti oleh para siswa dalam jam pelajaran PJOK. Guru PJOK, Yosep Maulana, memperkenalkan permainan tradisional galasin kepada siswa sebagai bagian dari pembelajaran.
Menurut Yosep Maulana, pengenalan permainan tradisional penting dilakukan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan era digitalisasi. Saat ini, sebagian besar anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu bermain gim di handphone dibandingkan beraktivitas bersama teman di luar ruangan seperti generasi sebelumnya.
“Di zaman sekarang perubahan sangat cepat, terutama di era digital. Anak-anak lebih banyak bermain gawai. Padahal dulu, kebersamaan terbangun melalui permainan di lapangan dan permainan tradisional. Karena itu, permainan seperti galasin perlu terus dikenalkan agar tidak punah,” ujar Yosep Maulana.
Ia menambahkan, melalui permainan galasin, siswa tidak hanya berolahraga tetapi juga belajar kerja sama, sportivitas, dan interaksi sosial secara langsung.
Pengenalan permainan tradisional ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya lokal sekaligus menyeimbangkan aktivitas fisik dengan penggunaan teknologi di kehidupan sehari-hari.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
