26.7 C
Jakarta
Sabtu, Mei 30, 2026
Beranda blog Halaman 1777

Polres Bogor Bekuk Penadah Kendaraan Roda Empat Dan Dua Hasil Curian

0
Polres Bogor Bekuk Penadah Kendaraan Roda Empat Dan Dua Hasil Curian

Wartain.com, Bogor || Pengungkapan terhadap pelaku penadah, kendaraan roda empat dan roda dua hasil curian, berhasil dilakukan oleh pihak Polsek CSR, Polres Bogor, yang terjadi Pada Rabu, 24/06/2023.

Dalam pengungkapan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial SHN (48), Di wilayah Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Senin, 26/6/2023.

Wakapolres Bogor, Kompol Fitra Zuanda S.I.K., MM mengatakan, pengungkapan tersebut, berawal dari laporan polisi, terkait aksi pencurian, terhadap sebuah kendaraan roda empat Suzuki Futura, dan kedaraan roda dua vespa.

Kejadian tersebut bermula, pada Jum’at 02/06/2023, seorang korban yakni MRI (41), berkunjung ke rumah temannya, dengan mengendarai kendaraan roda empat Suzuki Futura, dan pada saat itu korban bersama temannya ini, memasukkan kendaraan roda dua jenis Vespa hasil modifikasi, ke dalam kendaraan tersebut dan memarkirkan nya di depan rumah.

Namun keesokan paginya, sekira pukul 04.57 WIB, korban bersama temannya ini, dikejutkan dengan hilangnya mobil yang terparkir tersebut, kemudian kejadian tersebut pun di laporkan pada pihak Polsek CSR Polres Bogor.

Selanjutnya, Unit Reskrim Polsek CSR, Polres Bogor, melakukan penyelidikan, terkait aksi pencurian tersebut, tim berhasil mendapatkan informasi, mengenai keberadaan kendaraan tersebut, dan diketahui kendaraannya telah berada di wilayah Kampung Benda, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.

Dari informasi itulah, salah seorang anggota Reskrim Polsek Cisarua Soni, langsung menuju lokasi yang diduga adanya barang bukti, dan berhasil mengamankan seorang pelaku, penadah kendaraan hasil curian berinisial HSH, berikut mobil Suzuki Futura, dan motor Vespa, yang telah di rubah, hingga tidak sesuai dengan STNK milik korban.

Hasil penyidikan yang dilakukan terhadap pelaku HSH, dirinya mengakui, kendaraan tersebut ia dapat, hasil membeli dari seorang pria bernisial R, dengan harga 10 juta rupiah. Sementara R sendiri, masih dalam proses pengejaran oleh Unit Reskrim Polsek CSR, Polres Bogor.

“Atas perbuatannya, pelaku akan kita Kenakan pasal 363 dan atau 480 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara, maksimal selama 7 tahun penjara”, ungkap Wakapolres Bogor Kompol Fitra Zuanda.***

(Tim)

Heboh !!! Inilah Enam Stadion Untuk Gelaran Piala Dunia U-17 Di Indonesia Tahun 2023

0
Heboh!!! Inilah Enam Stadion Untuk Gelaran Piala Dunia U-17 Di Indonesia Tahun 2023

Wartain.com, Jakarta || Induk olahraga sepak bola dunia (FIFA), resmi menunjuk Indonesia, menjadi tuan rumah gelaran piala duni U-17, melalui council meeting, yang digelar pada hari Jumat, 23/06/2023, di markas FIFA, Zurich, Swiss.

Penunjukan Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia U-17, setelah Peru mengundurkan diri jadi host , akibat adanya konflik dan adanya ketidaksiapan infrastruktur Peru, yang tidak memungkinkan piala dunia digelar disana. Kemudian FIFA langsung menunjuk Indonesia, sebagai tuan rumah untuk gelaran tersebut.

“Piala dunia U-17 tahun ini, akan di gelar di Indonesia”, dilansir pada laman resmi FIFA.

Hasil meeting council FIFA yang memutuskan Indonesia sebagai tuan rumah, disambut gembira oleh Ketum PSSI Erick Thohir, walaupun surat resminya belum dilayangkan, tapi melihat kabar di laman resmi FIFA, sudah cukup membanggakan seluruh rakyat Indonesia, terlebih lagi, beberapa bulan kebelakang Indonesia sempat dicoret jadi tuan rumah piala dunia U-20, akibat banyaknya penolakan dari sebagian elemen masyarakat, dengan alasan keikutsertaan negara Israel.

