26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Prabowo dan Kebangkitan Indonesia Baru: Harkitnas Sebagai Momentum Sejarah

Oleh :  Dzikri Nur/ Pengamat Sosial Keagamaan

Wartain.com || Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia mengenang Hari Kebangkitan Nasional. Namun sudah terlalu lama kita menjadikannya sebagai sekadar seremoni tahunan—layaknya lembar kalender merah yang tak membekas dalam kesadaran kolektif. Padahal, sejarah menuntut lebih. Jiwa bangsa merindukan lebih.

Kini, tahun 2025, kita berada pada persimpangan yang menentukan: antara melanjutkan jalan lama yang penuh stagnasi, atau memilih arah baru—jalan kebangkitan sejati. Di sinilah peran penting sosok Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan sejarah.

Prabowo bukan presiden biasa. Ia bukan sekadar pemimpin administratif. Dalam jiwa dan orasinya, tergurat kerinduan akan kebangkitan bangsa, bukan hanya secara ekonomi dan militer, tetapi secara nilai, martabat, dan makna.

Buku “Prabowo dan Kebangkitan Indonesia Baru” hadir untuk merekam, merumuskan, dan menyuarakan semangat ini. Ia bukan sekadar biografi atau dokumen politik. Buku ini adalah manifes moral sebuah zaman—zaman di mana Indonesia harus bangkit, bukan hanya berdiri.

Harkitnas: Dari Seremoni ke Kesadaran

Harkitnas sejati bukan tentang mengenang Boedi Oetomo semata. Ia adalah panggilan untuk kembali menemukan ruh Indonesia. Ruh itu tak cukup dibangun dengan beton, APBN, atau indeks ekonomi. Ia harus dibangun dengan kesadaran kolektif: bahwa Indonesia adalah bangsa besar dengan tugas peradaban dunia.

Presiden Prabowo, lewat pidato dan sikapnya, sedang memulai narasi baru ini. Narasi yang tidak lagi terjebak pada masa lalu atau euforia pembangunan fisik, tapi justru menggali kembali kekuatan terdalam bangsa ini: jati diri, spiritualitas, dan keteladanan.

Menuju Indonesia Baru

Indonesia Baru bukan utopia. Ia adalah negeri yang sedang lahir kembali—dari luka kolonialisme, dari kerusakan ekosistem moral, dan dari kelelahan menjadi bangsa konsumen dalam sistem global.
Bersama Prabowo dan rakyat yang sadar, Indonesia Baru sedang merintis jalan:

Dimulai dari pemulihan pendidikan nilai

Penguatan kedaulatan pangan dan budaya

Hingga perumusan diplomasi spiritual sebagai wajah baru Indonesia di mata dunia

Buku ini ditulis untuk menyatukan serpihan harapan. Untuk menjadi suara moral zaman. Dan untuk menyerukan kepada siapa pun yang masih punya cinta kepada negeri ini:

Bangkitlah, Indonesia. Dunia menunggu sinarmu. Dan Presiden mu telah mengetuk pintu kebangkitan itu—dengan keyakinan, keberanian, dan cinta kepada tanah airnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.