26.7 C
Jakarta
Selasa, Juli 7, 2026
Beranda blog Halaman 154

Jelang Terambyar Festival Sukabumi, Promotor: Persiapan 90 Persen, Siap Tampung 17.500 Penonton

0
Oplus_131072

Wartain.com || Puluhan awak media memadati press conference Terambyar Festival Sukabumi bertajuk “Satu Panggung, Banyak Rasa, Siap Terambyar! Yang Penting Hepi” yang digelar Sabtu (18/4/2026) di Aula Stadion Surya Kancana, Kota Sukabumi.

Festival musik di Sukabumi ini akan berlangsung Minggu (19/4/2026) dengan menghadirkan delapan artis dan band papan atas, di antaranya Aldi Taher, Noxaka, For Revenge, Perunggu, Asep Balon, Trimaskoplo, serta penampilan lokal seperti Mighty Finger dan Magnet.

Acara konferensi pers yang dipandu Agha Alyssa berlangsung meriah dan penuh antusias. Para jurnalis lokal hingga nasional dibuat penasaran dengan kesiapan panitia serta konsep hiburan yang dijanjikan bakal memanjakan penonton.

Promotor 27 Communication, Teguh Gumilar, mengungkapkan apresiasinya kepada media serta optimisme tinggi terhadap suksesnya acara. Ia menyebut persiapan festival telah mencapai 90 persen dengan dukungan puluhan sponsor.

“Terima kasih kepada rekan media. Kami berharap acara berjalan lancar dan sukses. Tanpa media, kami bukan apa-apa,” ujarnya.

Teguh menambahkan, Terambyar Fest menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kota Sukabumi ke-112. Awalnya direncanakan digelar di Cianjur, namun dipindahkan ke Stadion Surya Kancana Kota Sukabumi karena dinilai lebih representatif dan mampu memberikan kenyamanan bagi penonton dengan kapasitas hingga 17.500 orang. Ia bahkan membuka peluang festival ini digelar kembali tahun depan jika respons masyarakat melampaui ekspektasi.

Konsep festival ini mengusung hiburan penuh kebahagiaan, aman, dan nyaman, dengan dukungan sound system berkekuatan 200 ribu watt yang didatangkan langsung dari Jawa Tengah. Selain konser musik pop dan ambyar, acara juga diramaikan pertunjukan budaya. Panitia juga menyiapkan fasilitas lengkap, termasuk media center, merchandise seperti T-shirt dan jas hujan, serta dukungan sponsor untuk mengantisipasi cuaca hujan.

Dalam hal keamanan, Teguh memastikan pihaknya telah bekerja sama dengan aparat kepolisian. Hasil penilaian kelayakan keamanan mencapai 65 persen, melampaui standar minimal 55 persen. Untuk menghindari peredaran tiket palsu, promotor menggandeng mitra resmi penjualan tiket. Sementara pengelolaan parkir diserahkan kepada Karang Taruna setempat dan Dinas Perhubungan guna mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.

“Alhamdulillah, kami optimistis dengan doa dan dukungan semua pihak, acara ini berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Darmaga Tour and Travel, Hadirkan Layanan Transportasi Nyaman di Bandung 

0

Wartain.com || Layanan transportasi Darmaga Tour and Travel hadir sebagai solusi perjalanan bagi masyarakat di wilayah Bandung dan Kabupaten Bandung, maupun dari luar kota yang ingin berlibur di wilayah Bandung. Melalui poster promosi yang beredar, Darmaga Tour and Travel menawarkan berbagai layanan perjalanan dengan mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan profesionalitas.

Dalam materi promosi tersebut, ditampilkan beragam armada yang tersedia seperti Mobilio, Inova, Brio, Calya, Sigra dll.

Darmaga Tour and Travel menyediakan berbagai jenis layanan, mulai dari perjalanan liburan, keperluan dinas, antar-jemput bandara, hingga wisata keluarga. Hal ini menjadikan layanan ini fleksibel dan dapat digunakan oleh berbagai kalangan.

Selain itu, beberapa keunggulan yang ditawarkan antara lain kondisi kendaraan yang bersih dan terawat, pengemudi yang profesional, harga yang terjangkau, serta layanan yang siap beroperasi selama 24 jam penuh.

Untuk pemesanan, masyarakat dapat langsung menghubungi nomor 0819-1913-0143. Dengan tagline “Perjalanan Nyaman Dimulai Dari Sini”, Darmaga Tour and Travel berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan.