“Saya hanya bisa mengucapkan rasa syukur dan Alhamdulillah, karena FIFA council mengambil keputusan bersama, menunjuk Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia U-17 tahun 2023. Ini salah satu bentuk kepercayaan dunia terhadap Indonesia, dibawah kepemimpinan presiden Joko Widodo”, ungkapnya.

Hasil meeting council FIFA yang memutuskan Indonesia sebagai tuan rumah, disambut gembira oleh Ketum PSSI Erick Thohir

Kini Indonesia, siap menyambut kehadiran para peserta piala dunia U-17, yang paling utama adalah, akomodasi untuk kenyamanan peserta, terutama kesiapan stadion untuk pertandingan dan lapang untuk latihan.

“Kita akan siapkan enam stadion, tentunya stadion-stadion yang sudah memenuhi standar FIFA, kita akan buktikan kepada FIFA, Indonesia memang sangat layak jadi tuan rumah”, tambah Erick.

Enam Stadion yang disiapkan, untuk perhelatan piala dunia U-17, yang akan berlangsung pada tanggal 10 November sampai dengan 02 Desember 2023 tersebut, adalah :

1. Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, kapasialtas 20 ribu penonton,

2. Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, kapasitas 46 ribu penonton,

3. Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kapasitas 30 ribu penonton,

4. Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, kapasitas 18 ribu penonton,

5. Stadion Gelora Sriwijaya Jaka Baring, Palembang, Sumatera Selatan, kapasitas 23 ribu penonton,

6. Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, kapasitas 77 ribu penonton.

Ke-Enam stadion tersebut, nantinya akan digunakan untuk pertandingan fase group dan babak-babak berikutnya.

“Walupun saya belum menerima surat secara resmi dari FIFA, akan tetapi kita harus mempersiapkan diri, agar menjadi tuan rumah yang baik, salah satunya mempersiapkan stadion”, pungkas Ketum PSSI yang baru menjabat ini.***

(Aab)

Pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Tingkat Nasional Dihadiri Wabup Secara Virtual

0
Pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Tingkat Nasional Dihadiri Wabup Secara Virtual

Wartain.com, Sukabumi || Wakil Bupati Sukabumi H.Iyos Somantri, menghadiri pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) tingkat nasional secara virtual, Senin, 26/06/2023, yang berlangsung di Taman Kota, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak.

GPM sendiri di inisiasi oleh, Badan Pangan Nasional (BPN), untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat, sekaligus pengendalian inflasi, jelang hari besar ke agamaan nasional (HBKN).

Pelaksanaan GPM serentak secar nasional tersebut, dilaksanakan pada H-3 Iedul Adha, di 341 titik lokasi Kabupaten/Kota, dimana mayoritas umat Islam akan merayakannya, yang sudah barang tentu kebutuhan dihari itu akan meningkat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Hari Riyadi menyampaikan, kegiatan gerakan pangan murah ini, terselenggara atas kerjasama dan suport dari BPN , Bank Indonesia, Kanwil Bulog Jawa Barat, Id Food dan 24 Dinas Pangan Kabupaten/Kota lainnya.

“Kita kolaborasi antara beberapa pemerintah daerah, dengan lembaga-lembaga negara, terutama yang mengurusi pangan dan kebutuhan pokok masyarakat”, katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi mengatakan, dengan gerakan pangan murah secara nasional ini, sangat bermanfaat sekali bagi seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Sukabumi.

“Melalui bazar murah yang berlokus di Desa Karang Tengah ini, ada margin yang cukup bagus dari penjualan produk minyak goreng, bawang merah, bawang putih dan bahan pangan lainnya, mudah-mudahan ini akan berlanjut, dan ini merupakan bukti perhatian pemerintah pusat untuk mengendalikan infalsi”, ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan peninjauan produk produk pangan, yang ada di stand – stand bazar, serta memastikan, ketersediaan pangan murah yang sedang digulirkan, bisa di akses oleh seluruh lapisan masyarakat yang sedang membutuhkan.***

(Rd. Haraqi Siliwangi)

Bupati Sukabumi Bangga Gotongroyong Masyarakat Pada Hari Jadi Kecamatan Waluran Ke-22

0
Bupati Sukabumi Bangga Gotongroyong Masyarakat Pada Hari Jadi Kecamatan Waluran Ke-22

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, menghadiri acara Hari Jadi ke-22 Tahun, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, bertempat di halaman SDN Waluran. Senin, 26/06/2023.

