26.7 C
Jakarta
Selasa, Juli 7, 2026
Beranda blog Halaman 163

Skuad Muda Indonesia Raih Runner-Up ASEAN Futsal Championship 2026 Usai Duel Sengit Lawan Thailand

0

Wartain.com || Tim Nasional Futsal Indonesia harus merelakan gelar juara ASEAN Futsal Championship 2026 jatuh ke tangan tuan rumah Thailand. Dalam laga final yang berlangsung di Stadion Nonthaburi, Thailand, pada Minggu (12/4/2026), skuad Garuda menyerah dengan skor tipis 1-2. Meski kalah, perjuangan tim asuhan Indonesia ini patut diacungi jempol mengingat mereka mampu memberikan perlawanan luar biasa hingga menit akhir.

Pertandingan berjalan sangat intens sejak awal babak pertama. Indonesia sebenarnya sempat memberikan kejutan dan unggul terlebih dahulu lewat gol yang dicetak oleh Andres Dwi Persada Putra pada menit ke-16. Gol tersebut sempat membungkam pendukung tuan rumah dan membangkitkan harapan Indonesia untuk membawa pulang trofi juara ke tanah air.

Namun, Thailand yang tampil sangat agresif tidak membiarkan keunggulan Indonesia bertahan lama. Skuad “Gajah Perang” langsung meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Itticha Praphaphan pada menit ke-20, tepat sebelum turun minum. Memasuki babak kedua, tekanan Thailand semakin sulit dibendung hingga akhirnya Panut Kittipanuwong mencetak gol kemenangan pada menit ke-31 yang mengubah skor menjadi 1-2.

Pencapaian ini tetap dianggap sebagai prestasi gemilang bagi Indonesia. Datang dengan komposisi pemain muda yang awalnya hanya ditargetkan menembus babak semifinal, anak-anak asuh Garuda justru tampil melampaui ekspektasi dengan melaju hingga ke partai puncak. Komposisi pemain muda ini menunjukkan bahwa masa depan futsal Indonesia berada di jalur yang benar meskipun harus mengakui keunggulan pengalaman tim Thailand.

Kekalahan tipis ini menjadi bahan evaluasi berharga bagi tim kepelatihan. Permainan agresif yang diperagakan Thailand sepanjang laga memang menjadi faktor utama yang menyulitkan transisi permainan Indonesia. Namun, keberanian para pemain muda Indonesia dalam meladeni permainan cepat tuan rumah di Stadion Nonthaburi membuktikan bahwa jarak kualitas antar kedua negara kini semakin menipis.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Gagal Amankan Poin di Kandang, Malut United Menyerah dari Dewa United 1-2

0

Wartain.com || Malut United harus menerima kenyataan pahit saat menjamu Dewa United dalam laga lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Minggu (12/4/2026). Bermain di depan ribuan pendukung fanatiknya, tim berjuluk Laskar Kie Raha dipaksa mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 1-2. Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi tuan rumah yang gagal memaksimalkan status laga kandang.

Dewa United membuka keunggulan lebih dulu melalui penyerang andalannya, Alex Martins, pada menit ke-21. Menjelang turun minum, publik Ternate sempat bersorak setelah David Da Silva menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui eksekusi penalti pada menit ke-45+1. Namun, kemenangan Malut United yang sudah di depan mata sirna setelah Alex Martins kembali mencetak gol keduanya secara dramatis di masa injury time (90+6′).

Secara statistik, jalannya pertandingan di Gelora Kie Raha berlangsung sangat sengit dengan penguasaan bola yang berimbang 50% untuk kedua tim. Malut United tampil menekan dengan melepaskan 14 tembakan, di mana 5 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Meski memiliki total operan yang mencapai 347 kali dengan akurasi 84%, skuat tuan rumah kesulitan membongkar pertahanan rapat yang digalang lini belakang Dewa United.

Sektor pertahanan menjadi sorotan dalam laga ini, di mana kedua tim sama-sama mencatatkan 15 tekel bersih. Malut United sebenarnya tampil sangat disiplin dengan melakukan 32 intersepsi dan 14 sapuan bola untuk mengamankan area pertahanan. Sayangnya, satu kelengahan di detik-detik akhir pertandingan harus dibayar mahal oleh tim asuhan Laskar Kie Raha yang menyebabkan mereka kehilangan poin di markas sendiri.

