26.7 C
Jakarta
Jumat, Juli 10, 2026
Beranda blog Halaman 237

Alwi Farhan Terhenti di Perempat Final All England 2026 Usai Takluk dari Kunlavut Vitidsarn

0

Wartain.com || Langkah tunggal putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, harus terhenti di babak perempat final (QF) turnamen Yonex All England 2026. Alwi gagal melaju ke semifinal setelah dikalahkan oleh unggulan kedua asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dalam pertandingan dua gim langsung, Jumat (6/3/2026).

Bertanding di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Alwi menyerah dengan skor 17-21 dan 12-21 dalam durasi laga selama 61 menit. Hasil ini sekaligus memastikan Indonesia kehilangan wakil terakhirnya di sektor tunggal putra pada turnamen level Super 1000 tersebut.

Meski harus tersingkir, pencapaian Alwi Farhan hingga babak delapan besar di All England 2026 ini merupakan progres signifikan bagi debutnya di turnamen tertua dunia tersebut, mengingat ia juga sempat menumbangkan unggulan ketujuh, Chou Tien Chen, di babak sebelumnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

HUT SMSI ke 9: SMSI Kabupaten Bekasi Gandeng Brimob dan Aliansi Ormas Bekasi Bagikan Takjil Buka Puasa

0

Wartain.com || Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ke 9 tahun 2026 tanggal 7 Maret 2026, SMSI Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan berbagi takjil bagi pengendara sepeda motor, mobil dan pejalan kaki di sepanjang jembatan tol Tegaldanas, Cikarang Pusat, Jumat, 06 Maret 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan pasukan Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya dan keluarga besar Aliansi Ormas Bekasi.

“Alhamdulillah SMSI bertambah usianya ke 9 tahun ini, semoga semakin solid dan semakin erat ikatan diantara seluruh keluarga besar SMSI dari sabang sampai merauke,” ucap Ketua SMSI Kabupaten Bekasi, Doni Adon di sela sela membagikan takjil.

Dia mengatakan bahwa berbagi takjil bukan sekedar memberikan makanan kepada orang berpuasa, tetapi juga simbol kesederhanaan dan persatuan.

“Semoga bulan Ramadan tahun ini memberikan kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi kita semua, khususnya seluruh keluarga besar SMSI yang tengah merayakan,” ucapnya.

Komandan Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Anisa Nimerorkena Imapuly, S.I.K., M.Si mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan kegiatan rutin yang digelarnya bersama SMSI dan Aliansi Ormas Bekasi.

“Kami dari Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, khusus saya selaku komandan batalyon, Kompol Anisa Nimerorkena Imapuly, S.I.K., M.Si mengucapakan selamat ulang tahun kepada Serikat Media Siber Indonesia yang ke 9 tahun 2026”.

“Semoga dalam setiap kegiatannya, setiap aktivitas yang dilakukan selalu membawa berkah bagi masyarakat Indonesia,” ucap Kompol Anisa Nimerorkena Imapuly.

Hal sama disampaikan Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi, HM Zaenal Abidin. Melalui momen ulang tahun SMSI ke 9, dia menitipkan pesan kepada seluruh keluarga besar SMSI untuk terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga SMSI selalu berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, dan kehadirannya selalu menjadi penyemangat dalam setiap aktivitas dimanapun. Selamat milad SMSI yang ke 9, jaya selalu,” pungkasnya.

Dalam pantauan media, sebanyak 200 paket takjil dibagikan kepada pengendara sepeda motor, mobil dan pejalan kaki yang melintas di sepanjang jembatan tol Tegaldanas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Fifah Da’iyah Muda Tersingkir di TOP 16 AKSI Indosiar, Warga Sukabumi Bersedih

0

Wartain.com || Da’iyah muda asal Sukabumi, Fifah, harus menghentikan langkahnya di panggung dakwah nasional Akademi Sahur Indonesia setelah tampil pada babak TOP 16 Kloter Jabal Uhud yang disiarkan langsung oleh Indosiar, Kamis (5/3/2026).