Kehadiran layanan ini diharapkan dapat menjadi pilihan utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan dari luar kota yang ingin menikmati perjalanan nyaman di kawasan Bandung dan sekitarnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M. Nabil/Biro Bandung)

Peredaran OKT Digagalkan Polisi di Sukabumi, Ribuan Obat dan Dua Pemuda Asal Aceh Diciduk

0

Wartain.com || Dua pemuda asal Aceh berinisial MM (25) dan MI (23) dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi usai diduga terlibat dalam peredaran obat keras terbatas (OKT) di wilayah Kota Sukabumi.

Kasat Res Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Tenda Sukendar, menyebut keduanya diamankan polisi di pinggir jalan kawasan Jalan Balandongan, Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Tenda menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi penangkapan.

“Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua terduga pelaku di lokasi. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan ribuan butir obat keras terbatas yang disimpan di dalam tas,” ujar Tenda, Sabtu (18/4/2026).

Tak berhenti di situ, polisi langsung melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah kontrakan yang ditempati kedua pelaku. Dari lokasi tersebut, petugas kembali menemukan ribuan butir OKT lainnya yang siap edar.

“Dari hasil interogasi awal, keduanya mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial G untuk kemudian diedarkan kembali di wilayah Sukabumi. Keduanya juga diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap (tunakarya) dan telah menjalankan aktivitas peredaran obat keras terbatas ini selama kurang lebih tiga bulan,” tambahnya.

Dari tangan kedua pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 15.800 butir obat keras terbatas jenis Tramadol HCl dan Hexymer, serta dua unit handphone yang diduga digunakan untuk transaksi ilegal tersebut.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Sukabumi Kota guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pemasok berinisial G yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Atas perbuatannya, MM dan MI terancam dijerat Pasal 435 jo Pasal 145 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan jo Pasal 20 huruf (c) KUHP Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang penyertaan dalam tindak pidana, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Tenda menegaskan, pihaknya akan terus menggencarkan upaya pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran obat keras terbatas tanpa izin. Segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.” tegasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

DP3A Sukabumi Pastikan Pendampingan Korban Kasus Kekerasan Seksual Anak di Kebonpedes

0

Wartain.com || Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi merespons kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak berusia 13 tahun di Kecamatan Kebonpedes yang sempat menyita perhatian publik.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan, kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak merupakan pelanggaran serius yang tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun.

“DP3A Kabupaten Sukabumi menyampaikan keprihatinan dan empati yang mendalam kepada korban dan keluarga atas peristiwa yang terjadi. Setiap bentuk pelecehan, kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan merupakan pelanggaran serius terhadap hak anak dan tidak dapat ditoleransi,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan awal dan segera melakukan langkah cepat dengan berkoordinasi bersama keluarga korban serta pihak pendamping, guna memastikan korban mendapatkan perlindungan secara maksimal.

Melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), DP3A juga memberikan pendampingan menyeluruh, baik secara psikologis maupun dalam proses hukum yang sedang berjalan.

“DP3A melalui UPTD PPA akan memberikan pendampingan psikologis kepada korban, telah mendampingi pelaksanaan visum terhadap korban, berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Perlindungan Anak, serta memastikan kerahasiaan identitas korban terlindungi,” terangnya.

Selain penanganan kasus, DP3A turut mengingatkan masyarakat agar menjaga kepentingan terbaik bagi anak, termasuk tidak menyebarkan identitas korban maupun informasi yang dapat memperburuk kondisi psikologisnya.

“Kami juga mengimbau seluruh pihak untuk mengedepankan asas kepentingan terbaik bagi anak, tidak menyebarluaskan identitas maupun informasi yang dapat memperburuk kondisi psikologis korban, serta memberikan ruang bagi proses hukum berjalan secara objektif dan profesional,” tambahnya.

DP3A juga membuka akses pengaduan bagi masyarakat yang mengalami atau mengetahui adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak, agar segera melapor melalui layanan resmi.

Agus memastikan, pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi menjamin korban memperoleh perlindungan, pemulihan, serta keadilan sesuai hukum yang berlaku.

“Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. DP3A akan terus mengawal kasus ini secara serius dan memastikan korban mendapatkan perlindungan, pemulihan, serta keadilan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan seorang bocah berusia 13 tahun tahun di Kecamatan Kebonpedes menjadi korban rudapaksa hingga hamil 7 bulan oleh seorang pria lansia berinisial A (72).