Hasil ini membuat Malut United harus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap konsentrasi pemain di menit-menit krusial. Sebaliknya, kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Dewa United untuk terus bersaing di papan atas klasemen. Atmosfer Stadion Gelora Kie Raha yang begitu bersemangat sore tadi belum cukup untuk membantu tuan rumah mengamankan poin penuh dari gempuran efisien anak-anak Dewa United.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Gol Tumbas Jadi Penentu, Persis Solo Taklukkan Perlawanan Sengit Semen Padang

0

Wartain.com || Persis Solo berhasil mengamankan poin penuh setelah menyudahi perlawanan sengit Semen Padang FC dengan skor tipis 2-1 dalam laga lanjutan BRI Super League yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Minggu (12/4/2026). Meskipun diguyur hujan cukup deras, intensitas pertandingan tetap tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Laskar Sambernyawa untuk terus memperbaiki posisi mereka di papan klasemen musim ini.

Tuan rumah membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-37 melalui aksi penyerang andalan mereka, Maricic. Gol tersebut bermula dari skema serangan balik cepat yang gagal diantisipasi oleh lini belakang tim tamu. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, meski Semen Padang sempat beberapa kali memberikan ancaman melalui penguasaan bola yang lebih dominan di lini tengah.

Memasuki babak kedua, Semen Padang meningkatkan intensitas serangan dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-68. Gol penyeimbang tersebut lahir dari gol bunuh diri (OG) pemain Persis, Tan, yang salah mengantisipasi arah datangnya bola di dalam kotak penalti. Skor imbang 1-1 membuat tensi pertandingan semakin memanas, di mana kedua tim saling bergantian melancarkan serangan berbahaya.

Kemenangan Persis Solo akhirnya dipastikan pada menit ke-77 lewat gol yang dicetak oleh Tumbas. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Tumbas berhasil menyarangkan bola ke sudut gawang Semen Padang, sekaligus mengubah skor menjadi 2-1. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, keunggulan tuan rumah tidak berubah meski tim tamu terus menekan hingga masa injury time.

Berdasarkan statistik pertandingan, Semen Padang sebenarnya unggul dalam penguasaan bola sebesar 54% dan mencatatkan lebih banyak operan sukses. Namun, Persis Solo tampil lebih efektif dengan menciptakan 12 peluang serta mencatatkan intersep dan sapuan bola yang lebih tinggi untuk meredam serangan lawan. Keberhasilan memaksimalkan peluang di depan gawang menjadi kunci utama kemenangan skuat asuhan Laskar Sambernyawa di hadapan pendukungnya sendiri.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Abaikan Aturan Baru, Kepala Samsat Soekarno-Hatta Dinonaktifkan Gubernur Jabar

0

Wartain.com || Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta. Keputusan ini merupakan buntut dari ketidakpatuhan instansi tersebut dalam menjalankan kebijakan terbaru terkait kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Penonaktifan dilakukan setelah mencuatnya keluhan masyarakat yang viral di media sosial. Warga melaporkan bahwa Kantor Samsat Soekarno-Hatta menolak pembayaran pajak kendaraan jika tidak menyertakan KTP asli pemilik pertama. Padahal, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan kebijakan yang menghapuskan syarat tersebut guna mempermudah pelayanan publik dan memberantas praktik percaloan.

Merespons temuan tersebut, Gubernur yang akrab disapa KDM ini langsung menginstruksikan Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat untuk melakukan investigasi mendalam. Langkah ini bertujuan untuk mengungkap mengapa kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran Gubernur tidak dijalankan secara efektif di lapangan.

“Dari investigasi tersebut akan ditemukan fakta apa yang menyebabkan surat edaran tersebut belum efektif dilaksanakan,” kata Dedi Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Dedi menegaskan bahwa dirinya tidak akan berkompromi dengan instansi daerah yang enggan mengikuti instruksi provinsi. Penonaktifan pimpinan Samsat Soekarno-Hatta ini disebut sebagai peringatan keras bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar agar senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Masih ditemukan petugas yang tidak melayani masyarakat dengan baik dan mengabaikan Surat Edaran Gubernur. Maka hari ini, Kepala Samsat Soekarno-Hatta saya nonaktifkan sementara,” ujar Dedi.