Dalam babak tersebut, Fifah tampil sebagai peserta kedua setelah Rizkom. Ia bersaing bersama tiga peserta lainnyaFifah Tersingkir di TOP 16 AKSI Indosiar, Warga Sukabumi Ikut Bersedih dalam Kloter Jabal Uhud, yakni Rizkom, Thalita, dan Ambo Tang, yang sama-sama memperebutkan tiket menuju babak TOP 12.

Babak TOP 16 ini menjadi tahap penting bagi para peserta, karena hanya peserta dengan nilai terbaik yang berhak melanjutkan perjuangan ke babak TOP 12.y

Namun, langkah Fifah harus terhenti setelah total nilai yang diperolehnya belum mampu mengantarkannya ke babak berikutnya.

Dalam penampilannya, Fifah membawakan materi dakwah bertema “FOMO: Ikut Tren Boleh, Hilang Arah Jangan.” Tema tersebut dinilai relevany dengan kondisi generasi muda saat ini yang kerap mengikuti tren tanpa mempertimbangkan nilai dan arah hidup.

Dengan gaya penyampaian yang lugas dan penuh percaya diri, Fifah berhasil menarik perhatian para juri dan penonton. Dakwah yang ia sampaikan juga sarat dengan pesan agar generasi muda tetap memiliki prinsip di tengah derasnya arus tren di media sosial.

Salah satu juri, Mamah Dedeh, memberikan apresiasi terhadap penampilan Fifah. Dalam komentarnya, ia menilai Fifah memiliki potensi besar sebagai pendakwah muda.

“Jadi kalau saya melihat Ini sudah benar-benar bagus, memang sudah perceramah yang jadi ini,” ujar Mamah Dedeh saat memberikan tanggapan terhadap penampilan Fifah di panggung AKSI.

Meski mendapat apresiasi dari juri, total nilai yang diperoleh Fifah yakni 363 poin belum cukup untuk membawanya melaju ke babak TOP 12, sehingga langkahnya harus terhenti di babak TOP 16.

Kabar terhentinya langkah Fifah di panggung AKSI juga mengejutkan para penggemarnya. Sejumlah pendukung terlihat menyampaikan kesedihan mereka, termasuk masyarakat Sukabumi yang selama ini memberikan dukungan penuh kepada da’iyah muda tersebut.

Meski demikian, Fifah mengaku tetap bersyukur atas perjalanan yang telah ia lalui. “Mungkin langkah ini terhenti di sini, tapi insyaallah semangat dakwah akan tetap terus di hati,” ujarnya, menegaskan bahwa perjuangannya dalam berdakwah tidak akan berhenti meski tak lagi berada di panggung AKSI.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Disnakertrans Sukabumi Minta Perusahaan Laporkan Lowongan Kerja Melalui SIAPkerja

0

Wartain.com || Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi mengimbau seluruh perusahaan di wilayahnya untuk menyampaikan informasi lowongan pekerjaan melalui platform Sistem Informasi Ketenagakerjaan (SIAPkerja) yang dikelola Kementerian Ketenagakerjaan.

Imbauan tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/1/HK.04/II/2026 tentang kewajiban pemberi kerja melaporkan informasi lowongan pekerjaan.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menjelaskan bahwa pelaporan tersebut memiliki peran penting dalam menyediakan data ketenagakerjaan yang lebih akurat sekaligus memperluas akses informasi bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

Ia mengatakan, perusahaan diharapkan melaporkan setiap informasi terkait kebutuhan tenaga kerja, baik lowongan yang sedang dibuka maupun yang telah terisi, sehingga dapat diketahui secara terbuka oleh berbagai pihak.

“Perusahaan kami dorong untuk menyampaikan informasi lowongan kerja melalui sistem SIAPkerja. Data tersebut dapat diakses oleh pencari kerja, pemerintah, maupun pihak lain yang membutuhkan informasi terkait ketenagakerjaan,” kata Sigit, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, keterbukaan informasi terkait peluang kerja akan membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan ketenagakerjaan yang lebih tepat serta memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi pekerjaan secara luas.