Kasus tersebut terungkap setelah ayah korban mencurigai bentuk tubuh anaknya yang dinilai tak wajar untuk ukuran seusianya. Usai diperiksakan ke bidan, anak tersebut positif hamil dengan usia kandungan memasuki bulan ketujuh.

Melihat kejadian itu sang ayah langsung melaporkan ke Polres Sukabumi Kota. Saat ini terduga pelaku telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Dari Karnaval ke Strategi Pembangunan, Arah Baru Kota Sukabumi di Usia ke-112

0
Oplus_131072

Wartain.com || Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Sukabumi tak hanya diwarnai kemeriahan karnaval budaya, tetapi juga menjadi panggung bagi pemerintah daerah dalam menyampaikan arah pembangunan ke depan.

Di tengah antusiasme masyarakat yang memadati jalannya karnaval, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa perayaan ini sekaligus menjadi momentum untuk menyatukan peran pemerintah dan masyarakat.

“Ya, hari ini adalah rangkaian dari hari ulang tahun ke-112. Agendanya salah satunya adalah karnaval budaya. Jadi seluruh kedinasan dan partisipasi masyarakat turut serta dalam karnaval budaya di hari ulang tahun ke-112,” ujarnya.

Namun di balik kemeriahan tersebut, pemerintah juga tengah menyiapkan langkah strategis, terutama dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah. Peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi fokus utama ke depan.

“Tentu saja, kita fokus terhadap peningkatan APBD ke tahun-tahun yang akan datang, peningkatan PAD. Kita jangan diam di angka 1,3 triliun tapi kita akan naikkan terus ya. Mudah-mudahan TKD (Transfer Keuangan Daerah) benar-benar realisasi di bulan-bulan yang akan datang. Dan kita akan ada upaya untuk menyehatkan fiskal kita,” jelasnya.

Selain itu, strategi percepatan pembangunan juga disiapkan, khususnya pada sektor infrastruktur. Pemerintah berencana memangkas waktu pelaksanaan proyek jangka panjang menjadi lebih singkat demi efisiensi anggaran.

“Semua kita akan ada perubahan termasuk juga infrastruktur kita akan tarik ke dua tiga tahun ke depan supaya pembangunan delapan tahun ke depan bisa dikerjakan dalam tempo dua tiga tahun ke depan. Karena kita akan tarik pembangunan ini, kenapa? Ada satu keuntungan, barang hari ini jauh lebih murah dibanding dengan barang-barang pengadaan di delapan tahun yang akan datang. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur untuk delapan tahun ke depan kita akan tarik ke satu dua tahun ke depan. Seperti itu, untuk memberikan satu efisiensi dalam pembangunan karena harga akan jauh lebih mahal ya,” paparnya.

Di sisi lain, pelestarian budaya tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Sukabumi. Karnaval budaya akan terus didorong sebagai agenda tahunan sekaligus memperkuat identitas kota sebagai kota kreatif.

“Ya, kita akan melestarikan budaya Sukabumi karena Sukabumi adalah salah satu kota kreatif, dan itu yang menobatkan kota kreatif tingkat nasional ya,” katanya.

Ayep menambahkan, tradisi karnaval telah lama hidup di tengah masyarakat dan perlu terus dijaga sebagai ruang hiburan sekaligus penguat kebersamaan.

“Dan ini sudah sejak dulu kala Kota Sukabumi menjadi kota karnaval sebetulnya, ya. Sejak saya kecil di Kota Sukabumi kegiatan karnaval selalu ada setiap tahun.

Dan kita budayakan kembali karnaval ini karena memang masyarakat kota juga perlu satu hiburan dan apa, di kota kecil ini perlu satu penyegaran dan hiburan,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Karnaval Budaya Semarakkan Puncak HUT ke-112 Kota Sukabumi

0
Oplus_131072

Wartain.com || Puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Sukabumi ditandai dengan gelaran karnaval budaya yang meriah, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah serta partisipasi aktif masyarakat.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyebut karnaval budaya menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan tahun ini.

“Ya, hari ini adalah rangkaian dari hari ulang tahun ke-112. Salah satu agendanya adalah karnaval budaya, di mana seluruh kedinasan dan partisipasi masyarakat turut serta,” ujarnya.

Menurutnya, karnaval tidak hanya menampilkan budaya khas Sukabumi, tetapi juga menghadirkan ragam budaya dari luar daerah sebagai upaya memperkaya ekspresi seni dan memperkuat identitas kota.