Sebagai informasi, Pemprov Jabar telah merilis Surat Edaran Nomor 47/KU.03.02/BAPENDA yang berlaku sejak 6 April 2026. Aturan ini mempermudah wajib pajak dengan hanya mewajibkan membawa STNK dan KTP pihak yang saat ini memegang atau menguasai kendaraan. Kebijakan ini bertujuan strategis untuk meningkatkan kepatuhan pajak sekaligus menutup ruang gerak para calo yang sering memanfaatkan kerumitan syarat administrasi lama.

“Perpanjangan kendaraan bermotor atau pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor tidak perlu membawa KTP pemilik pertama kendaraan Anda. Cukup bawa STNK saja,” pungkas Dedi menutup penjelasannya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Dramatis! 10 Pemain Persib Tekuk Bali United 3-2 di GBLA

0

Wartain.com || Persib Bandung sukses meraih kemenangan dramatis dengan skor 3-2 saat menjamu Bali United dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/4/2026). Duel panas ini diwarnai dengan aksi saling balas gol dan satu kartu merah untuk tim tuan rumah.

Kemenangan Maung Bandung dibuka melalui skema serangan udara pada menit ke-29. Memanfaatkan umpan lambung akurat, Ramon de Andrade Souza berhasil mencetak gol pertama lewat sundulan tajam yang gagal dihalau kiper lawan. Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-55, Persib memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Gol kedua lahir dari kaki Luciano Guaycochea yang menyambar bola rebound hasil tepisan yang tidak sempurna di depan gawang.

Bali United sempat memberikan perlawanan sengit pada menit ke-81 melalui eksekusi tendangan bebas cantik dari Teppei Yachida yang meluncur mulus ke pojok gawang. Namun, Persib kembali menjauh pada menit ke-87 setelah Federico Barba mencetak gol ketiga, lagi-lagi melalui sundulan keras yang memanfaatkan situasi bola mati. Di pengujung laga (90+3′), Bali United memperkecil skor lewat J. Bruijn, namun skor 3-2 bertahan hingga peluit panjang.

Pertandingan ini berjalan penuh emosi setelah bek Persib, Patricio Matricardi, diusir wasit akibat kartu merah pada menit ke-66. Meski kalah jumlah pemain di sisa laga, anak asuh Persib Bandung menunjukkan mentalitas kuat untuk mempertahankan keunggulan di hadapan pendukung sendiri. Hasil ini memperkokoh posisi Persib di papan atas klasemen sementara.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

BPBD Sukabumi Intensifkan Mitigasi Banjir, Saluran Tersumbat Jadi Sorotan

0

Wartain.com || Upaya pencegahan banjir terus diperkuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, khususnya di wilayah rawan seperti Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan monitoring langsung ke sejumlah titik rawan, salah satunya di Jalan Cibuntu RT 02/RW 06. Dari hasil pengecekan, ditemukan adanya penyumbatan saluran air yang disebabkan oleh tumpukan sampah.

“Kami menemukan adanya sampah yang menyumbat saluran air, sehingga berisiko menimbulkan luapan saat hujan deras,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Kondisi tersebut dinilai cukup berpotensi memicu genangan bahkan banjir di permukiman warga, terutama saat curah hujan tinggi. Menyikapi hal itu, tim BPBD langsung melakukan pembersihan dengan mengevakuasi sampah secara manual pada titik-titik yang mengalami penyumbatan.

Sebanyak delapan personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Mereka bekerja secara gotong royong untuk memastikan aliran air kembali lancar dan tidak menghambat debit saat hujan turun.

Yoseph menegaskan, kegiatan mitigasi akan terus dilakukan secara rutin, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Pihaknya juga menggandeng pemerintah kelurahan serta masyarakat setempat untuk memperkuat langkah pencegahan.

“Mitigasi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Kami mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air,” tambahnya.

Selain penanganan fisik, BPBD juga memberikan edukasi kepada warga terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya fungsi saluran drainase sebagai jalur aliran air.

“Dengan langkah cepat dan sinergi antara pemerintah serta masyarakat, diharapkan potensi banjir di wilayah Sindangpalay dapat ditekan,” pungkas Yoseph.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Disdukcapil Sukabumi Tetap Buka di Tengah WFH, Layanan Adminduk Berjalan Normal

0

Wartain.com || Pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Sukabumi dipastikan tetap berjalan seperti biasa meski sejumlah instansi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH). Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu unit pelayanan publik yang tidak terdampak kebijakan tersebut.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Amir Hamzah, menegaskan bahwa seluruh aktivitas pelayanan kepada masyarakat tetap dilakukan secara langsung di kantor tanpa perubahan.