Selain itu, penggunaan sistem SIAPkerja juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan tata kelola ketenagakerjaan yang lebih transparan dan terintegrasi.

Disnakertrans Kabupaten Sukabumi juga mengingatkan bahwa perusahaan yang tidak menjalankan kewajiban pelaporan lowongan kerja dapat dikenakan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sanksi yang dapat diberikan berupa peringatan tertulis bagi perusahaan yang tidak melaporkan informasi lowongan kerja sebagaimana diatur dalam ketentuan,” tegasnya.

Melalui kepatuhan terhadap aturan tersebut, Sigit berharap tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang lebih terbuka, tertib, serta mampu mendukung peningkatan kesempatan kerja dan pertumbuhan ekonomi di daerah.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Disnakertrans Sukabumi Ingatkan Perusahaan Wajib Bayarkan THR Pekerja Tepat Waktu

0

Wartain.com || Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi mengingatkan seluruh perusahaan agar memenuhi kewajibannya dalam memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan kepada para pekerja pada tahun 2026.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul terbitnya Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/3/HK.04.00/III/2026 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2026 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menuturkan bahwa setiap perusahaan di wilayahnya wajib mematuhi aturan tersebut sebagai bentuk perlindungan terhadap hak-hak pekerja.

Ia menjelaskan, THR merupakan hak yang harus diterima pekerja menjelang perayaan hari raya keagamaan dan menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk menunaikannya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mengimbau seluruh perusahaan di Kabupaten Sukabumi agar melaksanakan kewajiban pembayaran THR sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Sigit, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, berdasarkan regulasi yang berlaku, pekerja atau buruh yang telah memiliki masa kerja minimal satu bulan secara terus-menerus berhak menerima THR. Sementara bagi pekerja yang masa kerjanya telah mencapai 12 bulan atau lebih, besaran THR yang diterima setara dengan satu bulan upah.

Sedangkan bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari 12 bulan, nilai THR dihitung secara proporsional sesuai dengan lamanya masa kerja di perusahaan tersebut.

Selain itu, perusahaan diwajibkan menyalurkan THR paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Keagamaan. Pembayaran juga harus dilakukan secara penuh tanpa dicicil.

“Pembayaran THR tidak boleh dilakukan secara bertahap. Kami berharap perusahaan dapat menyalurkannya lebih awal sehingga para pekerja memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan kebutuhan menjelang hari raya,” jelasnya.

Disnakertrans Kabupaten Sukabumi juga berharap seluruh perusahaan dapat mematuhi ketentuan tersebut demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis serta mendukung peningkatan kesejahteraan para pekerja***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Gercep Tangani Pergerakan Tanah di Bantargadung, Pemkab Sukabumi Ambil Beberapa Tindakan    

0

Wartain.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat dalam penanganan bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Bantargadung. Bahkan, telah disiapkan perencanaan jangka pendek, menengah, dan panjang.

Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah mendorong sejumlah perangkat daerah terkait untuk menangani bencana tersebut. Terutama dalam hal penanganan para korban bencana.

“Penanganan jangka pendek telah kita lakukan. Termasuk menggerakan semua pihak untuk menyediakan dapur, obat-obatan,hingga keperluan cuci dan mandi,” ujarnya dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Kecamatan Bantargadung yang dilaksanakan di Sukabumi, Kamis, 5 Maret 2026.

Tak sekadar itu saja, Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun menyiapkan anggaran untuk sewa rumah bagi para korban bencana. Bantuan tersebut direncanakan berlangsung selama enam bulan ke depan.

“Kami siapkan bantuan uang sewa rumah untuk para korban bencana. Silahkan camat untuk sosialisasikan agar masyarakat terdampak bencana bisa mencari kontrakan,” ucapnya.

Sementara untuk jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Sukabumi tengah menyiapkan lahan untuk merelokasi rumah warga yang terdampak bencana. Penyiapan lahan tersebut memerlukan proses kajian terlebih dahulu.

