Wartain.com || Rumah Batik Fractal LPS, Kota Sukabumi telah diresmikan okeh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Kamis (25/7/2024) lalu.
Hal ini sebagai upaya LPS dalam mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya batik. LPS berharap pemberdayaan UMKM Batik tersebut dapat menjadikan Jawa Barat sebagai destinasi baru wisata batik.
“Rumah Batik Fractal LPS diharapkan dapat menjadikan Sukabumi menjadi destinasi baru wisata dan sentra batik di Jawa Barat,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa pada Sabtu (27/7/2024).

“Rumah Batik Fractal LPS diharapkan memfasilitasi UMKM Batik di Sukabumi, Cianjur, dan sekitarnya untuk terus berkarya dan memproduksi batik dengan desain terkini, menarik, dan beragam, sehingga perekonomian masyarakat di Jabar meningkat,” sambungnya.
Dia menambahkan, melalui Rumah Batik Fractal LPS ini, diharapkan menjadi pusat pelatihan batik sekaligus dapat menjadi tempat mengasah kemampuan UMKM, terutama mengenai strategi komunikasi pemasaran, untuk menguasai pasar domestik, atau bahkan dunia.
Adapun, Batik Fractal ini cukup unik karena menggabungkan seni tradisional batik dan teknologi informasi. Kemudian, untuk memudahkan para pelaku UMKM, proses desain batik akan memanfaatkan aplikasi atau perangkat lunak komputer dengan nama Batik.
Dapat dikatakan Batik Fractal merupakan kombinasi dari empat unsur yaitu, seni, budaya, sains dan teknologi. Batik Fractal sendiri telah mendapat pengakuan dari UNESCO.

Pada Oktober 2008, UNESCO menganugerahi People Pixel Project dengan Award of Excellence sebagai Stamp of Approval. Artinya produknya memiliki kualitas tertinggi pada level internasional dan berpotensi besar untuk masuk pasar dunia.
Sebelumnya, LPS juga telah mengadakan pelatihan bagi 30 UMKM batik di Jawa Barat, pelatihan ini sudah dilaksanakan sejak bulan September 2023 bertempat di “Sukabumi Creative Hub”. Dalam pelaksanaannya, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pengembangan batik.
Namun juga meliputi pelatihan dalam melakukan pemasaran produk, khususnya pemasaran di media sosial. Pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas produk batik yang dihasilkan dan juga meningkatkan eksplorasi akan motif-motif batik dengan menjaga warisan budaya di Sukabumi.
Kemudian, LPS pun telah menggelar peragaan busana batik fractal dan pameran karya 30 UMKM Batik Sukabumi dan Cianjur, di Sukabumi, pada bulan Februari silam.*** (RAF)