“Disdukcapil dikecualikan dari WFH. Jadi tidak ada bedanya, pelayanan tetap normal seperti biasa,” ujarnya, Minggu (12/04/2026).

Ia menyebutkan, masyarakat masih dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan seperti biasa. Berdasarkan pantauan, kantor Disdukcapil tetap dipadati warga yang datang untuk mengakses layanan. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan yang bersifat mendasar.

Di sisi lain, koordinasi internal dan dengan pemerintah pusat tetap dilakukan secara optimal melalui pemanfaatan teknologi. Salah satunya melalui rapat daring bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil di bawah Kementerian Dalam Negeri, guna memastikan seluruh program berjalan lancar.

Meski layanan tatap muka tetap tersedia, Disdukcapil mendorong masyarakat untuk mulai memanfaatkan layanan berbasis digital. Melalui aplikasi Simpel-in, warga dapat mengurus dokumen secara online tanpa harus datang langsung ke kantor.

Menurut Amir, penggunaan layanan daring tidak hanya mempermudah proses, tetapi juga membantu masyarakat menghemat waktu serta biaya transportasi. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat dapat beradaptasi dengan layanan digital sebagai alternatif yang lebih praktis dan efisien.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Cegah PMK Jelang Idul Adha 1447 H, Disnak Sukabumi Gencarkan Vaksinasi Sapi Kurban

0

Wartain.com || Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi mulai melakukan langkah antisipatif dengan menggencarkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, khususnya sapi.

Program vaksinasi ini difokuskan pada wilayah buffer zone guna menekan potensi penyebaran wabah. Pada tahap awal, kegiatan menyasar empat kecamatan, yakni Cicurug, Cidahu, Bojonggenteng, dan Kalapanunggal.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Asep Kurnadi, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjamin kesehatan hewan kurban menjelang hari besar keagamaan tersebut.

“Dalam rangka pengendalian dan pencegahan PMK di Kabupaten Sukabumi dan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, kami bekerja sama dengan PT Karyana Gita Utama melaksanakan giat vaksinasi PMK di buffer zone lokasi perusahaan,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Pelaksanaan vaksinasi di lapangan melibatkan tim profesional yang terdiri dari dokter hewan, paramedik veteriner, serta petugas kesehatan hewan lainnya. Mereka turun langsung ke kandang milik peternak untuk memastikan setiap hewan mendapatkan vaksin sesuai prosedur.

“Kegiatan ini dilaksanakan oleh tenaga profesional untuk menjamin prosedur yang tepat. Kami berharap melalui vaksinasi ini, penyebaran penyakit PMK di Kabupaten Sukabumi dapat dicegah secara maksimal, terutama menjelang Idul Adha tahun 2026 ini,” lanjutnya.

Antusiasme para peternak pun terlihat tinggi dalam mendukung program ini. Mereka berharap vaksinasi dapat meningkatkan kekebalan ternak sehingga masyarakat merasa lebih aman saat melaksanakan ibadah kurban.

“Dengan status kesehatan hewan yang terjaga, kami dari Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi optimistis pasokan hewan kurban tahun ini akan memenuhi standar kelayakan konsumsi dan bebas dari ancaman virus PMK,” tutupnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Ki Bedil Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Perakitan Senpi Ilegal

0

Wartain.com || Satuan Reserse Mobile Badan Reserse Kriminal (Satresmob Bareskrim) berhasil menangkap TS alias Ki Bedil yang diduga terlibat dalam peredaran dan pembuatan senjata api ilegal di wilayah Jawa Barat selama sekitar 20 tahun.

Kepala Satresmob Bareskrim Polri, Arsya Khadapi, menyampaikan bahwa pelaku tersebut telah menjalankan aksinya selama kurang lebih 20 tahun, namun baru berhasil diamankan saat ini.

“Selama 20 tahun beroperasi, baru sekarang ditangkap,” ujar Arsya di Jakarta pada Minggu (12/4/2026).

Menurut Arsya, Ki Bedil dikenal sebagai perakit sekaligus produsen senjata api ilegal, terutama jenis revolver dan pistol. Senjata hasil produksinya tersebut diduga kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan jalanan maupun pemburu liar.