“Kami akan berusaha menyediakan huntap (hunian tetap) atau hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ungkapnya.

Namun yang tak kalah penting, Sekda menekankan kolaborasi yang apik antara semua perangkat daerah. Sehingga penanganan bencana ini bisa cepat tertangani dan masyarakat bisa merasa tenang.

“Mari kita bergerak semua. Tanpa kolaborasi, kita akan kerepotan,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Sekda Sukabumi Pimpin Rakor Sinkronisasi Laporan Kinerja Program Strategis Nasional 2025

0

Wartain.com || Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memimpin rapat koordinasi (rakor) pembahasan laporan kinerja kepala daerah terkait pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Sukabumi, Kamis (5/3/2026).

Rapat ini dihadiri para asisten daerah serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Agenda utama pertemuan tersebut adalah melakukan sinkronisasi dan verifikasi data capaian program prioritas yang berkaitan dengan PSN.

Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya keselarasan data antar perangkat daerah agar laporan kinerja pemerintah daerah dapat tersusun secara akurat, terukur, dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam mendukung program pembangunan nasional.

Melalui rakor tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap capaian program strategis dapat dilaporkan secara tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di tingkat nasional.

Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) serta jajaran kepala perangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan program strategis di Kabupaten Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

DP3A Sukabumi Ajak Orang Tua Arahkan Anak Isi Ramadhan dengan Kegiatan Positif

0

Wartain.com || Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum membimbing anak melakukan berbagai aktivitas yang positif dan bermanfaat.

Melalui edukasi dan kampanye informasi kepada masyarakat, DP3A mendorong keluarga agar lebih memperhatikan pemenuhan hak anak sekaligus mengarahkan mereka pada kegiatan yang bernilai edukatif selama Ramadhan.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Agus Sanusi, menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak sejak dini.

“Bulan Ramadhan bisa menjadi sarana pendidikan karakter bagi anak. Melalui berbagai aktivitas yang positif, anak dapat belajar tentang kedisiplinan, kepedulian sosial, serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan,” ujar Agus Sanusi, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan anak selama menjalani ibadah puasa, seperti membaca Al-Qur’an, menghafal doa-doa harian, mengikuti pesantren kilat, membantu pekerjaan rumah, hingga belajar berbagi dengan sesama melalui kegiatan sedekah.

Ia menilai, aktivitas tersebut tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga membantu menumbuhkan rasa empati, tanggung jawab, dan kemandirian pada anak.

Agus juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi serta memberikan contoh yang baik kepada anak selama menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

“Orang tua memiliki peran utama dalam membimbing anak. Dengan pendampingan yang baik, Ramadhan bisa menjadi proses pembelajaran yang berharga bagi pembentukan karakter anak,” jelasnya.

Selain itu, DP3A Kabupaten Sukabumi terus mendorong terciptanya lingkungan yang ramah anak. Hal tersebut termasuk memastikan anak tetap mendapatkan haknya untuk bermain, belajar, dan memperoleh perlindungan meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.

Melalui upaya tersebut, DP3A berharap masyarakat Kabupaten Sukabumi dapat bersama-sama membangun generasi anak yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta terlindungi hak-haknya, sejalan dengan semangat pembangunan daerah menuju Sukabumi Mubarakah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

PLN UP3 Sukabumi Hadirkan Kebahagiaan dengan Program Light Up The Dream

0

Wartain.com || Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi kembali menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat melalui program Light Up The Dream. Melalui program ini, PLN UP3 Sukabumi memberikan bantuan sambungan listrik gratis kepada masyarakat yang membutuhkan agar dapat menikmati listrik secara mandiri di rumahnya.

Program ini bertujuan untuk memberikan harapan dan kebahagiaan kepada 60 pelanggan penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi. Melalui program ini, PLN UP3 Sukabumi ingin mewujudkan mimpi masyarakat yang sebelumnya belum memiliki listrik mandiri, sekaligus menguatkan rasa empati dan kepedulian sosial.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Bapak Dani, Perwakilan Dandim Sukaraja Bapak Ahmad Amin, serta Kepala Bagian Logistik Polres Sukabumi Kota Bapak Zulkarnaedi.