Camat Waluran Ali Murtado menjelaskan, Kecamatan Waluran lahir pada tanggal 26 Juni 2001, Waluran memiliki moto “Waluran Manjur” (Mandiri, Maju dan Religius). Oleh karena itu di usia 22 tahun ini, Waluran harus bergerak untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Waluran adalah bagian kawasan yang masuk pada kawasan CPUGGP, yang tidak memiliki laut dibanding ke tujuh kecamatan lainnya. Oleh karena itu, kita ingin menggali potensi yang ada, baik mengembangkan potensi yang telah berjalan, maupun menciptakan potensi baru”, ujarnya.

Dijelaskan Camat, Waluran memiliki banyak sekali potensi, yang tengah dipersiapkan di daerahnya, satu diantaranya, pengembangan pertanian serta pengembangan seni budaya, hal tersebut guna terciptanya taraf perekonomian masyarakat yang lebih baik

“Kita ingin mendorong potensi tersebut, menjadi potensi unggulan di Kecamatan Waluran, sehingga kedepan wilayah Kecamatan Waluran, menjadi daerah transit wisatawan, yang hendak berkunjung ke Feopark Ciletuh Palabuhanratu”, tegas Ali.

Ia menambahkan , acara Hari jadi Kecamatan Waluran ke-22 tahun ini, digagas secara kolaboratif dari berbagai pihak, dan didukung secara langsung oleh partisipasi masyarakat, melalui sedekah dua ribu rupiah dari seluruh masyarakat.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, menghadiri acara Hari Jadi ke-22 Tahun

“Alhamdulillah, dengan kebersamaan ini, syukuran peringatan hari jadi Kecamatan Waluran bisa terlaksana”, tambahnya.

Camat berharap, kedepan Waluran bukan hanya kecamatan transit semata, melainkan menjadi daerah tujuan wisata.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, mengapresiasi atas gotong royong yang dilakukan masyarakat di Kecamatan Waluran, sehingga harus terus dipertahankan agar terwujudnya suatu harapan bersama.

“Masyarakat Waluran, harus terus menjaga kekompakannya, agar potensi yang ada bisa terus ditonjolkan. Kuncinya ialah kebersamaan, hal utama untuk memajukan suatu daerah”, katanya.

Bupati berpesan, agar Forkopimcam bisa menjadikan Waluran sebagai daerah harapan, yang dapat mengembangkan potensi pertanian, dan seni budaya di Kab. Sukabumi.

“Mudah-mudahan, kegiatan ini bisa dicontoh oleh kecamatan lain, untuk bersama-sama membangun potensi yang dimiliki”, pungkas Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi juga menandatangani prasasti masjid TAZMULUK, yang akan dijadikan pusat pengembangan agama dan beribadah masyarakat Waluran, serta dilanjutkan dengan pembagian doorprize buat masyarakat yang hadir dan ikut serta dalam kegiatan.***

(Aab/Raika)

Yayasan Almatama Bawono Loka dan LPPM STIEBI, Gelar Stadium General Hadirkan Sekretaris Utama BP2MI

0

Wartain.Com, Jakarta || Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia (STIEBI) Jakarta, menggelar acara Stadium General, dalam rangka memperingati “Bulan Bung Karno”, bertempat di Aula kampus STIEBI, Senin, 26/06/2023.

Acara yang digagas tersebut mengambil tema; “Membumikan Falsafah Trisakti Dalam STIEBI Berdikari Dibidang Ekonomi, Menangkap Peluang Kerja Ke Luar Negeri Serta Membangun Generasi Yang Berkepribadian Indonesia”.

 

Hadir di acara tersebut, Sekertaris Utama BP2MI Rinardi S.E M.Sc, Ketua Yayasan YABL Indra Herardi S.E M.BA, Ketua LPPM STIEB, Dr Ichwan Hamzah,
Ketua Dewan Pembina Yayasan YABL, Prof. Dr. H. Yuswar Zainul Basri, Ak, MBA, Civitas Akademika STIEBI, Dr.Virna Sulfitri Dewan Pembina Yayasan, para alumni, aktifis pergerakan, mahasiswa serta undangan lainnya.