“Pembelinya kebanyakan pelaku street crime dan pemburu liar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arsya menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari operasi penindakan yang dilakukan pada Senin, 6 April 2026, di sebuah rumah makan di kawasan Jalan Raya Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Dalam operasi tersebut, petugas terlebih dahulu mengamankan seorang pria berinisial AS yang diduga berperan sebagai perantara dalam praktik jual beli senjata api ilegal.

Dari tangan AS, aparat kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk pistol jenis SIG Sauer P226 beserta magasin, satu unit senjata laras panjang yang masih dalam tahap perakitan, dua butir amunisi kaliber 22, serta barang lainnya seperti jaket hitam dan tas pancing.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap AS, tim kemudian melakukan pengembangan dengan membagi personel.

Alhasil, dari tangan Ki Bedil, petugas berhasil mengamankan empat popor senjata laras panjang beserta sejumlah alat yang digunakan untuk merakit senjata api ilegal.

Polri menegaskan akan terus mendalami kasus ini guna mengungkap jaringan peredaran senjata api ilegal yang lebih luas.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Menakar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai Episentrum Ketahanan Nasional

0

Oleh : Aam Abdul Salam/Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98/PPJNA98, Dewan Penasehat Rumah Literasi Merah Putih, Presidium Korp Alumni HMI/KAHMI Sukabumi dan Mantan Ketua Dewan Tani Indonesia (DTI) Prop.Jawa Barat

Wartain.com || Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar urusan mengisi perut siswa di sekolah. Jika dikelola dengan visi besar, kebijakan ini adalah instrumen sosiologis, ekonomi, dan spiritual yang strategis untuk membangun fondasi Indonesia Emas 2045.

Secara sosiologis, meja makan adalah ruang sosialisasi terkecil. MBG berpotensi menghidupkan kembali budaya “makan bersama” yang mulai luntur. Di sini, nilai kebersamaan, kesetaraan tanpa memandang latar belakang sosial, dan disiplin antrean diajarkan secara organik. Ini adalah investasi karakter untuk mencetak SDM yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki empati dan kohesi sosial yang kuat untuk Persatuan Nasional sebagai kunci Indonesia menjadi negara kuat, termaju dan memimpin negara negara di tataran global.

Pemberdayaan Ekonomi: Memutar Roda UMKM

Dari sisi ekonomi, MBG adalah mesin penggerak UMKM pangan. Dengan mewajibkan serapan bahan baku dari petani, peternak, dan nelayan lokal, negara sedang menciptakan ekosistem ekonomi sirkular. Uang negara tidak lari ke korporasi besar, melainkan berputar di desa-desa. Inilah wujud nyata pemberdayaan ekonomi rakyat yang memperkuat daya beli dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor hulu hingga hilir (pengolahan makanan).

Dimensi Spiritual: Makanan sebagai Amanah

Secara spiritual, menyediakan makanan yang thayyib (baik dan bergizi) adalah bentuk pemuliaan terhadap manusia, sebagaimana yang diamanahkan para nabi, para aulia dan para wali nusantara. Memastikan anak-anak tumbuh dengan asupan halal dan sehat adalah tanggung jawab moral bangsa. Kesadaran bahwa “tubuh yang kuat membawa jiwa yang sehat” akan melahirkan generasi yang memiliki rasa syukur dan integritas tinggi dalam membangun negerinya.

Kemandirian Pangan dan Infrastruktur Pertahanan

Yang paling krusial namun jarang dibahas adalah aspek ketahanan nasional. Jaringan infrastruktur dapur komunal yang dibangun untuk MBG di setiap wilayah sebenarnya adalah “benteng pertahanan” tersembunyi. Dalam situasi darurat bencana alam atau konflik (situasi perang), dapur-dapur ini siap bertransformasi menjadi pusat logistik pangan nasional. Ini adalah sistem pertahanan rakyat semesta yang menjamin kedaulatan pangan tetap terjaga di tengah krisis global.

Kesimpulan

Program MBG adalah investasi multidimensi. Dengan mengintegrasikan gizi, ekonomi lokal, dan kesiapsiagaan bencana, kita tidak hanya sedang menyiapkan anak-anak yang pintar matematika, tetapi sedang membangun sebuah bangsa yang mandiri, tahan banting, dan memiliki kedaulatan penuh atas pangan, memastikan makanan yang bergizi untuk anak anak sekolah, santri, ibu hamil, balita serta lansia dan masa depan anak anak sebagai generasi muda unggul untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)