Manager PLN UP3 Sukabumi, Eka Rahma Daniati, menyampaikan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dan menebarkan manfaat kepada sesama. “Melalui program Light Up The Dream, PLN ingin menghadirkan terang yang tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga memberikan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Rabu 04/03/2026.

Salah satu penerima manfaat, Siti Sadami, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PLN melalui program ini. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN atas bantuan listrik gratis ini. Sekarang rumah kami sudah memiliki listrik sendiri sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah, terutama saat malam hari,” ungkapnya haru.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menghadirkan energi yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

“Listrik merupakan kebutuhan penting yang dapat menunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari belajar, bekerja, hingga menjalankan usaha. Melalui program Light Up The Dream, PLN ingin memastikan bahwa semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat listrik,” ungkap Sugeng.

PLN berharap dapat terus menebar manfaat dan menghadirkan terang bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah. PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Pahala Orang yang Berpuasa di Hari ke-16, Berbahagialah!

0
Oplus_131072

Wartain.com || Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan, umat Muslim semakin dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Salah satu momen yang kerap dibahas dalam berbagai literatur keislaman adalah keutamaan puasa pada hari ke-16 Ramadhan, yang diyakini memiliki ganjaran spiritual besar bagi orang-orang yang menjalaninya dengan penuh keimanan.

Dalam sejumlah kajian dan tradisi dakwah yang berkembang di tengah masyarakat, hari ke-16 Ramadhan sering dikaitkan dengan berbagai keutamaan.

Mulai dari pengampunan dosa hingga janji keselamatan di akhirat bagi mereka yang bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah puasa.

Dijanjikan Keselamatan dari Siksa Neraka

Salah satu fadhilah yang paling sering disebutkan adalah janji keselamatan dari api neraka. Dalam penjelasan yang kerap disampaikan dalam kajian keagamaan, umat Muslim yang menjalankan puasa serta menghidupkan malam dengan Salat Tarawih pada malam ke-16 diyakini mendapatkan karunia besar berupa perlindungan dari siksa neraka serta harapan untuk dimasukkan ke dalam surga.

Keutamaan ini menjadi motivasi bagi umat Islam untuk terus memperkuat ibadah di pertengahan Ramadhan, yang sering disebut sebagai fase penting dalam meraih keberkahan bulan suci.

Dibangkitkan dengan Rasa Aman di Hari Kiamat

Selain itu, keutamaan lain yang juga kerap disampaikan adalah janji bahwa orang yang berpuasa dengan penuh keikhlasan pada hari ke-16 akan dibangkitkan dari alam kubur dalam keadaan aman dan tenteram pada hari kiamat.

Artinya, mereka akan mendapatkan perlindungan dari rasa takut yang besar ketika manusia dikumpulkan pada hari pengadilan akhir. Keadaan tersebut menjadi simbol keselamatan dan rahmat Allah SWT bagi hamba-hamba-Nya yang istiqamah menjalankan ibadah.

Ampunan Dosa bagi yang Bersungguh-sungguh

Tidak hanya itu, puasa di bulan Ramadhan secara umum juga dikenal sebagai momentum besar untuk meraih pengampunan dosa. Dalam banyak hadis, Nabi Muhammad menjelaskan bahwa siapa saja yang berpuasa dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu dapat diampuni.

Karena itu, para ulama mengingatkan agar umat Muslim tidak hanya berfokus pada keutamaan hari tertentu, tetapi juga menjaga konsistensi ibadah sepanjang Ramadhan, mulai dari memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, bersedekah, hingga menjaga akhlak.

Dengan memperbanyak amal saleh dan menjaga keikhlasan, diharapkan setiap Muslim dapat meraih keberkahan penuh dari bulan Ramadhan serta mendapatkan rida Allah SWT di dunia maupun akhirat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)