26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Seorang Anggota KPPS di Kota Sukabumi Meninggal Dunia, KPU: Kita Beri Santunan Hingga Pergantian KPPS

Wartain.com || Salah satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Sukabumi meninggal dunia. Anggota KPPS tersebut diketahui atas nama Hendra Lesmana warga Kelurahan/Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi. Diketahui Hendra meninggal saat mengikuti pengajian di daerahnya.

Dilansir dari DetikJabar, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi Imam Sutrisno menyebut pihaknya telah mengunjungi rumah duka sesaat setelah mendapat kabar meninggalnya Hendra.

“Saya dapat kabar tanggal 10 Februari 2024, kami langsung berkunjung ke sana, tentu yang pertama itu kami turut berbela sungkawa, berduka cita atas meninggalnya salah satu jajaran kami,” kata Imam.

“Waktu itu kalau nggak salah beliau ini sore hari berangkat ke pengajian, kejadiannya di lokasi pengajian tapi yang penting untuk digarisbawahi bahwa kami berbela sungkawa,” sambungnya.

Setelah mendengar kabar tersebut, KPU pun melakukan sejumlah langkah mulai dari memberikan santunan bagi almarhum hingga pergantian KPPS untuk wilayah Kelurahan Cibeureum.

“Ya diberi santunan karena sudah didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan. Besarannya kalau tidak salah Rp40 jutaan. Hak-hak dari almarhum yang bersangkutan, yang meninggal itu juga sudah langsung kami urus, kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Proses pergantian itu dilakukan melalui mekanisme penunjukan langsung. Imam mengatakan, yang bersangkutan sudah mendapatkan jadwal bimbingan teknik susulan.

“Karena KPPS itu harus lengkap tujuh orang, makanya kami melakukan mekanisme penunjukan langsung untuk penggantinya, kalau seleksi sudah tidak mungkin. Namun saya juga menghimbau dalam proses penunjukan langsung ini tetap diperhatikan aspek-aslek penting misalnya perhatikan bahwa calon penggantinya tidak terdaftar dalam Sipol, tidak menjadi bagian dari partai politik dan harus netral,” jelasnya.

Ditanya soal penyebab meninggalnya anggota KPPS tersebut, Imam belum dapat memastikan apakah dikarenakan penyakit atau kelelahan. “Itu harus diagnosa dokter, waktu itu kayaknya nggak sempat dilakukan,” tutupnya.***

Foto: Buku Panduang KPPS (tangkapan layar)

Editor: Raka A. Firmansyah

(Red)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.