Kegiatan ini digelar bertujuan, untuk menanamkan Falsafah Trisakti dalam STIEBI, berkenaan dengan bulan bung Karno, dimana, sebagai generasi bangsa, tentunya kita harus konsen terhadap nilai-nilai Trisakti, yang sudah dicetuskan oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Selain itu, Stadium General ini juga, merupakan salah satu program rutin, yang ada dalam program kegiatan LPPM STIEBI, dan juga sebagai salah satu persyaratan sidang Skripsi, bagi mahasiswa tingkat akhir.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan, Indra Herardi, S.E, MBA, menyatakan,
esensi ekonomi melalui Falsafah Trisakti, berkenaan dengan bulan Bung Karno, merujuk pada konsep Indonesia melalui Trisakti, yaitu; harus berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

“Manifestasi dalam dunia sekarang, berdikari dalam ekonomi, arahnya bisa juga untuk menangkap peluang kerja diluar negeri”, katanya.

Sementara itu, Ketua LPPM STIEBI, Dr. M. Ichwan Hamzah menyampaikan, Program seperti ini, acapkali digelar, untuk kepentingan mahasiswa, dengan menghadirkan tokoh penting, dan sosok inspiratif, untuk memberikan wawasan kebangsaan, serta pengetahuan umum, terutama bagi para mahasiswa.

“Acara ini diharapkan, dapat membuka wawasan dan membangkitkan semangat kebangsaan mahasiswa, agar dapat berpikir tentang bangsa dan negara, serta menempatkan diri, sebagai bagian dari solusi, atas tantangan dan kompleksitas persoalan yang dihadapi,” pungkasnya.

Pantauan koresponden, acara yang dihelat cukup komunikatif, materi yang disampaikan oleh pemateri dapat dicerna oleh seluruh audien, dan semuanya mengikuti rangkaian acara dari awal sampai tuntas ***

(Ruswandi/Godam)

Sah!!! Ini Dia Keputusan Cuti Bersama Iedul Adha 1444 H Bagi ASN Dilingkungan Pemkab Sukabumi 

0
Sah!!! Ini Dia Keputusan Cuti Bersama Iedul Adha 1444 H Bagi ASN Dilingkungan Pemkab Sukabumi 

Wartain.com, Sukabumi || Menilik Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yaitu; Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Menpan – RB, Nomor : 624 Tahun 2023, dan Nomot : 2 Tahun 2023, tentang penetapan libur nasional dan cuti bersama. Berkaitan dengan hal itu, Bupati Sukabumi juga mengeluarkan Surat Edaran (SE), Nomor : 800.1.11/4855/BKPSDM/2023, tertanggal 22 Juni 2023, tentang penetapan hari libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Iedul Adha 1444 H, yaitu mulai tanggal 28, 29 dan 30 Juni 2023.

Dengan keluarnya SKB Tiga Menteri dan SE Bupati Sukabumi, maka bagi PNS/ASN dilingkungan Pemkab Sukabumi, maka mulai hari Rabu – Jumat, diperbolehkan untuk tidak bekerja dimasing-masing satuan kerjanya

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman mengatakan, keputusan libur nasional dan cuti bersama sudah ditetapkan, oleh karenanya bagi PNS/ASN dilingkungan Pemkab Sukabumi, agar memanfaatkan hari libur dan cuti bersama ini, untuk kumpul dengan keluarga, karena berbarengan dengan libur sekolah.

“Cuti bersama ini silahkan manfaatkan seluas-luasnya, kumpul bersama keluarga. Momentum Hari Raya Iedul Adha ini, harus dijadikan ajang menjaga kebersamaan dan berbagi”, ungkap Sekda pada Senin, 26/06/2023.

Beliau juga berpesan, walapun ada tiga hari libur dan cuti bersama, bagi satuan kerja yang fokus terhadap pelayanan umum, sebaiknya tidak dikosongkan, ada jadwal piket secara bergiliran.

“Kami ingatkan, bagi PNS/ASN yang bertugas memberikan pelayanan langsung kemasyarakat, (seperti Puskesmas, Rumah Sakit, Damkar -red), harus ada pembagian tugas secara bergiliran, agar pelayanan tetap berjalan, jangan sampai terganggu, karena PNS/ASN bertugas sebagai pelayan masyarakat”, pungkas Ade.