Ia juga memastikan, kegiatan karnaval budaya akan terus dilestarikan dan diagendakan setiap tahun.

“Kita akan melestarikan budaya Sukabumi karena kita termasuk kota kreatif tingkat nasional. Salah satu kreativitasnya ada di bidang seni dan budaya,” jelasnya.

Ayep menambahkan, tradisi karnaval sejatinya telah lama melekat di Kota Sukabumi, meski sempat meredup dan kini kembali dihidupkan.

“Sejak dulu Kota Sukabumi memang kota karnaval. Ini kita budayakan kembali karena masyarakat juga membutuhkan hiburan dan penyegaran,” tambahnya.

Selain sebagai hiburan, momentum HUT ke-112 ini juga menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah, khususnya dalam aspek pembangunan dan keuangan.

Pemerintah Kota Sukabumi ke depan akan mendorong peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta Pendapatan Asli Daerah agar terus tumbuh.

“Kita tidak ingin stagnan di angka Rp1,3 triliun. Harus terus meningkat. Kita juga berharap Transfer Keuangan Daerah bisa terealisasi optimal,” katanya.

Di sisi lain, strategi percepatan pembangunan juga tengah disiapkan dengan memangkas rencana jangka panjang menjadi lebih singkat.

“Kita akan tarik pembangunan delapan tahun ke depan menjadi dua hingga tiga tahun ke depan. Salah satu pertimbangannya adalah efisiensi, karena harga saat ini relatif lebih murah dibandingkan beberapa tahun mendatang,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Presiden Prabowo Ajak Umat Hindu Perkuat Toleransi di Momen Dharma Santi 2026

0

Wartain.com || Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat memperingati Dharma Santi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di Indonesia. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan sekaligus dukungan terhadap nilai-nilai kebersamaan yang dijunjung dalam perayaan tersebut.

Dalam pernyataannya yang ditayangkan melalui kanal resmi Sekretariat Presiden pada Jumat (17/04/2026), Presiden menekankan bahwa Dharma Santi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk mempererat hubungan antarsesama melalui sikap saling memaafkan dan memperkuat rasa persaudaraan.

“Saya Prabowo Subianto, atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan Selamat Merayakan Dharma Santi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di tanah air,” ucap Presiden ditayangkan pada kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden juga menyoroti pentingnya mengamalkan nilai-nilai dharma dalam kehidupan sehari-hari, sebagai landasan dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang beragam.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dikenal sebagai bangsa besar yang berdiri di atas keberagaman suku, agama, dan budaya.

Ia pun optimistis umat Hindu terus berperan aktif dalam merawat kerukunan sosial serta memperkokoh persatuan bangsa. Melalui peringatan Dharma Santi ini, Presiden berharap semangat toleransi dan kebersamaan semakin tumbuh, sehingga mampu memperkuat fondasi kehidupan berbangsa yang damai dan harmonis.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Jambore Kader IMP, Bupati Asjap: Garda Terdepan Keberhasilan Program Banggakencana

0

Bisnisnews.net || Ratusan Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) se-Kabupaten Sukabumi berkumpul di area Rekreasi Salabintana, Sabtu, 18 April 2026. Mereka mengikuti Jambore Kader IMP yang dibuka langsung Bupati Sukabumi H. Asep Japar.

Bupati Sukabumi menyebutkan kegiatan tersebut merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen, menyatukan langkah, dan meningkatkan kapasitas para kader. Terutama dalam mendukung keberhasilan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) Kabupaten Sukabumi.

“Saya bangga dengan ibu-ibu.Terima kasih telah membantu dalam pengendalian penduduk di Kabupaten Sukabumi. Berkat kerja keras semuanya di lapangan, penduduk Kabupaten Sukabumi dapat terkendali,” ujarnya.

Bupati pun menyebutkan, peran kader ini sangatlah luar biasanya. Bahkan sebagai garda terdepan dalam pengendalian penduduk, dan juga membangun ketahanan keluarga. Termasuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Semua itu untuk mewujudkan program Bangga Kencana di Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya sinergitas yang kuat.apalagi di tengah tantangan pembangunan yang semakin komplek.

“Melalui jambore ini,saya berharap silaturahmi semakin erat. Tercipta pertukaran ilmu dan pengalaman antar kader, serta menumbuhkan semangat baru dalam menjalankan berbagai program Bangga Kencana di wilayahnya masing-masing,” harapnya.

