26.7 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026

Latest Posts

Niat Kelabui Warga, Seorang Warga Ciambar Mengaku Dibegal Terbongkar Kasus Judi Slot

Wartain.com || Warga masyarakat Ciambar sempat di gegerkan kabar pembegalan di Jl. Pasir Kerak, tepatnya jembatan tol, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Namun kenyataannya justru jauh berbeda, Polisi memastikan insiden itu adalah rekayasa yang di lakukan oleh seorang pria bernama Agus, demi menutupi uang titipan paket untuk di gunakan bermain judi Ssot.

Ka. SPKT Polsek Nagrak Aipda M. Chusairi, S.M,  menjelaskan kepada wartawan bahwa kejadian tersebut terungkap setelah Agus memberikan pengakuan berbeda- beda saat diintrogasi.

“Sekira Pukul 23.00 WIB, Agus mengaku di begal oleh tiga motor dua di depan dan satu dari belakang. Katanya keterlibatan perkelahian dan tas berisi uang Rp 2.700.000,di rampas,” ujar Aipda Chusairi.

Namun, semua vidio rekayasa tersebut menyebar luas, di Facebook, Tiktok, dan Whatsapp. Warga Ciambar pun resah merasa wilayah mereka tidak aman.

Mendapatkan Keresahan itu Kapolsek Nagrak Langsung merespon Cepat dan memanggil Agus untuk pemeriksaan lanjutan. Barulah fakta sebenarnya terbongkar.

Aipda Chusairi mengungkapkan, Agus yang sehari harinya bekerja sebagai pengemudi ojek Online dan pengambil pesanan tiktok shop, membawa paket dengan total nilai sekira Rp 3.200.000.dari jumlah itu, Rp 2.500.000 berupa uang kes dari konsumen, dan Rp 700.000 Sisanya melalui transfer.

Namun uang  setoran tersebut justru di pakai Agus untuk bermain slot.

“Di hpnya ada histori transaksi top up Rp 250.000,Rp 300.000,hingga ada penarikan Rp 1.000.000.satu hari habis segitu,” bener Chusairi.

Merasa kebingungan karena uang setorannya diminta pihak ekspedisi, Agus pun nekat buat skenario pembegalan palsu.

Merasa curiga warga bersama mertua Agus berinisial AM, akhirnya mengantarkan Agus ke Polsek Nagrak untuk membuat laporan. Namun setelah di periksa lebih dalam Agus jatuh dan mengaku.

“Saya mengakui bahwa kejadian begal di Ciambar itu rekayasa saya sendiri karena uang setoran paket sudah saya gunakan,” ucap Agus dihadapan Anggota Polsek Nagrak.

Agus, yang berdomisili di Cisaat dan memiliki istri di Desa Ginanjar, meminta maaf kepada masyarakat luas, khususnya warga Ciambar yang sempat resah akibat kabar palsu tersebut.

“Saya minta maaf kepada masyarakat Kecamatan Ciambar atas kejadian ini. Semua itu murni rekayasa saya sendiri,” ujarnya.

Kanit Reskrim Aiptu Andi Sukanda menegaskan bahwa tindakan penyebaran laporan palsu akan diproses sesuai hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.