Secara umum, Hari Raya Iedul Adha 1444 H sendiri, kebanyakan akan dirayakan oleh umat Islam Indonesia pada hari Kamis, 29/06/2023, walaupun ada beberapa umat Ormas Islam yang merayakan pada hari Rabu, 28/06/2023. Hal ini merujuk kepada keputusan pemerintah Arab Saudi, yang menetapkan pelaksanaan wuquf di Padang Arafah, jatuh pada hari Selasa, tanggal 27/06/2023 (9 Dzulhijjah 1444 H), dan hari Raya Iedul Adha secara otomatis jatuh pada hari Rabu, tanggal 28/06/2023.***

(Aab)

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Beserta Unsur Terkait Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Secara Virtual 

0
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Beserta Unsur Terkait Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Secara Virtual 

Wartain.com, Sukabumi || Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, beserta unsur terkait, mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi daerah, yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Suhajar Diantoro. Sekda beserta jajaran, mengikuti acara ini secara Virtual, dari Pendopo Kab. Sukabumi. Senin, 26/07/2023.

Dalam arahannya, Sekjen Kementrian Dalam Negeri Suhajar Diantoro mengatakan, Indonesia berada di peringkat 130, dari 186 negara di dunia, artinya Indonesia masih cukup stabil, harga pangan terjangkau serta produksi masih berjalan baik.

“Tentunya ini merupakan kerja keras kita bersama, harga-harga cukup stabil di pasaran, meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, yaitu telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, dan cabai”, ungkapnya.

Walau demikian, menurut Suhajar ada beberapa kenaikan harga di beberapa daerah, untuk itu akan terus dilakukan pemantauan langsung ke lapangan.

“Tolong tiap daerahz mengecek wilayahnya masing-masing, terutama Steakholder terkait, supaya inflasi di negara kita tetap terkendali”, tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kab. Sukabumi menjelaskan inflasi di Kab. Sukabumi masih cukup terkendali.

“Kalau dilhat di data tingkat nasional, masih di angka 4 %, Provinsi di angka 4,32%, dan di Kabuoaten Sukabumi di angka 4,53%, tentunya masih stabil dibandingkan di beberapa Kota/Kabuoayen lain”, kata Ade.

Oleh karena itu, Pemkab Sukabumi harus lebih perhatian, serta melakukan cek dan ricek mengenai fluktuasi harga dipasaran, terutama harga pangan dan sembako, menjelang Hari Raya Iedul Adha 1444 H.

“Tentunya, momentum hari raya, berpotensi memberikan dampak kenaikan harga, seperti ayam ras, telur, bawang merah, bawang putih, dan cabai, akan tetapi untuk stok secara keseluruhan termasuk hewan qurban masih aman”, pungkasnya.

(Aab/Ruswandi)

Upacara Adat Ngertakeun Bumi Lamba Gunung Tangkuban Parahu Kembali Digelar, 25/6/2023

0
Upacara Adat Ngertakeun Bumi Lamba Gunung Tangkuban Parahu Kembali Digelar, 25/6/2023

Wartain.com, Bandung || Upacara Ngertakeun Bumi Lamba, di Gunung Tangkuban Parahu, kembali digelar di Taman Wisata Gunung Tangkuban Parahu. Tema yang diangkat pada upacara adat tatar Sunda kali ini adalah, “Jampe Buhun Laku Kamanusaan”, dilaksanakan Minggu 25 Juni 2023. Tahun ini, linggih ki lurah Semar, berupa wayang kulit setinggi 6 meter.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, warga adat Baduy (kanekes), Jawa banyumasan, mataraman, Bali (mengirim 30 anggota Pinandita Sanggrahan Nusantara, menghubungkan “Upacara Panarisudha Bhumi Bali” di renon Bali 18/6/23 dengan “Upacara Ngertakeun Bumi Lamba” ini) , Dayak kalimantan, Dayak Sagandu (indramayu), Nias, minahasa, Karo, Batak, kebudayaan lainnya yang tersebar di Nusantara, juga keagamaan Islam, Kristen, Hindu, Budha & Konghucu. Dari Manca Negara, Thailand, Pakistan, Kanada, Amerika.

Ketua Panitia, Rakean Radite, menyampaikan, kegiatan yang dihelat itu, terbuka juga untuk umum, baik masyarakat biasa maupun para wisatawan, diperbolehkan untuk bergabung atau hanya sekedar melihat saja.