Selain itu, bupati pun berpesan agar seluruh kader terus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Terus berikan edukasi yang baik, dampingi keluarga dengan penuh keikhlasan, dan jadilah teladan dalam mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera,” pesannya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Aplikasi Nyari Gawe Jabar Jadi Andalan, Ratusan Pelamar di Jabar Sudah Diterima

0

Wartain.com || Aplikasi Nyari Gawe kian menjadi andalan masyarakat Jawa Barat dalam mencari pekerjaan. Sejak diluncurkan pada Oktober 2025 hingga 10 April 2026, tercatat sebanyak 374.567 pencari kerja telah mendaftar, dengan total pelamar kerja melalui aplikasi tersebut mencapai 518.213 orang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, menyampaikan bahwa para pencari kerja datang dari berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, dan Kota Bandung. Selain itu, terdapat juga pencari kerja yang berasal dari luar wilayah Jawa Barat.

“Sejumlah lamaran kerja telah ditindaklanjuti perusahaan. Rinciannya, 1.198 pelamar sedang ditinjau perusahaan, 2.016 pelamar sudah diwawancara dan 493 pelamar telah diterima kerja,” ucap I Gusti dalam keterangan, pada Jumat (17/4/2026).

Ia menyampaikan bahwa terdapat 337 judul lowongan pekerjaan yang dapat dilamar, mulai dari posisi chef, telemarketing, staf akunting, hingga dokter umum.

“Ada 337 judul lowongan kerja yang bisa dilamar, mulai chef, telemarketing, staf akunting, hingga dokter umum,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemda Provinsi Jawa Barat terus membantu masyarakat agar agar proses melamar kerja melalui aplikasi Nyari Gawe berjalan lancar.

Serta terus berupaya meningkatkan kualitas layanan aplikasi tersebut melalui penyempurnaan sistem, perluasan kerja sama dengan berbagai perusahaan, serta pemberian pendampingan bagi pencari kerja

Langkah ini diharapkan dapat mempermudah proses pencocokan antara kebutuhan tenaga kerja dan kualifikasi pelamar, sehingga peluang masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan menjadi semakin besar.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Ketua Komisi III DPRD Sukabumi Apresiasi Langkah Samsat Cibadak Laksanakan SE Gubernur 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, mengapresiasi langkah Samsat Cibadak dalam menyikapi kebijakan terbaru terkait pelayanan pajak kendaraan.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul respons cepat Kepala P3DW dan jajaran Samsat Cibadak dalam menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, khususnya terkait perubahan aturan yang tidak lagi mewajibkan KTP pemilik lama.

“Saya mengapresiasi langkah-langkah dari kepala P3DW ataupun kepala Samsat Cibadak ini, beliau dengan sigap menyikapi mengenai SE Pak Gubernur terkait perubahan tidak adanya KTP dan lain-lain,” ujar Hera, Jumat (17/4/2026).

Hera menuturkan, pihak Samsat juga memaparkan secara terbuka terkait pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bermotor. Selain itu, disampaikan pula sejumlah solusi untuk mendorong peningkatan PAD yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.

Menurutnya, DPRD Kabupaten Sukabumi, khususnya Komisi III, menyambut baik langkah tersebut dan siap memberikan dukungan dari sisi legislasi.

“Sehingga kami dari DPRD terutama Komisi III menyambut baik dan mendorong secara legislasi langkah-langkah yang disampaikan oleh Pak Kepala Samsat,” katanya.

Terkait kebijakan pembayaran pajak tanpa KTP pemilik lama, Hera menilai hal tersebut akan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Ia menyebut, selama ini masih ada warga yang belum membayar pajak karena terkendala persoalan administrasi.

“Ini kan memudahkan, jadi masyarakat yang hari ini merasa tidak membayar pajak karena kesulitan tidak punya KTP, sekarang tidak ada lagi,” ujarnya.

Ia pun mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan tersebut, karena tidak ada lagi alasan untuk menunda kewajiban membayar pajak kendaraan.

Selain itu, Hera juga menilai pelayanan di Samsat Cibadak kini semakin terbuka. Berdasarkan hasil peninjauan, ia menyebut praktik percaloan dalam pengurusan pajak kendaraan sudah tidak ditemukan lagi.

“Disampaikan bahwa di sini tidak ada lagi calo-calo dan untuk bayar ‘nembak’ sudah bebas mulai hari ini,” katanya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)