26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Sejumlah Tokoh Masyarakat Jabar Peduli Trisakti, Desak Gubernur Dukung Kelanjutan Monumentasi Plaza Ir. Soekarno

Wartain.com, Bandung Barat || Sejumlah tokoh Masyarakat Jawa Barat dari berbagai elemen, kembali gelar audiensi lanjutan, dan mendesak gubernur Ridwan Kamil, untuk terus mengawal pembangunan Monumen Plaza Ir. Soekarno di halaman GOR Saparua, Bandung, di Bale Pare, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Jumat, 04/08/2023.

Audiensi ini kembali digelar, setelah beberapa hari sebelumnya, tokoh-tokoh pendukung pembangunan Monumentasi Plaza Ir,. Soekarno itu, pernah mendatangi kantor Gubernur Jawa Barat di Gedung Sate, hanya saja pada waktu itu tidak diterima langsung oleh gubernur, dengan alasan sedang ada kegiatan lain, dan hanya diterima oleh pejabat Kesbangpol. Hal ini menimbulkan kekecewaan bagi para tokoh tersebut.

Audiensi ini disampaikan kepada Ridwan Kamil dan Pemprov Jabar, agar terus maju mendukung pembangunan Monumen Plaza Ir. Soekarno, walaupun sempat ada penolakan dari Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat.

API Jabar menggelar aksi menolak pembangunan Monumen Plaza Ir. Soekarno di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat 4 Agustus 2023. Menurut Ketua Barisan Olot Masyarakat Adat Jawa Barat Eka Santosa, demo API Jabar yang mengatakan, kehadiran Monumen Plaza Ir. Soekarno dapat merusak akidah, merupakan bentuk provokasi supaya pembangunan Monumen Plaza Ir. Soekarno tidak dilanjutkan, dan penghinaan terhadap tokoh proklamator.

“Di Bandung kan ada beberapa patung, mulai dari patung Robby Darwis dan yang lainnya. Tapi kenapa kehadiran patung itu tak disebut merusak akidah atau dikultuskan? Ini kan jadi aneh dan seperti penghinaan kepada Bung Karno,” ucap Eka seusai pertemuan.

Eka menilai , demo API ini lebih kepada pencemaran nama baik dan juga pelecehan kepada Bung Karno yang merupakan Pahlawan Nasional dan Presiden pertama RI.

“Sebutan Virus Akidah terhadap patung Bung Karno, menunjukan sikap kerdil dan penghinaan yg bisa dijadikan dasar oleh aparat penegak hukum, untuk di tindak atas tuduhan ujaran kebencian, pencemaran nama baik, serta pelecehan kepada proklamator dan pahlawan Nasional,” ujarnya.

“Kita akan Kawal Kang Emil dan Pemprov Jabar, untuk terus bangun Monumen Plaza Ir. Soekarno. Dan, kami siap menghadapi penolakan yang tak masuk akal ini,” pungkas Eka diakhir sesi wawancara.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dila)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.