“Upacara terbuka untuk umum, bila ingin turut serta, berpakaian adat & hadir pada waktunya, tertib, khidmad, mengikuti alur upacara sesuai yang dipandu oleh Jaro Pangjejer” Ungkapnya.

Rangkaian acara sendiri dimulai dengan, berkumpulnya para peserta upacara adat di depan sesajen, untuk .enyangikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan “ngaremokeun” (Angklung Baduy) sambil membagikan sirih pinang oleh para “tilu jaro” dan “dalapan mangku anom”, juga diwarnai tarian perlindungan dari kawasaran (minahasa), kemudian rajah bubuka dari jaro wastu (pemimpin upacara) , lalu doa bubuka dari setiap perwakilan suku/adat, persembahyangan diakhiri rajah pamunah dan lantunan mantra bersama beragam cara, seluruhkegiatan bersahutan diiringi lagu lagu sakral “Gending Pakuan Pajajaran” (Merupakan Gamelan dalam pakem Kerajaan Pajajaran). Selesai semuanya lungsur sesajen, patarema asih (bersalam salaman dalam lingkaran besar) dan terakhir “Ngalungan Sajen” Ke Kawah Ratu

Upacara adat Ngertakeun Bumi Lamba, merupakan salah satu pesan dari para leluhur, yang menitipkan tiga gunung, yang harus diperlakukan sebagai tempat suci, yaitu Gunung Gede, Gunung Wayang dan Gunung Tangkuban Parahu.

Upacara mensucikan gunung melambangkan, bagaimana gunung menjadi sumber kesejahteraan semua makhluk disekitarnya, mempertemukan mereka yang menjalankan nilai spritual leluhur, melalui harmoni yang menembus sekat pembeda, agar bersama-sama Ngertakeun Bumi Lamba.

Upacara ini adalah bentuk aplikasi pesan moral, yang terkandung didalam naskah Sunda kuno Sanghyang Siksa Kandang Karesian. Hal ini tercantum dalam naskah Sunda kuno, tahun 1440 Saka (1518 M), diperkirakan ditulis pada masa pemerintahan Sri Baduga Maharaja, raja Pakuan Pajajaran, yang memerintah pada tahun 1482-1521 M.

Isi dari naskah tersebut secara umum, gambaran tentang pesan moral, untuk kehidupan bermasyarakat, termasuk berbagai ilmu yang harus dikuasai sebagai bekal kehidupan sehari-hari, dimana penuturannya berpijak pada kehidupan didunia dalam negara.

Aturan yang terdapat dalam Sanghyang Siksa Kandang Karesian, terdiri atas tiga bagian utama yaitu; bagian pertama adalah pembuka, yang menjekaskan 10 aturan (dasa kreta & dasa perbekti), bagian kedua adalah perilaku hulun, (karma ning hulun) terhadap raja dalam negara, bagian ketiga adalah, pelengkap perbuatan (pangimbuh ning twah).

Upacara selalu digelar saat posisi matahari beredar diutara menuju selatan, dan selalu di hari minggu, atau Radite (Ra= Matahari, Dite = Hari) atau Sun-Day. Karena berdasarkan siklus gerak bumi-matahari.

Memberikan sambutan dalam pembukaan, salah seorang jejer pangaping dalam penyelenggaraan upacara ini, yaitu Mayjen Ridho Hermawan (Tenaga Ahli Pengajar Bidang Kewaspadaan Nasional di Lemhannas), beliau mengingatkan kepada semua peserta dan khalayak, bahwa aktifitas kebudayaan ini harus dijaga dan dipertahankan bersama.

“Kekuatan bangsa ini ada karena budayanya, budi dayanya, dan tentu sangat penting dipertahankan….” demikian dalam sambutannya itu.

Juga hadir dalam kegiatan ini  Irjen. Pol. Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, M. Si. (Kasespim Lemdiklat Polri), beserta Jajaran dan Siswa, sebagai peserta upacara, yang turut menjaga dan mendukung upacara ini.

Diakhir penjelasannya, Ketua Panitia, Rakean Radite, memberikan pesan yang cukup bermakna, mengenai budaya dan alam semesta, yang sebenarnya saling terkoneksi antara satu dengan yang lainnya

“Jika benteng terakhir suatu bangsa adalah budaya dan bahasa, maka ketika kita melakukan kegiatan kebudayaan, adat atau tradisi terlebih dengan bahasanya sendiri, berarti kita sedang melakukan tugas pertahanan bangsa, juga menjadi pengaruh besar untuk alam semesta”, pungkasnya.

