Wartain.com || Pemerintah Kecamatan Cikembar menggelar kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pramusrenbang) sebagai tahapan awal sebelum pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan, Jumat (06/02/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan usulan pembangunan desa dengan program prioritas perangkat daerah agar pelaksanaan Musrenbang berjalan efektif dan efisien.
Dalam kegiatan tersebut, masing-masing dinas terkait memaparkan program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun perencanaan mendatang.
Hal ini dilakukan agar pemerintah desa memiliki gambaran yang jelas mengenai arah kebijakan pembangunan, sehingga usulan yang diajukan sesuai dengan kewenangan dan program yang dimiliki oleh dinas terkait.
Melalui Pramusrenbang, usulan desa yang akan diinput dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dapat disandingkan lebih awal dengan program dinas, seperti Dinas Pertanian yang memprioritaskan program irigasi, pupuk, bibit tanaman, serta fasilitas pendukung pertanian lainnya, maupun Dinas Pekerjaan Umum dengan fokus pada infrastruktur.
“Kegiatan Pramusrenbang ini menjadi wadah komunikasi antara desa dan dinas terkait. Jika ada miskomunikasi atau kekeliruan, bisa diselesaikan sejak awal sebelum Musrenbang dilaksanakan,” ujar Lenni Nurliah Sekretaris Kecamatan Cikembar.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama Pramusrenbang adalah memperlancar proses Musrenbang, sehingga program prioritas yang telah diinput dan diverifikasi dalam SIPD benar-benar mendapatkan pengawalan dari dinas terkait.
Hal ini diharapkan berdampak positif terhadap pelaksanaan pembangunan di Kecamatan Cikembar, khususnya yang saat ini difokuskan pada ketahanan pangan melalui penguatan irigasi dan fasilitas pertanian.
Selain itu, pemerintah kecamatan juga mengimbau seluruh kepala desa agar melengkapi seluruh persyaratan pengajuan program, terutama proposal yang sering kali terlewatkan.
Tidak hanya berhenti pada tahap pengajuan dan verifikasi, desa juga diharapkan aktif melakukan pengawalan dengan membangun komunikasi intensif bersama dinas terkait.
“Jangan sampai ada anggapan percuma mengajukan setiap tahun tapi tidak pernah terealisasi. Kuncinya ada pada kelengkapan administrasi dan komunikasi yang berkelanjutan dengan dinas,” tambahnya.
Melalui Pramusrenbang ini, Ia berharap sinergi antara desa dan perangkat daerah semakin kuat, sehingga perencanaan pembangunan dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