(Tim)

Kontes Koi Breeder Kabupaten Sukabumi Dibuka Bupati

0

Wartain.Com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, membuka Kontes Koi Breeder Kabupaten Sukabumi (Persiapan Liga Jabar KOI Show) Minggu, 25/06/2023, di Pasar Ikan Cibaraja Cisaat

Panitia penyelenggara, Yudi Gunawan menyampaikan, maksud pelaksanan event ini adalah, ajang silaturahmi para peminat dan penghobi Ikan Koi Sukabumi, sekaligus persiapan kontes Koi tingkat Jawa Barat. Yudi juga menekankan perlunya kegiatan kontes, untuk membangkitkan semangat para petani Koi dalam budidaya, pemasaran dan dampak positif berkelanjutan

“Ada kontes dan Show ini, harus dimanfaatkan sebaik mungkin, oleh para kontestan dari berbagai daerah, yang mengikuti kontes sesuai katagori, dengan varietas dan jenis ikan koinya”, ungkap Yudi.

Sementara itu, Bupati Sukabumi menyatakan, penyelenggaraan kontes tersebut, harus diadikan momentum untuk menyalurkan hobi, dan pengembangan usaha budidaya ikan Koi, sekaligus sebagai persiapan ke ajang kontes Jabar Koi Show.

“Kita yakini bahwa, penyelenggaraan kontes dan show ini, dapat menjajagi kesiapan materi Koi di kabupaten Sukabumi, disini pula wakil – wakil Sukabumi, bisa mengukur dengan melihat potensi yang dimiliki serta bisa tahu progresnya”, ujar Marwan

Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, terus mendorong pengembangan budidaya ikan Koi di wilayahnya. Apalagi, Pemkab Sukabumi menargetkan, ikan Koi sebagai salah satu ikon daerah.

“Kita sedari awal sudah memberikan ruang bagi pengembangan ikan Koi, sehingga Koi bisa menjadi ikon di Kabupaten Sukabumi”, ungkapnya.

Maka dari itu, H. Marwan bersyukur, adanya event ini. Kegiatan tersebut dapat mendorong bergeliatnya pembudidaya ikan Koi.

“Pembudidaya ikan Koi, dapat mengekpos hasilnya. Kegiatan ini menjadi pemicu semangat para pembudidaya ikan Koi, dan kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin, berkolaborasi dengan steakholder terkait, sehingga, bisa lebih mengembangkan Koi dan ikan lainnya di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.***

(Aab/Godam)

Bupati Sukabumi Hadiri Wisuda Siswa Dan Santri Yayasan Azzainiyah

0

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H Marwan Hamami, menghadiri acara Wisuda santri RA, MI, DTA, SMP, MTs, MA, SMA dan SMK Azzainiyyah Nagrog, Sukabumi, Ahad, 25/06/2023.

Wisuda siswa dan santri, merupakan suatu penghargaan terhadap Prestasi, dan keberhasilan yang telah di capainya, dalam menyelesaikan tahapan demi tahapan proses pembelajaran di jenjang sekolah.

“Tentunya ini merupakan suatu kebanggaan dan anugrah, serta perlu memberikan penghargaan, karena mereka telah menyelesaikan pendidikan”, ujarnya.

Bupati menambahkan, persiapan yang di lakukan dari sejak dini, dengan membentuk generasi muda islami, yang kuat aqidahnya dan luas ilmunya, merupakan investasi yang tidak akan pernah habis di makan usia.

“Oleh karena itu, pembekalan dan pembelajaran seperti ini, merupakan cara terbaik, dalam mempersiapkan calon calon pemimpin hebat yang islami di masa depan”, tambahnya.

Bupati berharap, lulusan ini bukan hanya memiliki integritas ke agamaan saja, tapi lebih luas lagi cakupan kompetensinya, agar wasan keilmuannya bertambah luas.

“Ini harus di jadikan bagian dari SDM cerdas, yang mampu beradaptasi dengan tuntutan, yang bersifat dinamis dan berdaya saing di era globalisasi saat ini”, pungkas Bupati.***

(Tim)